Anda di halaman 1dari 8

SALINAN

GUBERNUR SUMATERA UTARA

PERATURAN GUBERNUR SUMATERA UTARA


NOMOR 5 TAHUN 2417
TENTANG

TUGAS DAN FUNGSI STAFAHLI GUBERNUR SUMATERA UTARA

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA


GUBERNUR SUMATERA UTARA,

Menimbang : a. bahwa berdasarkan Pasal 4 Peraturan Daerah Provinsi


Sumatera Utara Nomor 6 Tahun 2076 tentang Pembentukan
dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Sumatera Utara
menyatakan bahwa ketentuan mengenai kedudukan
susunan organisasi, tugas dan fungsi serta tata kerja
perangkat daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3
diatur lebih lanjut dengan Peraturan Gubernur;
b. bahwa berdasarkan Pasal 10 Peraturan Daerah Provinsi
Sumatera Utara Nomor 6 Tahun 2016 tentang Pembentukan
dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Sumatera Utara
menyatakan bahwa Gubernur dalam melaksanakan tugasnya
dapat dibantu 3 (tiga) staf ahli;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud
dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan
Gubernur tentang Tugas dan Fungsi Staf Ahli Gubernur
Sumatera Utara;
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 1956 tentang
Pembentukan Daerah Otonom Propinsi Atjeh dan Perubahan
Peraturan Pembentukan Propinsi Sumatera Utara (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 1956 Nomor 64,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
1103);
-2-

2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan


Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2OO3
Nomor 47, Tarrbahan kmbaran Negara Republik Indonesia
Nomor 42861;
3. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2Ol4 tentang
Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2Ol4 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah
beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9
Tahun 2015 tentang Pembahan Kedua Atas Undang-Undang
Nomor 23 Tahun 2Ol4 tentang Pemerintahan Daerah
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2Ol5 Nomor
58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
5679l-;
4. Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang
Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2016 Nomor LL4, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor a593);
5. Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2076 tentang
Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Frovinsi
Sumatera Utara (Lembaran Daerah Provinsi Sumatera Utara
Tahun 2016 Nomor 6, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi
Sumatera Utara Nomor 32);

MEMUTUSI(AN :

McnctapKan: PERATURAN GUBERNUR TENTANG TUGAS DAN FUNGSI STAF


AHLI GUBERNUR SUMATERA UTARA.

BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1

Dalam Peraturan Gubernur ini yang dimaksud dengan


1. Daerah adalah Provinsi Sumatera Utara.
-3-

2. Pemerintah Daerah adalah Gubernur sebagai unsur


penyelenggara Pemerintahan Daerah yang memimpin
pelaksana€rn r.rrusan pemerintahan yang menjadi kewenangan
daerah otonom.
3. Pemerintahan Daerah adalah penyelenggaraErn urusan
pemerintahan oleh Pemerintah Daerah dan Dewan Perwakilan
Ralcyat Daerah menumt asas otonomi dan tugas pembantuan
dengan prinsip otonomi seluas-luasnya dalam sistem dan
prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana
dimaksud dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik
Indonesia Tahun 1945.
4. Perangkat Daerah provinsi adalah unsur pembantu Gubernur
dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi dalam
penyelenggaraa.n Pemerintahan Daerah terdiri dari Sekretariat
Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah,
Dinas Daerah dan Badan daerah.
5. Gubernur adalah Gubernur Sumatera Utara, yang selanjutnya
disebut Gubsu.
6. Sekretariat Daerah adalah Sekretariat Daerah Provinsi
Sumatera Utara, yang selanjutnya disebut Setdaprovsu.
7. Sekretaris Daerah adalah Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera
Utara, yang selanjutnya disebut Sekdaprovsu.
8. Staf Ahli adalah Staf Ahli Gubernur Sumatera Utara.

BAB II
KEDUDUKAN, TUGAS DAN FUNGSI
Pasal 2

(1) Staf Ahli Gubernur adalah Unsur Pembantu Gubernur yang


berkedudukan dibawah dan bertanggungiawab kepada
Gubernur dan secara administratif dikoordinasikan oleh
Sekretaris Daerah;
-4-

(2) Staf Ahli Gubernur bertugas memberikan rekomendasi


terhadap isu-isu strategis kepada Gubernur sesuai
keahliannya.

Bagran Kesatu
Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan
Pasal 3

Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan


menyelenggarakan fungsi :

a. pengamatan terhadap administrasi hukum, politik dan


pemerintahan di daerah;
b. pengkajian, analisis, observasi dan telaahan di bidang
penegakan hukum, urusan politik, administrasi pemerintahan,
otonomi daerah, kerjasama, pembinaan disiplin aparatur dan
lain-lain sesuai bidang tugasnya;
c. pen5rusun dan menyiapkan telaahan dan masukan/saran,
pendapat serta rekomendasi kepada Gubernur, sesuai bidang
tugas dan fungsinya;
d. penyelenggaraan koordinasi dengan Sekretaris Daerah;
e. penyelenggaraan koordinasi dan konsultasi dengan instansi
terkait, sesuai dengan tugas dan fungsinya;
f. penyelenggaraan rapat-rapat internal sesuai dengan bidang
tugas dan fungsinya;
g. pembina administrasi internal;
h. penyelenggar€ran tugas lain sesuai petunjuk Gubernur,
berdasarkan bidang tugas dan fungsinya;
i. pelaporan dan pertanggungiawaban pelaksanaan tugasnya
kepada Gubernur melalui Sekretaris Daerah, sesuai bidang
tugas dan fungsinya.
-5-

Bagian Kedua
Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan,
Pembangunan, Aset dan Sumber daya Alam
Pasal 4

Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan,


Aset dan Sumber daya Alam menyelenggarakan fungsi :

a. pengamatan terhadap pengembangan perekonomian,


administrasi keuangan, perkembangan pembangunan,
pemanf,aatan dan pengamanan aset dan sumber daya alam;
analisis, pengkajian, observasi dan telaahan di
b. penyiapan
bidang pengembangan perekonomian, perkoperasian,
perbankan, sumber daya alam, pertanian, kehutanan
peternakan, pariwisata, aset daerah dan administrasi
keuangan, dan lain-lain sesuai bidang tugas dan fungsinya;
c. penJrusun dan menyiapkan telaahan dan masukan/saran,
pendapat serta rekomendasi kepada Gubernur, sesuai bidang
tugas dan fungsinya;
d. penyelenggaraan koordinasi dengan Sekretaris Daerah;
e. penyelenggaraan koordinasi dan konsultasi dengan instansi
terkait, sesuai dengan tugas dan fungsinya;
f. penyelenggaraan rapat-rapat internal sesuai dengan bidang
tugas dan fungsinya;
g. pembina administrasi internal;
h. penyelenggaraan tugas lain sesuai petunjuk Gubernur,
berdasarkan bidang tugas dan fungsinya;
i. pelaporan dan
pertanggungiawaban pelaksanaan tugasnya
kepada Gubernur melalui Sekretaris Daerah, sesuai bidang
tugas dan fungsinya.
-6-

Bagran Ketiga
Staf Ahli Gubernur Bidang Pendidikan, Kesehatan dan
Pemberdayaan Masyarakat
Pasal 5

Staf Ahli Gubernur Bidang Pendidikan, Kesehatan dan


Pemberdayaan Masyarakat menyelenggarakan fungsi :

a. pengamatan terhadap pengembangan pendidikan, kesehatan


dan peningkatan pemberdayaan masyarakat di daerah;
b. pengkajian, analisis, observasi dan telaahan dibidang
pelayanan dasar pendidikan, sarana prasarana, kurikulum,
tenaga kependidikan dan kesehatan, penyakit menular, para
medis, dan peningkatan pengembangan pemberdaya€rn
masyarakat di daerah;
c. pen5rusun dan menyiapkan telaahan dan masukan/saran,
pendapat serta rekomendasi kepada Guberrlur, sesuai bidang
tugas dan fungsinya;
d. penyelenggara€rn koordinasi dengan Sekretaris Daerah;
e. penyelenggaraan koordinasi dan konsultasi dengan instansi
terkait, sesuai dengan tugas dan fungsinya;
f. penyelenggaraan rapat-rapat internal sesuai dengan bidang
tugas dan fungsinya;
g. pembina administrasi internal;
h. penyelenggaraan tugas lain sesuai petunjuk Gubernur,
berdasarkan bidang tugas dan fungsinya;
i. pelaporan dan mempertanggungiawabkan pelaksanaan
tugasnya kepada Gubernur melalui Sekretaris Daerah, sesuai
bidang tugas dan fungsinya.
-7-

BAB III
TATA KERJA
Pasal 6

(1) Staf Ahli Gubernur dalam melaksanakan tugasnya wajib


menerapkan prinsip koordinasi, integrasi, sinkronisasi
partisipasi dan transparansi dengan Satuan kerja perangkat
Daerah lainnya dan pihak terkait;
(2) Untuk membantu pelaksanaan tugas dan fungsi Staf Ahli
Gubernur dibantu Subbagian Tata Usaha pada bagian yang
membidangi urusan umum/ tata usaha;
(3) Dalam melaksanakan tugasnya Staf Ahli Gubernur didukung
dengan sarana dan prasarana tugas dan dibantu oleh
beberapa orang dimasing-masing Staf Ahli Gubernur yang
diangkat dari Pegawai Negeri Sipil, sesuai ketentuan peratrrran
perundang-undangan;
(4) Hubungan kerja Staf Ahli Gubernur dengan Satuan kerja
perangkat Daerah bersifat koordinatif dan konsultatif;
(5) Staf AhU Gubernur dalam melaksanakan tugasnya
menyampaikan laporannya kepada Gubernur melalui
Sekretaris Daerah;
(6) Staf Ahli gubernur tidak melaksanakan tugas dan fungsi
Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah
Daerah Provinsi Sumatera Utara;

BAB IV
KETENTUAN PENUTUP
Pasal 7

Pada saat Peraturan Gubernur ini mulai berlaku, Peraturan


Gubernur Nomor 3 Tahun 2OO9 tentang Penetapan Nomenklatur,
TUgas dan Fungsi Staf Ahli Gubernur Sumatera Utara (Berita
Daerah Provinsi Sumatera Utara Tahun 2OO9 Nomor 3) dicabut
dan dinyatakan tidak berlaku lagi.
-8-

Pasal 8

Perahrran Gubernur ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

Agar setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan


pengundangan Peraturan Gubernur ini dengan penempatannya
dalam Berita Daerah Provinsi Sumatera Utara.

Ditetapkan di Medan
pada tanggal 14 Februai 2Ol7
GUBERNUR SUMATERA UTARA,

ttd
TENGKU ERRY NURADI

Diundangkan di Medan
pada tanggal 6 Maret 2017
SEKRETARIS DAERAH PROVINSI SUMATERA UTARA,

ttd
HASBAN RITONGA

BERITA DAERAH PROVINSI SUMATERA UTARA TAHUN 2OI7 NOMOR 5

Pembina Utama Muda (IVlc)


NIP.19590227 198003 1 004