Anda di halaman 1dari 2

ABSTRAK

PENGARUH BELANJA LANGSUNG DAN BELANJA TIDAK


LANGSUNG SERTA PENYERTAAN MODAL PEMERINTAH DAERAH
TERHADAP PDRB DAN DESENTRALISASI FISKAL PADA
KABUPATEN KUTAI TIMUR

Oleh :

ATIK DWI MEI FATMAWATI


NIM : 1501016040

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui


pengaruh Belanja Langsung dan Belanja Tidak Langsung serta
Penyertaan Modal Pemerintah Daerah terhadap PDRB dan Derajat
Desentralisasi Fiskal pada Kabupaten Kutai Timur.

Adapun model analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu


menggunakan analisis jalur (Path Analysis). Data yang yang digunakan
adalah data sekunder tahun periode 2004 sampai dengan 2015. Teori
yang digunakan yaitu teori belanja daerah dan investasi.

Hasil analisis menemukan bahwa Belanja Langsung berpengaruh


secara langsung positif tidak signufikan terhadap PDRB. Belanja Tidak
Langsung berpengaruh secara langsung positif signifikan terhadap PDRB.
Penyertaan Modal Pemerintah Daerah berpengaruh secara langsung
positif tidak signifikan terhadap PDRB

Belanja Langsung berpengaruh secara langsung positif tidak


signifikan terhadap Derajat Desentralisasi Fiskal. Belanja Tidak Langsung
berpengaruh secara langsung positif signifikan terhdap Derajat
Desentralisasi Fiskal. Penyertaan Modal Pemerintah Daerah berpengaruh
positif tidak signifikan terhadap Derajat Desentralisasi Fiskal. PDRB
berpengaruh secara langsung negatif tidak signifikan terhadap Derajat
Desentralisasi Fiskal pada kabupaten Kutai Timur.

Kata Kunci : Belanja Langsung, Belanja Tidak Langsung, Penyertaan


Modal Pemerintah Daerah, PDRB, Desentralisasi Fiskal.

v
ABSTRACT

THE EFFECT OF DIRECT EXPENDITURE AND INDIRECT


EXPENDITURE WITH GOVERMENT PARTICIPATION EQUITY TO THE
GDRP AND FISCAL DESENTRALIZATION IN THE KUTAI TIMUR
DISTRICT.
By :

ATIK DWI MEI FATMAWATI


NIM : 1501016040

This Reseach aimed to analyze and determine the influence direct


and indirect effects of direct expenditure, indirect expenditure and
goverment participation equity to the GDRP and Fiscal Desentralization in
Kutai Timur District.

The analysis model used in this reseach is using Path Analysis.


The data used is secondary data in the period 2004 to 2015. The theory
used is public expenditure and invesments theory.

The analysis finds that : direct expenditure have direct effect


positive not significant to GDRP. Indirect expenditure have direct effect
positive significant to GDRP. goverment participation equity have direct
effect positive not significant to GDRP.

direct expenditure have direct effect positive not significant to


Fiscal Desentralization. Indirect expenditure have direct effect positive
significant to Fiscal Desentralization. goverment participation equity have
direct effect negative not significant to Fiscal Desentralization. GDRP have
direct effect negative not significant to Fiscal Desentralization in Kutai
Timur District.

Keyword: Direct Expenditure, Indirect Expenditure, Goverment


Participation Equity, GDRP, Fiscal Desentralization.

vi