Anda di halaman 1dari 2

PENDAHULUAN

Sastra adalah sebuah kata yang sudah tidak asing di telinga setiap orang.
Setiap orang pasti tahu apa itu sastra, tapi tidak semua orang mengerti apa arti sastra
yang sebenarnya, banyak orang yang mengatakan sastra itu adalah sesuatu yang
mempunyai nilai keindahan. Namun, sebenarnya sastra adalah ungkapan dari
perasaan pribadi manusia berupa pengalaman-pengalamannya, perasaannya, ide,
dan segala sesuatu yang terjadi padanya sepanjang hidupnya, yang dituangkan
dalam bentuk gambaran konkret yang mempunyai nilai estetis atau keindahan yang
menggunakan bahasa sebagai mediumnya dan berguna bagi orang lain. Semi (1978:
9) berpendapat bahwa sastra adalah suatu bentuk dan hasil pekerjaan seni kreatif
yang objeknya adalah manusia dan kehidupannya dan menggunakan bahasa sebagai
mediumnya.

Karya sastra itu merupakan media yang digunakan oleh pengarang untuk
menyampaikan gagasannya atau pendapatnya serta pengalaman yang di alami
sepanjang hidupnya serta sebagai media untuk menyampaikan pandangan
pengarangnya terhadap segala sesuatu hal atau masalah yang dia amati di
lingkungannya, yang disajikan dalam bentuk teks kepada pembaca yang
menggunakan bahasa sebagai mediumnya.

Kata puisi berasal dari bahasa Yunani, yaitu Poietes dan bahasa Latin, yaitu
Poeta. Kata Poeites atau Poeta tersebut mula-mula berarti pembangun, pembentuk,
dan pembuat. Kata-kata tersebut berasal dari kata Poieo atau Poia yang berarti
membangun, menyebabkan menimbulkan, dan menyair. Vincil C. Counter (taigan,
1971: 3) memberi penjelasan tentang puisi (poetry) bahwa kata Poet berasal dari
bahasa Yunani (Greek) yang berarti membuat atau mencipta (to make or to create).
Secara etimologis, kata puisi berasal dari bahasa Yunani, yaitu Poeima yang
bermakna membuat, Poeisis yang bermakna pembuatan atau poeites yang
bermakna pembuat, pembangun, atau pembentuk (Tjahjono, 1988: 50).

“Sayuti (2002: 3-4) berpendapat bahwa puisi adalah sebentuk


pengucapan bahasa yang memperhitungkan adanya aspek bunyi-
bunyi di dalamnya, yang mengungkpkan pengalaman imajinatif,
emosional, dan intelektual penyair yang ditimba dari kehidupan
individual dan sosialnya, yang diungkapkan dengan teknik pilihan
tertentu sehngga puisi itu mampu membangkitkan pengalaman
tertentu pula dalam diri pembaca atau pendengar-pendengarnya.”
Berdasarkan beberapa definisi di atas dapat disimpulkan bahwa puisi adalah
suatu ekspresi yang berasal dari pengalaman individual dan sosial seseorang yang
terjadi sepanjang hidupnya yang diungkapkan melalui bahasa yang unik pada setiap
individu. Melihat keunikan pada puisi ini saya tertarik untuk membahas unsur-
unsur pembangun pada puisi ini, karena puisi merupakan suatu karya sastra yang
dapat mengubah pemikiran orang lain ketika membacanya, karya sastra seperti
puisi bisa membuat seseorang yang bersedih menjadi gembira yang gembira,
menjadi bersedih. Karena sastra bukan hanya sekedar tulisan. Tapi sastra juga
sebagai teman, penyemangat, penyelamat, pengkhianat, bahkan pembunuh.

Adapun rumusan masalah yang saya angkat pada pembahasan kali ini
adalah bagaimana unsur pembangun puisi sebagai sebuah karya sastra?

Tujuan penulisan dalam penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui


unsur pembangun puisi sebagai sebuah karya sastra.

Manfaat pada penulisan makalah ini di khususkan bagi pembaca, makalah


ini di harapkan berguna untuk di jadikan referensi pembuatan makalah unsur
pembangun puisi sebagai sebuah karya sastra bagi peneliti berikutnya.