Anda di halaman 1dari 9

Techno.COM, Vol. 12, No.

2, Mei 2013: 127-135

SISTEM INFORMASI PENGUMPUL TOL BERBASIS WEB PADA


PT. JASA MARGA TBK CABANG SEMARANG
Mohammad Rofi’udin1, Heru Lestiawan2
1
Program Studi Teknik Informatika, 2Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer
Universitas Dian Nuswantoro Semarang
Jl. Nakula I No 5-11 Semarang 50131
Telp : (024) 3517361, Fax : (024) 3520165
Email : m_120vd@yahoo.com1, heru.lestiawan@dsn.dinus.ac.id2

Abstrak
Penyediaan jasa layanan tol merupakan kegiatan utama yang dilakukan di PT. Jasa Marga Tbk
Cabang Semarang. Pada sistem yang berjalan di bagian pengumpul tol, proses kegiatan
pelaporan pendapatan pengumpul tol belum dapat memanfaatkan teknologi komputer dengan
baik. Dalam kegiatan pelaporan, laporan yang dihasilkan masih kurang realtime dan sulit
dipahami oleh pihak manajemen. Permasalahan ini mengakibatkan tidak efektif dan tidak
optimalnya kinerja perusahaan itu terhadap penyediaan informasi dan laporan yang
dibutuhkan. Maka perlu dibangun sistem informasi pengumpul tol supaya dapat mengurangi
resiko kesalahan dan lambatnya penyampaian informasi laporan pendapatan harian
pengumpul tol. Adapun desain penelitian untuk memecahkan masalah di atas adalah penelitian
deskriptif dengan pendekatan kasus, metode pengumpulan data dengan data primer dan data
sekunder, metode pendekatan menggunakan terstruktur, metode pengembangan sistem yang
digunakan yaitu SDLC (System Development Life Cycles). Alat Bantu analisis sistem yang
digunakan yaitu Flow of Document, Context Diagram, Data Flow Diagram (DFD), Entity
Relationship Diagram (ERD) dan Teknik Normalisasi. Sistem informasi ini berbasis web
dengan bahasa pemrograman PHP dan MySQL sebagai databasenya. Dengan sistem informasi
pengumpul tol yang berbasis web, informasi data pendapatan pengumpul tol dapat tersedia
dengan cepat dan akurat serta dapat diakses dimana pun melalui internet. Dan dengan SDM
yang memadai, sistem akan mampu berjalan lebih baik.

Kata Kunci: Sistem, Informasi, Pengumpul Tol, Pendapatan Tol, Website, Online

Abstract
Providing toll service is a main activity which conducted in PT. Jasa Marga Tbk Semarang
Branch. Recording the activities of collecting toll revenue has not been able to utilize computer
technology. At reporting process, the result of report does not real time and there are
understanding difficulty for the management. These problems result in ineffective and not
optimal performance of all parts of the company to provide information and reports required.
So it is need to build the information system of toll collection in order to reduce the risk of error
and the slow of submit daily revenue information reports of toll collection. Research design to
solve the problem was using descriptive research using case approach, data collecting method
was using primary and secondary data, approach method was using structured, system
development method was using SDLC (System Development Life Cycle). Tools that used to
system analysis is Flow of Document, Context Diagram, Data Flow Diagrams (DFD), Entity
Relationship Diagram (ERD) and normalization techniques. Web-based information system was
using PHP programming language and MySQL as the database. With information systems of
toll collection based on web, toll collection revenue data information can be available quickly
and accurately and can be accessed anywhere via the internet. And with adequate human
resources, the system was able to work well.

Keyword : System, Information, Toll Collection, Toll Revenue, Website, Online

127
Techno.COM, Vol. 12, No. 2, Mei 2013: 127-135 128

1. PENDAHULUAN manajemen baik rutin maupun strategis.


Selain itu, sistem informasi tersebut
Ketersediaan data dan informasi yang haruslah mampu di akses dari mana pun
cepat dan tepat menjadi salah satu sehingga pihak internal dan eksternal
faktor pendukung keberhasilan suatu perusahaan yang berkepentingan dapat
perusahaan. Informasi merupakan memperoleh informasi yang sesuai
sarana untuk mengikuti perkembangan kebutuhan dengan cepat dan akurat di
yang sedang belangsung ataupun mana saja.
sebagai tolak ukur melihat kebutuhan Permasalahan ini mendorong suatu
dari perkembangan informasi yang akan usaha merancang suatu sistem informasi
datang. Informasi merupakan data yang pengumpul tol yang mampu diakses
telah tersaring, terorganisir, terealisasi, dari lokasi di mana pun. Hal ini pula
dan saling berhubungan sehingga yang menjadi latar belakang penulis
berguna untuk memcapai tujuan melakukan penelitian yang penulis
perusahaan. Untuk memenuhi sajikan dalam artikel ini yang berjudul
kebutuhan akan informasi tersebut, “Sistem Informasi Pengumpul Tol
sistem informasi menjadi solusi dalam Berbasis Web Pada PT. Jasa Marga Tbk
mengolah data supaya dapat Cabang Semarang”.
menghasilkan informasi yang
diharapkan.PT. Jasa Marga Tbk Cabang
Semarang yang dikelola oleh PT. Trans 2. PEMBAHASAN
Marga Jateng merupakan anak
perusahaan PT. Jasa Marga Tbk yang 2.1 Jalan Tol dan Pintu Tol
bergerak dalam membangun dan Jalan adalah prasarana hubungan darat
menyediakan jasa pelayanan jalan tol di yang diperuntukkan bagi lalu lintas
Jawa Tengah [1]. Dan dalam kendaraan, orang dan hewan. Jalan
menjalankan aktifitas perusahaan, PT. dikelompokkan berdasarkan jalan umun
Jasa Marga Tbk Cabang Semarang dn jalan khusus. Jalan umum adalah
sudah memanfaatkan teknologi jalan yang peruntukkan untuk jalan lalu
komputer. Namun dari temuan yang lintas untuk umum. Jalan khusus adalah
ada, teknologi komputer belum jalan yang termasuk selain jalan umum
digunakan lebih optimal. Dalam proses [1].
menginformasikan laporan hasil
pengumpul tol ke kantor cabang, Jalan tol adalah jalan umum yang
laporan kurang realtime dan masih sulit kepada pemakainya dikenakan
untuk dipahami oleh pihak manajemen kewajiban membayar tol dan
sehingga masih perlu untuk diolah merupakan jalan alternatif lintas jalan
kembali.Data-data yang berhubungan umum yang telah ada. Jalan tol
dengan pendapatan tiap pintu tol yang diselenggarakan dengan maksud untuk
terhimpun itu tentu saja sangat mempercepat pewujudan jaringan jalan
diperlukan. Untuk memenuhi kebutuhan dengan sebagian atau seluruh
dalam pencarian informasi dan laporan pendanaan berasal dari pengguna jalan
bagi manajer dan pihak eksternal untuk meringankan beban pemerintah.
perusahaan dibutuhkan suatu sistem
informasi. Sistem informasi tersebut Jalan tol diselenggarakan dengan tujuan
harus dapat diandalkan untuk mengolah meningkatkan efisiensi pelayanan jasa
data menjadi informasi yang bermanfaat distribusi guna menunjukkan
dalam mengambil keputusan pertumbuhan ekonomi dengan
Techno.COM, Vol. 12, No. 2, Mei 2013: 127-135 129

perkembangan wilayah dengan menyerahkan karcis masuk atau


memperhatikan rencana induk jaringan membayar tol
jalan. c. Dilarang menaikkan atau
menurunkan penumpang,
Terdapat beberapa cara utuk barang dan hewan di gerbang
mendefenisikan waktu pelayanan, hal tol [3].
itu tergantung kepada apa yang sedang
dilayani. Pelayanan berarti memberukan Pelayanan jalan tol terbagi tiga yaitu:
suatu kepuasan bagi si penerima jasa 1. Pelayanan transaksi
yang di berikan kepada pemberi jasa. Pelayanan transaksi terlihat
jelas pada pengemudi tol
Waktu pelayanan adalah waktu yang karena langsung berhadapan
diberikan dalam melayani penerima jasa dengan pengemudi. Jadi
secara efektif dan efesien, dengan waktu dengan adanya dinamika dan
cepat dan tepat penerima jasa akan perkembangan tuntutan dari
merasa puas. Pertambahan volume lalu pemakai jalan tol maka perlu
lintas yang memakai jalan tol akan diberikan image yang baik
menuntut pelayanan yang handal dari kepada masyarakat mengenai
pemakai jalan tol tersebut sebagai pelayanan saat melakukan
imbalan dari sejumlah pembayaran tol transaksi. Terutama dari pihak
yang mereka berikan. petugas tol dengan
memberikan pembatas-
Target yang menjadi sasaran pelayanan pembatas jalan didepan pintu
jasa jalan tol terkadap pemakai jasa tol dan layanan terbaik.
adalah kelancaran, keamanan dan Sehingga pemakai jalan tol
kenyamanan. Untuk dapat mencapai langsung merasakan
sasaran tersebut, ditetapkan sebagai bagaimana layanan transaksi
tolak ukur operasionalnya adalah berupa yang di berikan.
waktu pelayanan di gardu, waktu 2. Pelayanan lalu lintas
tempuh jalan tol, tingkat kelancaran, Pelayanan lalu lintas yaitu
tingkat fasilitas,tingkat keluhan pelayanan yang dilakukan
pelanggan dan standar kerataan jalan terhadap kendaraan yang
[2]. melalui jalan tol. Pelayanan ini
dapat dilihat dari kejadian-
2.2 Pelayanan Jalan Tol kejadian yang terjadi
Gerbang tol atau pintu tol adalah tempat disepanjang jalan tol. Misalnya
pelayanan transaksi tol bagi pemakai tol menurunnya angka kecelakaan
yang terdiri dari beberapa gardu dan pada jalan tol. Disediakannya
sarana perlengkapan lainnya [1] fasilitas patrol, ambulan,
pemadam, dan kendaraan
Penggunaan gerbang tol diatur sebagai penyelamat, rambu-rambu lalu
berikut: lintas sebagai penunjuk arah
a. Bangunan gerbang tol daerah batas kecepatan yang
dipergunakan untuk dapat digunakan saat pengguna
pelaksanaan transaksi tol jalan tol mengalami kesulitan.
b. Digerbang tol, pengguna wajib Juga penanggulan tanah
menghentikan kendaraannya longsor/banjir yang terjadi
untuk mengambil atau pada beberapa bagian jalan tol.
Techno.COM, Vol. 12, No. 2, Mei 2013: 127-135 130

3. Layanan terhadap  Penghematan biaya


pemeliharaan dikelompokkan operasi
dalam tiga kategori, yaitu Biaya operasi kendaraan
pemeliharaan rutin, sangat dipengaruhi oleh
pemeliharaan periodik dan waktu perjalanan.
pemeliharaan khusus. Terjadinya kemacetan-
Pemeliharaan rutin dilakukan kemacetan lalu lintas
setiap waktu-waktu tertentu mengakibatkan naiknya
terhadap seluruh asset jalan tol. biaya operasi kendaraan,
Seperti pengecatan garis-garis karena bahan bakar yang
pembatas jalan, pembatas- dipakai menjadi tidak
pembatas jalan, pengaspalan efisien. Unsure waktu juga
jalan-jalan yang rusak. menjadi bahan
pertimbangan,karena
2.3 Hal-hal yang Berhubungan setiap pemakai jalan
dengan Waktu Pelayanan di Gardu mengertikan secara
Tol tersendiri nilai waktu yang
Gardu tol adalah ruang tempat bekerja digunakan.ketidak
pengumpul tol untuk melaksanakan lancaran lalu lintas akan
tugas pelayanan kepada pemakai jalan memperpanjang waktu.
tol [1].  Pemakai jalan mempunyai
a. Pada sistem pengumpulan tol keuntungan dari segi
terbuka berfungsi untuk penghematan biaya
melayani pembayaran tol operasi perjalanan bila
kepada pemakai jalan tol. dibandingkan jalan lama
b. Pada sistem pengumpulan tol atau keuntungan dari
tertutup befungsi untuk waktu segi yag hemat.
melakukan transaksi. Keuntungan yang diraih
c. Gardu masuk adalah untuk pemakai jalan harus
melayani pembrian karcis dicapai sementara
tanda masuk kepada pemaki keuntungan
jalan tol. pemilik/pengelola jalan
d. Gardu keluar adalah untuk juga harus dipenuhi. Tarip
melayani pembayaran tol tol sebagai akibat
kepada pemakai jalan tol. pertimbangan pemakai
jalan dan pemilik berada
Banyak hal yang ada kaitannya pada keuntungan sama dan
sehubungan waktu pelayanan di gardu tidak merugikan salah satu
jalan tol saat mengadakan transaksi pihak yang berlangsung
antara lain: pada jalan tol.
1. Tarip tol 2. Nominal pembayaran.
Tarip tol yang dikenakan Nominal pembayaran
terhadap pemakai jalan tol dikategorikan terhadap pemakai
sesuai jenis kendaraan dan jarak jalan tol yang membayar
tempuh kendaraan. Tarip tol dengan uang yang pas atau
ditentukan dengan pertimbangan tidak pas, misalnya dengan
sebagai berikut: memberikan pecahan yang
Techno.COM, Vol. 12, No. 2, Mei 2013: 127-135 131

besar saat mengadakan PT. Jasa Marga Tbk. Cabang


transaksi. Semarang.
3. Kesiapan dalam pembayaran
Pengguna jalan tol kadang- 2. Observasi
kadang tidak mempersiapkan Observasi merupakan salah satu
uang atau tiket tol terlebih teknik pengumpulan data yang
dahulu sehingga mencari-cari cukup efektif untuk
pecahan atau tiket didepan loket mempelajari suatu sistem.
pada saat hendak membayar tol. Observasi merupakan
Dan ada juga yang melontarkan pengamatan secara langsung
pertanyaan, misalnya besarnya terhadap kegiatan yang sedang
tarip tol yang harus dibayar, berlangsung.
arah tujuan dan panjang yang
ditempuh. Pengamatan yang dilakukan
4. Jenis ukuran dan muatan (berat) secara langsung terhadap objek
kendaraan. penelitian yaitu pada Ka. Shift
Ukuran dan berat kendaraan Pengumpul Tol di PT. Jasa
akan menyebabkan jalannya Marga Tbk. Cabang Semarang.
kendaraan jadi lambat yang Dimana penulis mengamati
disebabkan panjang kendaraan secara langsung kegiatan-
dan berat muatannya. Biasanya, kegiatan yang sedang berjalan
hal ini termasuk kepada dengan menggunakan
kendaraan truk besar. pencatatan secara sistematika
terhadap gejala-gejala yang ada
2.4 Metode Pengumpulan Data hubungannya dengan masalah
Dalam penulisan laporan tugas akhir ini yang sedang di teliti.
penulis menggunakan teknik
pengumpulan data sebagai berikut [4] : 3. Studi Pustaka
1. Wawancara (Interview) Merupakan teknik
Wawancara digunakan untuk pengumpulan data dengan cara
mendapatkan data secara mempelajari dan membaca
langsung dari pihak perusahaan. berbagai macam buku dan
yang merupakan komunikasi laporan yang ada kaitannya
dari seseorang pekerja untuk dengan penelitian.
mendapatkan informasi yang
sesuai dengan yang diinginkan. 2.5 Analisis Kebutuhan
Dalam hal ini penulis langsung Analisa kebutuhan dilakukan untuk
mewancarai salah salah satu mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan
Ka.Shift Pengumpul Tol di PT. dan komponen-komponen yang
Jasa Marga Tbk. Cabang diperlukan untuk website. Analisasi
Semarang untuk melengkapi kebutuhan pada Sistem Informasi
data-data yang dibutuhkan. Pengumpul Tol Berbasis Web Pada PT.
Antara lain: Bagaimana Jasa Marga Tbk Cabang Semarang.
prosedur pendataan pendapatan
hasil tol serta pembuatan 1. Identifikasi Kebutuhan
laporan-laporan yang berkaitan Informasi
dengan Pengumpul Tol pada Informasi yang diperoleh dari
Sistem Informasi Pengumpul
Techno.COM, Vol. 12, No. 2, Mei 2013: 127-135 132

Tol Berbasis Web Pada PT. untuk pembuatan website ini,


Jasa Marga Tbk Cabang adalah hardware dengan
Semarang. dukungan untuk animasi dan
multimedia.
2. Identifikasi Sumber Data dan
Tujuan Informasi 4. Identifikasi Kebutuhan
Identifikasi sumber data dan Perangkat Lunak (software)
tujuan informasi dibuat agar Agar komputer bisa berfungsi
asal dan arah data maupun sebagai mana mestinya, perlu
tujuan informasi dapat didukung oleh perangkat
diketahui dengan jelas. software yang memadai.

3. Identifikasi Kebutuhan 5. Identifikasi Kebutuhan Sumber


Perangkat Keras (hardware) Daya Manusia
Perangkat keras yang Agar website dapat berjalan
digunakan dalam pembuatan secara optimal sesuai dengan
website ini memerlukan yang diharapkan maka ada

Gambar 1. Context Diagram

beberapa bagian yang harus


spesifikasi khusus yang harus dipegang oleh orang-orang
dipenuhi. Hal ini bertujuan agar yang memiliki keahlian sesuai
program dalam website yang dengan posisi masing-masing.
dihasilkan dapat
dipresentasikan dengan 2.6 Perancangan Sistem Secara
maksimal. Selain itu spesifikasi Umum
ini akan berpengaruh terhadap Dalam Perancangan sistem secara
kinerja software aplikasi yang umum sistem Informasi Pengumpul Tol
akan digunakan. Spesifikasi Berbasis Web Pada PT. Jasa Marga Tbk
hardware yang digunakan Cabang Semarang ini menggunakan alat
Techno.COM, Vol. 12, No. 2, Mei 2013: 127-135 133

bantu Data Flow Diagram yaitu b. Tabel Relasi (Relationship Tabel)


Context Diagram [4]. Dari transformasi dan pembuktian tabel
sampai bentuk normal yang ketiga maka
Adapun diagram konteks (Context dapat ditentukan relasi dari tiap-tiap
Diagram) dari sistem ini ditampilkan tabel secara menyeluruh, adapun tabel
pada Gambar 1. relasinya ditunjukkan pada Gambar 3 :

2.7 Perancangan Database


a. ERD (Entity Relationship Diagram)

Gambar 2. ERD (Entity Relationship Diagram)


Techno.COM, Vol. 12, No. 2, Mei 2013: 127-135 134

JADWAL
PEGAWAI SHIFT
PENGUMPUL
Kd_Pegawai * TOL Periode *
Nm_Pegawai Kd_Pegawai ** Jam_Awal
Tgl_Lahir Periode ** Jam_Akhir
Alm_Pegawai No_Gardu **
Tlp_Pegawai Tgl_Tugas
Foto

TUGAS HARIAN
GOLONGAN Tgl_Tugas **
No_Gardu **
Kd_Golongan * Periode **
Jns_Kendaraan Kd_Pegawai
Modal_Awal

TARIF TUGAS HARIAN


DETAIL
Kd_Golongan ** Tgl_Tugas **
No_Gardu ** No_Gardu **
Biaya Periode **
Kd_Pegawai **
Kd_Golongan **
Biaya
Jml_Masuk

GARDU
No_gardu *
Jalur_Pelayanan
Kd_Gerbang **
Gambar 5. Halaman Atur Tarif Tol
GERBANG

Kd_Gerbang *
Nm_Gerbang
Tlp_Gerbang

Gambar 3. Tabel Relasi (Relationship


Table)

2.8 Desain Input Output


a. Desain Input

Gambar 6. Halaman Tambah Jadwal


Pengumpul Tol

Gambar 4. Form Halaman Atur


Pegawai

Gambar 7. Halaman Tambah


Pendapatan Pengumpul Tol
Techno.COM, Vol. 12, No. 2, Mei 2013: 127-135 135

2.9 Desain Output di PT. Jasa Marga Tbk Cabang


Semarang.
3. Memudahkan dalam pembuatan
informasi yang dibutuhkan
diantaranya Jadwal Petugas
Pengumpul Tol, Laporan Harian
Petugas Pengumpul Tol dan
Laporan Pendapatan Tol secara
cepat.

DAFTAR PUSTAKA

Gambar 8. Laporan Tugas Harian [1] Website Jasamarga, 2013.


Informasi Tol. URL:
http://www.jasamarga.com/id_/info
rmasi-tol.html (diakses tanggal 31
Agustus 2013).
[2] Marthyn Hutahaean. 2007. Evaluasi
Kapasitas Dan Pelayanan Gerbang
Tol Tanjung Morawa. Tugas Akhir
Sarjana Teknik Sipil. Universitas
Sumatera Utara
[3] Republik Indonesia. 2005.
Peraturan Pemerintah No. 15 Th
2005 Pasal 25 ayat 4 tentang Jalan
Tol.
Gambar 9. Laporan Pendapatan
[4] Jogiyanto, HM. 2005. Analisis dan
Harian Tol Desain Sistem Informasi:
Pendekatan Terstruktur Teori dan
Praktek Aplikasi Bisnis.
3. KESIMPULAN Yogyakarta: Andi Offset.

Dari hasil analisa dan Sistem Informasi


Pengumpul Tol Berbasis Web Pada PT.
Jasa Marga Tbk Cabang Semarang
maka dapat diambil hal yang baik dari
sistem baru tersebut sebagai berikut:
1. Informasi dapat diperoleh dengan
cepat, tepat, dan akurat jika suatu
waktu dibutuhkan sebagai bahan
analisa bagi pihak yang
bersangkutan serta dapat diakses
dimana pun dengan menggunakan
akses internet.
2. Dapat mengurangi tingkat
kesalahan pemahaman informasi
Pengumpul Tol yang berlangsung