Anda di halaman 1dari 12

MENOPAUSE

Health Department
Menopause
• Menopause adalah masa berakhirnya
siklus menstruasi. Seiring dengan proses penuaan,
semua wanita akan mengalami proses ini.
• Fase alami tersebut disebabkan oleh perubahan pada
kadar hormon tubuh wanita. Menjelang akhir usia 30
tahun, kinerja ovarium akan menurun dan pada
akhirnya berhenti memproduksi hormon reproduksi di
kisaran usia 50 tahun.
• Menopause dini atau prematur bila terjadi sebelum
usia 40 tahun. Penyebab belum diketahui secara pasti,
tapi kelainan genetika atau penyakit autoimun diduga
berpotensi menjadi pemicunya.
Penyebab lain Menopause

• Prosedur medis, misalnya operasi pengangkatan


rahim atau ovarium.
• Metode pengobatan kanker, seperti kemoterapi dan
radioterapi. Kedua metode ini dapat memicu
menopause dini. Namun siklus menstruasi terkadang
dapat kembali terjadi setelah proses kemoterapi dan
radioterapi berakhir.
• Kondisi kesehatan tertentu, contohnya sindrom
Down atau penyakit Addison
Gejala-gejala Menopause

• Perubahan pada siklus menstruasi, misalnya frekuensi menstruasi yang


tidak teratur, volume pendarahan yang sedikit atau berlebih.
• Sensasi rasa panas, berkeringat, dan jantung berdebar (hot flushes).
• Kekeringan pada vagina yang dapat menyebabkan rasa gatal atau sakit
saat berhubungan seks.
• Penurunan gairah seks.
• Berkeringat pada malam hari.
• Gangguan tidur, seperti sering terbangun tiba-tiba dan insomnia.
• Sulit konsentrasi.
• Emosi yang tidak stabil, misalnya uring-uringan, sedih, atau depresi.
• Kenaikan berat badan dan metabolisme yang lambat.
• Sakit kepala.
• Rambut yang menipis dan kulit kering.
• Lebih rentan terhadap infeksi saluran kemih.
Langkah Penanganan Sederhana Untuk
Menopause

• Menopause umumnya tidak


membutuhkan penanganan
khusus. Gejala-gejalanya juga
tidak bersifat permanen dan
akan berkurang seiring waktu.
• Sebagian besar wanita dapat
melakukan perubahan dalam
gaya hidup mereka untuk
mengurangi gejala-gejala
tersebut.
Mengatasi sensasi rasa panas, berkeringat, dan
jantung berdebar (hot flushes).

• Gunakan pakaian tipis berbahan


katun, serta menghindari faktor
pemicu berupa kafein, minuman
panas, makanan pedas, minuman
keras, serta stres.
• Langkah ini juga berguna untuk
menangani gejala berkeringat pada
malam hari.
Menerapkan pola makan yang seimbang
(perbanyak serat dengan mengonsumsi
buah serta sayur) dan teratur
berolahraga

• Selain mencegah
kenaikan berat badan
yang cenderung
mengiringi masa
menopause, langkah
ini juga berguna
untuk menguatkan
tulang agar tidak
mudah keropos.
Langkah Penanganan Menopause

• Cukup istirahat, tidur yang cukup 6-7 jam


sehari
• Senam Kegel, Menguatkan otot dasar
panggul sehingga mengurangi kesulitan
menahan kencing.
• Menerapkan teknik relaksasi, Misalnya
meditasi, mengatur pernapasan, yoga, serta
taichi. Teknik ini dapat membantu untuk
mengurangi tingkat stres atau depresi
• Stop rokok, memperparah gejala
Langkah Penanganan Medis Untuk Menopause

• Pada gejala menopause yang parah hingga mengganggu


rutinitas, dianjurkan penggunaan obat-obatan untuk
menguranginya. Jenis penanganan berdasarkan pada
gejala-gejala yang dialami serta riwayat kesehatan Anda.
• Terapi penggantian hormon merupakan langkah
penanganan menopause yang paling sering digunakan
karena tingkat keefektifannya yang tinggi.
• Obat-obatan dalam terapi ini tersedia dalam bentuk tablet,
krim, gel, koyo, dan implan.
• Di samping mengurangi gejala menopause, terapi
penggantian hormon jangka panjang juga dapat
mengurangi risiko osteoporosis.
Terapi penggantian hormon

• Menggantikan hormon reproduksi alami yang menurun seiring


proses menopause.
• Dua kategori, yaitu terapi penggantian hormon estrogen dan
kombinasi.
• Penggantian hormon estrogen bagi wanita yang telah menjalani
operasi pengangkatan ovarium dan rahim karena estrogen dapat
meningkatkan risiko kanker rahim.
• Sedangkan terapi penggantian hormon kombinasi
(estrogen dan progesteron) diberikan bagi wanita yang masih
memiliki rahim.
• Dapat dihentikan bertahap setelah gejala menopause berakhir.
• Pada umumnya, durasi gejala menopause sekitar 4 tahun setelah
menstruasi terakhir.
Terapi Lainnya

• Clonidine (salah satu obat antihipertensi) atau antidepresan


tertentu untuk mengurangi gejala sensasi rasa panas, berkeringat,
dan jantung berdebar (hot flushes)serta berkeringat pada malam
hari.
• Pelumas vagina untuk mengatasi kekeringan pada vagina serta rasa
sakit saat berhubungan seks.
• Tiap metode pengobatan pasti memiliki efek samping. Karena itu,
para wanita dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter setelah 3
bulan pertama menjalani proses penanganan, lalu melakukan
pemeriksaan rutin setahun sekali.
• Pemeriksaan rutin ini akan membantu dokter untuk memastikan
keefektifan metode yang digunakan sekaligus perkembangan
kesehatan Anda.