Anda di halaman 1dari 3

TEKNIK SUNGAI DAN HIDROMETRI

(RC 146452)

Bathimetri

Dosen :

Dr. Ir. Kuntjoro, MT

Dr. Ir. Suharjoko, MS

Nama : Yehezkiel Areth


NRP : 10111410000051

Departemen Teknik Infrastruktur Sipil


Fakultas Vokasi
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Surabaya
2018
Bathimetri
Teknik Sungai dan Hidrometri
Bathimetri

Bathimetri adalah studi tentang pengukuran permukaan dasar waduk , laut atau daerah –
daerah lain yang tergenang oleh air. Bathimetri dapat diumpamakan seperti ilmu pemetaan namun
di aplikasikan di permukaan dasar suatu perairan. Dengan pengukuran bathimetri, maka keadaan
topografi suatu permukaan dasar perairan dapat diketahui. Hasil pengukuran bathimetri berupa
kedalaman air.

Peralatan survei yang diperlukan pada pengukuran bathimetri adalah:

1) GPS Echo Sounder dan perlengkapannya. Alat ini mempunyai fasilitas GPS (Global
Positioning System) yang memberikan posisi alat pada kerangka horisontal dengan bantuan
satelit. Dengan fasilitas ini, kontrol posisi dalam kerangka horisontal dari suatu titik tetap di
darat tidak lagi diperlukan. Selain fasilitas GPS, alat ini mempunyai kemampuan untuk
mengukur kedalaman perairan dengan menggunakan gelombang suara yang dipantulkan ke
dasar perairan.

2) Notebook. Satu unit portable computer diperlukan untuk menyimpan data yang di-download
dari alat GPS Echo Sounder.

3) Perahu. Perahu digunakan untuk membawa surveyor dan alat-alat pengukuran menyusuri
jalur-jalur sounding yang telah ditentukan. Dalam operasinya, perahu tersebut harus memiliki
beberapa kriteria, antara lain: Perahu harus cukup luas dan nyaman untuk para surveyor dalam
melakukan kegiatan pengukuran dan downloading data dari alat ke komputer, dan lebih baik
tertutup dan bebas dari getaran mesin. Perahu harus stabil dan mudah bermanuver pada
kecepatan rendah. Kapasitas bahan bakar harus sesuai dengan panjang jalur sounding.

4) Papan duga. Papan duga digunakan pada kegiatan pengamatan fluktuasi muka air di laut.

5) Peralatan keselamatan. Peralatan keselamatan yang diperlukan selama kegiatan survei


dilakukan antara lain life jacket.

Gambar 1. Skema Pengukuran menggunakan Echo Sounding


Bathimetri
Teknik Sungai dan Hidrometri
Metode pengukuran : Pengukuran kedalaman air melalui echo sounding menggunakan
kecepatan pantulan suara. Kedalaman air dihasilkan dari kecepatan suara didalam air dikalikan
lama waktu pantulan suara( secara bolak – balik) didalam air.

L atau d = v x t Dengan : L atau D = kedalaman air (m)


v = kecepatan suara didalam air (m/ dtk)
t = lama waktu pantulan suara didalam air / 2 (dtk)

Untuk pengukuran koordinat, dilakukan dengan GPS dan echo sounding. Untuk koordinat X dan
Y, data pesawat (teodolit) yang membidik posisi echo sounding dicatat sudut azimuth nya.
Untuk koodrinat Z didapat dari :

Z El. 0 Baak ukur = 100 – 5,6 = 94,4 (dari contoh gambar 1)

Bacaan bak = 2,3 (dari contoh gambar 1)

d = d (dari contoh gambar 1)

Z = 94,4 + 2,3 – d

Gambar 2. Skema mencari sudut untuk koordinat X dan Y

Tabel 1. Pencatatan Hasil Pengukuran

Sudut
No Waktu
Derajat Menit Detik
1 10.25
2 10.30
3 10.35

. . . . .
. . . . .
. . . . .
dst dst dst dst dst

Sumber : Bismo Prasetya on Aug 02, 2016


https://www.scribd.com/document/319937507/Survey-Bathymetri