Anda di halaman 1dari 5

LAPORAN KASUS

“HERPES ZOSTER”

Pembimbing :
dr. Dono Utoro, Sp.KK

Disusun oleh:

ARGIA ANJANI

NPM 110 2013 041

KEPANITERAAN KLINIK ILMU PENYAKIT KULIT DAN KELAMIN


RUMAH SAKIT BHAYANGKARA TK.I R. SAID SUKANTO
PERIODE 5 MARET – 6 APRIL 2018
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI
Laporan Kasus Kepaniteraan Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin
RS Bhayangkara TK I R. Said Sukanto Kramatjati Jakarta

I. IDENTITAS
a. No. Rekam Medik : 947588
b. Nama/Jenis Kelami : Tn. AD / Pria
c. Tempat/Tanggal lahir : Jakarta/14-03-1972
d. Umur : 42 Tahun
e. Pekerjaan : Pegawai Negeri Sipil
f. Hobi : Bermain musik
g. Alamat Rumah : Karet Pedurenan RT 4/4 Setiabudi, Jakarta Selatan

II. ANAMNESIS
Anamnesis dilakukan secara autoanamnesis dengan pasien pada tanggal 20
Maret 2018 di poli kulit dan kelamin RS Polri

Keluhan Utama : Timbul gelembung-gelembung kemerahan, seperti


berisi air pada dada bawah kanan hingga punggung
kanan pasien sejak 7 hari yang lalu

Keluhan Tambahan : Pasien merasa sangat nyeri dan panas pada bagian
tersebut

Riwayat Penyakit Sekarang :


Pasien laki-laki usia 42 tahun datang ke Poliklinik Kulit dan Kelamin RS Polri
dengan keluhan timbul gelembung-gelembung kemerahan yang seperti berisi
air pada dada bawah kanan hingga punggung kanan pasien sejak tujuh hari
yang lalu. Awalnya hanya timbul sedikit-sedikit namun semakin lama semakin
banyak dan meluas. Sebelum timbul gelembung-gelembung kemerahan,
pasien mengaku merasa pegal-pegal dan panas pada tubuhnya. Setelah timbul
gelembung, pasien merasa nyeri seperti ditusuk-tusuk dan juga panas seperti
dibakar pada bagian tersebut, sampai saat ini. Pasien sudah sempat pergi ke
klinik umum dan mendapatkan pengobatan berupa asam mefenamat,
prednison, dan CTM yang masing-masing diminum 3 kali sehari namun dirasa
tidak membaik. Pasien mengatakan tidak mendapat pengobatan yang diminum

2
Laporan Kasus Kepaniteraan Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin
RS Bhayangkara TK I R. Said Sukanto Kramatjati Jakarta

5 kali dalam sehari. Pasien mengaku sedang menjalani aktivitas yang cukup
padat sejak awal bulan ini. Pasien tidak memiliki riwayat alergi terhadap obat
dan makanan.

Riwayat Penyakit Dahulu:


 Penyakit serupa tidak ada
 Riwayat cacar air (+)

Riwayat Penyakit Keluarga:


 Tidak ada keluarga yang mengalami keluhan serupa dengan pasien

III. PEMERIKSAAN FISIK DAN DERMATOLOGIK


a. Status Generalis
Keadaan Umum : Tampak sakit ringan
Kesadaran : Composmentis
Tanda-tanda vital :
- Tekanan Darah :110/70 mmHg
- Nadi : 88 x/menit
- Pernafasan : 20 x/menit
- Suhu : 36,5 °𝐶

b. Status Dermatologik (Kulit)


Pada dada bawah kanan hingga punggung kanan tampak vesikel dengan
dasar eritem, sebagian keruh dan sebagian jernih, berkelompok
(herpetiformis)

3
Laporan Kasus Kepaniteraan Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin
RS Bhayangkara TK I R. Said Sukanto Kramatjati Jakarta

IV. DIAGNOSIS PASTI / DIAGNOSIS KERJA : Herpes Zoster Thoracalis


Dextra

V. DIAGNOSIS BANDING : Herpes Simplex

VI. PEMERIKSAAN PENUNJANG / ANJURAN :

- Tes Tzanck
- Tes PCR (Polymerase Chain Reaction)

VII. DIAGNOSIS PASTI : Herpes Zoster Thoracalis Dextra

4
Laporan Kasus Kepaniteraan Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin
RS Bhayangkara TK I R. Said Sukanto Kramatjati Jakarta

VIII. PENATALAKSANAAN
Non Medikamentosa
- Menjelaskan pada pasien bahwa ini adalah penyakit akibat virus, dan
sangat bergantung terhadap daya tahan tubuh, sehingga pasien
dianjurkan untuk beristirahat dari aktivitas selama beberapa hari
- Menjelaskan pada pasien bahwa tidak ada pantangan makanan,
pastikan kebutuhan gizi tercukupi
- Jaga agar gelembung tidak pecah, seperti jangan digaruk dan gunakan
pakaian yang longgar, untuk menghindari infeksi sekunder
- Menjelaskan kepada pasien bahwa ada kemungkinan rasa nyeri akan
tetap ada meskipun lesi telah hilang, bila ada keluhan bisa kembali ke
dokter

Medikamentosa
- Alpentin cap 300 mg 3x1
- Burnazin krim oles 2x1
- Na Diklofenak tab 50mg 2x1

Penulisan resep
R/ Alpentin cap 300 mg No. XXX
∫ 3 dd cap I

R/ Burnazin cr tub No.I


∫ 2 dd ue

R/ Na diklofenak tab 50mg No. X


∫ 2 dd tab I

IX. PROGNOSIS
- Qua ad vitam : ad Bonam
- Qua ad fungsionam : ad Bonam
- Qua ad sanationam : ad Bonam