Anda di halaman 1dari 7

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

Program Studi : D-IV Bidan Pendidik


Mata Kuliah : Asuhan Kegawatdaruratan Neonatal
Kode Mata Kuliah : Bd. 205
Semester : 3 SKS (3P)
Penempatan : Semester II (dua)
Dosen Pengampu :
Kompetensi Akhir Yang Diharapkan :
Setelah mengikuti proses belajar mengajar pada asuhan gadar neonatal , mahasiswa mampu mempraktekkan
penatalaksanaan Asfiksia pada BBL, ikterus neonatorum, perdarahan tali pusat, kejang pada BBL, Hipotermi dan
Hipertermi, fraktur klavikula dan humerus

Bentuk
Pertemuan Kompetensi Indikator Materi pokok Penilaian Referensi
Pembelajaran
Ke akhir yang
(metode dan Waktu Jenis Kriteria Bobot
diharapkan
pengalaman
belajar)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1,2 Mahasiswa Penatalaksanaan Penatalaksanaan Praktik 600 UTS Kesesuaian dalam 30% 1,2
mampu Asfiksia Asfiksia menit praktek
mempraktekkan Neonatorum : Neonatorum
penatalaksanaan 1. Persiapan alat Sikap Memperhatikan 15%
Asfiksia 2. Persiapan pasien dan aktif dalam
neonatorum 3. Persiapan praktek dikelas
lingkungan
4. Persiapan diri Kehadiran Mahasiswa 10%
5. Penatalaksanaan menghadiri
resusitasi pembelajaran
6. Evaluasi tindakan
7. Dokumentasi Tugas Mahasisawa 10%
tindakan mampu mereview
kembali
materi yang
diperoleh dari
praktek resusitasi
bayi dengan
asfiksia
3,4 Mahasiswa Penatalaksanaan Penatalaksanaan Praktik 600 UTS Kesesuaian dalam 30% 2,4,5
mampu ikterus neonatorum: ikterus menit praktek
mempraktekkan 1.Persiapan alat neonatorum
penatalaksanaan 2.Persiapan pasien Sikap Memperhatikan 15%
ikterus 3.Persiapan dan aktif dalam
neonatorum lingkungan praktek dikelas
4.Persiapan diri
5.Penatalaksanaan Kehadiran Mahasiswa 10%
icterus menghadiri
neonatorum pembelajaran
6.Evaluasi tindakan
Dokumentasi Tugas Mahasisawa 10%
tindakan mampu mereview
kembali
materi yang
diperoleh dari
praktek
penatalaksanaan
icterus
neonatorum
5,6 Mahasiswa Penatalaksanaan penatalaksanaan Praktik 600 UTS Kesesuaian dalam 30% 1,2,5
mampu perdarahan talipusat atonia uteri menit Praktek
mempraktekkan jika :
penatalaksanaan 1. Timbul sisik Sikap Memperhatikan 15%
perdarahan disekitar dan aktif dalam
talipusat talipusat Praktek dikelas
Persiapan alat
2. Persiapan pasien Kehadiran Mahasiswa 10%
3. Persiapan menghadiri
lingkungan pembelajaran
4. Persiapan diri
5. Penatalaksanaan Tugas Mahasisawa 10%
perdarahan mampu mereview
talipusat kembali
6. Evaluasi materi yang
tindakan diperoleh dari
7. Dokumentasi praktek
tindakan penatalaksanaan
perdarahan
talipusat
7 Mahasiswa Penatalaksanaan Penatalaksanaan Praktik 300 UTS Kesesuaian dalam 30% 1,2
mampu kejang pada BBL kejang pada BBL menit praktek
mempraktekkan bila terjadi :
penatalaksanaan 1. Persiapan alat Sikap Memperhatikan 15%
kejang pada 2. Persiapan pasien dan aktif dalam
BBL 3. Persiapan praktek dikelas
lingkungan
4. Persiapan diri Kehadiran Mahasiswa 10%
5. Penatalaksanaan menghadiri
kejang pembelajaran
6. Evaluasi
tindakan Tugas Mahasisawa 10%
Dokumentasi mampu mereview
tindakan kembali
materi yang
diperoleh dari
praktek
Melakukan
penatalaksanaan
kejang pada BBL
8. UTS
9,10 Mahasiswa Penatalaksanaan Penatalaksanaan Praktik 600 UAS Kesesuaian dalam 30% 6
mampu Hipotermi : Hipotermi menit praktek
mempraktekkan 1. Persiapan alat
penatalaksanaan 2. Persiapan pasien Sikap Memperhatikan 15%
Hipotermi 3. Persiapan dan aktif dalam
lingkungan praktek dikelas
4. Persiapan diri
5. Penatalaksanaan Kehadiran Mahasiswa 10%
hipotermi menghadiri
6. Evaluasi tindaka pembelajaran
7. Dokumentasi
tindakan Tugas Mahasisawa 10%
mampu mereview
kembali
materi yang
diperoleh dari
praktek
Melakukan
penatalaksanaan
hipotermi
11,12 Mahasiswa Penatalaksanaan Penatalaksanaan Praktik 600 UAS Kesesuaian dalam 35% 6
mempraktekkan hipertermi yang hipotermi menit Praktek
penatalaksanaan disebabkan oleh:
hipertermi 1. Persiapan alat Sikap Memperhatikan 15%
2. Persiapan pasien dan aktif dalam
3. Persiapan praktek dikelas
lingkungan
4. Persiapan diri Kehadiran Mahasiswa 10%
5. Penatalaksanaan menghadiri
hipertermi pembelajaran
6. Evaluasi Tugas Mahasisawa 10%
tindakan mampu mereview
7. Dokumentasi kembali
tindakan materi yang
diperoleh dari
praktek
Melakukan
penatalaksanaan
hipertermi
13,14 Mahasiswa Penatalaksanaan Penatalaksanaan Praktik 300 UAS Kesesuaian dalam 35% 6
mampu fraktur klavikula fraktur klavikula menit praktek
mempraktekkan yang disebabkan
penatalaksanaan oleh: Sikap Memperhatikan 15%
fraktur klavikula 1. Persiapan alat dan aktif dalam
2. Persiapan pasien praktek dikelas
3. Persiapan
lingkungan Kehadiran Mahasiswa 10%
4. Persiapan diri menghadiri
5. Penatalaksanaan pembelajaran
fraktur klavikula
6. Evaluasi Tugas Mahasisawa 10%
tindakan mampu mereview
7. Dokumentasi kembali
tindakan materi yang
diperoleh dari
praktek
Penatalaksanaan
fraktur klavikula

15 Mahasiswa 1. Penatalaksanaan penatalaksanaan Praktik 300 UAS Kesesuaian dalam 35% 6


mempraktekkan fraktur humerus fraktur humerus menit praktek
penatalaksanaan yang disebabkan
fraktur humerus oleh : Persiapan Sikap Memperhatikan 15%
alat dan aktif dalam
2. Persiapan pasien praktek dikelas
3. Persiapan
lingkungan Kehadiran Mahasiswa 10%
4. Persiapan diri menghadiri
5. Penatalaksanaan pembelajaran
fraktur humerus
6. Evaluasi tindakan Tugas Mahasiswa 10%
7. Dokumentasi mampu mereview
tindakan kembali
materi yang
diperoleh dari
praktek
Melakukan
Penatalaksanaan
fraktur humerus
16 UAS
UAS : 35%
UTS : 30%
SIKAP : 15%
KEHADIRAN : 10%
TUGAS : 10%
REFERENSI

1. Prawiroharjo, S.2013.Buku Acuan Pelayanan Kesehatan Maternal Dan Neonatal. Bina Pustaka Jakarta
2. Sudari. 2010. Kelaianan Dan Penyakit Pada Bayi Dan Anak .Nuha Medika .Jakarta
3. Habul,A.2010.Ilmu Penyakit Anak.Bina Rupa Askara.Jakarta
4. Alimul,hidayat,A.2005.Pengantar Ilmu Keperwatan Anak.Salemba Medika.Jakarta
5. Ikatan dokter anak (IDIAI).2011.Pedoman Praktik Klinik
6. Laboratorium DIV kebidanan UNITRI.2015.Panduan Asuhan Kegawatdarurat Neonatal