Anda di halaman 1dari 4

Nama : Ade Pernandes

NIM : 030402079
Prodi : Pendidikan Ekonomi

Teori (50%)
1. Apa itu Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)? Apa kelebihan dan kekurangan Indonesia
dalam MEA?
2. Apa saja yang perlu disiapkan Indonesia untuk menghadapi masyarakat ekonomi asean
(MEA)?
3. Apa saja dampak dari globalisasi?
4. Apakah MEA memiliki dampak untuk bisnis besar atau hanya bisnis kecil? Jelaskan
jawaban Anda!
Jawab :
1. Apa itu Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)? Apa kelebihan dan kekurangan Indonesia
dalam MEA?
MEA adalah system ekonomi dengan cara membentuk sistem perdagangan bebas atau
free trade antara negara-negara anggota ASEAN. Para anggota ASEAN termasuk
Indonesia telah menyepakati suatu perjanjian Masyarakat Ekonomi ASEAN tersebut.
Kelebihan Indonesia dalam MEA :
Dengan adanya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), indonesia dapat memperluas
jangkauan ekspor dan impor tanpa ada biaya dan penahanan barang terlalu lama di bea
cukai. Para investor dapat memperluas ruang investasinya tanpa ada batasan ruang
antar negara anggota ASEAN serta Para pengusaha akan semakin kreatif karena
persaingan yang ketat, para tenaga kerja akan semakin meningkatakan tingkat
profesionalitas dan bakat yang dimilikinya.
Kekurangan INDONESIA dalam MEA
Dengan adanya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), pekerjaan di Indonesia semakin
kecil. Dilihat dari sisi pendidikan dan produktivitas, Indonesia masih kalah bersaing
dengan tenaga kerja yang berasal dari Malaysia, Singapura, dan Thailand, Dampak arus
bebas investasi menimbulkan eksploitasi sumber daya yang ada di Indonesia oleh
perusahaan asing, Indonesia juga masih bergantung pada impor barang luar negeri
1. Apa saja yang perlu disiapkan Indonesia untuk menghadapi masyarakat ekonomi
asean (MEA)?
 Persiapan dalam sistem distribusi nasional yang efektif dan efisien dalam rangka
meningkatkan daya saing produk-produk ekspor, mempertahankan tingkat harga
yang stabil di dalam negeri, dan pengembangan pertanian dan produksi dalam
negeri.
 Pengelolaan dalam informasi perdagangan diintensifkan agar para pengusaha
dengan mudah memperolehnya. Informasi yang tersedia meliputi berbagai
peraturan dibidang ekspor, daftar importir diluar negeri, produk-produk yang
diminta, dan data-data perdagangan berbagai Negara
 Meningkatkan daya saing usaha ekonomi perdagangan, baik dalam negeri maupun
ekspor.
 Kemantapan bekerjanya lembaga-lembaga perdagangan sehingga memperlancar
arus pengadaan dan penyaluran barang, baik untuk keperluan didalam negeri
maupun untuk ekspor. Mengembangkan peranan dari badan pelaksana komoditi,
pasar lelang, pembinaan keagenan, pasar, dan sebagainya.

2. Apa saja dampak dari globalisasi?
 Tingkat kehidupan yang lebh baik. Dibukanya industri yang memproduksi alat-alat
komunikasi dan transportasi yang canggih merupakan salah satu usaha mengurangi
penggangguran dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
 Perubahan tata nilai dan sikap, Adanya modernisasi dan globalisasi dalam budaya
menyebabkan pengeseran nilai dan sikap masyarakat yang semua irasional menjadi
rasional.
 Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan berkembangnya ilmu
pengetahuan dan teknologi, masyarakat menjadi lebih mudah dalam beraktivitas
dan mendorong untuk berpikir lebih maju.
 Pola Hidup Konsumtif. Perkembangan industry yang pesat membuka penyediaan
barang kebutuhan masyarakat melimpah. Dengan begitu, masyarakat mudah
tertarik untuk mengonsumsi barang karena banyaknya pilihan.
 Sikap Individualistik. Masyarakat terkadang lupa bahwa mereka adalah makhluk
social karena mereka dimudahkan dengan teknologi maju sehingga membuat
mereka merasa tidak lagi membutuhkan orang lain dalam aktivitasnya.
 Gaya Hidup Barat. Tidak semua budaya Barat baik dan cocok diterapkan di
Indonesia. Contoh budaya negative yang mulai menggeser budaya asli adalah anak
tidak lagi hormat kepada orang tua, kehidupan bebas remaja, dan lain-lain.
 Kesenjangan Sosial. Apabila dalam suatu komunitas masyarakat hanya ada
beberapa individu yang dapat mengikuti arus modernisasi dan globalisasi, akan
memperdalam jurang pemisah antara satu individu dan individu lain yang stagnan.
Hal ini menimbulkan kesenjangan sosial.
3. Apakah MEA memiliki dampak untuk bisnis besar atau hanya bisnis kecil? Jelaskan
jawaban Anda!
Dampak untuk bisnis besar : bisnis besar atau usaha besar akan semakin terbantu
dalam ketenaga kerjaan. Contoh, untuk tenaga ahli yang dibutuhkan apabila kekurangan
tenaga ahli para pebisnis bisa mendatagkan tenaga ahli dari Negara lain dengan mudah.
Dampak untuk bisnis kecil : bisnis kecil atau Industri kecil yang memiliki daya saing
lemah akan semakin tergeser karena semakin banyak produk dengan jenis sama yang
lebih murah. Contoh, produk mainan dari China yang dijual sangat murah di Indonesia

Anda diberi modal 500 juta Rupiah untuk mengembangkan bisnis pakaian. Jelaskan bisnis
pakaian seperti apa yang akan Anda buat dan apa keunikannya dibanding yang sudah ada.
Jawab :
Bisnis yang peling tepat menurut saya dalam bidang industry pakaian adalah pakaian
batik, yang pengaplikasiannya selama ini batik hanya di terapkan di pakaian kemeja dan
pakaian resmi lainnya, maka untuk bisnis saya, penerapan batiknya akan di terapkan
untuk pakain renang, pakaian dalam, mukenah dan pakaian lainnya, sasaran utama
pasarnya ditujukan justru untuk luar negeri dimana batik menurut mereka adalah corak
yang unik, contohnya Negara USA. Tetapi tidak menutup kemungkinan untuk pasar
dalam negeri juga. Untuk permodalan 500 jutanya akan dibagi untuk modal, proses
produksi dan proses pemasaran. Dimana menurut saya modal yang paling besar adalah
modal dalam proses produksinya.