Anda di halaman 1dari 4

TUGAS KELOMPOK BAHASA INDONESIA

MENYUSUN TEKS ULASAN


( Dosen Pengampu : Dra. Marsilia Ismiyati, M.Pd )

DI SUSUN OLEH :

KELOMPOK 5

1. MUHAMAD HANAFIAH LOKANG LEU (1622025)


2. NOVIA CITRA DAMAYANTI (1622034)
3. RIYAN AGUNG PAMEKAS (1622049)
4. PAULUS RUBO LEBUAN (1622040)
5. MARCELINO D.J. (1622012)

PENGELOLAAN PELABUHAN III D

AKADEMI MARITIM NUSANTARA

CILACAP

TAHUN AKADEMIK 2017/2018


Judul : Pengangkutan Laut Di Indonesia

Penulis : Siti Utari,S.H.

Penerbit : Balai Pustaka

Tahun : 1994

Halaman : 157

Bahasa : Indonesia

Sampul : Biru Muda, Biru Tua dan Putih


1. Buku ini ditulis oleh Siti Utari, S.H. selaku staf pengajar hukum dagang pada
Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta berdasarkan penelitian di
beberapa instansi terkait.

2. Buku ini berisi suatu tinjauan hukum tentang pengangkutan laut di Indonesia.
Buku ini diharapkan akan bermanfaat bagi para mahasiswa Hukum dalam
mempelajari ilmu hukum bidang pengangkutan laut di Indonesia. Di samping itu,
buku ini memuat pula mengenai Konvensi PBB tentang pengangkutan Barang
melalui Laut yang tercantum dalam The Hamburg Rules 1978.

3. Buku ini memaparkan Tinjauan Umum Tentang Pengangkutan, Hukum


Pengangkutan Di Laut, Konosemen, Ekspeditur dan Perjanjian Carter Kapal.

4. Pengangkutan ialah perpindahan tempat baik mengenai benda-benda maupun


mengenai orang-orangnya karena perpindahan itu mutlak diperlukan untuk
mencapai dan meninggikan manfaat serta efisien. Pengangkutan di laut juga
diatur dalam beberapa sumber hukum. Sumber-sumber hukum pengangkutan
dilaut dapat disebutkan sebagai berikut : KUHD, Peraturan yang dibuat
pemerintah dan Konvensi-konvensi Internasional.

5. Dalam buku ini juga dijelaskan Konosemen atau Bill of Lading termasuk
dokumen penting dalam hukum pengangkutan, yang dibuat oleh si pengangkut
dan diserahkan kepada yang berhak menerima barang. Sedangkan, Ekspeditur
berperan sebagai perantara pengangkutan, diatur dalam KUHD Buku II, Bab V,
Bagian II, pasal 86-90 dan pasal 95 tentang daluwarsa gugatan hukum terhadap
ekspeditur.

6. Sebagimana diketahui melakukan pengangkutan di laut dapat dengan mencarter


kapal yang diatur dalam KUHD, Buku II, Titel V, Pasal 453-465. Carter kapal
dibedakan menjadi dua yaitu : Time Carter ( Carter menurut waktu) dan Voyage
Carter (Carter menurut perjalanan).

7. Buku ini memiliki banyak keunggulan. Diantaranya ialah isi yang terperinci dari
pengangkutan, hukum hingga carter kapal dan penyertaan lampiran contoh dari
isi buku sehingga memberi pemahaman lebih bagi pembaca.

8. Akan tetapi, dalam buku ini juga terdapat kelemahan yaitu penggunaan bahasa
yang berat sehingga sulit disesuaikan dengan generasi muda.
9. Buku ini tampaknya lebih tepat dan bermanfaat bagi mahasiswa
Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhanan untuk memahami
mengenai pengangkutan di laut. Berbeda dengan buku ini yang membahas
tentang pengangkutan laut, buku yang berjudul Hukum Pertanggungan Laut
karya Wiwiho Soedjono, S.H. membahas tentang hukum pertanggungan laut.

10. Meskipun memiliki perbedaan namun kedua buku tersebut, sama sama memuat
tentang hal-hal yang berkaitan dengan transportasi laut di Indonesia.

11. Buku Pengangkutan Laut di Indonesia (Suatu Tinjauan Yuridis) sangat berguna,
khususnya bagi mahasiswa Hukum dan Ketatalaksanaan Pelalayaran Niaga dan
Kepelabuhanan karena diperbandingkan dengan praktek pengangkutan laut
dewasa ini oleh karena itu, seyogyanyalah para mahasiswa menggunakan buku
ini guna memperluas dan memperdalam pengetahuan tentang hukum
Pengangkutan Laut.

Struktur Ulasan Buku Pengangkutan Laut Di Indonesia (Suatu Tinjauan Yuridis) :

1. Orientasi : Terdapat pada paragraf 1-2


2. Tafsiran : Terdapat pada paragraf 3-6
3. Evaluasi : Terdapat pada paragraf 7-9
4. Reorientasi : Terdapat pada paragraf 10-11