Anda di halaman 1dari 6

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami ucapkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan
karunia-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan Mini Project yang berjudul “EVALUASI D/S
SEBAGAI BENTUK PARTISIPASI MASYARAKAT PADA POSYANDU DI WILAYAH
KERJA PUSKESMAS AIR TAWAR PADANG”.

Penyusunan makalah ini untuk memenuhi salah satu tugas Program dokter internsip
Indonesia di Puskesmas Air Tawar Padang. Terima kasih kami ucapkan kepada dr. Sayang atas
bimbingan dan arahannya sehingga makalah ini dapat diselesaikan.

Kami menyadari masih banyak kekurangan dan keterbatasan dalam penyajian makalah
ini, dikarenakan keterbatasan ilmu dan pengalaman kami. Maka dengan kerendahan hati, kami
mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dan pembaca sekaligus untuk
menyempurnakan makalah inikedepannya.

Padang, Januari 2018

Penulis
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dalam penjelasan umum Undang-Undang Kesehatan No. 36 tahhun 2009, disebutkan bahwa
salah prinsip dasar dalam pelaksanaan setiap kegiatan untuk meningkatkan derajat kesehatan
masyarakat yang setinggi-tingginya adalah partisipasi masyarakat. Salah satu partisipasi
masyarakat dalam upaya kesehatan adalah kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (posyandu). Menurut
Depkes RI (2009), Posyandu merupakan suatu bentuk pemberdayaan masyarakat melalui Upaya
Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang dibentuk, dikelola, dan diselenggarakan
dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan, guna
memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam
memperoleh pelayanan kesaehatan dasar.

Posyandu memilikibeberapa kegiatan, salah satu kegiatan bulanan (kegiatan rutin) yang
dilakukan yaitumemantau pertumbuhan berat badan balita dengan menggunakan Kartu Menuju
Sehat (KMS). Pemantauan pertumbuhan balita dilakukan karena kelompok umur balita
menunjukkan pertumbuhan berat badan yang pesat, serta kelompok yang paling sering menderita
akibat kekuranganb gizi. Ibu yang tidak menimbang balitanya ke Posyandu secara rutin dapat
menyebabkan tidak terpantaunya pertumbuhan dan perkembangan balita, sehingga beresiko
terjadinya gangguan pertumbuhan dan mengalami gizi buruk.

Banyaknya anak berstatus gizi kurang mencerminkan masalah yang besar pada sumberdaya
manusia di Indonesia. Pada periode 2009-2014 pemerintah Indonesia hanya dapat mengurangi
kondisi malnutrisi <10% per tahun.

Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) di Indonesia tahun 2009, balita yang
pernah di timbang di posyandu dalam 6 bulan terakhir adalah 74,5%, serta balita yang memiliki
KMS sebesar 65%, kedua angka ini masih berada dibawah standar nasional yang ditetapkan
yaitu 80%. Rendahnya partisiasi masyarakat dalam upaya kesehatan tersebut salah satunya dapat
dilihat dari pemanfaatan posyandu oleh keluarga yang mempunyai anak balita (partisipasi
keluarga membawa anak balitanya ke Posyandu) proporsinya masih rendah.
Menurut laporan tahunan pada tahun 2015, pencapaian D/S Puskesmas Air Tawar adalah
73,2%. Pencapaian tersebut masih dibawah target yang ditetapkan, yaitu 85%. Akan tetapi,
pencapaian tersebut melebihi pencapaian tahun 2014 yaitu sebesar 73%. Berdsarkan analisis
puskesmas, bekum tercaoaianya target tersebut disebabkan oleh banyak hal. Banyak factor yang
berhubungan dengan partisipasi ibu ke posyandu, antara lain tingkat pendidikan, pekerjaan,
dorongan keluarga, lingkungan dan sebagainya

Uraian diatas menunjukkan bahwa banyak factor yang berhubungan dengan masa rendah dan
tingginya kunjungan ibu ke posyandu. Oleh karena itu, kami merasa tertarik untuk melakukan
evaluasi mengenai masalah D/S pada Puskesmas Air Tawar ini.
BAB 2

GAMBARAN UMUM PUSKESMAS AIR TAWAR

A. Geografi

Puskesmas Air Tawar mempunyai wilayah kerja kurang lebih 3,28 km2 dengan akses jalan
yang dapat dilalui oleh kendaraan roda dua dan empat, yang terdiri dari tiga (3) kelurahan:

a) Kelurahan Air Tawar Barat


b) Kelurahan Air Tawar Timur
c) Kelurahan Ulak Karang Utara

Puskesmas Air Tawar berbatasan dengan:

 Sebelah utara berbatasan dengan kecamatan koto tangah


 Sebelah selatan berbatasan dengan wilayah kerja puskesmas Ulak Karang
 Sebelah timur berbatasan dengan kecamatan Nanggalo
 Sebelah barat berbatasan dengan samudra Indonesia
B. Demografi

Wilayah ouskesmas Air Tawar dengan jumlah penduduk sekitar 29.976 jiwa dengan 8302
rumah tangga dengan rata-rata anggota rumah tangga perkelurahan empat orang, terdiri dari 3
kelurahan, dengan curah hujan 384,88 mm/bulan, dengan tinggi daerah 0-25 Mdpl, dengan
temperature 220C- 31,70C. puskesmas Air Tawar terdiri dari 22 RW dan 95 RT serta mempunyai
3 LMPK.

Puskesmas Air Tawar dengan kelurahan yang berbeda mempunyai kepadatan penduduk yang
berbeda pula. Pertumbuhan penduduk kelurahan Air Tawar Timur 0,17, kelurahan Air tawar
Barat minus (-) 0,35, sedangkan untuk kelurahan ulak karang utara 0,51. Adapun kepadatan
penduduk kelurahan air tawar barat 14.601 jiwa/km, untuk kelurahan Air Tawar Timur
kepadatan penduduk 6.595 jiwa/km dan untuk kelurahan Ulak Karang Utara 4.359 jiwa/km.
Kelompok utama pekerjaan masyarakat di wilayah Puskesmas Air Tawar adalah PNS/TNI
POLRI, wiraswasta, nelayan dan lain-lain sedangkan tingkat Pendidikan yang utama adalah
SLTA, SLTP, PT, SD.
C. Struktur Organisasi, Tugas dan Fungsi

Puskesmas diharapkan dapat bertindak sebagai motivator, fasilitator dan turut serta
memantau terselenggaranya proses pembangunan di wilayah kerjanya agar berdampak positif
terhadap kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya. Hasil yang diharapkan dalam menjalankan
fungsi ini antara lain adalah terselenggaranya pembangunan di luar bidang kesehatan yang
mendukung terciptanya lingkungan dan perilaku sehat. Upaya pelayanan kesehatan yang
diselenggarakan meliputi:

1. Pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih mengutamakan pelayanan promotive dan


preventif, dengan kelompok masyarakat yang bertempat tinggal di wilayah kerja
puskesmas.
2. Pelayanan medik dasar yang lebih mengutamakan pelayanan, kuratif dan rehabilitative
dengan pendekatan individu dan keluarga pada umumnya melalui upaya rawat jalan dan
rujukan

Sedangkan fungsi puskesmas adalah:

1. sebagai pusat pembangunan kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya


2. membina peran serta masyarakat di wilayah kerjanya dalam rangka meningkatkan
kemampuan untuk hidup sehat
3. memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan masyarakat di wilayah
kerjanya

D. Sarana dan Prasarana Pelayanan Kesehatan


1. Sarana Fisik

Sarana Pelayanan kesehatan yang dimiliki Puskesmas Air Tawar tahun 2014 yaitu:
puskesmas pembantu sebanyak 3 (tiga) buah, puskesmas keliling (ambulance) 1 buah, dan
motor dinas 3 buah.
Apotik/ Dokter
Posyandu
NO Kelurahan Pustu Posyandu BPS Rumah Praktek Posbindu
Lansia
Obat Swasta
Air Tawar
1 2 13 4 4 2 4 3
Barat
Air Tawar
2 1 3 1 1 1 2 1
Timur

Ulak Karang
3 0 8 1 1 0 4 2
Utara

Jumlah 3 24 6 6 3 10 6

2. Tenaga Kesehatan

Jumalah tenaga kesehatan Puskesmas Air Tawar sebanyak 38 orang dengan rincian
sebagai berikut:

Jenis Kelamin Status Kepegawaian


NO Jenis Tenaga Pendidikan Jumlah Laki-
Perempuan PNS PTT
Laki
1 Dokter Umum S1 2 0 2 2 0
2 Dokter Gigi S1 3 0 3 3 0
Sarjana
3 S1 1 0 1 1 0
Kesmas
4 Perawat D3 2 0 2 3 0
SPK 6 0 6 7 0
5 Bidan D3 11 0 11 9 2