Anda di halaman 1dari 13

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

PROSES PENYAKIT GBS DAN 6 LANGKAH


MENCUCI TANGAN DENGAN BENAR DI RUANG PICU
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. MOEWARDI

Oleh:
LYSTA THIARACIWI
NIM. 070117A064

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


FAKULTAS KEPERAWATAN
UNIVERSITAS NGUDI WALUYO
2018
SATUAN ACARA PENYULUHAN
6 LANGKAH MENCUCI TANGAN DENGAN BENAR

Masalah : Kurangnya informasi tentang penyakit dan cuci tangan


sebelum mengunjungi pasien di ruang Intensif
Pokok Bahasan : Pengendalian infeksi
Sub Pokok Bahasan : 6 Langkah cuci tangan yang benar
Sasaran : Keluarga Pasien An. J
Hari/tgl : Jumat, 16 Februari 2018
Pukul : 10.00
Penyaji : Lysta Thiaraciwi
Tempat : Ruang PICU Rumah Sakit Umum Dr. Moewardi

A. Latar Belakang
GBS merupakan suatu penyakit autoimun, dimana proses imunologis
tersebut langsung mengenai sistem saraf perifer, atau bisa dikatakan imunologis
yang menyerang sistem saraf perifer dan kranial ini yang disebut autoimun (Arif,
2010).
Tangan merupakan bagian tubuh yang lembab yang paling sering
berkontak dengan kuman dan penghantar utama masuknya kuman penyakit ke
tubuh manusia. Kontak dengan kuman dapat terjadi di mana saja, melalui meja,
gagang pintu, sendok, dan sebagainya, cara terbaik untuk mencegahnya adalah
dengan membiasakan mencuci tangan (Kamaruddin, 2009). Mencuci tangan
adalah teknik yang sangat mendasar dalam mencegah dan mengendalikan infeksi,
dengan mencuci tangan dapat menghilangkan sebagian besar mikroorganisme
yang ada di kulit (Hidayat, 2010). Hampir semua orang mengerti pentingnya
mencuci tangan, namun masih banyak yang tidak membiasakan diri untuk
melakukannya dengan benar pada saat yang penting terutama pada perawatan
pasien yang berada di ruang Intensif Care, keluarga seharusnya sudah mengetahui
bahwa mencuci tangan sebelum menyentuh pasien sangat penting untuk
mengurangi pengendalian infeksi sendiri bagi pasien (Umar, 2009).
Ada lima waktu yang penting bagi tenaga kesehatan untuk melakukan
kebersihan atau lebih dikenal dengan lima kesempatan (five moments) yaitu
sebelum kontak dengan pasien, sebelum tindakan aseptik, setelah terkena atau
terpapar cairan tubuh pasien, setelah kontak dengan pasien, dan setelah kontak
dengan lingkungan sekitar pasien (WHO, 2009). Serta ada 6 langkah cara
mencuci tangan yang baik dan benar yang harus dilakukan baik di rumah maupun
di rumah sakit.

B. Tujuan
1. Tujuan Umum
Setelah mengikuti proses penyuluhan selama 45 menit diharapkan
keluarga pasien mampu memahami sedikit tentang penyakit pasien dan 6
langkah cuci tangan yang benar.

2. Tujuan Khusus
Setelah mengikuti proses penyuluhan selama 45 menit diharapkan
keluarga pasien mampu :
1) Memahami sedikit tentang penyakit pasied
2) Menyebutkan pengertian cuci tangan
3) Menyebutkan alasan dari pentingnya cuci tangan
4) Menyebutkan manfaat melakukan 6 langkah cuci tangan yang
benar
5) Menyebutkan 5 waktu penting melakukan cuci tangan sehari-hari
6) Menyebutkan 5 waktu penting melakukan cuci tangan di
lingkungan rumah sakit
7) Mampu menjelaskan dan memperagakan 6 langkah cuci tangan
dengan benar menggunakan sabun dan hand rub

3. Materi Penyuluhan
1. Pengertian penyakit GBS
2. Pengertian mencuci tangan
3. Pentingnya mencuci tangan
4. Manfaat melakukan 6 langkah cuci tangan yang benar
5. 5 waktu penting melakukan cuci tangan sehari-hari
6. 5 waktu penting melakukan cuci tangan di lingkungan rumah sakit

4. Metode Penyuluhan
1. Ceramah
2. Diskusi
3. Demonstrasi

5. Alat penyuluhan
1. Leaflet
2. Hand rub

6. Sasaran Penyuluhan
Keluarga pasien yang berada di ruang PICU RSDM.

7. Waktu
1. Hari dan tanggal : Jumat, 16 Februri 2018
2. Jam : 10.00 - selesai

8. Langkah- langkah Kegiatan Penyuluhan


9.
KEGIATAN
NO WAKTU
PENYULUH KELUARGA/PENUNGGU
1. Pembukaan :
a. Salam pembukaan a. menjawab
b. Perkenalan salam
c. Mengkomunikasikan b. memperhatik 5 menit
tujuan an
c. memperhatik
an
2. Kegiatan inti penyuluhan 30 menit
 Menyampaikan materi tentang  Menyimak dan
: memperhatikan
1. Pengertian
penyuluhan
penyakit GBS
2. Pengertian
mencuci tangan
3. Pentingnya
mencuci tangan
4. Manfaat
melakukan 6 langkah cuci
tangan yang benar
5. 5 waktu
penting melakukan cuci
tangan sehari-hari
6. 5 waktu
penting melakukan cuci
tangan di lingkungan
rumah sakit

 Memperagakan 6 langkah
 Ikut memperagakan 6
cuci tangan dengan benar
langkah cuci tangan
menggunakan sabun dan
dengan benar
hand rub
menggunakan sabun
dan hand rub

 Memberi kesempatan  Menanyakan hal-hal


keluarga untuk bertanya. yang belum jelas
3. Penutup
a. Menyimpulkan materi yang a. Bersama penyuluh
telah didiskusikan menyimpulkan materi
b. Keluarga kooperatif
b. Melakukan evaluasi
dalam menjawab 10 menit
penyuluhan
pertanyaan penyuluh
c. Mengakhiri kontrak
c. Keluarga kooperatif
d. Mengakhiri kegiatan d. Menjawab salam
penyuluhan dengan salam

10. Hasil Kegiatan


Setelah mengikuti proses penyuluhan selama 45 menit diharapkan
keluarga pasien mampu :
1. Memahami sedikit pengertian penyakit GBS
2. Menyebutkan pengertian cuci tangan
3. Menyebutkan alasan dari pentingnya cuci tangan
4. Menyebutkan manfaat melakukan 6 langkah cuci tangan yang benar
5. Menyebutkan 5 waktu penting melakukan cuci tangan sehari-hari
6. Menyebutkan 5 waktu penting melakukan cuci tangan di lingkungan
rumah sakit
7. Mampu menjelaskan dan memperagakan 6 langkah cuci tangan
dengan benar menggunakan sabun dan hand rub

11.Rencana Evaluasi
a. Struktur
- Diharapkan alat penunjang saat dilakukan penyuluhan tersedia dan
sesuai dengan materi yang disajikan
- Diharapkan materi penyuluhan ringan dan mudah dimengerti oleh
sasaran penyuluhan
- Materi sudah siap dan dipelajari 3 hari sebelum penkes
- Media sudah 5 hari sebelum penkes
- Tempat sudah siap 1 jam sebelum penkes
- SAP sudah siap 5 hari sebelum penkes
b. Proses
- Diharapkan penyuluhan berjalan dengan lancar
- Peserta memperhatikan penjelasan perawat
- Peserta aktif bertanya, memberikan pendapat serta mau
berpartisipasi dalam memperagakan 6 langkah cuci tangan yang
benar
- Media dapat digunakan secara efektif
- Diharapakan peserta penyuluhan tidak meninggalkan tempat pada
saat penyuluhan berlangsung
c. Hasil
- Setelah mengikuti proses penyuluhan selama 45 menit diharapkan klien
mampu memahami tentang 6 langkah cuci tangan yang benar
- Setelah mengikuti proses penyuluhan selama 45 menit diharapkan
keluarga pasien mampu :
1) Memahami pengertian dari penyakit GBS
2) Menyebutkan pengertian cuci tangan
3) Menyebutkan alasan dari pentingnya cuci tangan
4) Menyebutkan manfaat melakukan 6 langkah cuci tangan
yang benar
5) Menyebutkan 5 waktu penting melakukan cuci tangan
sehari-hari
6) Menyebutkan 5 waktu penting melakukan cuci tangan di
lingkungan rumah sakit
7) Mampu menjelaskan dan memperagakan 6 langkah cuci
tangan dengan benar menggunakan sabun dan hand rub
12. Kriteria Evaluasi
Prosedur : Post Test
Jenis tes : Pertanyaan secara lisan
Pertanyaan :
1) Sebutkan pengertian mencuci tangan
2) Sebutkan pentingnya mencuci tangan
3) Sebutkan manfaat melakukan 6 langkah cuci tangan yang benar
4) Sebutkan 5 waktu penting melakukan cuci tangan sehari-hari
5) Sebutkan 5 waktu penting melakukan cuci tangan di lingkungan rumah
sakit
6) Peragakan 6 langkah cuci tangan yang benar

13. Lampiran-lampiran
a. Materi
b. Leaflet
Lampiran Materi

1. Pengertian Guillaine Barre Syndrom (GBS)


GBS merupakan suatu penyakit autoimun, dimana proses imunologis
tersebut langsung mengenai sistem saraf perifer. Syndrom ini berasal dari
virus. GBS paling banyak ditimbulkan oleh adanya infeksi pernafasan atau
gastrointestinal, 1-4 minggu sebelum terjadi serangan penurunan neurologis.
Pada beberapa keadaan dapat terjadi setelah vaksinasi atau pembedahan.
Infeksi virus ini menyebabkan reaksi autoimun yang menyerang saraf perifer.
GBS diakibatkan karena sistem imun tubuh menyerang sistem imun saraf
sehingga terjadi autoimun ( Arif, 2010)

2. Pengertian Mencuci Tangan


Mencuci tangan adalah proses secara mekanik melepaskan kotoran
dan debris dari kulit tangan dengan menggunakan sabun biasa dan air”
(Depkes, 2009). Mencuci tangan adalah membasahi tangan dengan air
mengalir untuk menghindari penyakit, agar kuman yang menempel pada
tangan benar-benar hilang. Mencuci tangan juga mengurangi pemindahan
mikroba ke pasien dan menghambat pertumbuhan mikroorganisme yang
berada pada kuku, tangan dan lengan (Schaffer, et.al., 2011).
Mencuci tangan harus dilakukan sebelum dan sesudah melakukan
tindakan keperawatan walaupun memakai sarung tangan dan alat pelindung
diri lain atau sebelum dan sesudah kontak maupun dilingkungan pasien.
Tindakan ini penting untuk mengurangi mikroorganisme yang ada di tangan
sehingga penyebaran infeksi dapat dikurangi dan lingkungan kerja terjaga
dari infeksi (Nursalam, 2010). Infeksi yang di akibatkan dari pemberian
pelayanan kesehatan atau terjadi pada fasilitas pelayanan kesehatan. Infeksi
ini berhubungan dengan prosedur diagnostik atau terapeutik dan sering
menyebabkan memanjangnya waktu tinggal di rumah sakit (Perry & Potter,
2010).

3. Pentingnya Mencuci Tangan


a. Infeksi fecal oral : gastoenteritris (virus, kuman, parasit)
b. Tak langsung lewat tangan : SARS, flu burung
c. Langsung lewat kuku : bisul, jerawat, makanan tercemar (basi)

4. Manfaat Mencuci Tangan


Menurut Susiati (2009), tujuan dilakukannya cuci tangan yaitu untuk :
a. Mengangkat mikroorganisme yang ada di tangan
b. Mencegah infeksi silang (cross infection)
c. Menjaga kondisi steril
d. Melindungi diri dari infeksi
e. Memberikan perasaan segar dan bersih.

5. 5 Waktu Penting Melakukan Cuci Tangan Sehari-hari


a. Sebelum memasukkan makan ke dalam mulut
b. Sebelum mengolah makanan
c. Sebelum memegang bayi
d. Setelah menceboki anak
e. Setelah buang air kecil (BAK) dan buang air besar (BAB)

6. 5 Waktu Penting Melakukan Cuci Tangan Di Lingkungan Rumah Sakit


a. Sebelum kontak dengan pasien
b. Setelah terkena cairan tubuh pasien
c. Setelah kontak dengan pasien
d. Setelah kontak dengan lingkungan pasien
e. Sebelum tindakan asepsis
7. Cara Cuci Tangan 6 Langkah Yang Baik Dan Benar
Menurut Depkes (2009), cuci tangan rutin atau membersihkan tangan
dengan sabun dan air harus dilakukan seperti dibawah:
a) Basahi tangan dengan air mengalir yang bersih
b) Tuangkan sabun secukupnya, pilih sabun cair
c) Ratakan dengan kedua telapak tangan
d) Gosok punggung dan sela-sela jari tangan kiri dengan tangan kanan dan
sebaliknya
e) Gosok dengan kedua telapak tangan dan sela-sela jari
f) Jari-jari sisi dalam dari kedua tangan saling mengunci
g) Gosok ibu jari kiri putar dalam genggaman tangan kanan dan lakukan
sebaliknya
h) Gosok dengan memutar ujung jari-jari di telapak tangan kiri dan
sebaliknya
i) Bilas kedua tangan dengan air mengalir
j) Keringkan tangan dengan handuk sekali pakai atau tissue towel sampai
benar-benar kering
k) Gunakan handuk sekali pakai atau tissue towel untuk menutup kran
POST TEST

1) Apa pengertian mencuci tangan?


2) Sebutkan pentingnya mencuci tangan!
3) Sebutkan manfaat melakukan 6 langkah cuci tangan yang benar!
4) Sebutkan 5 waktu penting melakukan cuci tangan sehari-hari!
5) Sebutkan 5 waktu penting melakukan cuci tangan di lingkungan rumah
sakit!
6) Peragakan 6 langkah cuci tangan yang benar!
DAFTAR PUSTAKA

Depkes R.I. 2009. Pedoman Pengendalian Infeksi Nasokomial di Rumah Sakit. Jakarta:
Direktorat Jendral Pelayanan Medik Spesialistik.
Efriani, I K. 2012. Pengaruh Supervisi Terhadap Kepatuhan Perawat Dalam
Melaksanakn Five Moment Hand Hygiene Di Ruang Triage IRD RSUP Sanglah
Denpasar. Skripsi tidak diterbitkan. Denpasar : Program Studi Ilmu Keperawatan
Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
Muttaqin, A. 2010. Buku ajar asuhan keperawatan Kliendengan Gangguan sistem
Persyarafan. Jakarta: salemba Medika
Potter, Patricia A & Anne Griffin Perry. 2010. Buku Ajar Fundamental Keperawatan:
Konsep, Proses, dan Praktik. Jakarta: EGC
Schaffer, et all 2010. Device-Assosiate Nasokomial Infeksi In intensif Care Unit. USA:
American College of Physicians.
Laporan Hasil Kegiatan Penyuluhan Dan Demonstrasi 6 Langkah Cuci
Tangan Yang Benar di RSU Ganesha

1) Tahap Persiapan
Tahap persiapan dari kegitan ini adalah pembuatan pre planning, penyajian
materi, alat peraga, tempat dan alat-alat lainnya disiapkan oleh Lysta
Thiaraciwi yang dibantu oleh Tim perawat ruang PICU. Pemberitahuan
penyuluhan dilakukan 5 menit sebelum penyuluhan dimulai di ruang PICU.

2) Tahap pelaksanaan
Acara dilaksanakan hari jumat, 16 Februari 2018 pada pukul 10.00 Wib,
dilaksanakan selama ± 45 menit. Acara dimulai dengan penyuluhan tentang
pengertian penyakit GBD dan dilanjut pengertian mencuci tangan yang benar
kemudian di praktekan langsung oleh Lysta Thiaraciwi. Keluarga pasien
mampu mempraktekan 6 langkah cuci tangan yang benar.

3) Evaluasi
a. Struktur
Keluarga pasien yang menunggu An. J ada 4 orang. Setting tempat
sudah sesuai dengan rencana yang telah dibuat dan perlengkapan yang
digunakan selama penyuluhan (leaflet, handrub) tersedia dan sudah
digunakan sebagaimana mestinya.
Peran penyaji sudah sesuai dengan apa yang direncanakan, dan
keluarga pasien sangat kooperatif.
Penggunaan bahasa sudah komunikatif dalam penyampaian,
keluarga An. J cukup paham dengan apa yang disampaiakan selama
jalannya penyuluhan.
b. Proses
Pelaksanaan kegiatan pukul 10.00-11.00 Wib, sesuai dengan
jadwal yang direncanakan. Keluarga An. J yang diberikan penyuluhan
mengikuti kegiatan dengan aktif dan mampu mempraktekkan 6 langkah
cuci tangan yang benar serta mampu menjelaskan beberapa pertanyaan yg
diberikan oleh Penyaji.
c. Hasil
o 50 % Keluarga mampu menyebutkan pengertian tentang cuci tangan.
o 75 % Keluarga mampu menyebutkan alasan dari pentingnya cuci
tangan.
o 50 % Keluarga mampu menyebutkan manfaat melakukan 6 langkah
cuci tangan yang benar.
o 75 % Keluarga mampu kapan harus melakukan cuci tangan dalam
kehidupan sehari-hari.
o 75 % Keluarga mampu menyebutkan 5 waktu penting melakukan cuci
tangan yang benar di lingkungan Rumah Sakit.
o 100 % Keluarga mampu mempraktekkan 6 langkah cuci tangan yang
benar.