Anda di halaman 1dari 1

METODE PENILAIAN

Penilaian trafo PLN didasarkan pada 2 kondisi yaitu kondisi rusak dan koondisi masih bisa digunakan.

a. Untuk kondisi rusak berdasarkan asesmen sebelumnya dan hasil pengamatan di lapangan maka
penilaian dilakukan dengan menentukan harga material trafo yang masih bisa dimanfaatkan. Beberapa
material yang dinilai adalah sebagai berikut:

1. Lilitan tembaga dan inti besi

Data-data lilitan tembaga dan inti besi ada di spesifikasi setiap trafo yang dinilai. Dari data ini
kemudian dihitung jumlah masing-masing komponen pembentuk dan kemudian dikalikan dengan harga
satuan sehingga terbentuklah harga, Harga satuan didapatkan dari harga pembanding di pasar untuk
material sejenis.

2. Tangki

Data-data tangki terdapat pada spesifikasi di setiap trafo yang dinilai. Dari data ini kemudian dihitung
jumlah material dan harga satuan material tersebut. Harga tersebut ditambah dengan perkiraan biaya
produksi tangki sehingga terbentuklah harga tangki

3. Assesories

Assesories trafo yang dinilai adalah asesories yang kemungkinan masih bisa digunakan seperti radiator,
pipa-pipa, katup dan bushing. Harga assesories dinilai berdasarkan harga material dan perkiraan proses
produksi.

b. Untuk Kondisi trafo yang masih bisa digunakan, maka penentuan harga berdasarkan harga pasar yang
diperoleh dengan cara membandingkan harga-harga trafo sejenis yang dijual dipasaran dunia.