Anda di halaman 1dari 2

Muh.

Ilyas

AMARA’ DIANGAN
Naiyya mara’dia
Tammatindoi di bongi
Tarrarei di allo namandandang mata di mamatanna daung ayu
Amalimbonganna rura
Di ajarianna banne tau
Di amadinginganna Ita
Di atepuanna Lita

Marondong duambongi Anna matea


Mau ana’u, mau appou, da muannai menjari mara’dia
Mua tania tona maasayangi lita’na
Tonamaasanyangngi pa’banua
Da muannai dai di peuluang mua’ ma’todori kedzo-kedzona
Apa iyamo tu’u namaruppu-ruppu lita
Karya: Taufik Ismail

DARI IBU SEORANG DEMONSTRAN

“ Ibu telah merelakan kalian


Untuk berangkat demonstrasi
Karena kalian pergi menyempurnakan
Kemerdekaan negeri ini”

Ya, ibu tahu, mereka tidak menggunakan gada


Atau gas air mata
Tapi langsung peluru tajam
Tapi itulah yang dihadapi
Ayah kalian almarhum
Delapan belas tahun yang lalu

Pergilah pergi, setiap pagi


Setelah dahi dan pipi kalian
Ibu ciumi
Mungkin ini pelukan penghabisan
( Ibu itu menyeka sudut matanya )

Tapi ingatlah, sekali lagi


Jika logam itu memang memuat nama kalian
( Ibu itu tersedu sesaat )