Anda di halaman 1dari 2

Pemasangan dan Pencabutan AKDR 2012

SOP PEMASANGAN &PENCABUTAN AKDR


STATUS DOKUMEN INDUK SALINAN NO DISTRIBUSI

SOP Pemasangan &Pencabutan AKDR

NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN


SOP/KIA/PKM-SKM/05/06/2012 00 2
PUSKESMAS SUKAMANTRI
PROTAP : TANGGAL TERBIT DISETUJUI KEPALA UPTD
Pemasangan & Pencabutan AKDR 14 JUNI 2012 PUSKESMAS SUKAMANTRI

Dr. Cepi Tricahyadi


NIP. 19700706 200604 1 017
Pengertian AKDR/ IUD adalah alat kontrasepsi bagi wanita yang dipasang di dalam Rahim (oleh
dokter atau bidan yang sudah dilatih/ kompeten) terbuat dari bahan halus, lembut
dan lentur dengan berbagai bentuk/jenis dan ukuran, perlu dilepas sesuai waktu
yang tetera dari jenis AKDR tersebut.
Tujuan Pemasangan
 Menunda/mencegah kehamilan
 Menjarangkan kehamilan
 Mengahiri kehamilan
Pencabutan
 Sudah waktunya untuk dilepas
 Hamil
 Setiap saat atas kehendak klien

Kebijakan  Alat kontrasepsi (IUD) sumber BKKBN


 Biaya : Jamkesmas, Jampersal
 Pemeriksa : petugas yang kompeten KB (dr, bidan)
 Hari : Senis S.D. Sabtu

Prosedur

1. Persiapan:
Persiapan a. Ruangan bersih dengan pencahayaan yang cukup,
Persiapan b. Petugas melakukan prosedur dengan hati- hati dan lembut dengan
menggunakan PI.
c. Tempat ginekologi bed berpungsi baik
d. Alat/ IUD set pemasangan/ pencabutan yang sudah di DTT
e. Bahan untuk mencegah infeksi (HB dan HIV/AIDS)
2. Pelaksanaan
Pelaksanaan A. Pemasangan
a. Informed Consent
b. Anamnesa (tidak melakukan pemasangan bagi klien dengan riwayat
Pemas kesehatan yang menunjukan adanya IMS)
c. Pemeriksaan fisik (tidak melakukan pemasangan bagi klien dengan
angan
hasil pemeriksaan fisiknya menunjukan adanya IMS/adanya kontra
indikasi pemasangan)
d. Mencuci tangan sebelum dan setelah pemasangan
e. Meminta kepada klien untuk membersihkan daerah genitalnya
sebelum pemeriksaan panggul
f. Gunakan sarung tangan DTT/ steril sekali pasang
g. Setelah memasukan speculum dan memeriksa serviks, usapkan
antiseptic pada servik dan vagina sebelum mumulai tindakan
h. Masukan AKDR dalam kemasan sterilnya
i. Gunakan teknik tanpa sentuh

1
Pemasangan dan Pencabutan AKDR 2012

j. Buang bahan yang terkontaminasi


k. Lakukan dekontaminasi
l. Mengajarkan pada klien cara memeriksa AKDR

B. Pencabutan
Pencabu a. Cuci tangan sebelum dan sesudah
tan b. Minta klien untuk membersihkan daerah genitalia sebelum
pemeriksaan
c. Menjelaskan pada klien tindakan yang akan dilakukan
d. Pakai sartung tangan DTT sekali pakai
e. Memasukan speculum usapkan larutan antiseptic pada serviks dan
vagina
f. Menjepit benang dengan klem didekat servik dengan tarikan tetep
dan pelan- pelan tarik keluar.
g. Lakukan dekontaminasi alat/ tempat yang sudah di pakai dengan
klorin 0,5%
h. Pemeriksaan penunjang

3. Konseling
a. Kunjungan ulang 4-6 minggu setelah pemasangan
Konseling b. Periksa benang setelah haid
c. Tentukan berapa lama AKDR perlu dilepas, dan dapat dipasang baru
bila kondisi memungkinkan
d. Kembali keklinik (benang (-), keluar cairan dari vagina yang
mencurigakan, dll.

Dokumentasi 4. Dokumentasi :
 Catat semua hasil pemeriksaan dan/atau tindakan : K1 dan K4 KB, buku
KIA Kartu kunjungan, SOAP.
 Dokumen terkait :
- laporan bulanan ibu (KB) ke (Kep PKM dan Dinkes)

UNIT TERKAIT  Laboratorium


 Loket obat
REFERENSI  Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi
 ABPK
 PWS KIA 2010