Anda di halaman 1dari 17

Surat adalah sarana komunikasi untuk menyampaikan informasi tertulis oleh suatu

pihak kepada pihak lain. Fungsinya mencakup lima hal: sarana pemberitahuan, permintaan,
buah pikiran, dan gagasan; alat bukti tertulis; alat pengingat; bukti historis; dan pedoman
kerja. Ada dua jenis surat, yaitu surat pribadi dan surat dinas.

A. Mengenal dan Memahami Surat


1. Mengenal Ciri Surat Pribadi dan Surat Dinas
Surat Pribadi
Surat pribadi adalah bentuk komunikasi tulis (surat-menyurat) yang dilakukan oleh
seseorang kepada orang lain sebagai pribadi bukan sebagai wakil atau urusan yang berkaitan
dengan kelembagaan/ kedinasan/ resmi. Dalam surat pribadi ini, ada hal yang perlu
diperhatikan, yaitu tata etika atau sopan santun. Secara umum ciri surat pribadi antara lain
sebagai berikut.
1. Surat pribadi adalah bentuk komunikasi interaktif antara orang pertama (pengirim) dan
orang kedua (penerima)
2. Surat pribadi berisi unsur tanggal surat, alamat surat, pembuka surat, pendahulua, isi, dan
penutup surat, serta nama pengirim surat atau juga tanda tangan.
3. Isi surat pribadi berkaitan dengan masalah pribadi menanyakan kabar, keperluan pribadi,
dan tujuan komunikasi pribadi yang lain

Contoh Surat Pribadi

Kupang, 10 Januari 2016


Ibu Dewi yang saya sayangi,

Bagaimana kabar Ibu? Semoga selalu sehat!


Sejak Ibu pindah ke Kota Bogor, rasanya kelas menjadi sepi. Tiada lagi tawa canda Ibu yang
menyejukkan. Tiada lagi nasihat-nasihat yang indah itu. Kami semua kangen Ibu. Kerinduan
kami hanya bisa diungkapkan lewat doa untuk Bu Guru luar biasa seperti Ibu.

Saya yakin Ibu sudah mendapat murid-murid baru di Kota Bogor. Meski sudah mendapat
murid baru, tolong jangan lupakan kami yang di Kota Kupang ini.
Semoga Ibu senantiasa sehat dan dalam lindunganNya

Salam rindu,

Paskalina.

Menyimpulkan ciri surat pribadi


Diskusikan untuk menyimpulkan hal-hal berikut!

a) Mengapa seseorang menulis surat pribadi?


Seseorang meulis surat pribadi untuk berkomunikasi dengan orang lain yang sifatnya
pribadi
b) Bagaimanakah urutan menulis surat pribadi?
1. Tempat dan tanggal pembuatan surat.
2. Salam Pembuka.
3. Paragraf pembuka.
4. Paragraf isi.
5. Paragraf penutup/ Salam penutup.
c) Mengapa menulis surat pribadi harus menyertakan salam pembuka, kalimat pembuka
paragraf, dan kalimat penutup surat?
Sebagai suatu bentuk komunikasi surat pribadi memiliki bagian-bagian yang
menggambarkan bentuk komunikasi ketika kita berkomunikasi secara langsung. Berikut ini
bagian-bagian surat pribadi.
 Alamat dan tempat tanggal Pembuatan Surat. Bagian ini menjelaskan posisi serta waktu
ditulisnya surat.
 Salam pembuka adalah sapaan seseorang sebelum menulis surat. Anda bisa
menggunakan kaimat seperti dalam contoh di atas ( Salam persahabatan) atau dengan
salam yang lain seperti: Asalamualaikum Salam manis, salam sejahtera, dll
 Paragraf Pembuka. Paragraf pembuka dapat berupa pertanyaan mengenai kabat,
kesehatan, keadaan atau sekedar basa-basi
 Paragraf Isi. Paragraf ini berisi inti atau tujuan dibuatnya surat.
 Paragraf Penutup. Paragraf penutup digunakan untuk mengakhiri isi surat. Biasanya
paragraf ini berisi permohonan maaf, mohon diri, harapan dan sebagainya.
d) Apa saja tujuan yang mungkin diungkapkan dalam surat pribadi?
Untuk menyampaikan tujuan atau pesan yang ingin disampaikan kepada penerima surat
secara pribadi.
e) Apa ciri isi dalam surat pribadi?
Ciri isi surat pribadi adalah menggunakan bahasa tidak resmi, karena surat pribadi
ditujukan untuk keluarga atau teman. Ciri umum surat pribadi adalah
 Tidak memakai kop/kepala surat
 Tidak menggunakan nomor surat dan perihal
 Format yang digunakan bebas. tidak harus ada pembuka, isi dan penutup.
 Dapat menggunakan salam pembuka dan penutup menurut kebiasaan penulis surat
 Tidak melampirkan lampiran atau tembusan.

2. Mengidentifikasi Ciri Surat Dinas

Surat Dinas
Surat dinas adalah surat yang ditulis dalam situasi formal dan untuk kepentingan
formal. Surat dinas berisi tentang keperluan kedinasan yang bersifat resmi. Pada dasarnya
struktur surat dinas tidak jauh berbeda dengan surat pribadi. Isi surat dinas berkaitan dengan
topik kedinasan. Misalnya, undangan rapat, permohonan maaf suatu instansi kepada orang/
instansi/ perusahaan, lamaran pekerjaan, surat permintaan izin tidak masuk, izin menggunakan
tempat, dan sebagainya
Surat dinas hanya boleh ditulis oleh sebuah instansi kepada instansi lain atau individu.
Seseorang atas nama individu tidak diperbolehkan menulis surat dinas. Oleh sebab itulah,
pada surat dinas ada kepala surat dan nomor surat.
Bagian surat resmi yaitu nomor surat adalah salah satu bagian yang fungsinya
sangatlah penting. Bagian ini tidak boleh dibuat sembarangan karena masing-masing karakter
dalam nomor surat resmi memiliki makna dan arti. Karena itulah penulisan nomor surat ini
tidak boleh asal dan sembarangan. Supaya tidak terjadi kesalahan dalam pembuatan nomor
dan agar fungsinya tercapai maka alangkah baiknya jika kita belajar mengenai nomor tersebut.
Jika anda selalu berkecimpung dengan surat menyurat maka anda harus memahami
benar bagaimana Tata Cara Penulisan Nomor Surat agar semua surat yang ada bisa lebih
tertib. Jangan sampai, saat membuat surat anda sampai lupa meletakkan nomor suratnya. Jika
anda perhatikan, dalam penulisan nomor untuk surat resmi maka anda akan mendapatkan
beberapa kode nomor misalnya:
1. Nomor urut surat
2. Kode surat
3. Bulan atau Tahun Pembuatan
4. Surat keterangan kesalahan perbedaan penulisan
5. Surat keterangan kematian
6. Pernyataan sanggup ditempatkan dimana saja

Masing-masing bagian tersebut memiliki fungsi yang sangat penting, yaitu berkaitan
dengan kearsipan. Agar lebih jelas anda bisa mengikuti penjelasan mengenai Sistem
Penomoran Surat Resmi berikut ini.
Setiap institusi atau organisasi berhak membuat sistem / aturan penomoran surat
dimana sistem tersebut bebas dilakukan sepanjang tidak keluar dari aturan umum sistem
penomoran surat, berupa kode angka / huruf dan singkatan-singkatan. Lebih jelasnya silahkan
perhatikan contoh berikut!
Nomor : A.001/Pan-Pel/AKB/I/2014

Coba lihat susunan kode pada nomor surat resmi di atas, tentu ada arti, maksud dan juga
tujuannya bukan? Nah, pada nomor di atas masing-masing memiliki arti sendiri yaitu seperti
dijelaskan di bawah ini:

1. A = kode untuk surat internal (misalnya surat undangan untuk anggota, surat apapun yang
berkaitan dengan anggota organisasi / jaringan dalam institusi). Sehingga kode "B" berarti
kode surat untuk pihak luar organisasi. Maka boleh juga memberikan kode C untuk Jenis
Surat Tugas dan Surat Keterangan lainnya.
2. 001 = Artinya nomor seri surat itu dikeluarkan, misalnya dalam suatu kegiatan surat
pertama yang dikeluarkan untuk internal lembaga khusus di kegiatan tersebut adalah 001,
maka kalau ada surat susulan otomatis menjadi 002.
3. Pan-Pel = Artinya Panitia Pelaksana (jika surat itu khusus untuk sebuah kepanitiaan acara /
kegiatan. Bila bagian yang ini bisa ada dan bisa ditiadakan. Kode jenis ini umumnya ada:
Kongres; Musda; Rapat; Prop; dan sebagainya
4. AKB = Identitas organisasi / institusi
5. I = Bulan ketika surat itu dikeluarkan, umumnya di tulis dalam angka romawi
6. 2014 = Tahun surat itu di keluarkan

Fungsi nomor surat antara lain sebagai berikut:


a. Mempermudah penyimpanan (index)
b. Mempermudah pencarian surat
c. Memudahkan pencatatan baik surat masuk maupun surat keluar

 Nomor: 20/KKG/X/2014
 Nomor: 430/C.C2/KR/2014

Dari beberapa contoh yang ada di atas bisa kita ketahui bahwa nomor ini terdiri dari
beberapa bagian yang bisa kita identifikasi. Bagian nomor tersebut seperti yang sudah
disebutkan di atas yaitu nomor urut, kode instansi/perusahaan, dan kode bulan serta tahun
pembuatan surat. Dengan informasi yang ada pada nomor tersebut tentu anda bisa dengan
mudah mengetahui informasi tentang surat yang ada, yaitu informasi mengenai:
1. Jumlah surat yang telah di buat
2. Jenis surat
3. Siapa yang membuat
4. Bulan apa di buat
5. Tahun berapa di buat

Berbicara mengenai nomor ini tentu kita juga harus tahu bagaimana penulisan nomor
surat tersebut yaitu baik berkaitan dengan komposisi maupun susunan penulisan pada sebuah
surat. Sekarang mari kita lihat contoh penulisan nomor pada surat resmi di bawah ini.
Struktur Surat Dinas

1. Kop surat
2. Nomor surat
3. Tanggal surat
4. Lampiran
5. Perihal
6. Alamat surat
7. Salam pembuka
8. Isi surat
9. Paragraf penutup
10. Nama dan tanda tangan pihak yang memperkuat surat
11. Nama dan tanda tangan penulis surat

Diskusikan
1) Apa saja unsur pada surat dinas?
Kop surat, Nomor surat, Tanggal surat, Lampiran, Perihal, Alamat surat, Salam pembuka,
Isi surat, Paragraf penutup, Nama dan tanda tangan pihak yang memperkuat surat, dan
Nama dan tanda tangan penulis surat.

2) Bagaimana ciri surat dinas dari segi bentuk?


Bentuk surat resmi dikenali dengan alamat ditulis di sebelah kanan di bawah tanggal surat.
Kemudian, di sebelah kiri berturut-turut ke bawah dituliskan : nomor surat, sifat (jika ada),
lampiran dan perihal. Lay out pengetikan pada setiap alinea surat bentuk resmi dimulai 5
(lima) soasi dari garis pinggir kiri.

3) Bagaimana ciri surat dinas dari segi isi?


Isi surat dinas berkaitan dengan topik kedinasan. Misalnya, undangan rapat, permohonan
maaf suatu instansi kepada orang/ instansi/ perusahaan, lamaran pekerjaan, surat
permintaan izin tidak masuk, izin menggunakan tempat, dan sebagainya
Diskusikanlah hal-hal berikut untuk menyimpulkan ciri surat dinas!

a) Mengapa ada surat dinas selain surat pribadi sebagai alat korespondensi?
Surat Korespondensi adalah penyampaian maksud melalui surat dari satu pihak kepada
pihak lain dapat atas nama jabatan dalam suatu perusahaan/ organisasi dan dapat atas nama
perseorangan (individu). Karena surat dinas ditujukan secara resmi dan pada lembaga-
lembaga resmi lain maka surat dinas dapat menjadi alat korespondensi.
b) Siapa yang diperbolehkan menulis surat dinas?
Surat dinas hanya boleh ditulis oleh sebuah instansi kepada instansi lain atau individu.
Seseorang atas nama individu tidak diperbolehkan menulis surat dinas. Oleh sebab itulah,
pada surat dinas ada kepala surat dan nomor surat.

B. Menyimpulkan Isi Surat Pribadi dan Surat Dinas


Surat pribadi adalah bentuk komunikasi interaktif antara orang pertama (pengirim) dan
orang kedua (penerima). Surat pribadi berisi unsur tanggal surat, alamat surat, pembuka surat,
pendahulua, isi, dan penutup surat, serta nama pengirim surat atau juga tanda tangan. Isi surat
pribadi berkaitan dengan masalah pribadi menanyakan kabar, keperluan pribadi, dan tujuan
komunikasi pribadi yang lain
Surat dinas adalah surat yang ditulis dalam situasi formal dan untuk kepentingan
formal. Surat dinas ini dapat ditulis oleh pribadi atau atas nama suatu lembaga pemerintahan,
perusahaan, atau organisasi yang ditujukan kepada lembaga. Pada dasarnya struktur surat
dinas tidak jauh berbeda dengan surat pribadi.
Isi surat dinas berkaitan dengan topik kedinasan. Misalnya, undangan rapat,
permohonan maaf suatu instansi kepada orang/ instansi/ perusahaan, lamaran pekerjaan, surat
permintaan izin tidak masuk, izin menggunakan tempat, dan sebagainya.
Menyimpulkan isi surat pribadi dapat dilakukan dengan cara membaca surat pribadi
secara saksama. Surat pribadi biasanya berisi paragraf pembuka, isi, dan penutup. Isi surat
terletak setelah paragraf pembuka. Kamu dapat menyimpulkan isi surat berdasarkan paragraf
isi surat tersebut. Perhatikan contoh surat pribadi berikut!

Surat 1

Malang, 14 November 2015

Salam semangat pelajar!


Apa kabarmu, Ozi?
Ozi saya dengar kotamu sedang di landa bencana asap. Aku khawatir akan keadaanmu.
Apakah kamu baik-baik saja? Apakah kamu dapat belajar di sekolah tanpa terganggu asap?
Liburan semester ini, Ayahku akan memberikan penyuluhan program Desa Bebas Api di
desamu. Aku diajak oleh ayah agar dapat mengunjungimu. Apakah kamu ada kesibukan
liburan semester ini? Jika tidak, aku akan sangat senang dapat mengunjungimu.
Sekian dulu, kutunggu balasanmu.

Sepupu dan sahabatmu,

Fiola

Surat 2

Ibu Ratna yang baik,

Ketika surat ini saya tulis, saya sedang di atas perahu diantar Bapak bersama Pak Guru
menuju kecamatan untuk mengikuti lomba cerdas cermat. Saya bangga mengenakan seragam
sekolah yang Ibu kirim untuk kami. Semua buku yang Ibu sediakan buat kami sangat
membantu untuk belajar ilmu pengetahuan umum. Bapak juga sudah sadar pentingnya
sekolah buat saya. Bapak akan kerja keras supaya saya bisa sekolah di SMA.
Ibu Ratna yang baik, hari ini juga saya kehilangan sahabat karena dia harus ikut orang
tuanya pindah ke Banjarmasin. Saya sedih, tapi langit biru di atas Danau Jempang telah
menghibur hati yang gundah.
Kedatangan Ibu dan Mister ke tempat kami membuat saya ingin terus belajar tentang apa
saja. Kami memang jauh berada di pedalaman, kami tak punya cita-cita yang tinggi, kami
hanya ingin bisa berbagi ilmu seperti Ibu dan Mister. Kami tak ingin danau yang indah ini
digusur oleh perusahaan batu bara. Karena itu kami harus pandai.

Salam dari Danau Jempang.

Diah.

Latihan Berpikir Kritis Memahami Surat Pribadi


a) Uraikanlah maksud isi surat 1 dan surat 2 di atas!

Fiola menanyakan kabar Ozi dan memberitahu kalau Fiola akan datang ke
Isi surat 1 desa karena ayah Fiola mengajaknya dalam rangka penyuluhan program
Desa Bebas Api. Dan Fiola akan mengunjungi Ozi apabila Ozi tidak ada
kesibukan.
Isi surat 2 Diah mengucapkan terima kasihnya kepada Ibu Ratna yang telah
memberikan seragam untuk mengikuti cerdas cermat dan juga buku-buku.
Diah akan berusaha menjadi anak yang pintar agar Danau Sempang tidak
tergusur oleh perusahaan batu bara.
b) Mengapa Fiola mengirim surat kepada Ozi?
Untuk menanyakan kabar Ozi dan memberitahukan kedatangannya
c) Mengapa Diah mengirim surat?
Untuk mengucapkan terima kasih kepada Ibu Ratna.

Menyimpulkan Isi Surat Dinas

Menyimpulkan isi surat dinas dapat dilakukan dengan cara membaca surat dinas secara
saksama. Surat dinas biasanya berisi bagian pembuka, isi, dan penutup. Isi surat terletak
setelah bagian pembuka. Kamu dapat menyimpulkan isi surat berdasarkan bagian isi surat
tersebut. Pada bagian isi terdapat hari, tanggal, waktu, tempat, dan acara. Perhatikan contoh
surat resmi berikut ini.

Surat Dinas 1

Sekolah Menengah Pertama Negeri 43


Jalan Pahlawan Trip II Nomor 102 Makassar

15 April 2015
Hal: Ucapan Terima Kasih

Yth. Pimpinan Museum Hasanuddin


Makassar

Dengan hormat,
Kami mengucapkan banyak terima kasih atas sambutan dan layanan pihak Museum
Hasanuddin
Makassar kepada siswa SMPN 43 saat kegiatan karya wisata minggu lalu. Kami sangat
berterima kasih atas waktu dan kesabaran menjawab semua pertanyaan siswa kami, dan
kesibukan atas kunjungan kami.
Kami perlu menyatakan bahwa keluarga besar SMPN 43 merasa puas atas kunjungan ke
Museum Hasanuddin Makassar. Semoga kerja sama yang baik ini dapat dilanjutkan di masa
mendatang.

Hormat kami,
Kepala Sekolah

Andi Laki Mappang, S.Pd.

Surat Dinas 2

Latihan Berpikir Kritis Memahami Surat Dinas

a) Uraikanlah maksud isi surat dinas di atas!


Isi surat 1
⇒ Ucapan terima kasih Kepala SMPN 43 kepada Pimpinan Museum Hasanuddin Makassar
karena memberikan pelayanan terbaik atas kunjungan murid-murid.

Isi Surat 2
⇒ permohonan izin ketidakhadiran Elfira Kette kepada Guru Mata pelajaran Di SMP
Negeri 3 Malang karena ada kepentingan keluarga

b) Mengapa panitia merasa perlu menulis surat kepada wali murid?


⇒ Karena merasa sangat puas dengan pelayanan Museum dan sangat berterima kasih atas
pelayanannya

c) Mengapa surat permohonan izin tersebut berbentuk surat dinas? Bukan surat pribadi?
⇒ karena surat dinas bersifat lebih formal dan surat permohonan izin ini ditujukan kepada
sebuah instansi, yaitu sekolah.

C. Menelaah Surat dan Bahasa Surat Pribadi dan Surat Dinas


Surat adalah alat komunikasi antara seseorang dengan seseorang yang di
kehendakinya, yang berisi tulisan, pernyataan, suatu kabar, harapan, dan tanggapan yang
sesuai dengan keinginan dari penulis surat tersebut. Inilah arti surat secara umum atau yang
biasanya masyarakat tahu. Menurut Pusat Pembinaan Dan Pengembangan Bahasa Departemen
Pendidikan Nasional, Surat adalah suatu sarana komunikasi yang digunakan untuk
menyampaikan informasi tertulis oleh suatu pihak kepada pihak lain.
Masyarakat sudah mengenal surat dari jaman dahulu sebelum adanya perkembangan
teknologi di jaman sekarang yang bisa merubah bentuk surat kertas menjadi surat elektronik
atau bisa menjadi canggih dengan menggunakan alat komunikasi. Secara umum surat di
golongkan menjadi tiga fungsi atau tiga jenis, yaitu surat pribadi, surat resmi, dan surat niaga.
Namun dalam tulisan ini hanya dibahas mengenai surat pribadi dan surat resmi saja.

Ciri Penggunaan Bahasa pada Surat Pribadi

1. Pilihan kata sapaan bersifat pribadi (kata emotif dan ekspresif )


2. Bahasa surat pribadi tidak formal tetapi santun
3. Pilihan ragam bahasa tergantung siapa penerima surat
4. Menggunakan sapaan (seperti orang bercakap)
5. Menggunakan kata ganti orang pertama (untuk pengirim) dan kata ganti orang kedua untuk
penerima

Ciri penggunaan Bahasa pada Surat Dinas

1. Pilihan kata sapaan bersifat formal


2. Bahasa ragam baku

1. Menelaah Struktur Surat Pribadi dan Surat Dinas


Bagian dan Contoh Surat Pribadi
Surat pribadi adalah jenis tulisan yang berisi keperluan pribadi antara satu orang
dengan orang yang lain. Surat pribadi memiliki beberapa bagian, yaitu tanggal surat, salam
pembuka, isi, penutup, dan nama pengirim surat beserta tanda tangan. Perhatikan gambar di
bawah ini.

Berdasarkan surat pribadi di atas, ada beberapa bagian yang menjadi unsur pembangun
surat pribadi, yaitu (1) alamat dan tanggal surat, (2) salam pembuka, (3) kalimat pembuka
paragraf, (4) isi surat, (5) penutup surat, (6) salam akhir, dan (7) nama dan tanda tangan.
Surat Dinas

Bagian dan Contoh Surat Dinas

Surat dinas berisi tentang keperluan kedinasan yang bersifat resmi. Pada dasarnya
struktur surat dinas tidak jauh berbeda dengan surat pribadi. Perhatikan gambar berikut.

2. Membandingkan unsur surat pribadi dan Surat Dinas


Bandingkan unsur pada surat dinas dan surat pribadi dengan mengisi tabel berikut!

Surat Surat
Unsur
Pribadi Dinas
Kepala/kop surat x √
Mencantumkan nomor surat x √
Salam pembuka dan salam penutup √ x
Mencantumkan Nomor Induk Pegawai x √
Tidak terdapat tembusan √ x
Bahasa yang digunakan formal x √
Pengirim dan Penerima berupa instansi x √
Persamaan surat dinas dan surat pribadi

1. Memiliki sistematika surat


2. Terdapat tanggal surat dan alamat yang dituju
3. Ada alinea pembuka, isi, dan penutup
4. Ada yang menandatangani atau yang bertanggung jawab

3. Menelaah Pasangan Unsur dan Alasan Penulisan


Bermain Mengurutkan Unsur Surat Pribadi dan Surat Dinas
Memasangkan Unsur Surat Pribadi dan Alasan

Unsur Surat Pribadi Alasan


Alamat dan tanggal surat Agar pembaca tahu dimana dan kapan penulis menulis
surat
Salam pembuka Menyapa pembaca surat
Kalimat pembuka paragraf Sebagai pengantar isi surat yang mengajak pembaca
untuk memperhatikan pokok surat.
Isi surat Pokok informasi yang ingin disampaikan kepada
pembaca surat
Penutup surat Untuk mengakhiri informasi yang disampaikan dalam
surat.
Salam penutup Untuk menutup pembicaraan dalam surat
Nama dan tanda tangan Supaya sang pembaca mengetahui siapa penulisnya

Memasangkan Unsur Surat Dinas dan Alasan

Unsur Surat Dinas Alasan


Tempat dan tanggal surat Agar pembaca tahu dimana dan kapan penulis menulis
surat
Salam pembuka Menyapa pembaca surat
Kalimat pembuka paragraf Sebagai pengantar isi surat yang mengajak pembaca
untuk memperhatikan pokok surat.
Isi surat Pokok informasi yang ingin disampaikan kepada
pembaca surat
Penutup surat Untuk mengakhiri informasi yang disampaikan dalam
surat.
Salam penutup Untuk menutup pembicaraan dalam surat
Nama dan tanda tangan Supaya sang pembaca mengetahui siapa penulisnya

4. Menelaah Bahasa Surat Pribadi dalam Berbagai Tujuan


Surat memiliki berbagai tujuan. Tiap tujuan yang berbeda memerlukan kosakata yang
berbeda.

Mengundang
Surat dengan tujuan mengundang memiliki beberapa ciri khas pada ungkapan yang digunakan
untuk mengundang. Ungkapan mengundang dapat berupa

1. ‘...kamu bisa tinggal...’.


2. ‘Bagaimana kalau kamu tinggal....’ atau ‘Saya pikir lebih baik jika kamu ....’ .
3. ‘Jika ada kesempatan, singgahlah....’
4. ‘Kami sangat berharap kamu bisa datang....’
5. ‘Kami sekeluarga mengundang Bapak/Ibu/Om/Tante untuk datang....’
6. ‘Kami sangat mengharapkan kedatangan Bapak/Ibu/Om/Tante....’
7. ‘Besar harapan kami Bapak/Ibu/Om/Tante dapat datang ke....’
Memohon dan Meminta Penjelasan
Beberapa ungkapan yang khas untuk mengajukan permohonan dan permintaan antara lain
sebagai berikut.

Jakarta, 13 Januari 2015

Halo, Alfa!
Bagaimana kabarmu? Semoga segala sesuatunya lancar-lancar saja. Saya sedang berpikir
bagaimana caranya “sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui. “Dayungnya” sudah
ada, saya dapat izin (juga uang saku tentunya) untuk liburan ke Malang. Saya ingin menikmati
indahnya alam di sana.
Kalau memungkinkan dan tidak keberatan saya ingin menginap di rumahmu, empat hari
saja. Selain itu, saya juga ingin kamu menemaniku ke Museum Transportasi.
Tolong ya? Oh ya, mau kan jawab surat ini secepatnya agar saya dapat mempersiapkan
segala sesuatunya atau merancang rencana baru jika belum memungkinkan liburan ke Malang.

1. Kalau memungkinkan dan tidak keberatan saya ingin menginap di rumahmu, empat hari
saja.
2. Selain itu, saya juga ingin kamu menemaniku ke Museum Transportasi.

Menelaah Bahasa dalam Surat Pribadi


Surat pribadi memiliki ciri kebahasaan yang khas untuk mengungkapkan maksud penulis.
Daftarlah kata-kata yang mungkin digunakan untuk mengungkapkan salam dalam surat
pribadi!

Salam Penerima salam


Salam semangat pelajar!, Salam Teman sebaya
kangen
Salam sayang untuk Bunda Orang tua/Ibu
Apa kabar, Naila! Adik atau teman yang lebih muda
Halo, Kak Alfa! Kakak
Assalamualaikum nek… Orang yang lebih tua (nenek atau kakek).
Kepada Pak Slamet Guru Terbaikku Guru

Kesimpulan :
Salam pembuka adalah sapaan seseorang sebelum menulis surat. Pada dasarnya salam
pembuka pada surat pribadi tidak dapat ditentukan karena surat pribadi tidak bersifat formal
atau resmi, jadi pembukaan bisa ditulis tergantung siapa orang yang akan kita tuju.

Daftarlah kata-kata yang mungkin digunakan untuk kalimat pembuka paragraf pertama dalam
surat pribadi!

Kalimat pembuka paragraf pertama Penerima salam


Apa kabarmu, Ozi? Teman sebaya
Bunda, Gia merindukan Bunda. Orang tua/Ibu
Dik, betah tidak disana? Adik atau teman yang lebih muda
Hai, kapan kemari lagi, Kak? Kakak
Apa Kakek dan Nenek sehat dan baik baik saja? Orang yang lebih tua (nenek atau kakek).
Bu, saya kangen sekali diajar oleh Ibu. Guru
Daftarlah kata-kata yang mungkin digunakan untuk menutup surat yang sesuai dengan
penerima surat!

Penutup Surat Penerima Surat


Sekian dulu, kutunggu balasanmu. Teman sebaya
Terima kasih sudah mengizinkan Gia mengikuti pelatihan ini. Orang tua/Ibu
Gia akan segera pulang.
Sekian dulu, pikirkan ya, tawaran saya ini. Saya tunggu Adik atau teman yang
jawabanmu lebih muda
secepatnya.
Sekian dulu surat dariku kak, semoga kakak tidak marah Kakak
dengan isi suratku ini
Sampai di sini dulu ya nek surat dari saya. Orang yang lebih tua
(nenek atau kakek).
Demikian, dan sekali lagi saya ucapkan terima kasih banyak Guru
atas bantuan Ibu selama ini.

Daftarlah kata-kata yang digunakan untuk salam akhir sesuai dengan penerima surat!

Salam Akhir Penerima Surat


Sepupu dan sahabatmu, Teman sebaya
Buah hati Bunda, Orang tua/Ibu
Kakakmu, Afgan Adik atau teman yang lebih muda
Adikmu tersayang, Kakak
Wassalamualaikum wr wb, nek Orang yang lebih tua (nenek atau
kakek).
Hormat saya, Guru

5 Menelaah Kesalahan dalam Penulisan Surat

Bentuk surat yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari diantaranya adalah
surat resmi atau surat dinas dan surat pribadi. Kedua jenis surat tersebut memiliki aturan
penulisan yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Surat dinas berisi tentang keperluan
kedinasan yang bersifat resmi. Surat dinas hanya boleh ditulis oleh sebuah instansi kepada
instansi lain atau individu. Seseorang atas nama individu tidak diperbolehkan menulis surat
dinas. Oleh sebab itulah, pada surat dinas ada kepala surat dan nomor surat.
Isi surat dinas berkaitan dengan topik kedinasan. Misalnya, undangan rapat,
permohonan maaf suatu instansi kepada orang/ instansi/ perusahaan, lamaran pekerjaan, surat
permintaan izin tidak masuk, izin menggunakan tempat, dan sebagainya
Surat pribadi adalah bentuk komunikasi interaktif antara orang pertama (pengirim) dan
orang kedua (penerima). Surat pribadi berisi unsur tanggal surat, alamat surat, pembuka surat,
pendahulua, isi, dan penutup surat, serta nama pengirim surat atau juga tanda tangan. Isi surat
pribadi berkaitan dengan masalah pribadi menanyakan kabar, keperluan pribadi, dan tujuan
komunikasi pribadi yang lain
Menulis surat resmi berbeda dengan menulis surat pribadi. Dalam surat resmi ada
beberapa ketentuan yang harus diikuti. Selain itu, dari segi penggunaan bahasa surat resmi
menggunakan bahasa baku dan efektif.
Berkaitan dengan benar atau salahnya penulisan surat tentunya kita akan merujuk pada
panduan tata bahasa Indonesia yang baku. Jadi dalam hal ini kita akan menggunakan tata
bahasa baku tersebut sebagai panduan dalam menentukan salah tidaknya penulisan. Salah satu
kesalahan umum yang biasa dilakukan adalah penggunaan kata sapaan yang berlebihan atau
pengulangan kata yang tidak perlu. Berikut ini beberapa kesalahan dalam penulisan surat
resmi dan perbaikannya.
Salah Alasan Perbaikan
BALAI PENDIDIKAN DAN Alamat tidak boleh BALAI PENDIDIKAN
PELATIHAN KEUANGAN disingkat. Singkatan nama DAN PELATIHAN
MALANG orang yang digunakan KEUANGAN MALANG
Jalan B. Sempor sebagai nama jalan Jalan Bendungan
Nomor 28, Malang diperbolehkan untuk kepala Sempor Nomor
65151, Telepon (0341) 776345, surat, misal M.T. Haryono. 28, Malang 65151,
725511 Telepon (0341) 776345,
725511
Penanggalan surat Penggunaan tanda titik pada
• 4 Juni ‘15 akhir penanggalan, 4 Juni 2015
• 4-6-2015 pemakaian singkatan,
penggunaan angka
untuk bulan, dan
penggunaan nama kota tidak
diperkenankan.
Hal surat
(1) Hal: Permohonan Kata hal tidak perlu Hal: Permohonan
penceramah. menggunakan titik. penceramah
(2) Hal: Permohonan
Penceramah
(3) Hal: PERMOHONAN
PENCERAMAH
(4) Hal: Permohonan
penceramah
Lampiran surat Perbaikan
(1) Lampiran: 1 eksemplar Tidak ditulis angka tidak (1) Lampiran: Satu
(2) Lamp: Satu eksemplar. diakhiri titik. kata lampiran eksemplar
yang disingkat. memerlukan (2) Lamp.: Satu eksemplar
titik.
Alamat tujuan Sapaan Bapak, Ibu, atau
(1) Yth. Bapak Dr. Tono Saudara di depan nama (1) Yth. Dr. Tono
Jl. B. Sempor 1 jabatan dan gelar tidak Jalan Bendungan
Malang diperlukan, Sapaan hanya Sempor 1 Malang
(2) Yth. Bapak Direktur dipergunakan untuk (2) Yth. Direktur
Jenderal Pajak mengiringi nama orang yang Jenderal Pajak
Jalan Bintaro Utama tidak diawali dengan gelar. Jalan Bintaro Utama
Sektor V, Bintaro Sektor V, Bintaro
Jaya Jaya
Tangerang Selatan Tangerang Selatan
Isi surat Kesalahan penggunaan Kami segera memberitahu
Kami segera memberitahu tanda koma (,) Saudara jika ada perubahan
Saudara, jika ada perubahan jadwal.
jadwal.
Penutup surat Penulisan nama pejabat (1) Direktur Jenderal,
(1) Direktur Jenderal, (Sasmita) penanda tangan surat Sasmita
(2) a/n Direktur Jenderal seharusnya ditulis dengan (2) a.n. Direktur Jenderal,
DIAN PUTRI huruf kapital pada setiap Dian Putri
awal kata tanpa ada tanda
lainnya, baik berupa garis
bawah maupun tanda
kurung
Penggunaan Kata Baku dan Tidak Baku

Kata Baku adalah kata yang digunakan sesuai dengan aturan kaidah bahasa Indonesia
yang telah ditentukan dan kata tidak baku berarti sebaliknya. Pada Kamus Besar Bahasa
Indonesia, Kata Baku digunakan dalam kalimat resmi baik lisan maupun tertulis dengan
pengungkapan gagasan secara tepat. Kata Tidak Baku adalah kata yang digunakan tidak sesuai
dengan kaidah bahasa Indonesia yang ditentukan. Kata tidak baku sering kita gunakan dalam
bahasa percakapan sehari-hari, atau bahasa tutur. Berikut ini beberapa kata baku dan tidak
baku.

Kata tidak Kata Baku Kata Tidak Kata Baku Kata Tidak Kata Baku
Baku Baku Baku
enggak, tidak dibikin dibuat bilang mengatakan
nggak
merubah mengubah mempengaruhi memengaruhi resiko risiko
handal andal ashar asar azaz asas
atlit atlet alternative alternatif aquarium akuarium
kost indekos foto copy foto kopi praktek praktik
nomer nomor do'a doa ijin izin

D. Menulis Surat Pribadi dan Surat Dinas dalam Bentuk Kertas atau Email

Penting diperhatikan dalam pemilihan bahasa digunakan ketika menulis sesuai dengan
tujuan surat. Ragam bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia baku, bahasa Indonesia
ragam informal, atau ragam bahasa khusus (bahasa gaul) yang hanya digunakan kepada teman
akrab yang berusia sebaya.
Ragam bahasa Indonesia baku biasanya digunakan untuk tujuan yang bersifat serius,
seperti turut berduka cita atau bersimpati atas musibah yang diderita seseorang, dan/atau surat
yang ditujukan kepada orang yang lebih tua. Perhatikan model yang diberikan dan pola-pola
penggunaan bahasa untuk berbagai tujuan.

Menulis Surat Pribadi

Surat pribadi adalah jenis tulisan yang berisi keperluan pribadi antara satu orang
dengan orang yang lain. Surat pribadi memiliki beberapa bagian, yaitu tanggal surat, salam
pembuka, isi, penutup, dan nama pengirim surat beserta tanda tangan.

No. Bagian Surat Pribadi Contoh Penerapan dalam Surat Pribadi


1. Alamat dan tanggal surat 1. Informasi ini terletak pada bagian kanan atas surat
(dianjurkan untuk mencantumkan alamat pengirim);
2. Jika alamat surat tidak dituliskan, tuliskan kota dan
tanggal surat: Bandung, 18 Januari 2015
2. Salam pembuka Salam kangen
Salam hormat!
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh!
3. Kalimat pembuka Halo, apa kabar?
paragraf pertama Saya tulis surat ini ....
4. Isi surat Bagaimana kalau ketika saya disana, kita bermain ke
Dufan?
5. Penutup surat Sekian dulu surat saya ....
6. Salam akhir Sahabatmu,
Teman yang selalu merindukanmu,
7. Nama dan tanda tangan -

Pengirim Penerima Usia: lebih Tujuan


muda, sebaya,, dan lebih 1. mengundang
tua 2. mengajukan permohonan
(berupa barang atau informasi)
Jenis Kelamin: pria, dan atau meminta informasi
wanita 3. menjawab undangan:
menerima atau menolak
Hubungan: Akrab, 4. merencanakan sesuatu dengan
Tidak akrab dan Baru orang lain
kenal 5. memohon maaf
6. mengucapkan selamat atas hal
baik yang terjadi pada
seseorang
7. menulis surat simpati atas
musibah yang menimpa
seseorang
8. mengucapkan terima kasih
9. mengabarkan atau memberi
informasi

2. Menulis Surat Pribadi


a. Surat Kepada Teman

Bandung, 27 Maret 2017

Sahabatku
Rina Aminarti
Di Cikarang

Salam persahabatan,
Hai, Min apa kabar? Bagaimana keadaanmu? Sehat dan bahagia bukan? Apakah kamu
masih menanam bunga mawar? Aku ingin sekali bertemu kamu lho Rin? Kamu pasti
tambah cantik, ya? Atau mungkin tambah gemuk?
Rina, sahabatku yang baik. Beberapa hari yang lalu aku sangat terkejut dan sekaligus
gembira karena mendapat hadiah ulang tahun dari saudara sepupuku yang tinggal di
Belanda. Hadiah tersebut berupa boneka Teddy Bear yang asli buatan negeri Belanda. Aku
ingin sekali menunjukkan boneka tersebut ketika nanti kamu bermain ke rumahku pada
saat liburan. Kamu jadi liburan ke rumahku kan Min?
Min, sekian dulu, ya! Jangan lupa balaslah segera surattku. Kutunggu kabarmu! Sampaikan
salamku untuk Ibu dan Bapak. Terima kasih Min ... sampai jumpa dalam liburan yang akan
datang.

Sampai jumpa.
Sahabatmu,

Marina Pertiwi

b. Surat Kepada Teman Guru

Jakarta, 28 Maret 2017

Untuk Kak Imron


Di Canberra

Assalamualaikum wr.wb.
Semoga kakak dalam keadaan sehat wal afiat dan selalu dalam lindungan-Nya. Begini kak,
berdasarkan informasi yang saya peroleh dari Bu Yani guru IPS kelas VII SMP Negeri 12
Jakarta, kakak merupakan sahabat Bu Yani. Maaf sebelumnya jika surat yang saya tulis ini
tidak berkenan di hati kakak.
Melalui surat ini saya ingin berkenalan dengan kakak, itupun jika kakak berkenan. Jika
kakak berkenan ini nomor hp-ku : 081327444333 dan jika ingin berkirim informasi dapat
menggunakan e-mail ini e-mailku: sriyanti_viia@gmail.com. Kemudian saya juga ingin
menanyakan tentang informasi mengenai pendidikan di tempat kakak. Saya sangat
membutuhkan informasi tersebut karena saya juga ingin kuliah di luar negeri seperti kakak.
Saya sangat berharap mendapat informasi yang saya butuhkan dari kakak. Sekali lagi saya
mohon maaf jika ada tulisan atau kata-kata yang kurang tepat.

Wassalamualaikum wr. wb.


Siswi Kelas VII A

Sriyanti.

c. Selamat Ulang Tahun Ibu


3. Menulis Surat Izin
Kamu menjadi pemenang pertama dalam lomba mengarang yang diadakan oleh
Kemendikbud. Untuk menghadiri acara penyerahan hadiah (di Jakarta) kamu perlu minta izin
tidak masuk sekolah. Buatlah surat permohonan izin kepada Kepala Sekolah untuk tidak dapat
mengikuti beberapa mata pelajaran (mungkin dalam beberapa hari, jika kamu tidak tinggal di
Jakarta)!

Surat Ijin

Kebayoran Baru, 27 Maret 2017

Kepada:
Yth. Bapak Kepala Sekolah Menegah Pertama Negeri 12 Jakarta
Di Jakarta

Dengan hormat,
Berdasarkan hasil pengumuman dari Panitia Lomba Mengarang Tingkat Nasional Tahun 2017
pada tanggal 2 Maret 2017, saya dinyatakan sebagai pemenang pertama lomba tersebut dan
diundang untuk menghadiri acara penyerahan hadiah. Melalui surat ini, saya :

Nama : Ilhamudin Armain


NISN : 005234565
Kelas : VII A

Mohon ijin untuk tidak mengikuti pembelajaran selama satu hari karena mengikuti acara
tersebut. Acara akan dilaksanakan di Gedung Kemendikbud pada hari Selasa tanggal 4 April
2017 dari pukul 08.00 - 12.00 WIB.Demikian surat permohonan ijin ini saya ajukan.
Atas perhatian dan ijin yang Bapak berikan, saya ucapkan terima kasih.

Wassalamualaikum wr. wb.

Hormat saya,

Ailhamudin Armain