Anda di halaman 1dari 31

Survei Reguler(05 Dec 2016 s/d 07 Dec 2016) - RSUD Muyang Kute Redelong Bener Meriah - ( Berlaku Sampai

Tanggal : 04 Dec 2019 )

Standar No urut Elemen Penilaian Fakta dan Analisis

TKP.1.( Tanggung jawab dan akuntabilitas Struktur organisasi pengelola dan tata
(badan-) pengelola digambarkan di dalam 1 kelola (SOTK) diuraikan dalam dokumen
peraturan internal (bylaws), kebijakan dan tertulis, dan mereka yang bertanggung
prosedur, atau dokumen serupa yang jawab untuk memimpin/mengendalikan dan
menjadi pedoman bagaimana tanggung mengelola diidentifikasi dengan jabatan atau
jawab dan akuntabilitas dilaksanakan.) nama SOTK harap lebih Visioner.

TKP.1.4.( Mereka yang bertanggung jawab 2 Mereka yang bertanggung jawab atas
atas tata kelola, menetapkan para manajer tata kelola, melakukan evaluasi kinerja dari Evaluasi belum dilaksanakan sesuai
senior atau direktur rumah sakit.) manajer senior rumah sakit mekanisme yg ada.

( Mereka yang bertanggung jawab atas tata


3
kelola, menetapkan para manajer senior Evaluasi terhadap manajer senior Makanisme evaluasi belum seperti yang
atau direktur rumah sakit.) dilaksanakan paling sedikit setahun sekali seharusnya atau sesuai petunjuk dari KARS

TKP.1.5.( Mereka yang bertanggung jawab


atas tata kelola, memberikan persetujuan
atas rencana rumah sakit dalam mutu dan 2 Mereka yang bertanggung jawab atas
keselamatan pasien serta secara teratur tata kelola, secara teratur menerima dan
menerima dan menindaklanjuti laporan menindaklanjuti laporan tentang program
tentang program mutu dan keselamatan mutu dan keselamatan pasien. (lihat juga Sistem pelaporan mutu dan keselamatan
pasien.) PMKP.1.4, EP 2) masih kurang seperti yg diharapkan.

TKP.2.( Seorang manajer senior atau


direktur bertanggung jawab untuk 3
menjalankan rumah sakit dan mematuhi Manajer senior atau direktur
undang-undang dan peraturan yang merekomendasikan kebijakan-kebijakan
berlaku.) kepada Badan Pengelola/Dewan Pengawas Belum adanya mekanisme yg jelas.
( Seorang manajer senior atau direktur
bertanggung jawab untuk menjalankan 6 Manajer senior atau Direktur
rumah sakit dan mematuhi undang-undang menanggapi/merespon setiap laporan dari Ada hal 2 yg susah direspon oleh Direktur
dan peraturan yang berlaku.) lembaga pengawas dan regulator misal soal SDM.

TKP.3.1.( Para pemimpin rumah sakit Pimpinan rumah sakit bertemu dengan
bersama dengan pemuka masyarakat dan 1 tokoh masyarakat untuk mengembangkan
pimpinan organisasi lain merencanakan dan memperbaiki rencana stratejik dan
pelayanan untuk memenuhi kebutuhan operasional guna menampung kebutuhan Prosedur ini belum terlihat koordinasi
masyarakat.) masyarakat dengan Tokoh Masyarakat.

( Para pemimpin rumah sakit bersama Pimpinan rumah sakit bersama dengan
dengan pemuka masyarakat dan pimpinan 2 pimpinan organisasi pelayanan kesehatan
organisasi lain merencanakan pelayanan lain menyusun rencana bagi masyarakat
untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.) (lihat juga PPK.3, EP 2 dan 3) Rapat koordinasi ini belum terlihat .

Pimpinan rumah sakit meminta


( Para pemimpin rumah sakit bersama 3 masukan dari individu atau kelompok
dengan pemuka masyarakat dan pimpinan pemangku kepentingan dalam masyarakat
organisasi lain merencanakan pelayanan sebagai bagian dari rencana stratejik dan Belum terlihat koordinasi dengan individu
untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.) operasional tokoh yg punya kepentingan.

( Para pemimpin rumah sakit bersama


dengan pemuka masyarakat dan pimpinan 4 Rumah sakit berpartisipasi dalam
organisasi lain merencanakan pelayanan pendidikan masyarakat tentang promosi Masih dalam skala terbatas dalam
untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.) kesehatan dan pencegahan penyakit partisipasi promosi kes.masyarakat.

Kontrak dan perjanjian lainnya


TKP.3.3.1.( Kontrak dan perjanjian lainnya 1 dievaluasi, terkait sifat kontrak, sebagai
dimasukkan sebagai bagian dari program bagian dari program peningkatan mutu dan Proses evalauasi yang masih kurang sesuai
peningkatan mutu dan keselamatan pasien keselamatan pasien rumah sakit. (lihat juga shg menghasilkan data yg kurang sesuai
rumah sakit.) AP.5.8, EP 6) juga.
Pimpinan klinis dan manajerial terkait
berpartisipasi dalam program peningkatan
2 mutu dalam analisis informasi mutu dan
( Kontrak dan perjanjian lainnya dimasukkan keselamatan yang berasal dari kontrak
sebagai bagian dari program peningkatan dengan pihak luar. (lihat juga AP.5.8, EP 5) Kebijakan sdah ada tapi implementasinya
mutu dan keselamatan pasien rumah sakit.) masih kurang.

Seluruh pelayanan diagnostik,


konsultasi dan pengobatan diberikan oleh
praktisi independen diluar rumah sakit,
2 termasuk telemedicine, teleradiologi dan
interpretasi dari diagnostik lain, seperti EKG,
TKP.3.3.2.( Para praktisi independen yang EEG, EMG dan sejenis, diberi kewenangan
bukan pegawai rumah sakit harus memiliki oleh rumah sakit untuk memberikan
kredensial yang benar untuk pelayanan pelayanan tersebut. (lihat juga KPS.9 dan Keerbijakan ada tapi memang
yang diberikan kepada pasien rumah sakit.) KPS.10) implementasinya belum terlihat.

Praktisi independen yang memberikan


pelayanan pasien di dalam rumah sakit
3
( Para praktisi independen yang bukan tetapi mereka bukan pegawai atau anggota
pegawai rumah sakit harus memiliki staf klinis yang dikredensial dan diberikan
kredensial yang benar untuk pelayanan kewenangan yang dipersyaratkan di KPS.9 Kebijakan sdah ada tapi implementasinya
yang diberikan kepada pasien rumah sakit.) sampai KPS.10 masih belum terlihat.

( Para praktisi independen yang bukan 4 Mutu pelayanan oleh praktisi


pegawai rumah sakit harus memiliki independen di luar rumah sakit dimonitor
kredensial yang benar untuk pelayanan sebagai komponen dari program Program peneingkatan mutu belum
yang diberikan kepada pasien rumah sakit.) peningkatan mutu rumah sakit. proporsional.

TKP.3.4.( Pimpinan medis, keperawatan dan Pimpinan medis, keperawatan dan


pimpinan lainnya sudah mendapat 1 pimpinan lainnya sudah mendapat
pendidikan dalam konsep peningkatan pendidikan atau sudah terbiasa dengan
mutu.) konsep dan metode peningkatan mutu Masih bersifat kwantitas .
TKP.3.5.( Pimpinan rumah sakit menjamin
tersedianya program yang seragam untuk 2
melaksanakan rekruitmen, retensi,
pengembangan dan pendidikan perencanaan ada tapi implementasi
berkelanjutan bagi semua staf.) Ada proses terencana untuk retensi staf; pelaksanaan oleh BKD Kabupaten.

TKP.5.2.( Pimpinan merekomendasikan Pimpinan merekomendasikan jumlah


ruangan, peralatan, staf, dan sumber daya 3 dan kualifikasi staf yang dibutuhkan untuk
lain yang dibutuhkan oleh departemen atau memberikan pelayanan (lihat juga AP.6.3, Masih ada hal yng kurang mandiri
pelayanan.) EP 5) adatergantungan dengan Kabupaten.

TKP.5.3.( Pimpinan merekomendasikan


kriteria untuk menseleksi staf profesional di 1 Pimpinan mengembangkan kriteria yang
departemen atau pelayanan dan memilih terkait dengan pendidikan, keterampilan,
atau merekomendasikan orang-orang yang pengetahuan dan pengalaman yang Implementasi pendididkan ketrampilan
memenuhi kriteria tersebut.) dibutuhkan staf profesional departemen masih dipandang kurang.

TKP.5.4.( Pimpinan memberikan orientasi


dan pelatihan bagi semua staf yang 1 Pimpinan menetapkan program
bertugas dan bertanggung jawab di orientasi bagi staf departemen yang Program orientasi sudah ada tapi waktu
departemen atau di pelayanan dimana didokumentasikan. (lihat juga KPS.7; AP.5.1, terlalu singkat baik yg umum maupun yg
mereka ditugaskan.) EP 5, dan AP.6.2, EP 6) kusus.

Pimpinan melaksanakan pengukuran


mutu (quality measures) yang mengatur
1 pelayanan yang diberikan dalam
departemen atau pelayanan termasuk
TKP.5.5.( Pimpinan melakukan evaluasi kriteria a) sampai d) di Maksud dan Tujuan
kinerja departemen atau pelayanan dan yang sesuai dengan departemen pelayanan Pengukuran mutu masih belum seperti yg
kinerja stafnya.) tersebut diharapkan terutama validitasnya.

Pimpinan departemen atau pelayanan


( Pimpinan melakukan evaluasi kinerja 4 diberikan data dan informasi yang
departemen atau pelayanan dan kinerja dibutuhkan untuk mengelola dan Data hasil aalisa validitasnya masih belum
stafnya.) meningkatkan asuhan dan pelayanan seperti yg diharapkan.
Capaian TKP
Rekomendasi

Lakukan Evaluasi SOTK. 0.00%

Tingkatkan profesinalisme melalui pelatihan,

Tingkatkan profesinalisme melalui pelatihan


mengacu petunjuk dari KARS.

Buat form pelaporan yg tepat sehingga bisa


diaydit dengan baik sebagai bahan untuk
menindaklanjuti.

Tingkatkan komunikasi dengan badan


pengawas RS.
Tingkatkan komunikasi untuk meminta
ootoritas yg lebih besar di Rumah Sakit.

Tingkatkan komunikasi dengan tokoh


masyarakat.

Tingkatkan koordinasi dengan stikholder yg


ada di Kabupaten.

Tingkatkan koordiinasi dengan tokoh


individu yg berkepentingan.

Tingkatkan partisipasi untuk pomosi ke


masyarakat.

Tingkatkan cara eveluasi dengan pelatihan


dengan acuan buku petunjuk.
Tingkatkan implementasi dalam hal
peningkatan mutu dan keselamatan pasien.

Tingkatkan implementasi pelayanan oleh


pihak indipenden.

Tingkatkan implementasi pelayanan oleh


pihak indipenden.

Lakukan evaluasi mutu untuk praktisi


independence

Tingkatkan diklat mutu dan keselamatan


pasien secara kwalitas.
Tingkatkan komunikasi untuk meminta
ootoritas yg lebih besar di Rumah Sakit.

Tingkatkan kemandirian untuk meningkatkan


Kwalitas Pelayanan.

Tingkatkan implementasi pengembangan


diklat.

Tingkatkan baik kwantitas maupun kwalitas


program orientasi.

Tingkatkan metode pengukuran supaya


kesahihannya tinggi.

Tingkatkan kwalitas data yg ada.


3 206 14 798

3 210 14 811

3 210 14 812

3 211 14 814

3 212 14 817
3 212 14 820

3 214 14 825

3 214 14 826

3 214 14 827

3 214 14 828

3 218 14 842
3 218 14 843

3 219 14 846

3 219 14 847

3 219 14 848

3 220 14 849
3 221 14 853

3 226 14 872

3 227 14 875

3 228 14 877

3 229 14 879

3 229 14 882
S--5713-57-4171-2012
Survei Reguler(05 Dec 2016 s/d 07 Dec 2016) - RSUD Muyang Kute Redelong Bener Meriah - ( Berlaku Sampai Tanggal : 04 Dec 2019 )

Standar No urut Elemen Penilaian Fakta dan Analisis

TKP.1.( Tanggung jawab dan akuntabilitas Struktur organisasi pengelola dan tata
(badan-) pengelola digambarkan di dalam 1 kelola (SOTK) diuraikan dalam dokumen
peraturan internal (bylaws), kebijakan dan tertulis, dan mereka yang bertanggung
prosedur, atau dokumen serupa yang jawab untuk memimpin/mengendalikan dan
menjadi pedoman bagaimana tanggung mengelola diidentifikasi dengan jabatan atau
jawab dan akuntabilitas dilaksanakan.) nama SOTK harap lebih Visioner.

TKP.1.4.( Mereka yang bertanggung jawab 2 Mereka yang bertanggung jawab atas
atas tata kelola, menetapkan para manajer tata kelola, melakukan evaluasi kinerja dari Evaluasi belum dilaksanakan sesuai
senior atau direktur rumah sakit.) manajer senior rumah sakit mekanisme yg ada.

( Mereka yang bertanggung jawab atas tata


3
kelola, menetapkan para manajer senior Evaluasi terhadap manajer senior Makanisme evaluasi belum seperti yang
atau direktur rumah sakit.) dilaksanakan paling sedikit setahun sekali seharusnya atau sesuai petunjuk dari KARS

TKP.1.5.( Mereka yang bertanggung jawab


atas tata kelola, memberikan persetujuan
atas rencana rumah sakit dalam mutu dan 2 Mereka yang bertanggung jawab atas
keselamatan pasien serta secara teratur tata kelola, secara teratur menerima dan
menerima dan menindaklanjuti laporan menindaklanjuti laporan tentang program
tentang program mutu dan keselamatan mutu dan keselamatan pasien. (lihat juga Sistem pelaporan mutu dan keselamatan
pasien.) PMKP.1.4, EP 2) masih kurang seperti yg diharapkan.

TKP.2.( Seorang manajer senior atau


direktur bertanggung jawab untuk 3
menjalankan rumah sakit dan mematuhi Manajer senior atau direktur
undang-undang dan peraturan yang merekomendasikan kebijakan-kebijakan
berlaku.) kepada Badan Pengelola/Dewan Pengawas Belum adanya mekanisme yg jelas.
( Seorang manajer senior atau direktur
bertanggung jawab untuk menjalankan 6 Manajer senior atau Direktur
rumah sakit dan mematuhi undang-undang menanggapi/merespon setiap laporan dari Ada hal 2 yg susah direspon oleh Direktur
dan peraturan yang berlaku.) lembaga pengawas dan regulator misal soal SDM.

TKP.3.1.( Para pemimpin rumah sakit Pimpinan rumah sakit bertemu dengan
bersama dengan pemuka masyarakat dan 1 tokoh masyarakat untuk mengembangkan
pimpinan organisasi lain merencanakan dan memperbaiki rencana stratejik dan
pelayanan untuk memenuhi kebutuhan operasional guna menampung kebutuhan Prosedur ini belum terlihat koordinasi
masyarakat.) masyarakat dengan Tokoh Masyarakat.

( Para pemimpin rumah sakit bersama Pimpinan rumah sakit bersama dengan
dengan pemuka masyarakat dan pimpinan 2 pimpinan organisasi pelayanan kesehatan
organisasi lain merencanakan pelayanan lain menyusun rencana bagi masyarakat
untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.) (lihat juga PPK.3, EP 2 dan 3) Rapat koordinasi ini belum terlihat .

Pimpinan rumah sakit meminta


( Para pemimpin rumah sakit bersama 3 masukan dari individu atau kelompok
dengan pemuka masyarakat dan pimpinan pemangku kepentingan dalam masyarakat
organisasi lain merencanakan pelayanan sebagai bagian dari rencana stratejik dan Belum terlihat koordinasi dengan individu
untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.) operasional tokoh yg punya kepentingan.

( Para pemimpin rumah sakit bersama


dengan pemuka masyarakat dan pimpinan 4 Rumah sakit berpartisipasi dalam
organisasi lain merencanakan pelayanan pendidikan masyarakat tentang promosi Masih dalam skala terbatas dalam
untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.) kesehatan dan pencegahan penyakit partisipasi promosi kes.masyarakat.

Kontrak dan perjanjian lainnya


TKP.3.3.1.( Kontrak dan perjanjian lainnya 1 dievaluasi, terkait sifat kontrak, sebagai
dimasukkan sebagai bagian dari program bagian dari program peningkatan mutu dan Proses evalauasi yang masih kurang sesuai
peningkatan mutu dan keselamatan pasien keselamatan pasien rumah sakit. (lihat juga shg menghasilkan data yg kurang sesuai
rumah sakit.) AP.5.8, EP 6) juga.
Pimpinan klinis dan manajerial terkait
berpartisipasi dalam program peningkatan
2 mutu dalam analisis informasi mutu dan
( Kontrak dan perjanjian lainnya dimasukkan keselamatan yang berasal dari kontrak
sebagai bagian dari program peningkatan dengan pihak luar. (lihat juga AP.5.8, EP 5) Kebijakan sdah ada tapi implementasinya
mutu dan keselamatan pasien rumah sakit.) masih kurang.

Seluruh pelayanan diagnostik,


konsultasi dan pengobatan diberikan oleh
praktisi independen diluar rumah sakit,
2 termasuk telemedicine, teleradiologi dan
interpretasi dari diagnostik lain, seperti EKG,
TKP.3.3.2.( Para praktisi independen yang EEG, EMG dan sejenis, diberi kewenangan
bukan pegawai rumah sakit harus memiliki oleh rumah sakit untuk memberikan
kredensial yang benar untuk pelayanan pelayanan tersebut. (lihat juga KPS.9 dan Keerbijakan ada tapi memang
yang diberikan kepada pasien rumah sakit.) KPS.10) implementasinya belum terlihat.

Praktisi independen yang memberikan


pelayanan pasien di dalam rumah sakit
3
( Para praktisi independen yang bukan tetapi mereka bukan pegawai atau anggota
pegawai rumah sakit harus memiliki staf klinis yang dikredensial dan diberikan
kredensial yang benar untuk pelayanan kewenangan yang dipersyaratkan di KPS.9 Kebijakan sdah ada tapi implementasinya
yang diberikan kepada pasien rumah sakit.) sampai KPS.10 masih belum terlihat.

( Para praktisi independen yang bukan 4 Mutu pelayanan oleh praktisi


pegawai rumah sakit harus memiliki independen di luar rumah sakit dimonitor
kredensial yang benar untuk pelayanan sebagai komponen dari program Program peneingkatan mutu belum
yang diberikan kepada pasien rumah sakit.) peningkatan mutu rumah sakit. proporsional.

TKP.3.4.( Pimpinan medis, keperawatan dan Pimpinan medis, keperawatan dan


pimpinan lainnya sudah mendapat 1 pimpinan lainnya sudah mendapat
pendidikan dalam konsep peningkatan pendidikan atau sudah terbiasa dengan
mutu.) konsep dan metode peningkatan mutu Masih bersifat kwantitas .
TKP.3.5.( Pimpinan rumah sakit menjamin
tersedianya program yang seragam untuk 2
melaksanakan rekruitmen, retensi,
pengembangan dan pendidikan perencanaan ada tapi implementasi
berkelanjutan bagi semua staf.) Ada proses terencana untuk retensi staf; pelaksanaan oleh BKD Kabupaten.

TKP.5.2.( Pimpinan merekomendasikan Pimpinan merekomendasikan jumlah


ruangan, peralatan, staf, dan sumber daya 3 dan kualifikasi staf yang dibutuhkan untuk
lain yang dibutuhkan oleh departemen atau memberikan pelayanan (lihat juga AP.6.3, Masih ada hal yng kurang mandiri
pelayanan.) EP 5) adatergantungan dengan Kabupaten.

TKP.5.3.( Pimpinan merekomendasikan


kriteria untuk menseleksi staf profesional di 1 Pimpinan mengembangkan kriteria yang
departemen atau pelayanan dan memilih terkait dengan pendidikan, keterampilan,
atau merekomendasikan orang-orang yang pengetahuan dan pengalaman yang Implementasi pendididkan ketrampilan
memenuhi kriteria tersebut.) dibutuhkan staf profesional departemen masih dipandang kurang.

TKP.5.4.( Pimpinan memberikan orientasi


dan pelatihan bagi semua staf yang 1 Pimpinan menetapkan program
bertugas dan bertanggung jawab di orientasi bagi staf departemen yang Program orientasi sudah ada tapi waktu
departemen atau di pelayanan dimana didokumentasikan. (lihat juga KPS.7; AP.5.1, terlalu singkat baik yg umum maupun yg
mereka ditugaskan.) EP 5, dan AP.6.2, EP 6) kusus.

Pimpinan melaksanakan pengukuran


mutu (quality measures) yang mengatur
1 pelayanan yang diberikan dalam
departemen atau pelayanan termasuk
TKP.5.5.( Pimpinan melakukan evaluasi kriteria a) sampai d) di Maksud dan Tujuan
kinerja departemen atau pelayanan dan yang sesuai dengan departemen pelayanan Pengukuran mutu masih belum seperti yg
kinerja stafnya.) tersebut diharapkan terutama validitasnya.

Pimpinan departemen atau pelayanan


( Pimpinan melakukan evaluasi kinerja 4 diberikan data dan informasi yang
departemen atau pelayanan dan kinerja dibutuhkan untuk mengelola dan Data hasil aalisa validitasnya masih belum
stafnya.) meningkatkan asuhan dan pelayanan seperti yg diharapkan.
Capaian TKP
Rekomendasi

Lakukan Evaluasi SOTK. 0.00%

Tingkatkan profesinalisme melalui pelatihan,

Tingkatkan profesinalisme melalui pelatihan


mengacu petunjuk dari KARS.

Buat form pelaporan yg tepat sehingga bisa


diaydit dengan baik sebagai bahan untuk
menindaklanjuti.

Tingkatkan komunikasi dengan badan


pengawas RS.
Tingkatkan komunikasi untuk meminta
ootoritas yg lebih besar di Rumah Sakit.

Tingkatkan komunikasi dengan tokoh


masyarakat.

Tingkatkan koordinasi dengan stikholder yg


ada di Kabupaten.

Tingkatkan koordiinasi dengan tokoh


individu yg berkepentingan.

Tingkatkan partisipasi untuk pomosi ke


masyarakat.

Tingkatkan cara eveluasi dengan pelatihan


dengan acuan buku petunjuk.
Tingkatkan implementasi dalam hal
peningkatan mutu dan keselamatan pasien.

Tingkatkan implementasi pelayanan oleh


pihak indipenden.

Tingkatkan implementasi pelayanan oleh


pihak indipenden.

Lakukan evaluasi mutu untuk praktisi


independence

Tingkatkan diklat mutu dan keselamatan


pasien secara kwalitas.
Tingkatkan komunikasi untuk meminta
ootoritas yg lebih besar di Rumah Sakit.

Tingkatkan kemandirian untuk meningkatkan


Kwalitas Pelayanan.

Tingkatkan implementasi pengembangan


diklat.

Tingkatkan baik kwantitas maupun kwalitas


program orientasi.

Tingkatkan metode pengukuran supaya


kesahihannya tinggi.

Tingkatkan kwalitas data yg ada.


PERENCANAAN PERBAIKAN STRATEGIS
TATA KELOLA, KEPEMIMPINAN DAN PENGARAHAN (TKP)
RSUD MUNYANG KUTE REDELONG

PENANGGUNG
NO STANDAR/ELEMEN PENILAIAN LANGKAH PEMENUHAN EP METODE PERBAIKAN INDIKATOR PENCAPAIAN WAKTU KETERANGAN
JAWAB
1 TKP.1.( Tanggung jawab dan akuntabilitas Mengikuti SOTK yang ditetapkan Koodinasi dengan STOK sesuai dengan 2016 Ketua Pokja
(badan-) pengelola digambarkan di dalam Pemerintah Daerah Kabupaten Bangian Ortala Qanun yag ditetapkan bersama Kabag
peraturan internal (bylaws), kebijakan dan Bener Meriah sesuai dengan Qanun Setdakab Bener Tata Usaha
Kabupaten Bener Meriah Nomor 2 Meriah
prosedur, atau dokumen serupa yang menjadi Tahun 2016 Tentang Pembentukan
pedoman bagaimana tanggung jawab dan dan Susunan Perangkat Daerah
akuntabilitas dilaksanakan.) Kabupaten Bener Meriah

2 TKP.1.4.( Mereka yang bertanggung jawab Melakukan penunjukkan direktur RS Pelantikan Direktur RS SK Direktur RS Oktober Ketua Pokja
atas tata kelola, menetapkan para manajer 2017 bersama Kabag
senior atau direktur rumah sakit.) Tata Usaha

3 ( Mereka yang bertanggung jawab atas tata Bupati Bener Meriah melalui Koordinasi dengan SKP telah di diberikan 6 Bulan Ketua Pokja
kelola, menetapkan para manajer senior atau Sekretaris Daerah melakukan Badan Kepegawaian penilaian oleh Bupati bersama Kabag
direktur rumah sakit.) evaluasi kinerja direktur dan Pelatihan Bener Meriah melalui Tata Usaha
Kabupaten Bener Sekretaris Daerah
Meriah

4 TKP.1.5.( Mereka yang bertanggung jawab Mengadakan rapat konsultasi dan Koordinasi dan Tersedia Form Laporan 6 Bulan Ketua Pokja
atas tata kelola, memberikan persetujuan atas koordinasi dengan Pemilik RS dan evaluasi form PMKP ke Pemilik RS bersama Kabag
rencana rumah sakit dalam mutu dan seluruh pimpinan rs untuk sepakat pelaporan ke pemilik Tata Usaha
menyetujui Form Laporan PMKP RS
keselamatan pasien serta secara teratur
menerima dan menindaklanjuti laporan tentang
program mutu dan keselamatan pasien.)
5 TKP.2.( Seorang manajer senior atau direktur Melakukan Koordinasi dengan Tersedia SK 6 Bulan Ketua Pokja
bertanggung jawab untuk menjalankan rumah Bagian Hukum tentang penunjukkan Pembentukan Dewan bersama Kabag
sakit dan mematuhi undang-undang dan Dewan Pengawas RS Pengawas RS Tata Usaha
Koordinasi tentang
peraturan yang berlaku.) Pembentukan Dewan
Pengawas RS melalui
SK Bupati Bener
Meriah
6 ( Seorang manajer senior atau direktur Melakukan rapat koordinasi yang Koordinasi, evaluasi Update data Sirs Online Januari Ketua Pokja
bertanggung jawab untuk menjalankan rumah melibatkan pimpinan rs tentang tentang laporan yang Kemenkes, Laporan 2017 dan bersama Kabag
sakit dan mematuhi undang-undang dan laporan dari lembaga pengawas diberikan kepada tentang evaluasi BPK, 2018 Tata Usaha
lembaga pengawas Rekomedasi Pansus
peraturan yang berlaku.) seperti BPK dan DPRK
Pansus DPRK,
Kemenkes

7 TKP.3.1.( Para pemimpin rumah sakit bersama Melakukan dan Mengikuti pertemuan dengan Usulan tokoh Januari Ketua Pokja
dengan pemuka masyarakat dan pimpinan Musrenbang Tingkat Kecamatan di tokoh masyarakat masyarakat terinfut di 2017 dan bersama Kabag
organisasi lain merencanakan pelayanan untuk Kabupaten Bener Meriah Renja 2018 Tata Usaha
memenuhi kebutuhan masyarakat.)

8 ( Para pemimpin rumah sakit bersama dengan Melakukan dan Mengikuti pertemuan dengan Usulan unsur pimpinna Januari Ketua Pokja
pemuka masyarakat dan pimpinan organisasi Musrenbang Tingkat Kebupaten di unsur pimpinan yang terkait bidang 2017 dan bersama Kabag
lain merencanakan pelayanan untuk Kabupaten Bener Meriah terkait dengan bidang kesehatan masyarakat 2018 Tata Usaha
kesehatan terinfut di Renja
memenuhi kebutuhan masyarakat.)

9 Melakukan dan Mengikuti Rapat Pertemuan Rapat Usulan pemangku Januari Ketua Pokja
( Para pemimpin rumah sakit bersama dengan Pimpinan Tingkat Kabupaten Bener Pimpinan kepentingan masyarakat 2017 dan bersama Kabag
pemuka masyarakat dan pimpinan organisasi Meriah terinfut di Renja 2018 Tata Usaha
lain merencanakan pelayanan untuk
memenuhi kebutuhan masyarakat.)
10 Melakukan dan Mengikuti promosi kesehatan melakukan Promkes satu kali Ketua Pokja dan
pertemuan secara langsung melalui tentang kesehatan dan seminggu KPRS
TKP.3.1.( Para pemimpin rumah sakit bersama organisasi pencegahan penyakit
dengan pemuka masyarakat dan pimpinan
organisasi lain merencanakan pelayanan untuk
memenuhi kebutuhan masyarakat.)
11 TKP.3.3.1.( Kontrak dan perjanjian lainnya Melakukan evaluasi terhadap evaluasi terhadap Kinerja dokter tamu Januari Ketua Pokja
dimasukkan sebagai bagian dari program kontrak dan perjanjian dengan kinerja dokter tamu sesuai dengan kontrak 2017 dan bersama Kabag
peningkatan mutu dan keselamatan pasien dokter spesialis kunjungan awal 2018 Tata Usaha
rumah sakit.)
12 ( Kontrak dan perjanjian lainnya dimasukkan Melakukan kredensial tenaga evaluasi terhadap Tenaga Kesehatan Januari Ketua Pokja
sebagai bagian dari program peningkatan kesehatan keperawatan kredensial yang Keperawatan bekerja 2017 dan bersama Kabag
mutu dan keselamatan pasien rumah sakit.) dilakukan sesuai dnegan 2018 Tata Usaha
kompetensi

13 TKP.3.3.2.( Para praktisi independen yang Implementasi monitor kinerja Membuat kontrak Kontrak Kerja Ketua Pokja
bukan pegawai rumah sakit harus memiliki dengan praktisi independen diluar kerja dengan pihak bersama Kabag
kredensial yang benar untuk pelayanan yang rumah sakit luar terkait Tata Usaha
peningkatan mutu 6 Bulan
diberikan kepada pasien rumah sakit.) dan keselamatan
pasien

14 ( Para praktisi independen yang bukan melakukan kredensial kepada para kredensial terhadap Alat kesehatan Ketua Pokja
pegawai rumah sakit harus memiliki kredensial praktisi independen yang bukan seluruh pelayanan dilakukan kredensial bersama Ka. IPSRS
yang benar untuk pelayanan yang diberikan pegawai rs diagnostik dari pihak
indipenden 6 Bulan
kepada pasien rumah sakit.)

15 ( Para praktisi independen yang bukan melakukan kredensial kepada para kredensial terhadap Alat kesehatan Ketua Pokja
pegawai rumah sakit harus memiliki kredensial praktisi independen yang bukan seluruh pelayanan dilakukan kredensial bersama Ka. IPSRS
yang benar untuk pelayanan yang diberikan pegawai rs diagnostik dari pihak
indipenden 6 Bulan
kepada pasien rumah sakit.)

16 TKP.3.4.( Pimpinan medis, keperawatan dan Pelatihan bagi - Pelatihan untuk Desember Ketua Pokja
pimpinan lainnya sudah mendapat pendidikan Mengikuti pendidikan tentang pimpinan medis, Komite PMKP tentang 2017 bersama Kabag
dalam konsep peningkatan mutu.) konsep peningkatan mutu bagi keperawatan dan mutu 1 orang Tata Usaha
Pimpinan Medis, Keperawatan dan pimpinan lain
Pimpinan RS
17 TKP.3.5.( Pimpinan rumah sakit menjamin Melaksanakan rekrutmen, retensi, - Merencanakan - Rekruitmen staf sesuai Bulan April Ketua Pokja
tersedianya program yang seragam untuk pengembangan dan pendidikan kebutuhan kebutuhan s/d bersama Kabag
melaksanakan rekruitmen, retensi, berkelanjutan bagi semua staf rekrruitmen staf - Pelatihan BTCLS Desember Tata Usaha
- Merencanakan - Pelatihan PMKP 2017 -
pengembangan dan pendidikan berkelanjutan pengembangan dan - Pelatihan direncanaka
bagi semua staf.) pendidikan Bonels - n bulan
berkelanjutan Pelatihan Perawat ICU, April 2018
OK
- Pelatihan
Petugas Gizi

18 TKP.5.2.( Pimpinan merekomendasikan Melaksanakan pemenuhan ruangan, - Pembangunan gedung Desember Ketua Pokja
ruangan, peralatan, staf, dan sumber daya lain peralatan dan sumber lain nya CSSD 2017 bersama Kabag
yang dibutuhkan oleh departemen atau - Pengadaan alat April 2018 Tata Usaha
CSSD -
pelayanan.) Penempatan Staf CSSD
- Merencanakan
pemenuhan
kebutuhan ruangan
untuk CSSD,
merencanakan
pemenuhan alat CSSD
dan pemenuhan
kebutuhan staf di
ruang CSSD
19 TKP.5.3.( Pimpinan merekomendasikan Merencanakan seleksi dan - Koordinasi dengan - Pelaksanaan seleksi Februari Ketua Pokja
kriteria untuk menseleksi staf profesional di penempatan staf sesuai dengan seksi Diklat untuk staf - Penempatan staf 2018 bersama Kabag
departemen atau pelayanan dan memilih atau kompetensi perencanaan sesuai kompetensi Tata Usaha
kebutuhan staf
merekomendasikan orang-orang yang - Koordinasi dengan
memenuhi kriteria tersebut.) Dinas Kesehatan dan
BKPP -
Pelaksanaan Seleksi
staf
20 TKP.5.4.( Pimpinan memberikan orientasi dan Merencanakan orientasi dan - Koordinasi dengan - Jumlah Staf yang bulan April Ketua Pokja
pelatihan bagi semua staf yang bertugas dan pelatihan bagi seluruh staf seksi Diklat untuk mengikuti orientasi dan s/d bersama Kabag
bertanggung jawab di departemen atau di perencanaan orientasi pelatihan Desember Tata Usaha
dan pelatihan bagi 2017 -
pelayanan dimana mereka ditugaskan.) seluruh staf direncanaka
- perencanaan n bulan
anggaran untuk April 2018
pelatihan semua staf

- menganalisis
jumlah waktu
pelaksanaan orientasi

21 TKP.5.5.( Pimpinan melakukan evaluasi Melaksanakan evaluasi kinerja baik - evaluasi kinerja - nilai kinerja pada bulan Ketua Pokja
kinerja departemen atau pelayanan dan kinerja medis, keperawatan maupun tenaga propesional rs tenaga keperawatan, Desember bersama Kabag
stafnya.) apoteker medis dan apoteker 2017 Tata Usaha
- Melakukan
rekapitulasi nilai

22 ( Pimpinan melakukan evaluasi kinerja Melaksanakan evaluasi kinerja staf - Penilaian sasaran SKP Pengawai RS bulan Ketua Pokja
departemen atau pelayanan dan kinerja sesuai dengan SKP yang telah kinerja pengawai Desember bersama Kabag
stafnya.) ditetapkan 2017 Tata Usaha