Anda di halaman 1dari 1

BAB III

3.1 Kesimpulan

Airway merupakan komponen yang penting dari system pernapasanadalah hidung


dan mulut, faring, epiglotis, trakea, laring, bronkus dan paru. Breathing (berbafas) adalah usaha
seseorang secara tidak sadar/otomatis untuk melakukan pernafasan. Tindakan ini merupakan
salah satu dari prosedur resusitasi jantung paru (RJP).

Kondisi kekurangan oksigen merupakan penyebab kematian yang cepat. Kondisi ini
dapat diakibatkan karena masalah system pernafasan ataupun bersifat sekunder akibat dari
gangguan system tubuh yang lain. Pasien dengan kekurangan oksigen dapat jatuh dengan cepat
ke dalam kondisi gawat darurat sehingga memerlukan pertolongan segera. Apabila terjadi
kekurangan oksigen 6-8 menit akan menyebabkan kerusakan otak permanen, lebih dari 10 menit
akan menyebabkan kematian. Oleh karena itu, pengkajian pernafasan pada penderita gawat
darurat penting dilakukan secara efektif dan efisien.

Sirkulasi berarti peredaran darah yang dimaksud adalah jantung dan semua pembukuh
darah. Jika kegagalan pada system jantung dan pembuluh darah dapat berakibat fatal. Kadang
dalam hitungan detik. Sirkulasi yang adekuat menjamin distribusi oksigen ke jaringan dan
pembuangan karbondioksida sebagai sisa metabolism. Sirkulasi tergantung dari fungsi system
kardiovaskuler.

Status hemodinamik dapat dilihat dari :

 Tingkat kesadaran
 Nadi
 Warna kulit

3.2 Saran
Setlah membaca makalah ini semoga pembaca memahami isi makalah yang telah
disusun meskipun kami menyadari makalah ini kurang dari sempurna. Oleh karena itu
kami berharap pembaca dapat memberikan kririk dan saran yang dapat membantu
menyempurnakan makalah yang selanjutnya