Anda di halaman 1dari 9

1.

Pendahuluan
1.1. Nama Produk
Produk Sistem Informasi Perencanaan yang akan dibahas adalah WebGIS Perintah
Kabupaten Bantul, yaitu Sistem Informasi Manajemen Kewilyahan Berbasis WebGIS Kabupaten
Bantul. Yang dapat diakses di http://kewilayahan.bantulkab.go.id/.

1.2. Latar Belakang


Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan alat yang digunakan manusia untuk
menyampaikan, menerima, dan mencari informasi-informasi serta berkomunikasi dalam
kehidupan sehari-hari. Di era globalisasi ini, telekomunikasi dan informatika adalah dua faktor
penting karena keduanya merupakan sarana komunikasi antara penyedia dan pengguna
informasi (P3TIE-BPPT. 2001. Indicator Teknologi dan Komunikasi).
Perkembangan sistem informasi pada masa sekarang ini mengalami perkembangan yang
semakin cepat dan semakin dibutuhkan disegala bidang, termasuk juga didalamnya bidang
perencanaan. Perkembangan sistem informasi perencanaan sangat pesat dirasakan terutama
dalam 10 tahun terakhir. Sistem informasi perencanaan adalah kumpulan data spasial maupun
non-spasial serta model yang digunakan untuk perencanaan public dan pengambilan keputusan,
yang umumnya dipresentasikan mulai dari peta sederhana sampai dengan menggunakan GIS
yang berbasiskan computer. Sistem informasi perencanaan lebih mengutamakan dalam
kebutuhan ruang dan lokasi serta berfokus pada tindakan maupun impilkasinya.
Salah satu produk dari sistem informasi perencanaan adalah WebGIS. WebGIS merupakan
aplikasi Geographic Information System (GIS) yang dapat diakses secara online melelui
internet/web. Pengembangan WebGIS didasarkan atas keterbatasan peta yang dihasilkan
dengan teknik kartografi manual. Keterbatasan itu meliputi pengolahan peta, penyimpanan peta,
pemanfaatan serta pembaruan peta sesuai dengan perkembangan yang dikehendaki. Peta
konvensional juga bersifat statis menjadikannya sulit untuk diolah kembali dan dipadukan dengan
peta tematik, sulit pula untuk menyimapan dan memanipulasi datanya. Oleh karena itu,
dikembangkan GIS berbasi Web guna kemudahan dan efisiensi dalam penyampaian informasi.
Pada konfigurasi WebGIS ada server yang berfungsi sebagai MapServer yang bertugas
memperoses permintaan peta dari para client dan kemudian mengirimkan kembali ke client.
Dalam hal ini, pengguna tidak perlu lagi menggunakan software GIS, hanya dengan
menggunakan internet browser untuk dapat mengakses informasi GIS yang ada. Pengembangan
WebGIS kedepannya sangat diperlukan karena potensi yang besar dalam kaitannya dengan geo
informasi. Adanya peta online sebuah kota memudahkan pengguna mencari lokasi yang diingkan
secara online tanpa mengenal batasan geografi penggunanya.
Manfaat dari WebGIS adalah tersedianya peta dan informasi yang tersusun dengan baik dan
akurat, serta mudah dipahami oleh masyarakat biasa. Produk sistem informasi yang akan
dibahas dalam makalah ini adalah WebGIS yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Bantul, yang
didalamnya terdapat berbagai informasi yang akan dijelaskan lebih rinci dalam bab pembahasan

1.3. Tujuan
Tujuan pembuatan makalah review produk sistem informasi perencanaan adalah sebagai
berikut:
1. Mengalanilsa produk sistem informasi perencanaan (WebGIS) Kota Bantul.
2. Mengidentifikasi konten-konten yang ada pada WebGIS Kota Bantul.
3. Membandingkan dengan produk sistem informasi perencanaan (WebGIS) kota lain.

2. Pembahasan
2.1. Deskripsi Produk
Dalam review makalah ini, produk Sistem Informasi Perencanaan yang akan dibahas adalah
WebGIS Pemerintah Kabupaten Bantul. Dalam rangka meningkatkan pelyang kepada
masyarakat, pemerintah Kabupaten Bantul merancang sebuah sistem pengelolaan informasi
berbasis web yang memudahkan penggunanya. Hal ini dilakukan dalam rangka mewujudkan
efisiensi pemanfaatan ruang sebagai tempat berlangsungnya kegiatan ekonomi, sosial, dan
budaya maka setiap kawasan perlu dikelola secara optimal melalui penataan ruang. Sistem yang
dibangun merupakan sistem terpadu yang mencakup bidang-bidang perencanaan
pembangunan, pelayanan perizinan, dan regulasi yang dibutuhkan bdan eksekutif dalam
mengambil keputusan. Sistem infomasi perencanaan tersebut adalah Sistem Informasi
Manjemen Kewilyahan Berbasi WebGIS Kabupaten Bantul (SIM Kewilyahan Berbasi WebGIS
Kab Bantul). Yang dapat diakses pada alamat http://kewilayahan.bantulkab.go.id/.
Tampilan keseluruhan WebGIS ini sudah cukup interaktif, dan sederhana. Terdapat
beberapa menu didalamya, yakni menu “Depan”, “Kewilayahan”, “Rencana Detail Tata Ruang
Kecamatan”, “Informasi Pelayanan”, dan “Regulasi”. Jika meng-klik menu Depan akan muncul
informasi apa saja yang akan didapat pengguna dan pengantar WebGIS. Dengan meng-klik
menu Kewilayahan Kabupaten akan muncul sub menu RTRW Kabupaten Bantul, informasi yang
disediakan adalah sebagai berikut: peta profil, peta struktur ruang, peta pola ruang, peta
budidaya, peta kawasan lindung. Jika meng-klik menu Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan,
maka akan menampilkan sub menu RDRTK Kecamatan Sewon. Meng-klik menu Informasi
Pelayanan akan mucul sub menu informasi pelayanan dan download formulir. Menu Regulasi
berisi Informasi Peraturan Daerah Kabupaten Bantul yang berkaitan dengan pembangunan.

2.2. Objek yang Dikelola Produk


Web pemerintah Kabupaten Bantul menjadikan wilayah Bantul sebagai objek yang dikelola
dalan web tersebut. dalam web tersebut, terbagi menjadi 2 jenis informasi geografi yang dapat
diakses, yaitu Kewilayahan Kabupaten, dan Rencana Deta Tata Ruang Kecamatan. Dalam
kewilayahannya dalam web GIS yang dikelola lebih kepada aspek pemanfaatan ruang. Informasi
yang ditampilkan dalam masing-masing SIG akan dijelaskan dalam bentuk gambar pada lembar
lampiran dengan penjabaran 2 jenis informasi geografis pemerintah Bantul sebagai berikut.
1. Kewilayahan Kabupaten
Kewilyahan Kabupaten menampilkan informasi terkait Rencana Tata Ruang Wilayah
Kabupaten Bantul, yang berisi peta-peta pemanfaatan ruang Kabupaten Bantul. Adapun
informasi yang ditampilakan dalam Kewilayahan Kabupaten sebagai berikut:
 Peta Profil, menampilkan data peta digital Wilayah Administrasi, Orientasi, Rencana
Penggunaan Lahan, serta Sebaran Penduduk.
 Peta Struktur Ruang, menampilkan data peta digital Jalur Evakuasi, Jaringan Air Bersih,
Jaringan Limbah, Jaringan Listrik, Pengembangan Jaringan, SDA, Rencana Struktur Ruang,
dan Transportasi Darat.
 Peta Pola Ruang, menampilkan peta digital Pola Ruang.
 Peta Budi Daya, menampilakan data peta digital Kawasan Hutan Rakyat, Kawasan Industri,
Kawasan Pariwisata, Rencana Kawasan Permukiman, Kawasan Pertambangan, Rencana
Pertanian Lahan Basah, Rencana Pertaniaan Lahan Kering.
 Peta Kawasan Lindung, menampilkan data peta digital Sebaran Cagar Budaya & Ilmu
Pengetahuan, Kawasan Perlindungan Setempat, Rawan Kekeringan, Rawan Gempa Bumi,
Rawan Longsor, Rawan Banjir, Rawan Gelombang Pasang, Kawasan Hutan Lindung,
Kawasan Lindung terhadap Kawawasan Dibawahnya.
2. Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan
Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan menampilkan RDTRK Kecamatan Sewon yang
didalamnya terdapat data digital peta-peta sebagai berikut: Peta Admistrasi, Peta Rencana
Bagian Wilayah Kawasan (BWK), Rencan Distribusi, Pendudukan, Rencana Struktur
Pelayanan Kegiatan, Rencan Sistem Jaringan Pergerakan, Rencan Jaringan Listrik, Rencana
Jaringan Telepon, Rencana Penyediaan Air Bersih, Rencana Sistem Pembuangan Air Limbah,
Rencana Jaringan Pembuangan Air Hujan, Rencana Sistem Persampahan, Rencana Blok
Pemanfaatan Ruang, Arahan Kepadatan Banguan, Arahan Ketinggian Banguan, Arahan
Perpetakan Banguan, Rencana Penangan Blok, Peruntukan, Rencana Penanganan Sarana
Prasarana, dan Peta Irigasi.

2.3. Analisis Kegunaan


Web GIS pemerintah Kota Bantul mempunyai kegunaan sebagai berikut:
1. Memudahkan pengguna website dalam mengakses informasi terkait informasi geografis
Kota Bantul. Hal ini terlihat dari tampilan interface yang cukup interaktif serta mudah
dalam aksesnya.
2. Memudahkan masyarakat dalam pengajuan Advice Planning, dengan disediakannya
menu Informasi Pelayanan yang berisi mekanisme dan persyaratan pengajuan Advice
Planning.
3. Informasi yang terdapat dala web GIS dapat menjadi bahan pertimbangan data dalam
pengambilan keputusan (Decision Support System)
4. Selain untuk DSS, Web GIS Kota Bantul dapat menjadi tools PSS untuk perencana
membuat sebuah perencanaan.
5. Memudahkan pemrintah setempat dalam mengkontrol dan mengembangkan
pembangunan.
6. Sebagai media komunikasi pemerintah dan masyarakat dalam hal transparansi
pembangunan.

2.4. Evaluasi Produk


Secara umum web GIS Kota Bantul sudah memenuhi komponen-komponen SIG yang
dikemukan oleh John E. Harmon, Steve J, yaitu: manusia sebagai pengoperasi atau yang
menggunakan piranti SIG dalam pekerjaannya. Selanjutnya, aplikasi yang merupakan prosedur
yang digunakan untuk mengolah data. Kemudian data, berupa data spasial dan data atribut.
Software, perangkat lunak SIG. Hardware, sebagai perangkat keras yang dibutuhkan untuk
menjalankan sistem. Terakhir adalah metode yang merupakan tahapan yang dilakukan dalam
pengoperasian SIG muai dari awal sampai akhir. Selain itu pengadaan GIS dapat menjawab
pertanyaan berkenaan dengan (Budianto, Eko. 2010): Lokasi, Kondisi, Kencenderungan/Trend,
Pola, dan SImulasi/Modeling.
Pada sistem informasi perencanaan pemerintah Kabupaten Bantul memiliki beberapa
kekurangan. Salah satunya adalah penyajian data peta, setiap kita mengakses data peta yang
ada, kita tidak akan mendapat keterangan data. Sehingga untuk dilakukan analisa sangat sulit,
hanya ada legenda. Padahal, keterangan data sangat diperlukan dan berfungsi sebagai output
sehingga pengguna lebih mudah dalam memahami. Dari pengamatan yang dilakukan untuk
mengetahui keterangan data dari peta yang ada pengguna harus mengisi form formulir.
Sebagai komparasi, disajikan Web SIG Tata Ruang Kota Blitar (http://gis-
tataruang.blitarkota.go.id/). Pada Web GIS Kota Blitar lebih mudah dalam mengakses keterangan
informasi data yang ada pada setiap peta. Hanya dengan meng-klik peta maka akan langsung
muncul tabel keterangan data. Pada web GIS Kabupaten Bantul tidak ada fitur draw untuk
mengubah atau mengedit peta, berbeda dengan Web GIS Kota Blitar. Tampilan peta lebih
interaktif jika dibandingkan dengan Web GIS Kabupaten Bantul. Kemudahan dalam mengakses
keterangan data itulah yang menjadi pembeda yang paling utama dari kedua web GIS tersebut.
Komparasi ini diharapkan bisa memberian manfaat dan referensi untuk perkembangan
Sistem Informasi Geografis Pemrintah Kabupaten Bantul. Untuk gambar komparai kedua web
GIS disajikan pada lembar lambiran.

3. Kesimpulan
SIM Kewilayahan Kabupaten Bantul merupakan salah satu produk Sistem Informasi
perencanaan yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Bantul. SIM Kewilyahan Kab. Bantul sangat
mudah diakses dengan mengujungi website http://kewilayahan.bantulkab.go.id/. Web GIS ini
bertujuan untuk memberikan informasi spasial dan geografis Kota Bantul.

Daftar Pustaka

Sari, Nirmala. 2013. Makalah Web GIS. Teknik Informatika, 14 Maret 2013. Dapat diakses di
http://nirmalasarii.blogspot.co.id/2013/03/makalah-web-gis.html. Diakses pada 16 Oktober
2016

Setiawan, Agnas, 2013. Komponen Sistem Informasi Geografis (SIG). Geograph88, 06/2013.
Dapat diakses di https://geograph88.blogspot.co.id/2013/06/komponen-sistem-informasi-
geografis-sig.html. Diakses pada 16 Oktober 2016.

SIM Kewilayahan Berbasis WebGIS Kabupaten Bantul. Diakses dari


http://kewilayahan.bantulkab.go.id/. Diakses pada 16 Oktober 2016.
Web SIG Tata Ruang Kota Blitar. Diakses dari http://36.85.88.204:1111/blitar/index.php. Diakses
pada 16 Oktober 2016.

Lampiran

Tampilan menu
SIM Kewilayahan
Kabupaten Bantul,
pengguna dapat
memilih informasi
yang diinginkan

Gambar. 1. Tampilan menu utama SIM Kewilayahan Kab Bantul


Sumber: http://kewilayahan.bantulkab.go.id/.

Gambar. 2. Tampilan salah satu menu utama Kewilayahan Kabupaten


Sumber: http://kewilayahan.bantulkab.go.id/.
Gambar. 3. Tampilan salah satu menu utama Rencana Detail Tata
Ruang Kecamatan
Sumber: http://kewilayahan.bantulkab.go.id/.

Gambar. 4. Tampilan salah satu peta pada menu Kewilayahan Kabupaten


Peta RTRW-Administrasi
Sumber: http://kewilayahan.bantulkab.go.id/.

Gambar. 5. Tampilan salah satu peta pada menu Rencana Detail Tata
Ruang Kecamatan
Peta Rencana Blok Pemanfaatan Ruang
Sumber: http://kewilayahan.bantulkab.go.id/.
Gambar. 6. Tampilan peta Pola Ruang pada Web Gambar. 7. Tampilan peta Pola Ruang pada SIM
SIG Tata Ruang Kota Blitar Kewilayahan Kab Bantul
Peta Rencana Kawasan Lindung Setempat Kota Sumber: http://kewilayahan.bantulkab.go.id/.
Blitar
Sumber: http://36.85.88.204:1111/blitar/index.php.

Gambar. 8. Tampilan menu utama pada Web SIG Tata Gambar. 7. Tampilan menu utama pada SIM
Ruang Kota Blitar Kewilayahan Kab Bantul
Sumber: http://36.85.88.204:1111/blitar/index.php. Sumber: http://kewilayahan.bantulkab.go.id/.