Anda di halaman 1dari 2

Nama : Yani Astaria.

Sanda
NIM : 711331116042
Semester : IV

Penilaian Mutu Protein


Mutu protein dapat diukur dengan berbagai cara :
1. Nilai biologic (NB)
2. Net protein utilization/NPU
3. Protein effisiensy ratio/PER
4. Skor kimia/skor asam amino

1. Nilai biologic
Nilai biologic (NB) makanan adalah jumlah nitrogen yang ditahan tubuh
guna pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh yang bersal dari jumlah nitrogen
yang diabsorpsi. Pengukuran didasarkan pada asumsi bahwa nitrogen akan lebih
banyak ditahan tubuh bila asam amino esensial hadir dalam jumlah cukup untuk
memenuhi kebutuhan pertumbuhan. Nilai NB diperoleh bila hewan diberi
makanan yang mengandung protein yang ingin diuji dan diet bebas protein. Nilai
biiologik dinyatakan sebgai persen nitrogen yang diabsorpsi yang ditahan tubuh.

Nitrogen ditahan N makanan−(N urin−N feses)


NB = Nitrogen diabsorpsi = N makanan−N feses

Makanan yang memiliki nilai NB 70 atau lebih dianggap mampu member


pertumbuhan bila dimakan dalam jumlah cukup dan konsumsi energy
mencukupi.

2. Net Protein Utilization/NPU


NPU adalah indeks mutu yang tidak saja memperhatikan jumlah protein
yang ditahan, akan tetapi juga jumlah yang dicernakan.

NPU = NB x koefisien kecernaan


NPU merupakan perbandingan antara nitrogen yang ditahan dan nitrogen
yang dikonsumsi.

3. Protein Efficiency Ratio/PER


PER merupakan pengukuran mutu protein makanan yang ditetapkan oleh
kemampuan protein bersangkutan untuk menghasilkan pertumbuhan pada tikus
muda. PER mengukur penambahan berat badan hewan muda per gram protein
yang dikonsumsi. PER digunakan sebagai kriteri mutu protein yang digunakan
dalam member label makanan jadi.

𝑃𝑒𝑛𝑎𝑚𝑏𝑎ℎ𝑎𝑛 𝑏𝑒𝑟𝑎𝑡 𝑏𝑎𝑑𝑎𝑛 (𝑔𝑟𝑎𝑚)


PER = 𝐾𝑜𝑛𝑠𝑢𝑚𝑠𝑖 𝑝𝑟𝑜𝑡𝑒𝑖𝑛 (𝑔𝑟𝑎𝑚)