Anda di halaman 1dari 13

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI PERIKANAN

“Tingkat Kematangan Gonad, Fekunditas dan Diameter Telur


pada Ikan Nila (Oreochromis niloticus)”

Oleh:
Riko
(2021611035)

JURUSAN MANAJEMEN SUMBERDAYA PERAIRAN


FAKULTAS PERTANIAN PERIKANAN DAN BIOLOGI
UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG
2018
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT, atas limpahan Rahmat dan Karunia-
Nya, sehingga penulis dapat merampungkan laporan praktikum biologi perikanan
dengan judul: “Tingkat Kematangan Gonad”.
Laporan ini dapat tersusun tak lepas dari bantuan banyak pihak. Oleh karena
itu penulis berikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang setulus-tulusnya
kepada,
1. Kedua orang tua yang senantiasa mendo’akan penulis dan segala fasilitas
yang mereka berikan
2. Dosen pengampu Andi Gustomi, S.Pi.,M.Si. yang menyampaikan materi
dengan baik
3. Asisten dosen yang membimbing penulis dalam praktikum
4. Teman-teman yang bekerja sama dengan baik pada saat praktikum
Akhir kata penulis menyadari bahwa dalam penulisan laporan ini masih jauh
dari kesempurnaan. Karena itu, penulis memohon saran dan kritik yang sifatnya
membangun demi kesempurnaannya dan semoga bermanfaat bagi kita semua.
Aamiin.

Balunijuk, 02 Maret 2018,


penulis

Riko
2021611035

ii
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ......................................................................................... ii
DAFTAR ISI ........................................................................................................ iii
BAB I. TUJUAN PRAKTIKUM ..................................................................... 1
BAB II. METODE PRAKTIKUM ................................................................... 2
2.1 Cara Kerja ........................................................................................... 2
2.2 Analisis Data ....................................................................................... 2
2.2.1 Indeks Kematangan Gonad (IKG) ............................................... 2
2.2.2 Rasio Kelamin (Sex Ratio) .......................................................... 3
2.2.3 Indeks Gonad ............................................................................... 3
2.2.4 Analisis Fekunditas .................................................................... 4

BAB III. HASIL DAN PEMBAHASAN .......................................................... 5


3.1 Hasil .................................................................................................... 5
3.1.1 Tingkat Kematangan Gonad (TKG) .............................................. 5
3.1.1.1 Tabel Hasil Tingkat Kematangan Gonad (TKG) ..................... 5
3.1.1.2 Grafik Perbandingan Hasil Tingkat Kematangan Gonad ......... 5
3.1.1.3 Rasio Kelamin (Sex Ratio) ....................................................... 6
3.1.1.4 Indeks Gonad ............................................................................ 6
3.1.2 Fekunditas ...................................................................................... 6
3.1.2.1 Tabel Hasil Fekunditas Total 7 cm Sebanyak 54 Buah ............ 7
3.1.2.2 Grafik Hasil Fekunditas Total 7 cm Sebanyak 54 Buah .......... 7
3.1.2.3 Tabel Hasil Fekunditas Total 3 cm Sebanyak 42 Buah ............ 7
3.1.2.4 Grafik Hasil Fekunditas Total 3 cm Sebanyak 42 Buah .......... 8

3.2 Pembahasan ......................................................................................... 9


3.2.1 Tingkat Kematangan Gonad (TKG) ............................................ 9
3.2.2 Fekunditas .................................................................................... 9
BAB IV. SIMPULAN DAN SARAN ................................................................ 10
4.1 Simpulan .............................................................................................. 10
4 .2 Saran .................................................................................................... 10
BAB V. DAFTAR PUSTAKA ............................................................................ 11
BAB VI. LAMPIRAN

iii
I. TUJUAN PRAKTIKUM

Adapun tujuan dari praktikum kali ini adalah:

1. Tingakat Kematangan Gonad (TKG)


- Untuk membedakan tingkat kematnagan gonad suatu jenis ikan.
2. Fekunditas dan Diameter Telur
- Mengetahui jumlah telur ikan sebelum memijah
- Mengetahui ukuran telur terhadap perkembangan individu menjelang
pemijahan.

1
II. METODE PRAKTIKUM

2.1 Cara Kerja


Adapun langkah kerja yang kami lakukan pada praktikum kali ini adalah:
1. Tingkat Kematangan Gonad (TKG):
Pertama disiapkan ikan yang akan diamati (apabila ikan tersebut masih
hidup, dipukul kepala ikan tersebut dengan benda keras agar ikan mati), kedua
diletakkan ikan diatas baki bedah, ketiga dikeringkan ikan dengan tissue, keempat
disiapkan alat ukur berat, kelima ditimbang berat ikan dan dicatat dalam satuan
gram, keenam dilakukan pembedahan, ketujuh diambil gonad ikan pada tingkat
kematangan gonad III dan IV dan terakhir ditimbang gonad tersebut dan dicatat
dalam satuan gram.
2. Fekunditas dan Diameter Telur
Pertama ditimbang gonad total TKG III dan IV yang akan dihitung, kedua
diambil 3 bagian telur contoh secara acak dari satu gonad yang akan mati,
kemudian ditimbang seluruh gonad contoh tersebut, ketiga dihitung volume gonad
contoh tersebut, keempat diencerkan gonad contoh sampai 10 ml, kelima diambil
gonad yang sudah diencerkan tadi sebanyak 1 ml dengan menggunakan pipet
tetes, keenam dihitung jumlah telur yang ada pada 1 ml tersebut dan terakhir
dihitung fekunditasnya.

2.2 Analis Data

2.2.1 Indeks Kematanagn Gonad (IKG)

IKG adalah perbandingan dari berat gonad terhadap tubuh ikan. Nilai IKG
sebenarnya bisa dijadikan penentu tingkat kematangan gonad. Peningkatanya tn
IKG akan meningkat seiring dengan meningkatnya kematangan gonad ikan
tersebut.

IKG=BG/BTx100%

Kematangan:

BG= Berat Gonad (gram)

BT= Berat Tubuh (gram)

2
2.2.2 Rasio Kelamin (Sex Ratio)
Rasio Kelamin atau Sex Ratio adalah perbandingan antara jantan atau
betina dalam populasi. Nilai proporsi berdasarkan jenis kelamin (sex) ini diamati
karena adanya perbedaan tingkah laku berdasarkan jenis kelamin, kondisi
lingkungan dan penangkapan.

Proporsi penting untuk melihat perbandingan (rasio) dari masing-masing


jenis kelamin ikan yang ada diperairan. Pendugaan rasio ini dibutuhkan sebagai
bahan pertimbangan dalam produksi, rekruitmen dan konservasi sumberdaya ikan
tersebut.

Pj=A/Bx100%

Keterangan:

Pj= Proporsi jenis (jantan/betina)

A= Jumlah jenis ikan tertentu (jantan/betina)

B= Jumlah total individu ikan yang ada

Proprsi ini akan menentukan kira-kira berapa dugaan ikan untuk jenis
kelamin tertentu di perairan. Makin tinggi atau lebih besar dari 50% ikan yang
memiliki rasio kelamin berarti makin banyak jenis kelamin tersebut diperairan
sehingga kemudian ada dominasi kelamin tertentu. Jika dominasi ikan jantan
tinggi, maka dikhawatirkan kelanjutan stok iikan di perairan menjadi turun. Jadi
diharapkan proporsi ikan diperairan bertimbang.

2.2.3 Indeks Gonad


Untuk mengetahui kelompok ikan yang memijah dari proporsi ikan di
perairan, maka dapat dianalisis dari indeks gonad.
IG= Ʃ34/Ʃtotal
Keterangan:
Ʃ34 = Jumlah ikan dengan TKG III dan TKG IV betina
Ʃtotal = Jumlah ikan betina yang diamati
Dimana:
IG>0,50= Ikan cenderung pada keadaan sedang berpijah

3
0,30<IG<0,50= Ikan mengalami proses pematangan gonad
IG<0,30= Gonad ikan rata-rata belum berkembang
2.2.4 Analisis Fekunditas
1. Hubungan Fekunditas dengan Berat
Buat grafik hubungan antara fekunditas dengan berat ikan.

2. Hubungan Fekunditas dengan Panjang


Buat grafik hubungan antara fekunditas dengan panjang ikan.

4
III. HASIL DAN PEMBAHASAN
3.1 HASIL
3.1.1 Tingkat Kematangan Gonad (TKG)
3.1.1.1 Tabel Hasil Tingkat Kematangan Gonad (TKG)
Jenis Kelamin Panjang (cm) Berat Ikan (gram) Berat Gonad
(gram)

Jantan 12 29,4 -

Jantan 13 38,7 -

Betina 17 17 1,1

Betina 21 15,9 1,4

Betina 19 16,4 0,2

Jantan 12,5 44 -

3.1.1.2 Grafik Perbandingan Hasil Tingkat Kematangan Gonad (TKG)


50
45
40
35
30
Panjang (cm)
25
Berat Ikan (gram)
20
Berat Gonad (gram)
15
10
5
0
Jantan Jantan Betina Betina Betina Jantan

5
3.1.1.3 Rasio Kelamin (Sex Ratio)
A. Jantan
Pj= A/Bx100%
= 3/6x100%
= 50%
B. Betina
Pj= A/Bx100%
= 3/6x100%
= 50%
3.1.1.4 Indeks Gonad
IG= Ʃ34/Ʃtotal
= 6/3
=2
Jadi IG>0,50 = Ikan cenderung pada keadaan sedang memijah.

3.1.2 Fekunditas
3.1.2.1 Tabel Hasil Fekunditas total 7 cm sebanyak 54 butir
Tetes ke- Jumlah (butir)

1 6

2 3

3 1

4 3

5 10

6 13

7 1

8 5

9 7

6
10 5

3.1.2.2 Tabel Hasil Fekunditas total 7 cm sebanyak 54 butir

jumlah (butir)
14

12

10

6 jumlah (butir)

0
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

3.1.2.3 Tabel Hasil Fekunditas total 3 cm sebanyak 42 butir


Tetes ke- Jumlah (butir)

1 1

2 2

3 4

4 2

5 11

6 3

7 7

8 1

9 5

10 6

7
3.1.2.4 Grafik Hasil Fekunditas total 3 cm sebanyak 42 butir

Jumlah (butir)
12

10

6
Jumlah (butir)

0
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

8
IV. SIMPULAN DAN SARAN

4.1 Simpulan

4.2 Saran
Adapun saran pada praktikum kali yaitu supaya praktikan selanjutnya
lebih teliti didalam mengambil data terutama untuk fekunditas ikan yang harus
benar-benar teliti didalam memperhatian jumlah telur yang akan dihitung.

10
V. DAFTAR PUSTAKA
Utami, E. 2018. Buku Panduan Biologi Perikanan. Bangka: Universitas Bangka
Belitung

11