Anda di halaman 1dari 10

BAHAN PRESENTASI

ARSITEKTUR GOTHIC
(XII - XVI)

Sejarah dan Geografi

Kekuasaan Romawi berpusat di Roma mencapai puncak hingga abad II, wilayahnya mencakup
seluruh kawasan Laut Mediterania, termasuk Mesir di timur-selatan, Mesopotamia di barat, di utara-barat
hingga Britania.

Masa Arsitektur Gothic (XII-XVI) yang mewarnai era awal dan akhir dari periode
pertengahan evolusi dari Arsiktektur Romawi.
Gaya Gothic dimulai di Perancis dikenal sebagai periode “French Style”.
Arsitektur Gothic umum dikenal dengan bangunan Cathedrals, abbeys, dan Parish
Churces di Eropa.
Era Gothic sendiri kemudian berkembang menurut wilayahnya masing-masing.
Seperti di Perancis, Inggris, Italia, Spanyol, Portugal dan Polandia.

Berasal dari kata kaum GOTHIC yaitu salah satu kaum yang berkembang di bangsa
Jerman.
Gothic dicetuskan oleh Giorgio Vasari
Bagian depan gereja dibuat megah dan besar dengan tujuan untuk memberikan kesan besarnya kekuatan
Tuhan dan orang-orang yang menyembahnya. Bangunan tinggi dan menjulang ke langit menggambarkan
aspirasi yang tinggi dan harapan untuk mencapai surga.

Karakteristik:

1. Menara Pada Bangunan

Bangungan yang tinggi, megah, dan menara dengan ujung yang lancip pada gereja dan Dekorasi pada
tampilan façade dibuat dengan sangat detail.

Flying Buttress. contoh karakteristik paling penting dalam dekorasi bagian luar bangunan yang merupakan
solusi untuk menyangga bangunannya yang memiliki struktur tinggi, di desain sangat dekoratif yang
memberikan efek kemegahan.
Lengkungan yang runcing berfungsi menahan beban dari desain langit-langit bangunan yang sangat berat dan
tebal. Lengkungan ini juga menjadi dekorasi tersendiri untuk interior bangunan. Desain lengkungan yang
runcing seperti ini sebenarnya meminjam gaya arsitektur Islam yang saat itu banyak digunakan di Spanyol.
Arsitektur ini juga memungkinkan ukuran pilar penyangga di bawahnya menjadi lebih ramping.

Vault. merupakan istilah arsitektur untuk bagian atap melengkung yang memiliki fungsi menahan beban dari
lantai diatasnya. Desain melengkung memberikan kesan tinggi dan kemegahan, sedangkan vault memberikan
kesan keagungan dan keanggunan. Jajaran pilar yang tergabung dengan vault menjadi unsur utama dari
konstruksi bangunan.

Kaca Patri
Arsitektur Gotik menekankan kepada pencahayaan, jendela-jendela yang besar, dan interior yang luas,
mengubah istana dan gereja terlihat lebih megah dan menyenangkan untuk ditempati.

Gargoyle.

merupakan sebuah monster kecil yang biasanya diletakkan di sepanjang atap atau benteng bangunan dan
istana. Gargoyle digunakan sebagai sistem drainase air hujan yang jatuh dari atap bangunan dan kemudian
keluar dari mulut mereka. Tujuan lain dari penggunaan Gargoyle adalah menakut-nakuti petani jahat pada
abad pertengahan
Gargoyle biasanya berbentuk menyeramkan, seperti iblis atau monster dan diletakkan menghadap ke bawah.
Pada masa itu manusia dipenuhi dengan ketakutan dan takhyul. Bentuk dari makhluk yang mengerikan ini
membuat banyak orang mencari perlindungan dan pertolongan kepada gereja atau katedral dari iblis dan
hantu yang berkeliaran.

Rose Window

. Arsitektur Gotik merupakan gaya arsitektur pertama yang menggabungkan unsur keindahan dan estetik pada
desain bangunan. Arsitektur tidak lagi hanya bersifat fungsional, tapi juga mempunyai makna dan arti
tersendiri. Semakin bertumbuhnya ambisi dari para arsitek untuk membuat konstruksi yang lebih megah.

Secara arsitektural rose window digunakan untuk pencahayaan dan memberikan kesan estetis pada bangunan.
Sedangkan dari segi religi, rose window dipakai sebagai simbol firman Tuhan yang disimbolkan sebagai
cahaya yang masuk dan menerangi isi hati para jemaat gereja.

Material Bangunan

1. Kapur Putih = dekorasi dinding


2. Marmer = fitur bangunan

3. Batu bata = Untuk Dinding bangunan disebut "Backsteinggotik''


Berakhirnya Masa Arsitektur Gothic
Berakhir pada abad ke-16. Namun arsitektur Gotik kembali bangkit pada abad ke-18
di Inggris dan menyebar ke hampir seluruh negara Eropa di abad ke-19

Contoh Bangunan Gothic Dunia

1. Basilica of Our Lady of Pillars di Spanyol

2. St.Patrick's Cathedral Melbourne, Australia

3. Basilica of Our Lady of Dolours Thrissur, India


4. Las Lajas Cathedral Ipiales, Colombia

5. Notre Dame de Paris

6. Oxford University
7. University of Cambridge

8. Arsitektur Gothic Malang