Anda di halaman 1dari 5

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Nyeri adalah gejala penyakit atau kerusakan yang paling sering. Walaupun

nyeri sering berfungsi untuk mengingatkan dan melindungi dan sering

memudahkan diagnosis, pasien merasakannya sebagai hal yang tidak nyaman,

kebanyakan menyiksa dan karena itu berusaha bebas dari rasa nyeri tersebut.

Nyeri disebabkan oleh rangsangan mekanis, kimiawi atau fisik (kalor,

listrik) dan menimbulkan kerusakan pada jaringan. Nyeri merupakan salah satu

reaksi dari radang, dimana gejala reaksi radang dapat berupa kemerahan

(rubor), pembengkakan (tumor), panas meningkat (calor), dan nyeri (dolor).

Rangsangan tersebut memacu pelepasan zat-zat tertentu yang disebut mediator

nyeri. Mediator yang mengaktivasi reseptor nyeri di ujung-ujung saraf bebas

di kulit, mukosa dan jaringan lain. Lalu rangsangan tersebut disalurkan ke otak.

Dari thalamus (opticus) impuls kemudian diteruskan ke pusat nyeri di otak

besar, dimana impuls dirasakan sebagai nyeri.

B. Batasan Masalah

Step 1 : Klarifikasi Istilah

1
Step 2 : Identifikasi Masalah

Step 3 : Klarifikasi Masalah

C. Masalah

Santi (19 th) sangat rajin membantu ibunya memasak. Pagi ini ia membantu

ibunya menggoreng ayam sambil mengobrol dengan ibunya. Tidak sengaja

lengannya menyenggol penggorengan. Ia menjerit kesakitan dan secara

spontan menarik tangannya menjauhi wajan panas tersebut. Lengan tangan

yang menyenggol wajan panas, terlihat merah dan sedikit bengkak. Ia merasa

area tersebut sangat nyeri dan sangat panas seperti terbakar. Ia segera

mengoleskan salep bioplasenton k are ayang memerah tersebut. Ibunya juga

menawarkan analgetik untuk mengurangi nyerinya.

1. Jelaskan mekanisme persepsi nyeri!

2. Jelaskan konsep kenyamanan dan ketidaknyamanan!

3. Jelaskan karakteristik nyeri!

4. Jelaskan mengenai pengontrolan nyeri!

5. Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi respon nyeri!

6. Sebutkan pengkajian dan intervensi keperawatan mandiri dan kolaboratif

untuk mengatasi nyeri!

2
D. Tujuan Masalah

1. Mahasiswa mampu memahami mekanisme persepsi nyeri.

2. Mahasiswa mampu memahami konsep kenyamanan dan ketidaknyamanan.

3. Mahasiswa mampu memahami karakteristik nyeri.

4. Mahasiswa mampu memahami mengenai pengontrolan nyeri.

5. Mahasiswa mampu memahami faktor-faktor yang mempengaruhi respon

nyeri.

6. Mahasiswa mampu memahami pengkajian dan intervensi keperawatan

mandiri dan kolaboratif untuk mengatasi nyeri.

E. Sistematika Penulisan

1. Studi Kepustakaan

Yaitu suatu pengumpulan yang diperoleh dengan cara penelusuran buku-

buku tentang tata tulis karya ilmiah untuk memperoleh ketentuan-ketentuan

dasar terhadap materi yang akan dibahas.

2. Pencarian Internet

Yaitu penelusuran dari berbagai macam alamat website yang mengenai

tentang tata tulis karya ilmiah yang ada di dalam internet untuk memperoleh

materi yang akan dibahas.

3
BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Klarifikasi Istilah

Salep bioplasenton adalah ekstrak plasenta untuk regenerasi kulit dan

neomycin sulfate sebagai anti kuman.

(www.manfaatobatbioplasenta.blogspot.com)

Analgetik adalah kelas obat yang dirancang untuk menghilangkan nyeri tanpa

menyebabkan hilangnya kesadaran.

(Kamus Kesehatan)

2.2 Identifikasi Masalah

Santi (19 th) sangat rajin membantu ibunya memasak. Pagi ini ia membantu

ibunya menggoreng ayam sambil mengobrol dengan ibunya. Tidak sengaja

lengannya menyenggol penggorengan. Ia menjerit kesakitan dan secara

spontan menarik tangannya menjauhi wajan panas tersebut. Lengan tangan

yang menyenggol wajan panas, terlihat merah dan sedikit bengkak. Ia merasa

area tersebut sangat nyeri dan sangat panas seperti terbakar. Ia segera

mengoleskan salep bioplasenton k are ayang memerah tersebut. Ibunya juga

menawarkan analgetik untuk mengurangi nyerinya.

1. Jelaskan mekanisme persepsi nyeri!

2. Jelaskan konsep kenyamanan dan ketidaknyamanan!

3. Jelaskan karakteristik nyeri!

4
4. Jelaskan mengenai pengontrolan nyeri!

5. Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi respon nyeri!

6. Sebutkan pengkajian dan intervensi keperawatan mandiri dan kolaboratif


untuk mengatasi nyeri!

2.3 Klarifikasi Masalah

BAB III

PENUTUPAN

3.1 Kesimpulan

Dari pemaparan diatas, dapat disimpulkan bahwa Santi merasa dirinya tidak

nyaman karena nyeri, dimana pada rasa nyeri ini Santi …

3.2 Saran

Sebaiknya, konsep aman dan nyaman yang sudah dipaparkan di aplikasikan

pada kehidupan sehari-hari dan kehidupan kita sebagai perawat sebagai suatu

bimbingan.

DAFTAR PUSTAKA