Anda di halaman 1dari 3

ORGANISASI PERDAGANGAN INTERNASIONAL

Perbedaan APEC WTO


Singkatan Asia-Pacific Economic Cooperation World Trade Organization
Terbentuk 6-7 November 1989, Canberra, 1 januari 1995,
Australia

Pendiri Perdana Menteri Australia Meliputi 5 negara yaitu Indonesia,


BobHawke Amerika serikat, jepang, kanada, dan
uni eropa
Lingkup Negara Asia Pasifik Negara Internasional

Anggota 21 anggota, kebanyakan adalah 161 anggota yang meliputi di seluruh


negara yang memiliki garis pantai dunia dari Asia, Eropa, Amerika dan
ke Samudra Pasifik. Afrika termasuk negara maupun non
negara.
Jenis Forum ekonomi Organisasi perdagangan inter-
nasional
Lokasi Pusat Singapura Centre William Rappard, Geneva, Swiss

Sejarah Pendirian APEC dilatarbelakangi WTO berdiri dan memulai


oleh perubahan di Uni Soviet dan operasionalnya pada tanggal 1 Januari
Eropa Timur. Runtuhnya Uni Soviet 1995.
dengan sistem ekonomi  Lahir dari serangkaian perundingan
komunisnya, diikuti perubahan yang dikenal dengan sebutan
sistem ekonomi negara-negara di perundingan Putaran Uruguay
Eropa Timur yang sebelumnya (Uruguay Round negotitions)
menjadi pengikutnya. Sistem  Perundingan tesebut dimulai pada
ekonomi komunis yang tertutup tahun 1986 di Punta del este, Uruguay
secara bertahap berubah menjadi dan berakhir dengan ditandatangani
sistem ekonomi liberal yang bebas. Agreement Establishing the WTO di
Sehingga, muncullah kesadaran Marrakesh , Maroko pada April 1994.
bahwa pada dasarnya setiap  Sebelum tahun 1995 berlaku General
negara saling membutuhkan. Saat Agreement on Tariffs and trade 1947
itu berlangsung perundingan (GATT 1947) yang merupakan cikal
Putaran Uruguay yang membahas bakal dari pembentukan WTO .
tatanan perdagangan dunia.  GATT 1947 berisikan hasil
Putaran Uruguay adalah perundingan penurunan tarif
perundingan Negara-negara perdagangan antara negara anggota
anggota GATT (General Agreement untuk tidak mengeluarkan peraturan
of Trade and Tariff) pada tahun yang menghambat perdagangan.
1986 di Punta del Este, Urugay.  Kelemahan dari GATT 1947 adalah
Adanya kekhawatiran atas gagalnya tidak mempunyai kelembagaan yang
perundingan itu menjadi sebab tetap, sehingga dipandang perlu untuk
dibentuknya APEC. Bila membentuk suatu lembaga yang pada
perundingan itu gagal, akhirnya berbentuk WTO
dikhawatirkan akan muncul sikap
proteksionis dan lahir kelompok-
kelompok regional yang tertutup.
Padahal, dunia saat itu sedang
mengarah kepada sistem
perdagangan bebas.
Tujuan  Menjalin kerjasama • Mendorong perdagangan bebas
ekonomi antar bangsa di Asia dengan mengurangi dan
Pasifik yang semakin erat atas menghilangkan hambatan-hambatan
dasar saling menguntungkan. perdagangan,
 Meningkatkan hubungan • Menyediakan forum oerundingan
kerjasama ekonomi bagi perdagangan internasional
kemajuan dan kesejahteraan • menyelesaikan sengketa dagang
bersama. • Memantau kebijakan perdagangan di
 Memperkuat kemampuan negara- negara anggota.
masing – masing dan
kemampuan anggotanya untuk
memperjuangkan kepentingan Tujuan hukum perdagangan
bersama, termasuk dalam forum internasional:
multilateral yang lebih luas.  Mencapai perdagangan
 Mengukuhkan internasional yang stabil
pertumbuhan ekonomi dan  Meningkatkan volume
mempererat komunitas Asia – perdagangan dunia
Pasifik.  Mengembangkan sistem
 Menciptakan sistem perdagangan multiteral.
perdagangan dan investasi yang  Meningkatkan pemanfaatan
bebas, terbuka dan adil sumber-sumber kekayaan dunia
dikawasan tahun 2010/2020
untuk ekonomi maju dan
ekonomi berkembang.
 Memimpin dalam
memperkuat sistem perdagangan
multirateral yang terbuka,
meningkatkan liberalisasi
perdagangan dan jasa,
mengintensifkan kerjasama
ekonomi di Asia-Pasifik.
 Mempercepat proses
liberalisasi melalui penurunan
hambatan perdagangan dan
investasi yang lebih jauh,
meningkatkan arus barang, jasa,
modal secara bebas dan
konsisten dengan GATT.
Spesialisasi  Liberalisasi perdagangan Perdagangan bebas (ekspor-impor)
 Investasi
 Alih teknologi
 Pengembangan
sumberdaya manusia

Jenis  APEC Economic Leaders Konferensi Tingkat Menteri, yang


Pertemuan Meeting, Pertemuan Tahunan dihadiri oleh para perwakilan negara
Kepala Negara APEC. anggota WTO paling tidak sekali dalam
 Ministrial Meeting, 2 tahun.
pertemuan para Menteri Luar
Negeri dan Menteri
Perdagangan Ekonomi untuk
memutuskan suatu program
kerjasama APEC.
 Sectoral Ministrial
Meeting, pertemuan antara
menteri lainnya di bidang
Pendidikan, Energi, Keuangan,
Pengembangan SDM, Kerjasama
Ilmu Pengetahuan, dan
Teknologi Regional, Usaha Kecil
& Usaha Menengah, Industri
Telekomunikasi & Informasi,
Perdagangan & Perhubungan.

Situs web http://www.apec.org/ www.wto.org