Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH SENSOR MAGNET

(MAGNETIC SENSOR)

Oleh:
1. Antoni Yoga Setiawan (1110171004)
2. Gusta Wacika Gede Juniarta (1110171022)
3. Praditta Ayu Agustina (1110171029)

DEPARTEMEN ELEKTRO
JURUSAN TEKNIK ELEKTRONIKA
POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA
2017/2018
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang masih memberikan nafas
kehidupan sehingga kami dapat menyelesaikan pembuatan makalah ini dengan judul “Sensor
Magnet”.
Makalah ini dibuat untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah piranti elektronika di
Semester I. Makalah ini membahas tentang Definisi, Klasifikasi, Jenis, dan Aplikasi Sensor.
Akhirnya, kami ingin menyampaikan terima kasih atas perhatian pembaca terhadap
makalah ini, kami berharap semoga makalah ini bermanfaat bagi kami dan khususnya pembaca
pada umumnya.
Dengan segala kerendahan hati, saran-saran dan kritik yang konstruktif sangat
kami harapkan dari para pembaca guna peningkatan pembuatan makalah pada tugas yang lain
dan pada waktu mendatang.
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang


1.2 Rumusan masalah
1.3 Tujuan

BAB II PEMBAHASAN

2.1 Pengertian sensor


2.2 Macam-macam sensor
2.3 Gambar rangkaian sensor
2.4 Aplikasi sensor magnet

BAB III PENUTUP

3.1 Kesimpulan
3.2 Saran

DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

Kemajuan dunia industri saat ini dan masa yang akan datang menekankan pada
peningkatan sistem otomatisasi, keamanan, kenyamanan akan sangat bergantung pada suatu
peranti yang dikenal sebagai sensor. Kebutuhan akan sensor tidak hanya pada bidang industri,
namun juga merambah pada aplikasi bidang otomotif, kesehatan, pertambangan, transportasi,
dan kebutuhan untuk menghadapi berbagai permasalahan seperti bencana alam gempa bumi,
tsunami, gunung meletus serta polusi lingkungan. Penelitian dan pengembangan sensor serta
sistem sensor di semua bidang menempati posisi yang sangat penting. Para peneliti di lembaga
riset maupun perguruan tinggi terus-menerus berusaha membuat dan mengembangkan sensor-
sensor baru dan sistem sensor dengan teknologi dan metode yang berbeda-beda serta
mengembangkan berbagai aplikasi sensor tersebut (Djamal dan Ramli, 2012).
Salah satu sensor yang cukup banyak dikembangkan saat ini adalah sensor magnetik,
yakni sensor yang mengukur besaran-besaran fisika berdasarkan perubahan medan magnet.
Berbeda dari sensor lainnya, sensor magnetik tidak melakukan pengukuran secara langsung
sifat fisik besaran yang diukur namun melalui pendeteksian perubahan medan magnet yang
diakibatkan karena keberadaan atau pergerakan suatu benda yang menjadi objek pengukuran.
Beberapa metode pembuatan sensor magnetik antara lain, menggunakan efek Hall (Besse dkk,
2000), flux-gate magnetometer (Ripka, 2003), superconducting quantum interference device
(SQUID) magnetometer (Lee dkk, 2002), Anisotropic Magnetoresistive (AMR) (Miller dkk,
2000) dan Giant Magnetoresistive (GMR) (Rife dkk, 2003).

1.2 RUMUSAN MASALAH

Penyusunan makalah ini hanya memuat pembahasan materi mengenai :


a) Pengertian Sensor magnet
b) Macam-macam sensor magnet
c) Gambar rangkaian Sensor magnet
d) Aplikasi dari sensor magnet

1.3 TUJUAN
Adapun tujuan dari penulisan ini adalah :
a) Untuk mengetahui pengertian dan macam-macam sensor
b) Untuk mengetahui gambar rangkaian dari sensor magnet
c) Untuk mengetahui fungsi dari sensor magnet
d) Untuk memenuhi tugas mata kuliah Piranti Elektronika 1

BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Sensor Magnet

Sensor adalah alat untuk mendeteksi suatu rangsangan yang berasal dari lingkungan
atau benda yang berada diluar sistem. Rangsangan bisa berupa besaran-besaran fisika.
Rangsangan ini, kemudian diubah oleh sensor menjadi besaran listrik atau sinyal. Pada
dasarnya sensor merupakan bagian dari suatu sistem yang tidak bisa berdiri sendiri. Perlu
adanya rangkaian listrik pengolah sinyal, untuk membuat keluaran dari sensor menjadi
bermakna dan mempunyai arti fisis. Sensor terdiri dari berbagai macam dan salah satunya
adalah sensor magnetik.

Sensor magnetik adalah alat yang akan terpengaruh medan magnet dan akan
memberikan perubahan kondisi pada keluaran. Biasanya sensor ini dikemas dalam bentuk
kemasan yang hampa dan bebas dari debu, kelembapan, asap ataupun uap. Sensor magnetik
merupng bekerja dengan memanfaatkan perubahan induktansi. Adapun perubahan induktansi
tersebut disebabkan oleh :

a. Pergerakan inti feromagnetik dalam koil (kumparan)

b. Bahan feromagnetik yang mendekat

Sensor magnetik itu sendiri terbagi menjadi beberapa macam dan salah satunya
adalah sensor fluxgate. Sensor Fluxgate adalah sensor yang berfungsi untuk mengukur
kekuatan medan magnet di sekitar sensor atau perbedaan kuat medan diantara dua titik yang
berbeda di dalam dua inti sensor. Berdasarkan prinsip kerjanya, sensor fluxgate terdiri dari
lilitan eksitasi yang berfungsi sebagai pembangkit daya luar yang akan diberikan kepada
lilitan pick up untuk menghasilkan sinyal keluaran. Daya luarnya berasal dari medan magnet
lingkungan (eksternal) yang dianggap oleh sistem (sensor fluxgate) sehingga keberadaan dan
besarnya medan magnet dari luar dapat terditeksi. Dalam mengukur medan magnet terdapat
dua cara yaitu mengukur langsung medan magnet dengan mengunakan magnetometer. Cara
ini cukup sederhana, namun tidak bisa digunakan untuk mengukur medan magnet lemah.
Sensor magnetik fluxgate tidak menggunakan cara langsung, tetapi menggunakan medan
magnet referensi B ref untuk dibandingkan dengan medan magnet yang akan diukur B ext
menggunakan wadah (probe) yang diisi dengan bahan inti (core).

2.2 Macam-macam Sensor


Sensor magnet terbagi atas 2 yaitu:

1. Primary Magnetic Sensor


2. Secondary Magnetic Sensor

1. Primary Magnetic Sensor

Disebut juga Magnetometers, Magnetometers adalah alat yang digunakan


untuk mendeteksi ada atau tidaknya suatu benda logam dengan cara mendeteksi
anomali magnetiknya.

Contoh dari Primary Magnetic Sensor sebagai berikut:

a) Hall-effect sensors

b) Magnetodiode and magnetotransistors

c) Magnetoresistive sensors

d) Magneto-optical sensors

e) Integrated magnetic field sensors

f) Magnetic thin films

g) Fluxgate magnetometers

h) Search coil magnetometers

2. Secondary Magnetic Sensor

Sensor magnetik sekunder pada dasarnya merupakan sensor induktif, yang


menggunakan prinsip-prinsip sirkuit magnetik. Secondary Magnetic Sensor dapat
diklasifikasikan sebagai sensor pasif atau sensor aktif (self-generating).

Contoh dari Primary Magnetic Sensor sebagai berikut:

a) Linear and Rotary Variable-Reluctance Sensors


b) Linear and Rotary Variable-Differential Transformer
c)
2.3 Gambar Rangkaian Sensor Magnet
a) Magnetic Field Sensor

b) Flux Gate Sensor

c) Hall Effect Levitator

2.4 Aplikasi Sensor Magnet


Aplikasi sensor magnet banyak digunakan untuk dalam kehidupan sehari hari
contohnya yaitu:

a) Sensor magnetik digunakan sebagai sistem navigasi seperti sensor CMPS03 Magnetic
Compass yang berguna untuk mendeteksi medan magnet bumi.
b) Sensor magnet juga dapat digunakan untuk mendeteksi medan magnet pada robot.
Dalam penerapanya, sensor magnet tidak boleh berdekatan dengan motor karena akan
mengganggu kerja motor.
c) Dalam industri otomotif sensor magnet digunakan dalam sistem ABS(Anti-lock
Braking Systems), Speedometer, Transmisi.
d) Magnetic position sensor / for cylinders digunakan dalam conveying technology dan
elevator.
e) Pasar sensor semikonduktor magnetik terdiri dari Hall efek dan magnetoresistif
semikonduktor integrated circuit (IC) yang digunakan untuk melacak kecepatan rotasi
dan sudut linier dalam mesin dan perangkat, atau untuk mendeteksi dan memproses
medan magnet untuk mengatur positioning.
f) Jenis yang paling umum dari sensor magnetik yang digunakan untuk aplikasi industri
adalah sensor arus listrik, termasuk resistor shunt, Hall efect integrated circuit,
current-sensing transformator, open dan close loop hall devices, dan fluxgate
transduser. Digunakan dalam banyak aplikasi mengukur arus rendah yang kurang dari
50 ampere.

BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Kesimpulan yang dapat diambil dari materi tentang Sensor Magnetic ini, yaitu;

a) Sensor magnetik adalah alat yang akan terpengaruh medan magnet dan
akan memberikan perubahan kondisi pada keluaran. Biasanya sensor ini
dikemas dalam bentuk kemasan yang hampa dan bebas dari debu,
kelembapan, asap ataupun uap. Sensor magnetik merupng bekerja dengan
memanfaatkan perubahan induktansi.
b) Sensor magnet terbagi atas 2 yaitu: Primary Magnetic Sensor dan
Secondary Magnetic Sensor.

3.2 Saran

Untuk penyempurnaan pembuatan makalah kedepannya, saya


mengharapkan adanya saran dari semua pihak baik dosen maupun seluruh
mahasiswa yang membaca makalah sistem operasi ini terhadap kekurangan
yang terdapat pada makalah ini.

DAFTAR PUSTAKA
http://www.zuroya.net/2014/03/sensor-magnet.html

http://bayuaditya37.blogspot.co.id/2014/06/aplikasi-sensor-magnet.html

http://www.kumpulancontohteks.net/2016/01/contoh-saran-dalam-makalah-yang-baik.html