Anda di halaman 1dari 5

Kata Pengantar

Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat rahmat Beliau
dan kerja keras penulis, makalah yang berjudul ……….. dapat terselesaikan tepat dengan
waktunya. Makalah ini diselesaikan untuk mata kuliah komunikasi 1. Terselesainya makalah ini
tentu dari berbagai pihak. Tidak lupa penulis mengucapkan terimakasih kepada semua pihak
yang telah membantu tersusunnya makalah ini.

Penulis juga menyadari bahwa makalah ini jauh dari kata sempurna dan masih banyak
kekurangan dari segi susunan kalimat maupun tata Bahasa. Oleh karena itu kami menerima
segala saran dan kritikan dari pembaca. Dan juga kami mengharapkan agar makalah ini dapat
bermanfaat bagi para pembaca.

Denpasar, 8 Maret 2018

Penulis
Daftar Isi

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang ……………


1.2 Rumusan Masalah ………….
1.3 Tujuan……………….

BAB II PEMBAHASAN

2.1

BAB III PENUTUP

3.1 Simpulan dan Saran


https://nuryantinoviana.wordpress.com/2010/05/15/gambaran-komunikasi-terapeutik-yang-
dilakukan-oleh-perawat-pada-klien-dengan-perilaku-kekerasan/ tgl 8 maret 2018 jam 18.05
Pada dasarnya komunikasi efektif merupakan komunikasi interpersonal (antarpribadi)
yang profesional mengarah pada tujuan kesembuhan pasien dengan titik kualitas hubungan
interpersonal. Menempatkan pasien bukan sekedar obyek, melainkan juga subyek yang punya
latar belakang sosial budaya nilai harapan, perasaan, keinginan, dan kekhawatiran serta
mendambakan kebahagia-an. Sikap ini melihat orang lain sebagai manusia individu yang patut
dihargai. Menerima tidak berarti menyetujui semua perilaku orang lain atau rela menanggung
akibat perilakunya. Menyampaikan semua informasi yang diperlukan mengenai manfaat dan
risiko pengobatan. Sementara itu, pasien sendiri yang mempertimbangkan dan memutuskan apa
yang terbaik bagi dirinya. Dalam sikap kesetaraan, tenaga medis tidak mempertegas perbedaan.
Status boleh jadi berbedat,tetapi komunikasi tenaga medis dengan pasien tidak vertikal. Tenaga
medis tidak menggurui, tetapi berbincang pada tingkat yang sama. Dengan kesetaraan,tenaga
medis mengomunikasikan penghargaan dan rasa hormat pada perbedaan pandangan dan
keyakinan.