Anda di halaman 1dari 72

PROFIL PESERTA PELATIHAN AKUPESUR ANGKATA

TAHUN 2014

KLINIK AKUPRESUR WAHYU USADA KLINIK AKUPRESUR WAHYU USADA KLINIK AKUPRESUR WAH

BUKA SELASA BUKA SELASA BUKA


KAMIS KAMIS

WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU

THERAPIS Foto THERAPIS Foto THERAPIS

KLINIK AKUPRESUR WAHYU USADA KLINIK AKUPRESUR WAHYU USADA KLINIK AKUPRESUR WAH

BUKA SELASA BUKA SELASA BUKA


KAMIS KAMIS

WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU

THERAPIS Foto THERAPIS Foto THERAPIS

KLINIK AKUPRESUR WAHYU USADA KLINIK AKUPRESUR WAHYU USADA KLINIK AKUPRESUR WAH

BUKA SELASA BUKA SELASA BUKA


KAMIS KAMIS

WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU

THERAPIS Foto THERAPIS Foto THERAPIS


KLINIK AKUPRESUR WAHYU USADA KLINIK AKUPRESUR WAHYU USADA KLINIK AKUPRESUR WAH

BUKA SELASA BUKA SELASA BUKA


KAMIS KAMIS

WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU

THERAPIS Foto THERAPIS Foto THERAPIS

KLINIK AKUPRESUR WAHYU USADA KLINIK AKUPRESUR WAHYU USADA KLINIK AKUPRESUR WAH

BUKA SELASA BUKA SELASA BUKA


KAMIS KAMIS

WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU

THERAPIS Foto THERAPIS Foto THERAPIS

KLINIK AKUPRESUR WAHYU USADA KLINIK AKUPRESUR WAHYU USADA KLINIK AKUPRESUR WAH

BUKA SELASA BUKA SELASA BUKA


KAMIS KAMIS

WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU

THERAPIS Foto THERAPIS Foto THERAPIS


KLINIK AKUPRESUR WAHYU USADA KLINIK AKUPRESUR WAHYU USADA KLINIK AKUPRESUR WAH

BUKA SELASA BUKA SELASA BUKA


KAMIS KAMIS

WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU

THERAPIS Foto THERAPIS Foto THERAPIS

KLINIK AKUPRESUR WAHYU USADA KLINIK AKUPRESUR WAHYU USADA KLINIK AKUPRESUR WAH

BUKA SELASA BUKA SELASA BUKA


KAMIS KAMIS

WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU

THERAPIS Foto THERAPIS Foto THERAPIS

KLINIK AKUPRESUR WAHYU USADA KLINIK AKUPRESUR WAHYU USADA KLINIK AKUPRESUR WAH

BUKA SELASA BUKA SELASA BUKA


KAMIS KAMIS

WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU

THERAPIS Foto THERAPIS Foto THERAPIS


PROFIL PESERTA PELATIHAN AKUPESUR ANGKATA
TAHUN 2015
KLINIK AKUPRESUR BAYU USADA KLINIK AKUPRESUR BAYU USADA KLINIK AKUPRESUR BAY

BUKA SELASA BUKA SELASA BUKA


JUMAT JUMAT

WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU

THERAPIS Foto THERAPIS Foto THERAPIS

KLINIK AKUPRESUR BAYU USADA KLINIK AKUPRESUR BAYU USADA KLINIK AKUPRESUR BAY

BUKA SELASA BUKA SELASA BUKA


JUMAT JUMAT

WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU

THERAPIS Foto THERAPIS Foto THERAPIS

KLINIK AKUPRESUR BAYU USADA KLINIK AKUPRESUR BAYU USADA KLINIK AKUPRESUR BAY
BUKA SELASA BUKA SELASA BUKA
JUMAT JUMAT

WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU

THERAPIS Foto THERAPIS Foto THERAPIS

KLINIK AKUPRESUR BAYU USADA KLINIK AKUPRESUR BAYU USADA KLINIK AKUPRESUR BAY

BUKA SELASA BUKA SELASA BUKA


JUMAT JUMAT

WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU

THERAPIS Foto THERAPIS Foto THERAPIS

KLINIK AKUPRESUR BAYU USADA KLINIK AKUPRESUR BAYU USADA KLINIK AKUPRESUR BAY

BUKA SELASA BUKA SELASA BUKA


JUMAT JUMAT

WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU

THERAPIS Foto THERAPIS Foto THERAPIS

KLINIK AKUPRESUR BAYU USADA KLINIK AKUPRESUR BAYU USADA KLINIK AKUPRESUR BAY
BUKA SELASA BUKA SELASA BUKA
JUMAT JUMAT

WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU

THERAPIS Foto THERAPIS Foto THERAPIS

KLINIK AKUPRESUR BAYU USADA KLINIK AKUPRESUR BAYU USADA KLINIK AKUPRESUR BAY

BUKA SELASA BUKA SELASA BUKA


JUMAT JUMAT

WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU

THERAPIS Foto THERAPIS Foto THERAPIS

KLINIK AKUPRESUR BAYU USADA KLINIK AKUPRESUR BAYU USADA KLINIK AKUPRESUR BAY

BUKA SELASA BUKA SELASA BUKA


JUMAT JUMAT

WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU

THERAPIS Foto THERAPIS Foto THERAPIS

KLINIK AKUPRESUR BAYU USADA KLINIK AKUPRESUR BAYU USADA KLINIK AKUPRESUR BAY
BUKA SELASA BUKA SELASA BUKA
JUMAT JUMAT

WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU 08.30 - 11.00 WITA WAKTU

THERAPIS Foto THERAPIS Foto THERAPIS


R ANGKATAN II

KLINIK AKUPRESUR WAHYU USADA

SELASA
KAMIS

08.30 - 11.00 WITA

Foto

KLINIK AKUPRESUR WAHYU USADA

SELASA
KAMIS

08.30 - 11.00 WITA

Foto

KLINIK AKUPRESUR WAHYU USADA

SELASA
KAMIS

08.30 - 11.00 WITA

Foto
KLINIK AKUPRESUR WAHYU USADA

SELASA
KAMIS

08.30 - 11.00 WITA

Foto

KLINIK AKUPRESUR WAHYU USADA

SELASA
KAMIS

08.30 - 11.00 WITA

Foto

KLINIK AKUPRESUR WAHYU USADA

SELASA
KAMIS

08.30 - 11.00 WITA

Foto
KLINIK AKUPRESUR WAHYU USADA

SELASA
KAMIS

08.30 - 11.00 WITA

Foto

KLINIK AKUPRESUR WAHYU USADA

SELASA
KAMIS

08.30 - 11.00 WITA

Foto

KLINIK AKUPRESUR WAHYU USADA

SELASA
KAMIS

08.30 - 11.00 WITA

Foto
R ANGKATAN III

KLINIK AKUPRESUR BAYU USADA

SELASA
JUMAT

08.30 - 11.00 WITA

Foto

KLINIK AKUPRESUR BAYU USADA

SELASA
JUMAT

08.30 - 11.00 WITA

Foto

KLINIK AKUPRESUR BAYU USADA


SELASA
JUMAT

08.30 - 11.00 WITA

Foto

KLINIK AKUPRESUR BAYU USADA

SELASA
JUMAT

08.30 - 11.00 WITA

Foto

KLINIK AKUPRESUR BAYU USADA

SELASA
JUMAT

08.30 - 11.00 WITA

Foto

KLINIK AKUPRESUR BAYU USADA


SELASA
JUMAT

08.30 - 11.00 WITA

Foto

KLINIK AKUPRESUR BAYU USADA

SELASA
JUMAT

08.30 - 11.00 WITA

Foto

KLINIK AKUPRESUR BAYU USADA

SELASA
JUMAT

08.30 - 11.00 WITA

Foto

KLINIK AKUPRESUR BAYU USADA


SELASA
JUMAT

08.30 - 11.00 WITA

Foto
PEMERINTAH KABUPATEN KLUNGKUNG
DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS ………………………..

UPT PUSKESMAS SOP KLIEN SAKIT KEPALA PADA PELAYANAN TRADALKOM


………………………..
DOKUMEN NO 001 REVISI HALAMAM, 2 hal

SOP PELAYANAN TGL TERBIT DI PERIKSA OLEH DI SYAHKAN OLEH


AKUPRESUR
Sakit Kepala adalah suatu kondisi yang disebabkan oleh adanya penyumbatan aliran Qi
PENGERTIAN pada Meridien GB dan GV sehingga menyebabkan EKSES atau DEFICIENSI yang di
TUJUAN sebabkan olehdan
1. klien tahu PPD, PPL PP gol
merasakan III pada daerah
Akupresur Kepala
bisa meringankan sakit kepala
2. Melancarkan aliran Chi pada meridien GB dan GV
3. Meringankan sakit kepala pada klien

KEBIJAKAN 1. Kepmenkes RI 1076 tahun 2003, ttg Penyelenggaraan pengobatan Tradisional


2. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 48 ayat 1 terdiri dari 17 Upaya
Kesehatan, Upaya Kestradkom no 2
3. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 59 ayat 2 Yankestradkom di bagi 2
Ketrampilan dan ramuan
4. Permenkes 1109 ttg Pengobatan Alternatif Komplementer di Fasyankes
5. Permenkes no 2358 tahun 2011 tentang Organisasi dan tata Pelaksana
Teknis di bidang Kesehatan tradisional masyarakat
6. Permenkes 1186 tahun 1996 tentang Pemanfaatan Akupunktur di Fasyankes

PERSIAPAN 1. Klien
2. Tempat
a. Bed atau tempat duduk klien
b. Tempat cuci tangan
c. Lap handuk

3. Lingkungan
Mohon disesuaikan dengan situasi dan kondisi

4. Alat
a. Minyak pelicin, penghangat sesuai kebutuhan
b. Alat bantu tekan
c. Miniken
d. Buku register
e. Bolpoint

PROSEDUR 1. Menyampaikan 3 S (senyum, salam, sapa)


2. Menyiapkan klien pada posisi yang sesuai (duduk, tidur)
3. Melaksanakan anamnesa dan menegakkan diagnosa
4. Menyusun rencana therapi :
a. Urut di meridien ST
b. Tekan pada titik meridien GV, GB 20,ST 36,PC 6
5. Menyampaikan akan melaksanakan suatu tindakan
6. Cuci tangan
7. Melaksanakan tindakan sesuai rencana dengan prinsip :
a. Pemanasan
b. Pemijatan
c. Relaksasi
8. Sambil melaksanakan tindakan mengevaluasi keadaan klien
9. Memberikan HE :
a. Penyebab penyakit klien
b. Hal - hal yang perlu dihindari
c. Kapan harus kontrol kembali
10. Membersihkan dan merapaikan alat-alat yang telah di pakai
11. Mencuci tangan
12. Mencatat klien ke dalam buku register kunjungan rawat jalan

UNIT TERKAIT 1. Poliklinik pengobatan


2. Poliklinik Gigi
3. Loket karcis
4. Kasir
5. Logistik
PEMERINTAH KABUPATEN KLUNGKUNG
DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS ………………………..

UPT PUSKESMAS SOP KLIEN ASTHMA PADA PELAYANAN TRADALKOM


……………………….. DOKUMEN NO 002 REVISI HALAMAM, 2 hal
SOP PELAYANAN TGL TERBIT DI PERIKSA OLEH DI SYAHKAN OLEH
AKUPRESUR
Asthmadalah sesak nafas disertai bunyi mencicit atau mengi bersifat hilang timbul,
PENGERTIAN disertai dahak.
TUJUAN 1. klien tahu dan merasakan Akupresur bisa meringankan sesak nafas
2. Melancarkan aliran Chi pada meridien LU dan KI
3. Meringankan sesak nafas pada klien

KEBIJAKAN 1. Kepmenkes RI 1076 tahun 2003, ttg Penyelenggaraan pengobatan Tradisional


2. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 48 ayat 1 terdiri dari 17 Upaya
Kesehatan, Upaya Kestradkom no 2
3. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 59 ayat 2 Yankestradkom di bagi 2
Ketrampilan dan ramuan
4. Permenkes 1109 ttg Pengobatan Alternatif Komplementer di Fasyankes
5. Permenkes no 2358 tahun 2011 tentang Organisasi dan tata Pelaksana
Teknis di bidang Kesehatan tradisional masyarakat
6. Permenkes 1186 tahun 1996 tentang Pemanfaatan Akupunktur di Fasyankes

PERSIAPAN 1. Klien
2. Tempat
a. Bed atau tempat duduk klien
b. Tempat cuci tangan
c. Lap handuk

3. Lingkungan
Mohon disesuaikan dengan situasi dan kondisi

4. Alat
a. Minyak pelicin, penghangat sesuai kebutuhan
b. Alat bantu tekan
c. Miniken
d. Buku register
e. Bolpoint
PROSEDUR 1. Menyampaikan 3 S (senyum, salam, sapa)
2. Menyiapkan klien pada posisi yang sesuai (duduk, tidur)
3. Melaksanakan anamnesa dan menegakkan diagnosa
4. Menyusun rencana therapi :
a. Urut di meridien LU dan BL
b. Tekan pada titik meridien ST 36, LU 1,7, KI 3, SP 4, BL 13 kuatkan
ST 40, CV 17, LI 4 lemahkan
5. Menyampaikan akan melaksanakan suatu tindakan
6. Cuci tangan
7. Melaksanakan tindakan sesuai rencana dengan prinsip :
a. Pemanasan
b. Pemijatan
c. Relaksasi
8. Sambil melaksanakan tindakan mengevaluasi keadaan klien
9. Memberikan HE :
a. Penyebab penyakit klien
b. Hal - hal yang perlu dihindari
c. Kapan harus kontrol kembali
10. Membersihkan dan merapaikan alat-alat yang telah di pakai
11. Mencuci tangan
12. Mencatat klien ke dalam buku register kunjungan rawat jalan

UNIT TERKAIT 1. Poliklinik pengobatan


2. Loket Karcis
3. Kasir
4. Logistik
PEMERINTAH KABUPATEN KLUNGKUNG
DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS ………………………..

UPT PUSKESMAS SOP KLIEN BATUK PILEK PADA PELAYANAN TRADALKOM


……………………….. DOKUMEN NO 003 REVISI HALAMAM, 2 hal
SOP PELAYANAN TGL TERBIT DI PERIKSA OLEH DI SYAHKAN OLEH
AKUPRESUR
Comand Cool atau batuk pilek adalah batuk disertai ingus atau pilek dengan hidung
PENGERTIAN tersumbat atau tidak tersumbat
TUJUAN 1. klien tahu dan merasakan Akupresur bisa meringankan batuk, pilek
2. Melancarkan aliran Chi pada meridien LU dan LI
3. Meringankan batuk pilek pada klien

KEBIJAKAN 1. Kepmenkes RI 1076 tahun 2003, ttg Penyelenggaraan pengobatan Tradisional


2. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 48 ayat 1 terdiri dari 17 Upaya
Kesehatan, Upaya Kestradkom no 2
3. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 59 ayat 2 Yankestradkom di bagi 2
Ketrampilan dan ramuan
4. Permenkes 1109 ttg Pengobatan Alternatif Komplementer di Fasyankes
5. Permenkes no 2358 tahun 2011 tentang Organisasi dan tata Pelaksana
Teknis di bidang Kesehatan tradisional masyarakat
6. Permenkes 1186 tahun 1996 tentang Pemanfaatan Akupunktur di Fasyankes

PERSIAPAN 1. Klien
2. Tempat
a. Bed atau tempat duduk klien
b. Tempat cuci tangan
c. Lap handuk

3. Lingkungan
Mohon disesuaikan dengan situasi dan kondisi

4. Alat
a. Minyak pelicin, penghangat sesuai kebutuhan
b. Alat bantu tekan
c. Miniken
d. Buku register
e. Bolpoint

PROSEDUR 1. Menyampaikan 3 S (senyum, salam, sapa)


2. Menyiapkan klien pada posisi yang sesuai (duduk, tidur)
3. Melaksanakan anamnesa dan menegakkan diagnosa
4. Menyusun rencana therapi :
a. Urut di meridien LU dan LI
b. Tekan pada titik meridien LU 1, 9, BL 13 Mnguatkan paru,
ST 36 meningkatkan Stamina, ST 40, LI 4, 20 lemahkan
5. Menyampaikan akan melaksanakan suatu tindakan
6. Cuci tangan
7. Melaksanakan tindakan sesuai rencana dengan prinsip :
a. Pemanasan
b. Pemijatan
c. Relaksasi
8. Sambil melaksanakan tindakan mengevaluasi keadaan klien
9. Memberikan HE :
a. Penyebab penyakit klien
b. Hal - hal yang perlu dihindari
c. Kapan harus kontrol kembali
10. Membersihkan dan merapaikan alat-alat yang telah di pakai
11. Mencuci tangan
12. Mencatat klien ke dalam buku register kunjungan rawat jalan

UNIT TERKAIT 1. Poliklinik pengobatan


2. Loket Karcis
3. Kasir
4. Logistik
PEMERINTAH KABUPATEN KLUNGKUNG
DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS ………………………..

UPT PUSKESMAS SOP KLIEN PERUT KEMBUNG / DISPEPSIA PADA PELAYANAN TRADALKOM
……………………….. DOKUMEN NO 004 REVISI HALAMAM, 2 hal
SOP PELAYANAN TGL TERBIT DI PERIKSA OLEH DI SYAHKAN OLEH
AKUPRESUR
Perut kembung atau dispepsia adalah suatu keadaan karena aktivitas lambung
PENGERTIAN meningkat akhibat makan makanan yang merangsang
TUJUAN 1. klien tahu dan merasakan Akupresur bisa meringankan perut kembung
2. Melancarkan aliran Chi pada meridien ST
3. Meringankan perut kembung pada klien

KEBIJAKAN 1. Kepmenkes RI 1076 tahun 2003, ttg Penyelenggaraan pengobatan Tradisional


2. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 48 ayat 1 terdiri dari 17 Upaya
Kesehatan, Upaya Kestradkom no 2
3. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 59 ayat 2 Yankestradkom di bagi 2
Ketrampilan dan ramuan
4. Permenkes 1109 ttg Pengobatan Alternatif Komplementer di Fasyankes
5. Permenkes no 2358 tahun 2011 tentang Organisasi dan tata Pelaksana
Teknis di bidang Kesehatan tradisional masyarakat
6. Permenkes 1186 tahun 1996 tentang Pemanfaatan Akupunktur di Fasyankes

PERSIAPAN 1. Klien
2. Tempat
a. Bed atau tempat duduk klien
b. Tempat cuci tangan
c. Lap handuk

3. Lingkungan
Mohon disesuaikan dengan situasi dan kondisi
4. Alat
a. Minyak pelicin, penghangat sesuai kebutuhan
b. Alat bantu tekan
c. Miniken
d. Buku register
e. Bolpoint

PROSEDUR 1. Menyampaikan 3 S (senyum, salam, sapa)


2. Menyiapkan klien pada posisi yang sesuai (duduk, tidur)
3. Melaksanakan anamnesa dan menegakkan diagnosa
4. Menyusun rencana therapi :
a. Urut di meridien ST
b. Tekan pada titik meridien ST 36 meningkatkan Stamina,
BL 12 mengusir angin, CV 12 membuyarkan angin di perut,
LI 4 mendorong angin keluar
5. Menyampaikan akan melaksanakan suatu tindakan
6. Cuci tangan
7. Melaksanakan tindakan sesuai rencana dengan prinsip :
a. Pemanasan
b. Pemijatan
c. Relaksasi
8. Sambil melaksanakan tindakan mengevaluasi keadaan klien
9. Memberikan HE :
a. Penyebab penyakit klien
b. Hal - hal yang perlu dihindari
c. Kapan harus kontrol kembali
10. Membersihkan dan merapaikan alat-alat yang telah di pakai
11. Mencuci tangan
12. Mencatat klien ke dalam buku register kunjungan rawat jalan

UNIT TERKAIT 1. Poliklinik pengobatan


2. Loket Karcis
3. Kasir
4. Logistik
PEMERINTAH KABUPATEN KLUNGKUNG
DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS ………………………..

UPT PUSKESMAS SOP KLIEN KURANG NAFSU MAKAN / ANOREKSIA PADA PELAYANAN TRADALKOM
……………………….. DOKUMEN NO 005 REVISI HALAMAM
SOP PELAYANAN TGL TERBIT DI PERIKSA OLEH DI SYAHKAN OLEH
AKUPRESUR
Anoreksia adalah suatu keadaan di mana adanya gangguan pencernaan yang di
PENGERTIAN sebabkan oleh angin dingin, stress, sedih, cemas, banyak kesibukan sehingga
TUJUAN menyebkan
1. klien tahunafsu makan menurun
dan merasakan teknik Akupresur bisa meningkatkan nafsu makan
2. Melancarkan aliran Chi pada meridien BL dan ST
3. Meringankan gangguan lambung pada klien

KEBIJAKAN 1. Kepmenkes RI 1076 tahun 2003, ttg Penyelenggaraan pengobatan Tradisional


2. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 48 ayat 1 terdiri dari 17 Upaya
Kesehatan, Upaya Kestradkom no 2
3. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 59 ayat 2 Yankestradkom di bagi 2
Ketrampilan dan ramuan
4. Permenkes 1109 ttg Pengobatan Alternatif Komplementer di Fasyankes
5. Permenkes no 2358 tahun 2011 tentang Organisasi dan tata Pelaksana
Teknis di bidang Kesehatan tradisional masyarakat
6. Permenkes 1186 tahun 1996 tentang Pemanfaatan Akupunktur di Fasyankes

PERSIAPAN 1. Klien
2. Tempat
a. Bed atau tempat duduk klien
b. Tempat cuci tangan
c. Lap handuk

3. Lingkungan
Mohon disesuaikan dengan situasi dan kondisi

4. Alat
a. Minyak pelicin, penghangat sesuai kebutuhan
b. Alat bantu tekan
c. Miniken
d. Buku register
e. Bolpoint

PROSEDUR 1. Menyampaikan 3 S (senyum, salam, sapa)


2. Menyiapkan klien pada posisi yang sesuai (duduk, tidur)
3. Melaksanakan anamnesa dan menegakkan diagnosa
4. Menyusun rencana therapi :
a. Urut di meridien ST dan BL
b. Tekan pada titik meridien LI 4 mengeluarkan angin
BL 20, 21 memperbaiki fungsi limpa dan lambung
ST 36 meningkatkan Stamina, SP 6 memperbaiki limpa
PC 6 menghilangkan mual
5. Menyampaikan akan melaksanakan suatu tindakan
6. Cuci tangan
7. Melaksanakan tindakan sesuai rencana dengan prinsip :
a. Pemanasan
b. Pemijatan
c. Relaksasi
8. Sambil melaksanakan tindakan mengevaluasi keadaan klien
9. Memberikan HE :
a. Penyebab penyakit klien
b. Hal - hal yang perlu dihindari
c. Kapan harus kontrol kembali
10. Membersihkan dan merapaikan alat-alat yang telah di pakai
11. Mencuci tangan
12. Mencatat klien ke dalam buku register kunjungan rawat jalan

UNIT TERKAIT 1. Poliklinik pengobatan


2. Loket Karcis
3. Kasir
4. Logistik
PEMERINTAH KABUPATEN KLUNGKUNG
DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS ………………………..

UPT PUSKESMAS SOP KLIEN NGOMPOL / ENURESIS PADA PELAYANAN TRADALKOM


……………………….. DOKUMEN NO 007 REVISI HALAMAM, 2 hal
SOP PELAYANAN TGL TERBIT DI PERIKSA OLEH DI SYAHKAN OLEH
AKUPRESUR
PENGERTIAN Ngompol atau enuresis adalah terjadi pada anak usia 5 tahun ke atas dengan fungsi
buang air kecil (BAK) normal, tetapi tidak terkendali waktu tidur..
TUJUAN 1. klien atau keluarganya tahu dan merasakan Akupresur bisa
meringankan ngompol
2. Melancarkan aliran Chi pada meridien BL
3. Meringankan Enuresis pada klien

KEBIJAKAN 1. Kepmenkes RI 1076 tahun 2003, ttg Penyelenggaraan pengobatan Tradisional


2. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 48 ayat 1 terdiri dari 17 Upaya
Kesehatan, Upaya Kestradkom no 2
3. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 59 ayat 2 Yankestradkom di bagi 2
Ketrampilan dan ramuan
4. Permenkes 1109 ttg Pengobatan Alternatif Komplementer di Fasyankes
5. Permenkes no 2358 tahun 2011 tentang Organisasi dan tata Pelaksana
Teknis di bidang Kesehatan tradisional masyarakat
6. Permenkes 1186 tahun 1996 tentang Pemanfaatan Akupunktur di Fasyankes
PERSIAPAN 1. Klien
2. Tempat
a. Bed atau tempat duduk klien
b. Tempat cuci tangan
c. Lap handuk

3. Lingkungan
Mohon disesuaikan dengan situasi dan kondisi

4. Alat
a. Minyak pelicin, penghangat sesuai kebutuhan
b. Alat bantu tekan
c. Miniken
d. Buku register
e. Bolpoint

PROSEDUR 1. Menyampaikan 3 S (senyum, salam, sapa)


2. Menyiapkan klien pada posisi yang sesuai (duduk, tidur)
3. Melaksanakan anamnesa dan menegakkan diagnosa
4. Menyusun rencana therapi :
a. Urut di meridien BL di punggung
b. Tekan pada titik meridien
* KI 3, 7 memperbaiki fungsi Ginjal
* BL 23 menghangatkan Ginjal
* CV 3, 4 menguatkan kandung kemih
* ST 36 meningkatkan Stamina
* SP 6 memperbaiki limpa
5. Menyampaikan akan melaksanakan suatu tindakan
6. Cuci tangan
7. Melaksanakan tindakan sesuai rencana dengan prinsip :
a. Pemanasan
b. Pemijatan
c. Relaksasi
8. Sambil melaksanakan tindakan mengevaluasi keadaan klien
9. Memberikan HE :
a. Penyebab penyakit klien
b. Hal - hal yang perlu dihindari
c. Kapan harus kontrol kembali
10. Membersihkan dan merapaikan alat-alat yang telah di pakai
11. Mencuci tangan
12. Mencatat klien ke dalam buku register kunjungan rawat jalan

UNIT TERKAIT 1. Poliklinik pengobatan


2. Loket Karcis
3. Kasir
4. Logistik

PEMERINTAH KABUPATEN KLUNGKUNG


DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS ………………………..

UPT PUSKESMAS SOP KLIEN DISMINORE / NYERI HAID PADA PELAYANAN TRADALKOM
……………………….. DOKUMEN NO 008 REVISI HALAMAM, 2 hal
SOP PELAYANAN TGL TERBIT DI PERIKSA OLEH DI SYAHKAN OLEH
AKUPRESUR
Disminore atau nyeri haid adalah nyeri pada waktu haid akibat sumbatan Xue atau
PENGERTIAN dingin yang berlebihan, menghamabat aliran Qi dan menyumbat meridien
TUJUAN 1. klien tahu dan merasakan Akupresur bisa meringankan disminore
2. Melancarkan aliran Qi pada meridien SP, LR dan KI
3. Meringankan Nyeri haid pada klien

KEBIJAKAN 1. Kepmenkes RI 1076 tahun 2003, ttg Penyelenggaraan pengobatan Tradisional


2. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 48 ayat 1 terdiri dari 17 Upaya
Kesehatan, Upaya Kestradkom no 2
3. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 59 ayat 2 Yankestradkom di bagi 2
Ketrampilan dan ramuan
4. Permenkes 1109 ttg Pengobatan Alternatif Komplementer di Fasyankes
5. Permenkes no 2358 tahun 2011 tentang Organisasi dan tata Pelaksana
Teknis di bidang Kesehatan tradisional masyarakat
6. Permenkes 1186 tahun 1996 tentang Pemanfaatan Akupunktur di Fasyankes

PERSIAPAN 1. Klien
2. Tempat
a. Bed atau tempat duduk klien
b. Tempat cuci tangan
c. Lap handuk

3. Lingkungan
Mohon disesuaikan dengan situasi dan kondisi

4. Alat
a. Minyak pelicin, penghangat sesuai kebutuhan
b. Alat bantu tekan
c. Miniken
d. Buku register
e. Bolpoint

PROSEDUR 1. Menyampaikan 3 S (senyum, salam, sapa)


2. Menyiapkan klien pada posisi yang sesuai (duduk, tidur)
3. Melaksanakan anamnesa dan menegakkan diagnosa
4. Menyusun rencana therapi :
a. Urut di meridien LR, SP dan KI
b. Tekan pada titik meridien ST 36, SP 6 di kuatkan
LI 4 mendorong darah keluar
CV 3, 4 melancarkan haid
5. Menyampaikan akan melaksanakan suatu tindakan
6. Cuci tangan
7. Melaksanakan tindakan sesuai rencana dengan prinsip :
a. Pemanasan
b. Pemijatan
c. Relaksasi
8. Sambil melaksanakan tindakan mengevaluasi keadaan klien
9. Memberikan HE :
a. Penyebab penyakit klien
b. Hal - hal yang perlu dihindari
c. Kapan harus kontrol kembali
10. Membersihkan dan merapaikan alat-alat yang telah di pakai
11. Mencuci tangan
12. Mencatat klien ke dalam buku register kunjungan rawat jalan

UNIT TERKAIT 1. Poliklinik pengobatan


2. Poliklinik KIA / KB
3. Loket karcis
4. Kasir
5. Logistik

PEMERINTAH KABUPATEN KLUNGKUNG


DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS ………………………..

UPT PUSKESMAS SOP KLIEN PERAWATAN PAYUDARA PADA PELAYANAN TRADALKOM


……………………….. DOKUMEN NO 009 REVISI HALAMAM, 2 hal
SOP PELAYANAN TGL TERBIT DI PERIKSA OLEH DI SYAHKAN OLEH
AKUPRESUR
Suatu kondisi di mana ibu yang baru menikah belum bisa merawat payudaranya,
PENGERTIAN sehingga pada umur kehamilan berumur Tri mester 3 payudara ibu masih belur keluar
TUJUAN dan menyebabkan
1. klien anak sulit menetek
tahu dan merasakan Akupresursetelah
bisa dilahir nantinya
gunakan untuk merawat
payudara dan mengurangi mual muntah
2. Melancarkan aliran Chi pada meridien REN dan Zhung
3. Mengurangi mual muntah pada klien

KEBIJAKAN 1. Kepmenkes RI 1076 tahun 2003, ttg Penyelenggaraan pengobatan Tradisional


2. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 48 ayat 1 terdiri dari 17 Upaya
Kesehatan, Upaya Kestradkom no 2
3. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 59 ayat 2 Yankestradkom di bagi 2
Ketrampilan dan ramuan
4. Permenkes 1109 ttg Pengobatan Alternatif Komplementer di Fasyankes
5. Permenkes no 2358 tahun 2011 tentang Organisasi dan tata Pelaksana
Teknis di bidang Kesehatan tradisional masyarakat
6. Permenkes 1186 tahun 1996 tentang Pemanfaatan Akupunktur di Fasyankes

PERSIAPAN 1. Klien
2. Tempat
a. Bed atau tempat duduk klien
b. Tempat cuci tangan
c. Lap handuk

3. Lingkungan
Mohon disesuaikan dengan situasi dan kondisi

4. Alat
a. Minyak pelicin, penghangat sesuai kebutuhan
b. Alat bantu tekan
c. Miniken
d. Buku register
e. Bolpoint

PROSEDUR 1. Menyampaikan 3 S (senyum, salam, sapa)


2. Menyiapkan klien pada posisi yang sesuai (duduk, tidur)
3. Melaksanakan anamnesa dan menegakkan diagnosa
4. Menyusun rencana therapi :
a. Urut di meridien REN
b. Tekan pada titik meridien ST 15, 16,18, CV 17, SI 1, SP 18 kuatkan
PC 6 lemahkan
5. Menyampaikan akan melaksanakan suatu tindakan
6. Cuci tangan
7. Melaksanakan tindakan sesuai rencana dengan prinsip :
a. Pemanasan
b. Pemijatan
c. Relaksasi
8. Sambil melaksanakan tindakan mengevaluasi keadaan klien
9. Memberikan HE :
a. Penyebab penyakit klien
b. Hal - hal yang perlu dihindari
c. Kapan harus kontrol kembali
10. Membersihkan dan merapaikan alat-alat yang telah di pakai
11. Mencuci tangan
12. Mencatat klien ke dalam buku register kunjungan rawat jalan

UNIT TERKAIT 1. Poliklinik pengobatan


2. Poliklinik KIA / KB
3. Loket karcis
4. Kasir
5. Logistik

PEMERINTAH KABUPATEN KLUNGKUNG


DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS ………………………..

UPT PUSKESMAS SOP KLIEN MEMPERBANYAK ASI PADA PELAYANAN TRADALKOM


……………………….. DOKUMEN NO 010 REVISI HALAMAM, 2 hal
SOP PELAYANAN TGL TERBIT DI PERIKSA OLEH DI SYAHKAN OLEH
AKUPRESUR
kembali ke paru dan turun ke uterus menjadi merah dan di keluarkan menjadi
PENGERTIAN menstruasi, 3. Awal laktasi dimungkinkan pada akhir kehamilan bila keseimbangan Qi
TUJUAN 1. klien tahu dan merasakan Akupresur bisa meringankan sakit kepala
2. Melancarkan aliran Chi pada meridien GB dan GV
3. Meringankan sakit kepala pada klien

KEBIJAKAN 1. Kepmenkes RI 1076 tahun 2003, ttg Penyelenggaraan pengobatan Tradisional


2. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 48 ayat 1 terdiri dari 17 Upaya
Kesehatan, Upaya Kestradkom no 2
3. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 59 ayat 2 Yankestradkom di bagi 2
Ketrampilan dan ramuan
4. Permenkes 1109 ttg Pengobatan Alternatif Komplementer di Fasyankes
5. Permenkes no 2358 tahun 2011 tentang Organisasi dan tata Pelaksana
Teknis di bidang Kesehatan tradisional masyarakat
6. Permenkes 1186 tahun 1996 tentang Pemanfaatan Akupunktur di Fasyankes

PERSIAPAN 1. Klien
2. Tempat
a. Bed atau tempat duduk klien
b. Tempat cuci tangan
c. Lap handuk

3. Lingkungan
Mohon disesuaikan dengan situasi dan kondisi

4. Alat
a. Minyak pelicin, penghangat sesuai kebutuhan
b. Alat bantu tekan
c. Miniken
d. Buku register
e. Bolpoint

PROSEDUR 1. Menyampaikan 3 S (senyum, salam, sapa)


2. Menyiapkan klien pada posisi yang sesuai (duduk, tidur)
3. Melaksanakan anamnesa dan menegakkan diagnosa
4. Menyusun rencana therapi :
a. Urut mengitari payudara
b. Tekan pada titik meridien ST 15, 16,18, CV 17, SI 1, SP 18 kuatkan
5. Menyampaikan akan melaksanakan suatu tindakan
6. Cuci tangan
7. Melaksanakan tindakan sesuai rencana dengan prinsip :
a. Pemanasan
b. Pemijatan
c. Relaksasi
8. Sambil melaksanakan tindakan mengevaluasi keadaan klien
9. Memberikan HE :
a. Penyebab penyakit klien
b. Hal - hal yang perlu dihindari
c. Kapan harus kontrol kembali
10. Membersihkan dan merapaikan alat-alat yang telah di pakai
11. Mencuci tangan
12. Mencatat klien ke dalam buku register kunjungan rawat jalan

UNIT TERKAIT 1. Poliklinik pengobatan


2. Poliklinik KIA / KB
3. Loket karcis
4. Kasir
5. Logistik

PEMERINTAH KABUPATEN KLUNGKUNG


DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS ………………………..

UPT PUSKESMAS SOP KLIEN KELELAHAN PADA PELAYANAN TRADALKOM


……………………….. DOKUMEN NO 011 REVISI HALAMAM, 2 hal
SOP PELAYANAN TGL TERBIT DI PERIKSA OLEH DI SYAHKAN OLEH
AKUPRESUR
Kelelahan adalah suatu kondisi di mana seseorang dalam keadaan lemes akhibat
PENGERTIAN kurangnya istirahat akhibat kerja yang di porsir
TUJUAN 1. klien tahu dan merasakan Akupresur bisa meringankan kelelahan
2. Melancarkan aliran Chi pada meridien ST
3. Tenaga klien pulih kembali

KEBIJAKAN 1. Kepmenkes RI 1076 tahun 2003, ttg Penyelenggaraan pengobatan Tradisional


2. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 48 ayat 1 terdiri dari 17 Upaya
Kesehatan, Upaya Kestradkom no 2
3. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 59 ayat 2 Yankestradkom di bagi 2
Ketrampilan dan ramuan
4. Permenkes 1109 ttg Pengobatan Alternatif Komplementer di Fasyankes
5. Permenkes no 2358 tahun 2011 tentang Organisasi dan tata Pelaksana
Teknis di bidang Kesehatan tradisional masyarakat
6. Permenkes 1186 tahun 1996 tentang Pemanfaatan Akupunktur di Fasyankes

PERSIAPAN 1. Klien
2. Tempat
a. Bed atau tempat duduk klien
b. Tempat cuci tangan
c. Lap handuk

3. Lingkungan
Mohon disesuaikan dengan situasi dan kondisi

4. Alat
a. Minyak pelicin, penghangat sesuai kebutuhan
b. Alat bantu tekan
c. Miniken
d. Buku register
e. Bolpoint

PROSEDUR 1. Menyampaikan 3 S (senyum, salam, sapa)


2. Menyiapkan klien pada posisi yang sesuai (duduk, tidur)
3. Melaksanakan anamnesa dan menegakkan diagnosa
4. Menyusun rencana therapi :
a. Urut di meridien ST di kaki dan BL di punggung
b. Tekan pada titik meridien PC 6 dan ST 36 di kuatkan
GV dan GB 20 untuk melancarkan energi di kepala
5. Menyampaikan akan melaksanakan suatu tindakan
6. Cuci tangan
7. Melaksanakan tindakan sesuai rencana dengan prinsip :
a. Pemanasan
b. Pemijatan
c. Relaksasi
8. Sambil melaksanakan tindakan mengevaluasi keadaan klien
9. Memberikan HE :
a. Penyebab penyakit klien
b. Hal - hal yang perlu dihindari
c. Kapan harus kontrol kembali
10. Membersihkan dan merapaikan alat-alat yang telah di pakai
11. Mencuci tangan
12. Mencatat klien ke dalam buku register kunjungan rawat jalan

UNIT TERKAIT 1. Poliklinik pengobatan


2. Loket karcis
3. Kasir
4. Logistik

PEMERINTAH KABUPATEN KLUNGKUNG


DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS ………………………..
UPT PUSKESMAS SOP KLIEN MENGEMBALIKAN KONDISI RAHIM SETELAH MELAHIRKAN PADA
……………………….. PELAYANAN TRADALKOM
DOKUMEN NO 012 REVISI HALAMAM, 2 hal
SOP PELAYANAN TGL TERBIT DI PERIKSA OLEH DI SYAHKAN OLEH
AKUPRESUR
Post Partum atau ibu setelah melahirkan adalah ibu setelah melahirkan sebelum
PENGERTIAN berumur 42 hari, di mana kondisi rahim masih dalam keadaan melar atau belum
TUJUAN sempurna
1. klien tahu dan merasakan dg Akupresur bisa mengembalikan kondisi rahim
2. Melancarkan aliran darah keluar
3. Rahim pulih seperti semula

KEBIJAKAN 1. Kepmenkes RI 1076 tahun 2003, ttg Penyelenggaraan pengobatan Tradisional


2. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 48 ayat 1 terdiri dari 17 Upaya
Kesehatan, Upaya Kestradkom no 2
3. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 59 ayat 2 Yankestradkom di bagi 2
Ketrampilan dan ramuan
4. Permenkes 1109 ttg Pengobatan Alternatif Komplementer di Fasyankes
5. Permenkes no 2358 tahun 2011 tentang Organisasi dan tata Pelaksana
Teknis di bidang Kesehatan tradisional masyarakat
6. Permenkes 1186 tahun 1996 tentang Pemanfaatan Akupunktur di Fasyankes

PERSIAPAN 1. Klien
2. Tempat
a. Bed atau tempat duduk klien
b. Tempat cuci tangan
c. Lap handuk

3. Lingkungan
Mohon disesuaikan dengan situasi dan kondisi

4. Alat
a. Minyak pelicin, penghangat sesuai kebutuhan
b. Alat bantu tekan
c. Miniken
d. Buku register
e. Bolpoint

PROSEDUR 1. Menyampaikan 3 S (senyum, salam, sapa)


2. Menyiapkan klien pada posisi yang sesuai (duduk, tidur)
3. Melaksanakan anamnesa dan menegakkan diagnosa
4. Menyusun rencana therapi :
a. Urut di meridien SP
b. Tekan pada titik meridien SP 4 dan LI 4 mengembalikan kondisi rahim
SP 10 menguatkan darah
5. Menyampaikan akan melaksanakan suatu tindakan
6. Cuci tangan
7. Melaksanakan tindakan sesuai rencana dengan prinsip :
a. Pemanasan
b. Pemijatan
c. Relaksasi
8. Sambil melaksanakan tindakan mengevaluasi keadaan klien
9. Memberikan HE :
a. Penyebab penyakit klien
b. Hal - hal yang perlu dihindari
c. Kapan harus kontrol kembali
10. Membersihkan dan merapaikan alat-alat yang telah di pakai
11. Mencuci tangan
12. Mencatat klien ke dalam buku register kunjungan rawat jalan

UNIT TERKAIT 1. Poliklinik pengobatan


2. Loket karcis
3. Kasir
4. Logistik
5. Poliklinik KIA / KB
PEMERINTAH KABUPATEN KLUNGKUNG
DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS ………………………..

UPT PUSKESMAS SOP KLIEN NYERI OTOT / MYALGIA PADA PELAYANAN TRADALKOM
……………………….. DOKUMEN NO 013 REVISI HALAMAM, 2 hal
SOP PELAYANAN TGL TERBIT DI PERIKSA OLEH DI SYAHKAN OLEH
AKUPRESUR
PENGERTIAN Myalgia adalah suatu kondisi di mana badan di rasakan lemah, ngilu, badan terasa
berat dan sering kram
TUJUAN 1. klien tahu dan merasakan Akupresur bisa meringankan Myalgia / nyeri otot
2. Melancarkan aliran Chi pada meridien yang dilalui spt tangan dan kaki
3. Nyeri oto berkurang sampai hilang

KEBIJAKAN 1. Kepmenkes RI 1076 tahun 2003, ttg Penyelenggaraan pengobatan Tradisional


2. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 48 ayat 1 terdiri dari 17 Upaya
Kesehatan, Upaya Kestradkom no 2
3. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 59 ayat 2 Yankestradkom di bagi 2
Ketrampilan dan ramuan
4. Permenkes 1109 ttg Pengobatan Alternatif Komplementer di Fasyankes
5. Permenkes no 2358 tahun 2011 tentang Organisasi dan tata Pelaksana
Teknis di bidang Kesehatan tradisional masyarakat
6. Permenkes 1186 tahun 1996 tentang Pemanfaatan Akupunktur di Fasyankes

PERSIAPAN 1. Klien
2. Tempat
a. Bed atau tempat duduk klien
b. Tempat cuci tangan
c. Lap handuk

3. Lingkungan
Mohon disesuaikan dengan situasi dan kondisi

4. Alat
a. Minyak pelicin, penghangat sesuai kebutuhan
b. Alat bantu tekan
c. Miniken
d. Buku register
e. Bolpoint

PROSEDUR 1. Menyampaikan 3 S (senyum, salam, sapa)


2. Menyiapkan klien pada posisi yang sesuai (duduk, tidur)
3. Melaksanakan anamnesa dan menegakkan diagnosa
4. Menyusun rencana therapi :
a. Urut di meridien yang dilalui misalnya tangan
b. Tekan pada titik meridien LI 4, 10, 15 nyeri otot tangan
ST 36, GB 34, 39, SP 6 nyeri otot pada kaki
GB 20 , 21 nyeri pada bahu dan leher
BL 20, 23, 25, dan 40 nyeri pada pinggang
SI 11, 9, 3, BL 13, nyeri otot belikat
5. Menyampaikan akan melaksanakan suatu tindakan
6. Cuci tangan
7. Melaksanakan tindakan sesuai rencana dengan prinsip :
a. Pemanasan
b. Pemijatan
c. Relaksasi
8. Sambil melaksanakan tindakan mengevaluasi keadaan klien
9. Memberikan HE :
a. Penyebab penyakit klien
b. Hal - hal yang perlu dihindari
c. Kapan harus kontrol kembali
10. Membersihkan dan merapaikan alat-alat yang telah di pakai
11. Mencuci tangan
12. Mencatat klien ke dalam buku register kunjungan rawat jalan

UNIT TERKAIT 1. Poliklinik pengobatan


2. Loket karcis
3. Kasir
4. Logistik
PEMERINTAH KABUPATEN KLUNGKUNG
DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS ………………………..

UPT PUSKESMAS SOP KLIEN NYERI GIGI PADA PELAYANAN TRADALKOM


……………………….. DOKUMEN NO 014 REVISI HALAMAM, 2 hal
SOP PELAYANAN TGL TERBIT DI PERIKSA OLEH DI SYAHKAN OLEH
AKUPRESUR
Nyeri Gigi adalah bengkak,nyeri berdenyut pada daerah gigi akhibat angin dingin dan
PENGERTIAN bengkak pada gusi yang menyebabkan tersumbatnya aliran meridien
TUJUAN 1. klien tahu dan merasakan teknik Akupresur bisa meringankan nyeri gigi
2. Melancarkan aliran Chi pada meridien ST
3. Nyeri gigi berkurang samapai hilang

KEBIJAKAN 1. Kepmenkes RI 1076 tahun 2003, ttg Penyelenggaraan pengobatan Tradisional


2. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 48 ayat 1 terdiri dari 17 Upaya
Kesehatan, Upaya Kestradkom no 2
3. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 59 ayat 2 Yankestradkom di bagi 2
Ketrampilan dan ramuan
4. Permenkes 1109 ttg Pengobatan Alternatif Komplementer di Fasyankes
5. Permenkes no 2358 tahun 2011 tentang Organisasi dan tata Pelaksana
Teknis di bidang Kesehatan tradisional masyarakat
6. Permenkes 1186 tahun 1996 tentang Pemanfaatan Akupunktur di Fasyankes

PERSIAPAN 1. Klien
2. Tempat
a. Bed atau tempat duduk klien
b. Tempat cuci tangan
c. Lap handuk

3. Lingkungan
Mohon disesuaikan dengan situasi dan kondisi

4. Alat
a. Minyak pelicin, penghangat sesuai kebutuhan
b. Alat bantu tekan
c. Miniken
d. Buku register
e. Bolpoint
PROSEDUR 1. Menyampaikan 3 S (senyum, salam, sapa)
2. Menyiapkan klien pada posisi yang sesuai (duduk, tidur)
3. Melaksanakan anamnesa dan menegakkan diagnosa
4. Menyusun rencana therapi :
a. Urut di meridien KI
b. Tekan pada titik meridien KI 3 di kuatkan
ST 3, 4, 6 di lemahkan untuk membuyarkan sumbatan di daerah mulut
LI 4 meredakan nyeri
ST 44, LI 11 menurunkan panas lambung
5. Menyampaikan akan melaksanakan suatu tindakan
6. Cuci tangan
7. Melaksanakan tindakan sesuai rencana dengan prinsip :
a. Pemanasan
b. Pemijatan
c. Relaksasi
8. Sambil melaksanakan tindakan mengevaluasi keadaan klien
9. Memberikan HE :
a. Penyebab penyakit klien
b. Hal - hal yang perlu dihindari
c. Kapan harus kontrol kembali
10. Membersihkan dan merapaikan alat-alat yang telah di pakai
11. Mencuci tangan
12. Mencatat klien ke dalam buku register kunjungan rawat jalan

UNIT TERKAIT 1. Poliklinik Gigi


2. Loket karcis
3. Kasir
4. Logistik
PEMERINTAH KABUPATEN KLUNGKUNG
DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS ………………………..

UPT PUSKESMAS SOP KLIEN MUAL ATAU NEUSEA PADA PELAYANAN TRADALKOM
……………………….. DOKUMEN NO 015 REVISI HALAMAM, 2 hal
SOP PELAYANAN TGL TERBIT DI PERIKSA OLEH DI SYAHKAN OLEH
AKUPRESUR
Mual atau Neusea adalah perasaan tidak nyaman di perut akhibat adanya ada
PENGERTIAN keinginan muntah tidak mau keluar yang di sertai dengan keluar keringat dingin, kaki
TUJUAN dang tangan
1. klien tahujuga
dan dingin
merasakan Akupresur bisa meringankan mualatau neusea
2. Melancarkan aliran Chi pada daerah lambung
3. Mual bisa berkurang sampai hilang

KEBIJAKAN 1. Kepmenkes RI 1076 tahun 2003, ttg Penyelenggaraan pengobatan Tradisional


2. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 48 ayat 1 terdiri dari 17 Upaya
Kesehatan, Upaya Kestradkom no 2
3. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 59 ayat 2 Yankestradkom di bagi 2
Ketrampilan dan ramuan
4. Permenkes 1109 ttg Pengobatan Alternatif Komplementer di Fasyankes
5. Permenkes no 2358 tahun 2011 tentang Organisasi dan tata Pelaksana
Teknis di bidang Kesehatan tradisional masyarakat
6. Permenkes 1186 tahun 1996 tentang Pemanfaatan Akupunktur di Fasyankes

PERSIAPAN 1. Klien
2. Tempat
a. Bed atau tempat duduk klien
b. Tempat cuci tangan
c. Lap handuk

3. Lingkungan
Mohon disesuaikan dengan situasi dan kondisi

4. Alat
a. Minyak pelicin, penghangat sesuai kebutuhan
b. Alat bantu tekan
c. Miniken
d. Buku register
e. Bolpoint

PROSEDUR 1. Menyampaikan 3 S (senyum, salam, sapa)


2. Menyiapkan klien pada posisi yang sesuai (duduk, tidur)
3. Melaksanakan anamnesa dan menegakkan diagnosa
4. Menyusun rencana therapi :
Kuatkan !
Tekan pada titik meridien ST 36 memperbaiki fungsi lambung
Tekan pada titik meridien CV 12 melancarkan energi di daerah lambung
Lemahkan !
Tekan PC 6 untuk menenangkan daerah dada dan lambung
5. Menyampaikan akan melaksanakan suatu tindakan
6. Cuci tangan
7. Melaksanakan tindakan sesuai rencana dengan prinsip :
a. Pemanasan
b. Pemijatan
c. Relaksasi
8. Sambil melaksanakan tindakan mengevaluasi keadaan klien
9. Memberikan HE :
a. Penyebab penyakit klien
b. Hal - hal yang perlu dihindari
c. Kapan harus kontrol kembali
10. Membersihkan dan merapaikan alat-alat yang telah di pakai
11. Mencuci tangan
12. Mencatat klien ke dalam buku register kunjungan rawat jalan

UNIT TERKAIT 1. Poliklinik pengobatan


2. Loket karcis
3. Kasir
4. Logistik
PEMERINTAH KABUPATEN KLUNGKUNG
DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS ………………………..

UPT PUSKESMAS SOP KLIEN SEMBELIT / SUSAH BUANG AIR BESAR PADA PELAYANAN TRADALKOM
……………………….. DOKUMEN NO 016 REVISI HALAMAM, 2 hal
SOP PELAYANAN TGL TERBIT DI PERIKSA OLEH DI SYAHKAN OLEH
AKUPRESUR
Sembelit atau susah BAB adalah suatu keadaan di mana kotoran susah keluar, bersifat
PENGERTIAN kental karena di akhibatkan oleh kurang makan makanan berserat, stres, kurang
TUJUAN minum
1. klien tahu dan merasakan terapi Akupresur bisa meringankan sembelit
2. Melancarkan aliran Chi pada meridien ST
3. Sembelit bisa diatasi

KEBIJAKAN 1. Kepmenkes RI 1076 tahun 2003, ttg Penyelenggaraan pengobatan Tradisional


2. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 48 ayat 1 terdiri dari 17 Upaya
Kesehatan, Upaya Kestradkom no 2
3. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 59 ayat 2 Yankestradkom di bagi 2
Ketrampilan dan ramuan
4. Permenkes 1109 ttg Pengobatan Alternatif Komplementer di Fasyankes
5. Permenkes no 2358 tahun 2011 tentang Organisasi dan tata Pelaksana
Teknis di bidang Kesehatan tradisional masyarakat
6. Permenkes 1186 tahun 1996 tentang Pemanfaatan Akupunktur di Fasyankes

PERSIAPAN 1. Klien
2. Tempat
a. Bed atau tempat duduk klien
b. Tempat cuci tangan
c. Lap handuk

3. Lingkungan
Mohon disesuaikan dengan situasi dan kondisi
4. Alat
a. Minyak pelicin, penghangat sesuai kebutuhan
b. Alat bantu tekan
c. Miniken
d. Buku register
e. Bolpoint

PROSEDUR 1. Menyampaikan 3 S (senyum, salam, sapa)


2. Menyiapkan klien pada posisi yang sesuai (duduk, tidur)
3. Melaksanakan anamnesa dan menegakkan diagnosa
4. Menyusun rencana therapi :
a. Urut di meridien ST di kaki dan TE di tangan
b. Tekan dan kuatkan pada titik meridien SP 6 memperbaiki pencernaan
Tekan dan lemahkan pada titik meridien ST 25, 37 membuyarkan
sumbatan energi di usus
Tekan dan lemahkan pada titik meridien LI 4, TE 6 mendorong BAB keluar
5. Menyampaikan akan melaksanakan suatu tindakan
6. Cuci tangan
7. Melaksanakan tindakan sesuai rencana dengan prinsip :
a. Pemanasan
b. Pemijatan
c. Relaksasi
8. Sambil melaksanakan tindakan mengevaluasi keadaan klien
9. Memberikan HE :
a. Penyebab penyakit klien
b. Hal - hal yang perlu dihindari
c. Kapan harus kontrol kembali
10. Membersihkan dan merapaikan alat-alat yang telah di pakai
11. Mencuci tangan
12. Mencatat klien ke dalam buku register kunjungan rawat jalan

UNIT TERKAIT 1. Poliklinik pengobatan


2. Loket karcis
3. Kasir
4. Logistik
PEMERINTAH KABUPATEN KLUNGKUNG
DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS ………………………..

UPT PUSKESMAS SOP KLIEN SUASAH TIDUR TIDUR ATAU INSOMNIA PADA PELAYANAN TRADALKOM
……………………….. DOKUMEN NO 017 REVISI HALAMAM, 2 hal
SOP PELAYANAN TGL TERBIT DI PERIKSA OLEH DI SYAHKAN OLEH
AKUPRESUR
Insomnia atau susah tidur adalah suatu keadaan di mana seseorang tidak bisa
PENGERTIAN memejamkan mata yang di akhibatkan karena cuaca panas, terkejut, stress yang dapat
TUJUAN menyebabkan
1. klien tahu dangangguan energi
merasakan padaAkupresur
terapi jantung bisa meringankan insomnia
2. Melancarkan aliran Chi pada meridien HT dan PC
3. Klien bisa tidur

KEBIJAKAN 1. Kepmenkes RI 1076 tahun 2003, ttg Penyelenggaraan pengobatan Tradisional


2. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 48 ayat 1 terdiri dari 17 Upaya
Kesehatan, Upaya Kestradkom no 2
3. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 59 ayat 2 Yankestradkom di bagi 2
Ketrampilan dan ramuan
4. Permenkes 1109 ttg Pengobatan Alternatif Komplementer di Fasyankes
5. Permenkes no 2358 tahun 2011 tentang Organisasi dan tata Pelaksana
Teknis di bidang Kesehatan tradisional masyarakat
6. Permenkes 1186 tahun 1996 tentang Pemanfaatan Akupunktur di Fasyankes

PERSIAPAN 1. Klien
2. Tempat
a. Bed atau tempat duduk klien
b. Tempat cuci tangan
c. Lap handuk

3. Lingkungan
Mohon disesuaikan dengan situasi dan kondisi

4. Alat
a. Minyak pelicin, penghangat sesuai kebutuhan
b. Alat bantu tekan
c. Miniken
d. Buku register
e. Bolpoint

PROSEDUR 1. Menyampaikan 3 S (senyum, salam, sapa)


2. Menyiapkan klien pada posisi yang sesuai (duduk, tidur)
3. Melaksanakan anamnesa dan menegakkan diagnosa
4. Menyusun rencana therapi :
Tekan pada titik meridien PC 6, HT 7 menenangkan jantung
Tekan pada titik meridien LR 3 menenangkan emosi
Tekan pada titik meridienEX-HN 3 menenangkan pikiran
5. Menyampaikan akan melaksanakan suatu tindakan
6. Cuci tangan
7. Melaksanakan tindakan sesuai rencana dengan prinsip :
a. Pemanasan
b. Pemijatan
c. Relaksasi
8. Sambil melaksanakan tindakan mengevaluasi keadaan klien
9. Memberikan HE :
a. Penyebab penyakit klien
b. Hal - hal yang perlu dihindari
c. Kapan harus kontrol kembali
10. Membersihkan dan merapaikan alat-alat yang telah di pakai
11. Mencuci tangan
12. Mencatat klien ke dalam buku register kunjungan rawat jalan

UNIT TERKAIT 1. Poliklinik pengobatan


2. Loket karcis
3. Kasir
4. Logistik
PEMERINTAH KABUPATEN KLUNGKUNG
DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS ………………………..

UPT PUSKESMAS SOP KLIEN PEMULIHAN STAMINA SEHABIS SAKIT PADA PELAYANAN TRADALKOM
……………………….. DOKUMEN NO 018 REVISI HALAMAM, 2 hal
SOP PELAYANAN TGL TERBIT DI PERIKSA OLEH DI SYAHKAN OLEH
AKUPRESUR
PENGERTIAN Stamina adalah daya tahan tubuh yang di miliki oleh seseorang baik dalam keadaan
sehat, sakit ataupun setelah sakit
TUJUAN 1. klien tahu dan merasakan terapi Akupresur dapat memulihkan Stamina
2. Melancarkan aliran Chi ke meridien
3. Stamina klien pulih kembali

KEBIJAKAN 1. Kepmenkes RI 1076 tahun 2003, ttg Penyelenggaraan pengobatan Tradisional


2. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 48 ayat 1 terdiri dari 17 Upaya
Kesehatan, Upaya Kestradkom no 2
3. UU Kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 59 ayat 2 Yankestradkom di bagi 2
Ketrampilan dan ramuan
4. Permenkes 1109 ttg Pengobatan Alternatif Komplementer di Fasyankes
5. Permenkes no 2358 tahun 2011 tentang Organisasi dan tata Pelaksana
Teknis di bidang Kesehatan tradisional masyarakat
6. Permenkes 1186 tahun 1996 tentang Pemanfaatan Akupunktur di Fasyankes
PERSIAPAN 1. Klien
2. Tempat
a. Bed atau tempat duduk klien
b. Tempat cuci tangan
c. Lap handuk

3. Lingkungan
Mohon disesuaikan dengan situasi dan kondisi

4. Alat
a. Minyak pelicin, penghangat sesuai kebutuhan
b. Alat bantu tekan
c. Miniken
d. Buku register
e. Bolpoint

PROSEDUR 1. Menyampaikan 3 S (senyum, salam, sapa)


2. Menyiapkan klien pada posisi yang sesuai (duduk, tidur)
3. Melaksanakan anamnesa dan menegakkan diagnosa
4. Menyusun rencana therapi :
Tekan dan kuat pada titik meridien
LI 4 untuk memperbaiki pencernaan
PC 6 untuk menenangkan jantung
TE 5 untuk menjaga daya tahan tubuh
LI 10 untuk mengembalikan kekuatan tangan
ST 36 untuk meningkatkan stamina
LR 3 untuk meredakan emosi
GB 34, 39 untuk mengembalikan kekuatan kaki
SP 6 untuk mengembalikan kekuatan otot, urat dan tulang
EX HN 3, GB 20, 21, GV 20 untuk menjernihkan pikiran
5. Menyampaikan akan melaksanakan suatu tindakan
6. Cuci tangan
7. Melaksanakan tindakan sesuai rencana dengan prinsip :
a. Pemanasan
b. Pemijatan
c. Relaksasi
8. Sambil melaksanakan tindakan mengevaluasi keadaan klien
9. Memberikan HE :
a. Penyebab penyakit klien
b. Hal - hal yang perlu dihindari
c. Kapan harus kontrol kembali
10. Membersihkan dan merapaikan alat-alat yang telah di pakai
11. Mencuci tangan
12. Mencatat klien ke dalam buku register kunjungan rawat jalan
UNIT TERKAIT 1. Poliklinik pengobatan
2. Loket karcis
3. Kasir
4. Logistik
KARTU RAWAT JALAN AKUPRESUR

Provinsi Bali Nama Pasien :


Kabupaten : Umur :
Puskesmas : Jenis kelamin :
No Indek : Alamat :

Nama klien yang tersebut diatas mohon dirawat dengan therapi akupresure (……………..)

DIRUJUK
DIAGNOSA
TANGGAL KELUHAN DIAGNOSA AKUPRESUR TINDAKAN
MEDIS
YA

Kel Utama / gejala:

Penyebab Penyakit:
1. PPD

2. PPL

3. PP Gol III

Kel Utama / gejala:

Penyebab Penyakit:
1. PPD

2. PPL

3. PP Gol III

Kel Utama / gejala:

Penyebab Penyakit:
1. PPD

2. PPL

3. PP Gol III
Kel Utama / gejala:

Penyebab Penyakit:
1. PPD

2. PPL

3. PP Gol III

Kel Utama / gejala:

Penyebab Penyakit:
1. PPD

2. PPL

3. PP Gol III

Kel Utama / gejala:

Penyebab Penyakit:
1. PPD

2. PPL

3. PP Gol III

Kel Utama / gejala:

Penyebab Penyakit:
1. PPD

2. PPL

3. PP Gol III
Kel Utama / gejala:

Penyebab Penyakit:
1. PPD

2. PPL

3. PP Gol III

Kel Utama / gejala:

Penyebab Penyakit:
1. PPD

2. PPL

3. PP Gol III

Kel Utama / gejala:

Penyebab Penyakit:
1. PPD

2. PPL

3. PP Gol III

Kel Utama / gejala:

Penyebab Penyakit:
1. PPD

2. PPL

3. PP Gol III
DIRUJUK
KET / HE
TIDAK
REGISTER RAWAT JALAN PENDERITA AKUPRESUR

Provinsi Bali Puskesmas :


Kabupaten : Bulan :

UMUR JENIS KUNJUNGAN DIAGNOSA DIAGNOSA DIRUJUK


NO TANGGAL NAMA PASIEN ALAMAT KELUHAN TINDAKAN
L P UM BPJS JKBM MEDIS AKUPRESUR YA
DIRUJUK
KET
TIDAK
PROFIL PENGOBAT TRADISIONAL
Puskesmas :
Kecamatan :
Kab/kota :
Provinsi :
Tahun :

No Nama Nama Battra Alamat Umur


Desa/Kel

1 2 3 4 5
Nyanglan
Timuhun
Aan
Getakan
Tihingan
Takmung

Jumlah

Keterangan:
Kolom 2. Nama Desa
Kolom 3. Nama Pengobat Tradisional
Kolom 4. Alamat Jelas
Kolom 5. Umur Battra
Kolom 6. Pendidikan terakhir beserta jurusannya
Kolom 7. Jenis Sertifikat Pengobat Tradisional yang ada
Kolom 8-9. Jenis Kelamin
Kolom 10-11. nomor SIPT dan STPT
Kolom 12-13. Isikan Metode dengan penjelasan
PROFIL PENGOBAT TRADISIONAL
Puskesmas UPT Pusksmas Banjarangkan II
Kecamatan Banjarangkan
Kab/kota Klungkung
Provinsi Bali
Tahun 2014

No Nama Nama Battra Alamat Umur


Desa/Kel

1 2 3 4 5
1 Timuhun I Nyoman Yasa Timuhun Kaler 46
2 Timuhun Dw Ayu Byang Mangku Timuhun Tengah 56
3 Aan Ni Ny Ratni Sengkiding 45
4 Aan Made Mustra Sengkiding 47
5 Aan Ketut Santiyasa Sengkiding 45
6 Aan Ny Widia Swelagiri 51
7 Aan Dw Gd Ngurah Pasek 58
8 Aan I B Made Suastika Pasek 49
9 Aan Wayan Sukadana Pasek 39
10 Aan Nyoman Sumiati Peken 47
11 Aan A.A. Gd Wetan Peken 58
12 Aan Desak Pt Seriningsih Peken 48
13 Aan Wayan Mengkeg Peken 71
14 Getakan Dewa Sirat Gunung Rata 52
15 Tihingan Wayan Sudira Penasan 51
16 Tihingan Wayan Selah Mungguna 45
17 Tihingan Made Tantra Tihingan 43
18 Tihingan Wayan Rinta Pau 47
19 Tihingan Ketut Ribek (JM ) Pau 91
20 Takmung Ida Bagus Arka Takmung Kawan 69
21 Takmung I Gede Sudana Takmung Kawan 46
22 Takmung Gst Ngrh Windia Takmung Kangin 53
23 Takmung I Wayan Sadia Takmung Kangin 49
24 Takmung Gst N Agung Swastika Banda 56
25 Takmung I Wayan Pintu Losan 54
26 Takmung Gst Made Candra Sidayu Tojan 61
27 Takmung I Wayan Widia Sidayu Tojan 53
28 Takmung Gst Putu Pager Lepang Kawan 73
Jumlah

Keterangan:
Kolom 2. Nama Desa
Kolom 3. Nama Pengobat Tradisional
Kolom 4. Alamat Jelas
Kolom 5. Umur Battra
Kolom 6. Pendidikan terakhir beserta jurusannya
Kolom 7. Jenis Sertifikat Pengobat Tradisional yang ada
Kolom 8-9. Jenis Kelamin
Kolom 10-11. nomor SIPT dan STPT
Kolom 12-13. Isikan Metode dengan penjelasan
IL PENGOBAT TRADISIONAL

Form 1

Pendidikan Jenis Jenis Kelamin Status Metode


Terakhir Sertifikat
Battra Laki Prp No STPT No SIPT Ketrampilan Ramuan
6 7 8 9 10 11 12 13

....................... ,................
Petugas pengisi

(......................................)
IL PENGOBAT TRADISIONAL

Form 1

Pendidikan Jenis Jenis Kelamin Status Metode


Terakhir Sertifikat
Battra Laki Prp No STPT No SIPT Ketrampilan Ramuan
6 7 8 9 10 11 12 13
SD Laki 1
Tidak Tamat SD Prp 1
SD Prp 1
Tidak Tamat SD Laki 1
SMA 1
Tidak Tamat SD Laki 1
SMA Laki 1
S1 Keguruan Laki 1
SD Laki 1
SD Prp 1
SD Laki 1
SD Prp 1
SPK Akupunkture Laki 1
SD Laki 1
SD Laki 1
SD Laki 1
SMP Laki 1
SD Laki 1
Tidak Tamat SD Laki 1
PGSLP Laki 1
SMA Laki 1
SD Laki 1
SPK Laki 1
S1 Ked Laki 1
SD Laki 1
SD Laki 1
SMP Laki 1
SMP Laki 1
....................... ,................
Petugas pengisi

(......................................)
DATA PENGOBAT TRADISIONAL MENURUT JENIS METO
Puskesmas : Banjarangkan II
Kecamatan : Banjarangkan
Kab/kota : Klungkung
Provinsi : Bali
Tahun : 2015

Battra Menurut J
KETRAMPILAN

Penata Kecantikan Kulit/Rambut


Apiterapis/sengatan lebah
No

Battra Patah Tulang

Battra pijat refeksi


Battra Dukun Bayi
Battra Pijat Urut
Nama Desa

Battra Bekam
Akupunkturis

Chiropraktor
Battra Sunat

Akupresuris

Osteopath

Pijat Tuina
Shiatsu
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
1 Nyanglan
2 Tmuhun
3 Aan
4 Getakan
5 Tihingan
6 Takmung

Total
Battra Dibina

Mengetahui,
Kepala UPT Puskesmas ........................

( ....................................................)
NIP : ...............................................

DATA PENGOBAT TRADISIONAL MENURUT JENIS METO


Puskesmas :
Kecamatan :
Kab/kota :
Provinsi :
Tahun :

Battra Menurut
KETRAMPILAN
Penata Kecantikan Kulit/Rambut
Apiterapis/sengatan lebah
No

Battra Patah Tulang

Battra pijat refeksi


Battra Dukun Bayi
Battra Pijat Urut

Battra Bekam
Akupunkturis
Chiropraktor
Battra Sunat
Nama Batra

Akupresuris

Osteopath

Pijat Tuina
Alamat

Shiatsu
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
1 I Nyoman Yasa Timuhun Kaler
2 Dw Ayu Byang Mangku Timuhun Tengah
3 Ni Ny Ratni Sengkiding
4 Made Mustra Sengkiding
5 Ketut Santiyasa Sengkiding
6 Ny Widia Swelagiri 1
7 Dw Gd Ngurah Pasek 1
8 I B Made Suastika Pasek
9 Wayan Sukadana Pasek
10 Nyoman Sumiati Peken
11 A.A. Gd Wetan Peken
12 Desak Pt Seriningsih Peken
13 Wayan Mengkeg Peken 1
14 Dewa Sirat Gunung Rata
15 Wayan Sudira Penasan 1
16 Wayan Selah Mungguna
17 Made Tantra Tihingan
18 Wayan Rinta Pau 1
19 Ketut Ribek (JM ) Pau
20 Ida Bagus Arka Takmung Kawan 1
21 I Gede Sudana Takmung Kawan
22 Gst Ngrh Windia Takmung Kangin
23 I Wayan Sadia Takmung Kangin
24 Gst N Agung Swastika Banda
25 I Wayan Pintu Losan
26 Gst Made Candra Sidayu Tojan
27 I Wayan Widia Sidayu Tojan 1
Total 5 0 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0
Battra Dibina

Mengetahui,
Kepala UPT Puskesmas ........................

( ....................................................)
NIP : ...............................................
AL MENURUT JENIS METODENYA
Form 1.a

Battra Menurut Jenisnya


TRAMPILAN RAMUAN

Battra Ramuan Indonesia (Jamu)


Penghusada Tenaga Dalam(Prana)

Battra Paranormal/Pewaskita

Keterangan
TOTAL
Battra lainnya yang sejenis

Battra lainnya yang sejenis


Battra Touch For Health
Battra Ajaran Agama
Battra Kebatinan

Aromatherapist
Battra Meditasi
Battra Qigong

Hipnoterapis

SPA Therapis
Battra Gurah

Homeopath
Battra Reiki

Ayur Veda
Shinshe
Yogi

17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37

....................,............................
Pemegang program Batra

................................................
NIP : ......................................

AL MENURUT JENIS METODENYA

Form 1.a

Battra Menurut Jenisnya


TRAMPILAN RAMUAN
n
17
Penghusada Tenaga Dalam(Prana)
Battra Paranormal/Pewaskita
Battra Reiki
Battra Qigong

1
1
Battra Kebatinan

1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
Battra Ajaran Agama

1
Yogi
Hipnoterapis
Battra Meditasi
Battra Touch For Health
Battra lainnya yang sejenis
Battra Ramuan Indonesia (Jamu)
Battra Gurah
Shinshe
18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31

Homeopath
Aromatherapist
SPA Therapis
Ayur Veda
32 33 34 35

Battra lainnya yang sejenis


36

TOTAL
37

Keterangan
0 0 0 0 2 19 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

....................,............................
Pemegang program Batra

................................................
NIP : ......................................