Anda di halaman 1dari 23

1. Jelaskan pengertian Hukum Diplomatik secara umum!

Jawab : Hukum diplomatik merupakan bagian dari hukum internasional karena


keberlakuaannya melintasi batas yurisdiksi nasional negara.

2. Hukum diplomatik adalah berbagai komentar atas konvensi wina yang menyangkut
hubungan diplomatik pendapat tersebut merupakan pendapat dari?

Jawab : Eileen Densa

3. Jelaskan pengertian Hukum Diplomatik menurut Edmun Jan Osmanezyk!

Jawab: Hukum Diplomatik merupakan salah satu cabang dari hukum kebiasaan internasional
yang terdiri dari seperangkat kaidah dan norma hukum yang menetapkan kedudukan
dan fungsi para diplomat termasuk berbagai aturan tentang bentuk-bentuk organisasi
dan dinas kediplomatikan.

4.Tuliskan ruang lingkup Hukum Dplomatik !

Jawab :

1. Hubungan Diplomatik antar Negara ( Konvensi Wina 1961)


2. Hubungan Konsuler antar Negara (Konvensi Wina 1963)
3. Keterwakilan Negara-Negara pada Organisasi Internasional (Konvensi New York
1969)

5. Sebutkan istilah-istilah lain diplomatik !

Jawab :

1. Diploma
2. Diplomat
3. Diplomatik
4. Dilomasi

6. Apakah yang di maksud dengan diploma dan diplomat ?

Jawab : Diploma berasal dari bahasa latin dan yunani yang berarti surat kepercayaan.

Diplomat adalah orang yang membawa diploma atau pejabat yang melaksanakan
diplomasi.

7. Apakah perbedaan diplomatik dan diplomasi?

Jawab : Diplomatik adalah segala kegiatan yang berkaitan dengan diplomasi. Sedangkan,

Diplomasi adalah sarana yang biasa dipakai oleh suatu negara dalam melakukan
hubungan Internasional.
8. Menurut Sir H. Nicolson dalam bukunya ”diplomacy” menyebutkan bahwa seorang
diplomat harus memenuhi beberapa syarat, sebutkan !
Jawab :

a. Kejujuran (truthfulness);
b. Ketelitian (precision);
c. Ketenangan (calm);
d. Temperamen yang baik (good temper);
e. Kesabaran dan kesederhanaan (patience and modesty);
f. Kesetiaan (loyalty).

9. Sebutkan sumber-sumber hukum Diplomatik !

Jawab :

1. Perjanjian internasional
2. Kebiasaan internasional
3. Prinsip-prinsip umum hukum
4. Putusan Pengandilan dan Pendapat Para Ahli

10. Perjanjian Internasional di bagi atas 2 sebutkan. !

Jawab : Perjanjian Internasional umum (Law Making Treaties ) dan Perjanjian Internasional
Khusus (treaty Contract) .

11. Apa perbedaan Perjanjian Internsional Umum dan Perjanjian Internasional khusus dari
segi tahap perumusannya ?

Jawab : Perjanjian Internasionala Umum terdiri dari atas tiga tahap yaitu Perundinngan,
penandatanganan, dam meratifikasi. Sedangkan Perjanjian Internasional Khusus
hanya terdiri atas dua tahap yaitu perundingan dan penandatanganan.

12. Sebutkan contoh yang termasuk perjanjian Internasional khusus !

Jawab :

1. Perjanjian Internasional Regeional


2. Perjanjian Internasional Multilateral
3. Perjanjian Internasional Trilateral
4. Perjanjian Internasional Bilateral

13. sebutkan Unsur-unsur terbentuknya suatu hukum kebiasaan !

Jawab :

1. Praktek yang sama


2. Dilakukan secara konstan
3. Tidak ada pihak yang menentang
4. Di ikuti oleh banyak Negara.
14. Jelaskan apa yang dimaksud prinsip umum hukum. !

Jawab :Prinsip Umum Hukum merupakan prinsip yang berlaku dalam seluruh atau sebagaian
besar hukum Nasional Negara-negara walaupun Hukum Nasional berbeda dari satu
Negara ke-Negara lainnya namun pada prinsip pokoknya tetap sama.

15. Putusan Pengadilan memiliki peran yang sangat penting, tuliskan!

Jawab :

1. Memainkan peran yang sangat penting dalam pembentukan norma-norma baru dalam
hukum internasional
2. Mahkanah diperbolehkan memutus secara Ex Equo Et Bono yaitu keputasan bukan
berdasarkan pelaksanaan hukum postif tetapi atas dasar prinsip keadilan dan
kebenaran.

16. apa saja syarat-syarat sebelum 2 Negara atau lebih menjalin hubungan diplomatik ?

Jawab.

1. Harus ada kesepakatan anatara kedua belah pihak secara timbal balik.
2. Mendasarkan diri pada prinsip-prinsip Hukum Internasional yang berlaku.

17. Tuliskan tahap-tahap pembukaan Perwakilan diplomatik !

Jawab :

1. Persetujuan (agreement)
2. Surat Kepercayaan ( letter of creadents)
3. Penerimaan di Negara penerima
4. Penarikan di Negara penerima

18. Apa saja syarat-syarat korps diplomatik ?

Jawab :

1. Berwawasan luas
2. Masa jabatannya lama
3. Di tuakan
4. Memiliki hubungan yang baik dengan negara penenrima dibandingkan dengan negara
lain.

19. sebutkan fungsi perwakilan diplomatik.

Jawab:
1. Representatif atau mewakili
2. Protection atau melindungi
3. Negosisation atau negosiasi atau perundingan
4. Reportin atau pelaporan
5. Promtion frendly relation atau hubungan persahabatan.

20. jelaskan fungsi perwakilan diplomatik dalam hal represantatif atau mewakili dan
protection atau melindungi !

Jawab : - represantatif atau mewakili yaitu mewakili negaranya atau kepala negaranya untuk
menghadiri acara-acara resmi dinegara penerima

- Protection atau melindungi yaitu melindungi kepentingan negara dan warna


negara pengirim serta harta bendanya dimegara penerima.

21. Sebutkan Kekebalan diplomatik Berdasarkan Konvensi Wina 1961 !

Jawab :
1. kekebalan terhadap diri pribadi
2. Kekebalan yurisdiksional
3. Kekebalan dari kewajiban menjadi saksi.
4. kekebalan kantor perwakilan dan rumah kediaman
5. kekebalan korespondensi (berkenaan dengan kerahasiaan dokumen).
6. kekebalan dan keistimewaan di negara ketiga.
7. penanggalan kekebalan diplomatik.
8. pembebasan dari pajak dan bea cukai/bea masuk.
22. Hukum diplomatik mengenal adanya prinsip ex gratia, jelaskan yang dimaksud prinsip ex
gratia !

Jawab : Prinsip ex gratia, yaitu suatu asas yang dipakai oleh negara penerima dalam
menyelesaikan segala persoalan yang berkaitan dengan kerusakan gedung perwakilan
asing termasuk mobil-mobil dan harta milik lainnya yaitu dengan memberikan
kompensasi baik berupa penggantian maupun perbaikan terhadap kerusakan atau
kerugian yang diakibatkan oleh kelalaian negara penerima dalam memberikan
perlindungan dan pencegahan. Menurut praktik-praktik yang ada selama ini,
kompensasi atas dasar ex gratia bukan saja diberikan atas gangguan secara langsung
tetapi juga yang terjadi sebagai akibat gangguan lain yang tidak disengaja

23. Terdapat 3 teori mengenai dasar pemberian hak-hak istimewa dan kekebalan
diplomatik di luar negeri. Sebutkan !

Jawab :

1. teori eksteritorialitas (exterritoriality theory)


2. teori representatif (representative character theory)
3. teori kebutuhan fungsional (functional necessity theory).
24. Mengapa keistimewaan dan kekebalan Diplomatik merupakan hal yang penting bagi
wakil dari negara-negara ?

Jawab Agar wakil-wakil negara tersebut dapat melakukan tugasnya dengan baik dan
efisien, maka para wakil-wakil negara dalam berdiplomasi tersebut diberikan hak-hak
istimewa dan kekebalan.

25. kapan kekebalan diplomatik di mulai menurut menurut Oppenheimer-Lauterpact ?

Jawab : menurut Oppenheimer-Lauterpact kekebalan diplomatik di mulai ketika


Pemerintah negara penerima telah memberikan agreement pada sang calon
dubes untuk diakreditasikan sebagai dubes di negara penerima.
Kedubes negara tersebut di negara pengirim telah memberikan visa diplomatik
Kedatangan pertama dubes itu telah diberitahukan pertama kali pada kementrian luar
negeri negara penerima.
25. Kapan kekebalan dplomatik berakhir menurut Starke ?

Jawab :

1. Pemanggilan kembali dari negaranya


2. Pemanggilan kembali atas permintaan negara penerima
3. Penyerahan paspor pada wakil dan staf serta para keluarganya sang diplomat pada
pecahnya perang kedua negara yang bersangkutan
4. Selesainya tugas
5. Berakhirnya surat kepercayaan yang diberikan dalam jangka waktu tertentu yang telah
ditentukan dalam kepercayaan.

26. jelaskan apa yang dimaksud Hak Immunitas?

Jawab : Hak immunitas adalah hak yang menyangkut diri pribadi seorang diplomat serta
gedung perwakilannya.dengan hak ini para diplomat mendapat hak istimewa atas
keselamatan pribadi serta harta bendanya, mereka juga tidak tunduk kepada yuridiksi
di dalam negara tempat mereka bertugas baik dalam perkara perdata maupun pidana

27. perwakilan diplomat memiliki Hak Ekstrateritorial. Jelaskan yang dimaksud Hak
Ekstrateritorial !

Jawab : Hak ekstrateritorial adalah hak kebebasan diplomat terhdap daerah perwakilannya
termasuk halaman bangunan serta perlengkapannya seperti bendera,lambang
negara,surat surat dan dokumen bebas sensor,dalam hal ini polisi dan aparat
keamanan tidak boleh masuk tanpa ada ijin pihak perwakilan yang bersangkutan

28. Tuliskan contoh kasus Pelanggaran terhadap hukum oleh diplomat !


Jawab : di London pada tahun 1984, polisi Yvonne Fletcher tewas di jalan oleh orang
menembak dari dalam kedutaan Libya. Insiden itu menyebabkan kerusakan dalam
hubungan diplomatik sampai Libya mengakui "tanggung jawab umum" pada tahun
1999.

29. Tulisakn satu contoh kasus cedera dan kematian yang dilakukan oleh diplomat!

Jawab : Wakil Duta Besar Republik Georgia untuk Amerika Serikat, Gueorgui Makharadze,
menyebabkan kecelakaan pada Januari 1997, empat orang terluka dan membunuh
gadis berusia enam belas tahun. Dia ditemukan memiliki tingkat alkohol darah lebih
dari 0,15, tetapi dibebaskan dari tahanan karena dia seorang diplomat. Pemerintah
Amerika Serikat meminta pemerintah Georgia untuk menarik kembali kekebalan-
Nya. Georgia me lakukannya dan Makharadze diadili dan dihukum karena
pembunuhan oleh AS dan dijatuhi hukuman dua puluh satu tahun di penjara

30.Jelaskan isi dan maksud Pasal 31 ayat 2 Konvensi Wina 1961 !

Jawab : isi Pasal 31 ayat 2 Konvensi Wina 1961 yaitu “ A diplomatic agent is not obliged to
give evidence as a witness.”
Artinya bahwa seorang wakil diplomatik tidak dapat dipaksa untuk bertindak sebagai
seorang saksi dan untuk memberikan kesaksiannya di depan pengadilan, baik
peradilan sipil atau perdata, peradilan pidana maupun peradilan administratif. Begitu
pula para anggota keluarga dan para pengikutnya tidak dapat dipaksa untuk bertindak
sebagai saksi di depan pengadilan sehubungan dengan yang mereka ketahui. Namun
apabila dilihat dari segi untuk menjaga hubungan baik kedua negara, sebaiknya tidak
dipegang secara mutlak dan pemerintah negara pengirimnya dapat secara khusus
menghapus atau menanggalkan kekebalan diplomatik tersebut dengan pernyataan
yang tegas dan jelas.
31. Sebutkan Pemberian keistimewaan kepada perwakilan dplomatik atas dasar ”timbal–balik”
sebagaimana diatur di dalam Konvensi Wina 1961 dan 1963,

Jawab :

1. Pembebasan dari kewajiban membayar pajak, antara lain pajak penghasilan,


kekayaan, rumah tangga, kendaraan bermotor, radio, bumi dan bangunan, televisi dan
sebagainya.
2. Pembebasan dari kewajiban pabean, antara lain bea masuk, bea keluar, bea cukai,
terhadap barang-barang keperluan dinas, misi perwakilan, barang keperluan sendiri,
keperluan rumah tangga dan sebagainya.

32. Tuliskan contoh keistimewaan diplomat !

Jawab : Mobil milik korps diplomatik (Kedutaan besar maupun organisasi internasional)
memiliki kode khusus, yakni CD (singkatan dari Corps Diplomatique)
atau CC (singkatan dari Corps Consulaire), diikuti dengan angka. Untuk mendapatkan
STNK dan BPKB, haruslah mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Luar
Negeri. Kendaraan dengan nomor polisi ini secara sah sudah berada di luar teritori
(extrateritorial) hukum dan regulasi Republik Indonesia.

33. Apa saja Faktor- faktor penyebab kemerosotan diplomasi?

Jawab :

1. Perkembangan serta kemajuan yang dicapai dalam sistem dan perkembangan


telekomunikasi menyebabkan peranan dan fungsi diplomasi menjadi tergeser berat.
2. Depresiasi daripada diplomasi, karena falsafah dasar tentang diplomasi tidak didasari
oleh landasan konkrit.
3. Diplomasi dilaksanakan melalui prosedur parlementer dengan terbentuknya Liga
Bangsa- bangsa dan Perserikatan Bangsa Bangsa sebagai Organisasi Internasional.
4. Tumbuh Negara- negara superior, seperti USA dan Uni Sovyet.

34. Apakah perbedaan duta besar dengan duta !


Jawab : Duta Besar merupakan Utusan Negara menetap di negara penerima sedangkan
Duta Cuma datang mewakili atau melakukan perundingan dan tidak menetap di
negara penerima selain itu duta bisa di artikan sebagai utusan tertentu yang
bukan untuk kepentingan negara saja.

35. Bagaimana proses penerimaan seorang diplomat di Negara Penerima?


Jawab : Apabila negara penerima menyatakan persetujuannya, maka duta itu dengan
membawa surat kepercayaan yang telah ditandatangani oleh Kepala
negaranya.Surat kepercayaan tersebut sering disebut ”Letters of Credence atau Letters de
Creance”. Surat-surat kepercayaan ini harus diberikan kepada Negara penerima, wakil itu
sendiri yang harus membawa surat-surat yang sudah disegel dan sebuah salinan. Pada
saat tibanya, ia harus dipersembahkan sendiri oleh wakil yang bersangkutan kepada
kepala Negara penerima. Seorang Duta Besar diterima oleh kepala Negara penerima di
dalam suatu upacara kenegaraan resmi.

36. Pengangkatan wakil-wakil diplomatik diperinci dalam dua kategori, sebutkan !

Jawab :

1. Duta keliling, yang sifatnya ad hoc yang dimulai pada abad pertengahan. Ia adalah
sebagai delegasi konperensi internasional dan perwakilan yang diakreditasikan pada
perwakilan tertentu.
2. Duta-duta tetap yang sudah dimulai dari abad ke 15 oleh negara Italia
37. . Klasifikasi Perwakilan Diplomaik dibagi atas 3 sebutkan !
jawab :

1. Klasifikasi Perwakilan Diplomatik menurut Kongres Wina tahun 1815


2. Klasifikasi Perwakilan Diplomatik menurut Kongres Aix-La-Chapelle 1818
3. Klasifikasi Perwakilan Diplomatik menurut Kongres konvensi Wina tahun 1961

38. sebutkan Klasifikasi Perwakilan Diplomatik menurut Kongres Wina tahun 1815.
Jawab :

Tanggal 19 Maret 1815, dibentuknya tiga kelas pejabat diplomatik, yaitu :

1. Duta Besar serta perwakilan kursi suci (Ambassador papa legates Nuncios);
2. Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (Envoys Extra-ordinary and Minister
Plenipotentiary);
3. Kuasa Usaha (Charge d’affaires).
39.. sebutkan Klasifikasi Perwakilan Diplomatik menurut Kongres Aix-La-Chapelle 1818.

Jawab :

1. Ambassador and legates, or Nuncios;


2. Envoys and Minister Plenipotentiary;
3. Minister Resident, dan
4. Charge d’affaires.
40. sebutkan Klasifikasi Perwakilan Diplomatik menurut Kongres konvensi Wina tahun
1961
Jawab :
1. Ambassador atau Nuncois, diakreditasikan pada Kepala Negara dan kepaa misi lain
yang sederajat;
2. Envoys, Ministers dan Internuncios, diakreditasikan kepala negara;
3. Charge d’affaires, diakreditasikan kepada Menteri Luar Negeri

41. Sebutkan Fungsi Staf perwakilan diplomatik!

Jawab :

1. Kepala perwakilan;
2. Minister;
3. Minister Counsellor;
4. counsellor;
5. Sekretaris I;
6. Sekretaris II;
7. Sekretaris III;
8. Atase.
42. Apa Perbedaan Fungsi Misi diplomatic tetap dan tidak tetap?

Jawab : - Misi perwakilan tidak tetap (sementara), fungsinya terbatas pada tugas yang
diserahkan kepada wakil diplomatik itu untuk menangani masalah-masalah tertentu.

- Fungsi perwakilan diplomatic tetap adalah sangat luas dan sudah ditentukan
sebagian terbesar dalam konfensi Wina 1961

43. Apa perbedaan fungsi Perwakilan Diplomatik dan Perwakilan Konsuler?

Jawab :

1. Fungsi perwakilan diplomatic pada umumnya, berurusan dengan persoalan-persoalan


yang bersifat politik, dan persoalan yang bersifat politik ini tidak dapat dilaksanakan
oleh perwakilan konsuler.
2. Perwakilan konsuler juga tidak mengadakan pengamatan tentang keadaan dan
perkembangan politik di Negara penerima.
3. Staf perwakilan konsuler tidak mengadakan hubungan yang menyangkut urusan
diplomatik dari kementerian luar negeri negarab penerima.
4. Perwakilan konsuler hanya menjalankan hubungan dengan instansi-instansi
pemerintah lainnya yang menyangkut bidang perdagangan, perindustrian, perkapalan
(navigasi), instansi negara dan warganegaranya di negara penerima.

44. Kapan Mulai berlaku Fungsi Misi Diplomatik dan Konsuler?

Jawab : Pasal 13 konvensi Wina menegaskan bahwa Kepala misi diplomatik sudah dianggap
memulai fungsinya di negara penerima, baik pada saat wakil tersebut menyerahkan surat
kepercayaannya maupun pada saat ia memberitahukan kedatangannya dan meyerahkan
sebuah salinan asli dari surat kepercayaannya kepada Menteri Luar Negeri negara penerima,
atau Menteri lainnya yang ditunjuk sesuai dengan praktek yang berlaku di negara penerima
yang akan diperlakukan secara seragam

45. Kapan berakhirnya Fungsi Misi Diplomatik dan Konsuler?

Jawab : Pada umumnya tugas seorang wakil diplomatik akan berakhir karena sudah habis
masa jabatan yang diberikan kepadanya untuk menjalankan tugas. Tugas itu dapat pula
berakhir karena ia ditarik kembali (recalled) oleh pemerintah negaranya. Karena tidak
disenangi lagi (persona non grata) dapat pula menyebabkan fungsi wakil diplomatik tersebut
berakhir. Kalau antara negara pengirim dan negara dimana ia diakreditasikan pecah perang,
maka tugas seseorang diplomat juga akan terganggu (terhenti) dan ia lazimnya disuruh
pulang
46. tuliskan unsur-unsur hubungan diplomatik!

Jawab :

1. Adanya hubungan internasional


2. Adanya peraturan misi diplomatik
3. Adanya status pejabat diplomatik
4. Adanya kekebalan hukum dan hak ekstratorial

47. Dalam hukum internasional, pemberian kekebalan dan keistimewaan diplomatik dikenal
beberapa teori oleh Connel dalam bukunya ”International Law, vol. II 1965”, sebutkan teori
yang dimaksud!

Jawab :

1. Exterritoriality Theory,
2. Representative Chracter Theory, dan
3. Functional necessity Theory.

48. jelaskan tingkat perwakilan Diplomatik.

Jawab : Perwakilan Diplomatik suatu negara dipimpin oleh seorang diplomat. Jabatan kepala
Perwakilan diplimatik tertinggi ialah duta besar (ambassador). Ambassador mewakili negara
dalam mengurusi kepentingan publik yang disebut dalam kualitas sebgai negara.

49.Jelaskan kekebalan dan keistimewaan diplomatik menurut Exterritoriality Theory!

Jawab :

1. Menurut teori ini seorang pejabat diplomatik dianggap tidak berada di negara
penerima melainkan berada dalam negara pengirim, meskipun kenyataannya ia berada
di wilayah negara penerima. Maksudnya seseorang diplomat itu tidak tunduk pada
jurisdiksi hukum nasional setempat. Sebenarnya teori ini menghendaki bahwa setiap
pejabat diplomatik adalah hanya dikuasai oleh hukum negara pengirim.
2. Pada abad ke-16 da 17 teori exterritoriality ini sangat menonjol dipergunakan bagi
kekebalan dan keistimewaan diplomatik, dimana wakil diplomatik dianggap bukan
sebagai subyek hukum negara penerima.

50. tuliskan tingkatan perwakilan diplomatik berdasarkan keputusan Kongres di Wina 1961!

Jawab :

1. Duta Besar (ambassador)


2. Duta Berkuasa Penuh (Minister Plenipotentiary)
3. Kuasa Usaha (Charge D’Affaires)
51. Jelaskan kekebalan dan keistimewaan diplomatik menurut Representative Chracter
Theory!

Jawab :

1. Dalam hukum internasional dikenal suatu adagium yang berbunyi ”Par im parem
habet imperium” maksudnya suatu negara berdaulat tidak dapat melaksanakan
jurisdiksinya terhadap negara berdaulat lainnya. Jika seorang agen diplomatik
dianggap bersifat wakil (simbol) negara, maka setiap sikap tindaknya adalah
merupakan tindakan negara yang diwakilinya. Dengan demikian bagi negara
penerima diharuskan untuk memberikan kekebalan dan keisimewaan, baik bagi diri
pribadinya maupun tindakan resmi ia sebagai wakil negara pengirim.
2. Pada hakekatnya pejabat diplomatik itu adalah dipersamakan dengan kedudukan
seorang kepala negara atau negara pengirim yang bersangkutan.

52.Jelaskan cara penunjukan Kepala Perwakilan !

Jawab : pengangkatan seorang duta besar biasanya dilakukan dan atas kepala Negara. Calon-
calon dubes diajukan oleh Menlu kepada kepala untuk mendapatkan persetujuannya.
Di Indonesia dalam Pasal 13 (2) UUD 1945 Versi Amandemen menyatakan “Dalam
hal mengangkat duta, Presiden memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan
Rakyat”. Bila pengangkatan seorang calon dubes telah diptuskan, Namanya segera di
ajukan kepada pemerintah negara penerima melalui Kedubes Negara Pengirim untuk
mendapatkan Agreement.

53. Jelaskan kekabalan dan keistimewaan diplomatik menurut Functional necessity Theory!

Jawab : Teori ini mendaraskan pemberian kekebalan dan keistimewaan kepada wakil-wakil
diplomatik atas fungsi dari wakil-wakil diplomatik agar supaya wakil diplomatik
yang bersangkutan dapat menjalankan fungsinya dengan baik dan sempurna, maka
kekebalan dan keistimewaan yang dimilikinya itu adalah untuk memberikan
kesempatan seluas-luasnya di dalam melaksanakan tugas tanpa ada gangguan. Teori
ketiga inilah yang membenarkan bahwa kekebalan dan keistimewaan para pejabat
diplomatik merupakan keperluan agar perwakilan dapat menunaikan tugas-tugasnya
secara efektif dan efisien.

54. Jelaskan Mengapa seorang diplomat tidak dapat diterima / ditolak keberadaannya di
negara penerima!

Jawab :
1. Kegiatan spionase
2. Melindungi agen-agen rahsia asing dan memberikan mereka melakukan kegiatan-
kegiatan dengan menggunakan fasilitas perwakilan.
3. Melindungi orang-orang yang dikenakan hukuman.
4. Mencampuri urusan dalam negeri negara penerima
5. Melakukan penyelundupan
6. Membuat pernyataan-pernyataan yang merugikan negara setempat.
55. Apa Landasan Hukum Pemberian Kekebalan dan Keistimewaan Diplomatik?

Jawab :
1. Pemberian hak kekebalan dan keistimewaan diplomatik didasarkan atas
prinsip reciprocity antar negara dan prinsip ini mutlak diperlukan dalam rangka :
a. Mengembangkan hubungan persahabatan antar negara tanpa
mempertibangkan sistem ketata-negaraan dan sistem sosial-budaya mereka
yang berbeda.
b. Bukan untuk kepentingan perseorangan tetapi untuk menjamin
terlaksananya tugas negara yang diwakilinya

56.Apa dasar yuridis pemberian keistimewaan dan kekebaln diplomatik.!

Jawab :

1. Ketentuan-ketentuan yang mengatur tentang hak kekebalan dan hak istimewa dalam
Konvensi Wina 1961 dijumpai dalam pasal 22 sampai 31 hal mana dapat diklasifikasikan
dalam ketentuan-ketentuan hak istimewa dan kekebaln gedung-gedung perwakilan
beserta arsip-arsip kita jumpai pada pasal 22,24 dan 30
2. ketentuan-ketentuan hak-hak istimewa dan kekebalan mengenai pekerjaan atau
pelaksanaan tugas wakil diplomatik kita jumpai dalam pasal 25,26,27.
3. ketentuan-ketentuan hak-hak istimewa dan kekebalan mengenai pribadi wakil diplomatik
kita jumpai dalm pasal 29 dan 31 disamping konvensi.

57. Apa Alasan pemberian kekebalan dan keistimewaan diplomatik ?

Jawab :

1. Para diplomat adalah wakil-wakil negara

2. Mereka tidak dapat menjalankan fungsinya secara bebas terkecuali jika mereka
diberikan kekebalan dan keistimewaan tertentu.

3. Jelas pula jika ada gangguan pada komunikasi mereka dengan pemerintah negara
pengirimnya, tugas mereka tidak akan berhasil dengan baik dan sempurna

58. Jelaskan pengertian Staf Perwakilan !

Jawab : sesuai Pasal 7 Konvensi Wina 1961, setiap warga negar dapat dengan bebas
mengangkat anggota-anggota Staf Perwakilan. Artinya dalam pasal ini terdapat
prinsip hukum umum bahwa pengangkatan staf perwakilan kecuali dubes tidak
memerlukan persetujuan negara penerima. Khusus untuk atase-atase pertahanan,
permintaan persetujuan negara penerima tidak mutlak, terserah pada para pihak.
59. Sebutkan Kekebalan yang melekat pada pejabat diplomatik !

Jawab :

1. Kekebalan terhadap jurisdiksi Pidana


2. Kekebalan terhadap jurisdiksi Perdata
3. Kekebalan terhadap perintah pengadilan setempat
4. Kekebalan dalam mengadakan komunikasi, dan
5. Pencabutan kekebalan diplomatik

60.Pengangkatan Wakil-wakil diplomatik ini dapat diperincikan dalam dua kategori Jelaskan.

Jawab :

1. Duta Keliling yaitu bersifat ad hoc dan dimulau pada abad pertengahan. Perwakilan
Keliling adalah sebagau delegasi ke Konfrensi Internasional dan perwakilan yang
perundingan khusus tentang masalah tertentu.
2. Duta Tetap yang sudah dimulai dari abad ke 15 oleh Negara Italia dengan adanya
kedutaan yang bersifat permanen, misi diplomat antar negara-negar yang secara tetap
juga telah resmi berlangsung hingga sekarang.

61. apa yang di maksud dengan kekebalan ?

Jawab : kekebalan diplomatik dalam bahasa asing mencakup dua pengertian,


yaitu Inviolability danImmunity. Inviolability diartikan kekebalan terhadap alat-alat
kekuasaan dari Negara penerima dan kekebalan terhadap segala gangguan yang
merugikan sehingga disini mengandung pengertian memiliki hak untuk mendapatkan
perlindungan dari alat-alat kekuasaan negara penerima. Sementara Immunity diartikan
sebagai kekebalan terhadap yurisdiksi dari negara penerima, baik hukum pidana
maupun hukum perdata.

62. Apa perbedaan Fungsi Misi Diplomatik tetap dan tidak tetap!

Jawab : Menurut Konvensi Wina 1961 Fungsi Diplomatik Tetap yaitu :

1. Mewakili Negaranya di negar penerima


2. Melindungi kepentingan negara dinegara penerima
3. Mengadakan negosiasi / perundingan
4. Meningkatkan hubungan persahabatan Negara Pengirim dengan Negara Penerima
Sedangkan Diplomatik sementara yaitu :
1. Fungsinya terbatas pada negara yang diberikan / diserahkan kepada wakil diplomatik
untuk menangani maslah-maslah tertentu sesuai dengan isi surat kepercayaan yang
diberikan kepda mereka untuk hal-hal tertentu.

63. apa yang dimaksud pengertian keistimewaan?

Jawab : keisimewaan adalah berbagai hak isitimewa atau privat yang melekat pada
perwakilan diplomatik (asing sebgai institusi) dan anggota misi (sebagai individu) di negara
penerima misalnya pembebasan dari pajak bea cukai, pemeberian jaminan sosial dan wajib
militer dinegara penerima.

64. Apakah bisa seorang diplomatik di prosese hukum di Negara penerima ? jelaskan !

Jawab : pada dasarnya agen diplomatik mendapatkan hak istimewa dan kekebalan di negara
penerima namun apabila pejabat diplomat negara pengirim melakukan kejahatn-kejahatan di
negara-negara penerima maka seperti yang tercantum pada pasal 31 ayat (1) Konvensi
Wina1961 yaitu seorang agen diplomatik kebal dari yurisdiksi sipil dan administratif kecuali
dalam :

1. suatu perkara yang berhubungan dengan baranng-barang tetap yang terletak dalam wilayah
Negar penerima tanpa ia memegangnya itu untuk pihak negara untuk tujuan misi.

2. suatu perkara yang berhubungan dengan suksesi diman agen diplimatik termasuk sebgai
eksekutor, administator, ahli waris atau legale sebagi orang privat dan tidak untuk pihak
negara pengirim.

3. suatu perkara yang berhubungan dengan setiap kegiatan profesional atau dagang yang
dijalnkan oleh agen diplomatik didalam negara penerimadan dluar fungsi resminya.

65Tuliskan dasar yuridis pemeberian kekebalan dan keistimewaan perwakilan diplomatik!

Jawab :

1. Perjanjian multilateral baik yang mencakup dalam dalam konvensi WINA 1961 dan
konvensi WINA 1963, dan konvensi Internasional lainnya
2. Perjanjian bilateral anatara negara penerima dan negara pengirim perwakilan
diplomatik
3. Kaidah hukum negara penerima yang mengatur pelaksanaan kekebalan dan
keisitimewaan diplomatik bagi misi diplomatik asing.

66. Apakah yang dimaksud dengan atase-atase? Dan sebutkan dua jenis atase!

Jawab : Atase-atase adalah pejabat pembantu dari duta besar yang berkuasa penuh.yang
terbagi atas 2 yaitu atase Pertahanan dan atase Teknis.

67 sebutkan unsur-unsur korp diplomatik !

Jawab :

1. Duta besar yang berkuasa penuh (ambassador)


2. Duta (gerzant)
3. Mentri residen
4. Kuasa usaha
5. Atase-atase
68. Kekebalan dan Keistimewaan Diplomatik terbagi atas dua dasar sebutkan dan jelaskan.!

Jawab :

1. Dasar Yuridis adalah ketentuan-ketentuan yang mengatur tentang hak kekebalan dan
hak keistimewaan dalam Konvensi Winda 1961 terdapat dalam Pasal 22 sampai 31.
2. Dasara Teoritis yaitu mengenai mengapa diberikannya kekebalan dan hak istimewa
didalam hukum internasional.

69. sebutkan syarat-syarat menjadi korps diolomatik?

Jawab :

1. Pendidikan yang tinggi.


2. Memiliki pengetahuan yang luas.
3. Mempunyai integritas (kepribadian).
4. Mudah bergaul dan menyesuaikan diri.
5. Dapat meyakinkan orang lain.
6. Dapat menyampaikan pikirannya dengan jelas.Memiliki kemampuan bahasa yang
baik.

70. apa yang dimakasud dengan Korespondensi Diplomatik?

Jawab : Koresprodensi Diplomatik adalah kekebalan terhadap surat-menyurat, arsip,


dokumen termasuk kantor diplomatik dan sebagainya (kebal dari pemeriksaan isinya).

71. Menurut Anda apakah korps perwakilan diplomatik indonesia sudah menjalanka
tugasnya dengan baik?

Jawab : Belum, karena masih banyak ditemukan TKI yang dianiaya diluar negeri, hal tersebut
menunjukkan bahwa Korps Diplomatik belum berhasil melaksanakan tugasnya untuk melindungi
warga Negara diluar negeri.

72.apa yang dimaksud dengan kedutaan besar?

Jawab : Keduataan Besar Adalah Kantor perwakilan diplomatik suatu negara yang ditempatkan secara
permanen di Ibu Kota Negara lain atau lembaga atau organisasi Internasional (sepertu PBB ). pejabat
diplomatik tertinggi yang memimpin kedutaan besar disebut duta besar.

73. Jelaskan apa yang dimaksud dengan pribadi pejabat diplomatik, kantor perwakilan (rumah
kediaman) , korespodensi diplomatik !

Jawaban :

1. Pribadi pejabat diplomatik yaitu mencakup kekebalan terhadap alat kekuasaan


negara penerima, hak mendapat perlindungan terhadap gangguan dari
serangan atas kebebasan dan kehormatannya, dan kekebalan dari kewajiban
menjadi saksi.
2. Kantor perwakilan yaitu mencakup kekebalan gedung kedutaan, halaman,
rumah kediaman yang ditandai dengan lambang bendera atau daerah
ekstrateritorial. Bila ada penjahat atau pencari suaka politik masuk ke dalam
kedutaan, maka ia dapat diserahkan atas permintaan pemerintah karena para
diplomat tidak memiliki hak asylum, hak untuk memberi kesempatan kepada
suatu negara untuk memberi kesempatan kepada warga negara asing untuk
melarikan diri.
3. Korespodensi yaitu kekebalan yang mencakup dokumen, arsip, surat
menyurat, termasuk kantor diplomatik dan sebagainya kebal dari pemeriksaan.

74.sebutkan dan jelaskan klasifikasi dan aturan dalam hukum diplomatik !

Jawab :

1. Konvensi Hayana mengenai pejabat diplomatik


2. Harvad Research Draft Convention on diplomatic priveleges and Immunities tahun 1932.

75. sebutkan pelamggaran yang biasa dilakukan seorang diplomat !

Jawab : spionase, penyelundupan, pelanggaran hukum perwalian anak, dan bahkan


pembunuhan.

76. Harold Nicolson merinci penyebab berkurangnya peranan dari pada diplomatik tersebut,
sebutkan dan jelaskan. !

Jawab :

1. Pertumbuhan rasa bermasyarakat bangsa-bangsa


2. Meningkatnya apresiasi mengenai pentingnya pendapatan umum
3. Cepatnya penimgkata komunitas.

78. Tuliskan sejarah perkembangan Diplomatik !

Jawab :

1. Pada zaman India kuno, telah dikenal ketentuan- ketentuan atau kaedah- kaedah yang
mengatur hubungan antar raja ataupun kerajaan.
2. Di Indonesia, negara- negaara asia sreta Arab telah mengenal pengiriman duta-duta ke
negara lain sebelum negara- negara barat mengetahuinya.
3. Pada Abad ke 16, di Eropa, penempatan duta- duta diatur menurut hukum kebiasaan.
4. Abad ke 19, pengaturan hubungan diplomatik dan perwakilan diplomatik dibicarakan
di konggres Wina tahun 1815.
5. Kemudian pada tahun 1818 diubah oleh Protokol “Aix- La- Chapelle”.
6. Tanggal 2 Maret – 14 April 1961, di Wina, atas prakarsa PBB, diadakan konferensi
mengenai hubungan diplomatik.
7. Tahun 1963, dilakukan pengkodifikasian terhadap pengaturan hubungan konsuler dan
perwakilan konsuler.
8. Tanggal 8 Desember 1969, Majelis Umum PBB menerima Konvensi mengenai Misi
Khusus dan protokol opsional mengenai penyelesaian sengketa secara wajib.
9. Tanggal 16 Desember 1969, diadakan Konvensi mengenai Misi Khusus.

79. Proses persetujuan atau penolakan disebut agregation. Agregation terdiri atas dua bagian
sebutkan dan jelaskan!

Jawab :

1. Meminta penejelasan informal kepada negara penerima apakah calon dapay diterima
sebagai wakil diplomatik oleh negara penerima.
2. Pemberutahuan dari negara penerima secara tidak resmi bahwa calon dapat disetujui.

80. sumber hukum diplomatik salah satunya adalah perjanjian internasional sebutkan contoh
perjanjian internasional. !

Jawab :

a. The Final Act of the Congres of the Venna (1815) in diplomatic ranks.
b. Vienna Convention on diplomatic Relations and optimal protocols (1961), termasuk di
dalamnya:
1) Vienna Convention on Diplomatic Relations
2) Optional Protocol Concerning Acquisition of Nationality.
3) Optional Protocol Concerning the Compulsory Settlement of Disputes.
c. Vienna Convention on Consulor Relations and Optional Protocol (1963), yang
memuat:
1) Vienna Convention on Consulor Relations
2) Optional Protocol Concerning Acquisition of Nationality.
3) Optional Protocol Concerning the Compulsory Settlement of Disputes.
d. Convention on Special Mission and Optional Protocol (1969), yang memuat:
1) Convention on Special Mission
2) Optional Protocol Concerning the Compulsory Settlement of Disputes.
3) Convention on the Prevention and Punishment of Crimes against Internationally
Protected Persons, inculding Diplomatic Agents (1973)
e. Vienna Convention on the Representation of States and Their Relations with
International Organization of a Universal Character (1975)
81. Sebutkan dan Jelaskan topik dan sub topik yang pernah dibahas dalam hukum
internasional menyangkut hukum diplomatik. !

Jawab :

1. Pergaulan dan kekebalan diplomatik


2. Pergaulan dan kekebala konsuler
3. Misi-misi khusus
4. Hubungan antra negara bagian dan organisasi internasional
5. Masalah perundingan dan tidak diganggu gugatnya pejabat diplomatik dan orang lain
yang memperoleh perlindungan khusus menurut hukum internasional.
6. Status kurir diplomatik dan kantong diplomatik yang di ikut sertakan pada kurir
diplomatik.
7. Gubungan antra negara dengan organisasi Internasional.

82. sebutkan contoh kebiasaan-kebiasan internasional mengenau Diplomatik.

Jawab :

1. Resolusi Majelis Umum 3166 (XXVIII) “konveksi mengenai pencegahan dan


penghukuman kejahatan-kejahatan terhadap orang-orang yang secara internasional,
termasuk para pejabat diplomatik (Convention on the Prevention and Punishment of
Crimes against Internationally Protected, Persons, including diplomatic agents,
1973).Resolusi Majelis Umum 34/146, mengenai konvensi internacional untuk
melawan penyanderaan.
2. Prinsip-prinsip hukum umum yang diakui oleh bangsa-bangsa yang beradab.
3. Keputusan pengadilan dan ajaran sarjana-sarjana yang paling terkemuka dari berbagai
negara di dunia sebagai sumber tambahan bagi peetapan kaidah-kaidah hukum.

83. Apakah yang di maksud Letter Of Credance ?

Jawab : Letter Of Credance yaitu surat kepercayaan, surat dari kepala negara pengirim
kepada negara penerima yang berisi bahwa seseorangtelah ditunjuk untuk menjabat sebagai
duta besar atau duta dan dutujukan kepada kepala negara penerima. Dalam surat tersebut
telah “menaruh kepercayaan” penuh kepdanya. Kepala negara penerima diharapka agar
mempercyai segala sesuatu yang akan disampaikan oleh pejabat tersebut kepada kepala
negara penerima.

84. Dalam prakteknya terdapat kesukaran-kesukaran dalm pembukan diplomatik sebutkan !

Jawab :

a) Negara-negara kecil, tidak hanya terlalu besar biayanya yang harus dikeluarkan
tetapi juga kurangnya personal-personal yang terampil untuk mengemban tugas misi
diplomatik ataupun konsuler.
b) Mungkin negara-negara kecil tersebut hanya mempunyai sedikit kepentingan saja
yang harus dilindungi di negara penerima yang bersangkutan.
c) Keengganan untuk membuka perwakilan diplomatik dan/atau konsuler secara tetap
di beberapa negara tertentu

85. Apakah yang dimaksud Persona Non Grata ?

Jawab : Persona Non Grata adalah sebuah istilah dalam bahsa latin yang dipakai dalam
perkancahan dunia politik dan diplomasi Internasional makna harfiahnya adalah orang-orang
yang tidak di inginkan, orang yang diprsona non gratakan biasanya tidak boleh hadir disuatu
tempat atau Negara.

86. Menurut Oppenheim tugas pokok seorang diplomatik hanya ada tiga sebutkan !

Jawab : yaitu “Negotiation, Observation dan Protection.”

87.Pada masa kini perbedaan perwakilan diplomatik dan kinsuler terletak pada?

Jawab : Untuk masa kini, tugas dan fungsi konsuler itu dapat diperluas sehingga dapat
dikatakan bahwa pekerjaan pegawai diplomatik dan konsuler perbedaannya terletak pada
kenyataan bahwa golongan pertama memperjuangkan kepentingan nasional pada tingkat
pusat, sedangkan golongan kedua di tingkat setempat atau regional.

88. sejak kapan timbulnya kekebalan dan keistimewaan perwakilan diplomatik ?

Jawab : Dalam abad ke-16 dan 17, pada waktu pertukaran Duta-duta Besar secara permanen
antara negara-negara Eropa sudah menjadi umum, maka kekebalan dan keistimewaan
diplomatik telah mulai diterima sebagai praktek-praktek negara dan bahkan telah diterima
oleh para ahli hukum internasional meskipun jika terbukti bahwa seorang Duta Besar telah
terlibat dalam komplotan atau pengkhianatan melawan kedaulatan negara penerima.

89. Sebutkan Keistimewaan Agen diplomatik !

Jawab :

1. Kebebasan dari kewajiban membayar pajak


2. Kebebasan dari kewajiban pabean
3. Hubungan diplomatik pada masa perang, dan
4. Fasilitas-fasilitas diplomatik.

90.Sebutkan ada berapa kegiatan tindak terorisme cukup menonjol khususnya yang dilakukan
terhadap para diplomat yang tercatat pada tahun delapan puluhan!

Jawab : di dalam tahun 1980, tercatat 400 tindak terorisme yang ditujukan kepada para
pejabat diplomatik dan konsuler yang meliputi 60 negara. Sedangkan selama 6 bulan pertama
tahun 1981, terdapat 191 tindak terorisme dengan objek yang sama termasuk yang
menyangkut perwakilan atau misi asing.
91. Siapa saja yang menikmati Kekebalan Diplomatik selain Perwakilan diplomatik?

Jawab : Kekebalan politik dinikmati tidak saja oleh Kepala-Kepala Perwakilan (seperti Duta
Besar, Duta atau Kuasa Usaha), tetapi juga oleh anggota keluarganya yang tinggal bersama
dia, termasuk para diplomat lainnya yang menjadi anggota perwakilan (seperti Counsellor,
para Sekretaris, Atase, dan sebagainya) dan (kadang-kadang dalam keadaan yang jarang
sekali) oleh para staf administrasi dari perwakilan dan “staf pembantu lainnya” (juru masak,
sopir, pelayan, penjaga dan lainnya yang serupa).

92. . Kekebalan dan keistimewaan bagi perwakilan asing di suatu negara pada hakikatnya
dapat digolongkan dalam tiga kategori, yaitu dengan membedakan sifat kekebalan dan
keistimewaan yang keduanya diberikan kepada perwakilan diplomatik.sebutkan !

Jawab : Pertama, kekebalan tersebut meliputi tidak diganggu-gugatnya para diplomat


termasuk tempat tinggal serta miliknya seperti yang tercantum di dalam Pasal-pasal 29, 30,
dan 41, serta kekebalan mereka dari yuridiksi baik administrasi, perdata maupun pidana
(Pasal 31).

Kedua, keistimewaan atau kelonggaran yang diberikan kepada para diplomat yaitu
dibebaskannya kewajiban mereka untuk membayar pajak, bea cukai, jaminan social dan
perorangan (Pasal-pasal 33, 34, 35, dan 36).

Ketiga, kekebalan dan keistimewaan yang diberikan pada perwakilan diplomatik bukan saja
menyangkut tidak diganggu-gugatnya gedung perwaklian asing di suatu negara tersebut arsip
dan kebebasan berkomunikasi, tetapi juga pembebasan dari segala perpajakan dari negara
penerima (Pasal-pasal 22, 23, 24, 26, dan 27).

93. sebutkan beberapa konvensi-konvensi PBB mengenai hukum Diplomatik !

Jawab :

1. Konvensi Wina 1961 mengenai hubungan diplomatik


2. Konvensi Wina 1963 mengenai hubungan konsuler
3. 3.Konvensi New York 1969 mengenai misi khusus
4. Konvensi New York mengenai pencegahan dan penghukuman kejahatan terhadap
orang-
orang yang menurut hukum internasional termasuk para diplomat
5. Konvensi Wina 1975 mengenai keterwakilan negara dalam hubungannya dengan
Organisasi Internasional yang bersifat universal

94.Pada persidangan tahun 1971 yang mengajukan tiga masalah, sebutkan !

Jawab : 1.Dampak yang mungkin terjadi dalam keadaan yang luar biasa seperti tidak adanya
pengakuan, tidak adanya putusan, hubungan diplomatik dan konsuler atau adanya pertikaian
senjata di antara anggota-anggota organisasi internasional itu sendiri.
2.Perlu dimasukkannya ketentuan-ketentuan mengenai penyelesaian sengketa
3.Delegasi peninjau dari negara-negara ke berbagai badan dan konferensi.
95. Apakah isi dari pasal Pasal 29 Konvensi Wina 1961 ?

Jawab : dari Pasal 29 Konvensi Wina 1961 dapat kita ketahui bahwa kekebalan yang
melekat pada diri pribadi seorang wakil diplomatik tersebut mampu melindunginya dari
semua serangan siapa pun dari mana pun. Pemerintah atau alat-alat negara dari negara-negara
penerima bertanggung jawab untuk mengambil setiap langkah yang diperlukan untuk
mencegah adanya serangan terhadap seorang diplomatik.

96. Konvensi Wina 1961 mengemukakan ketentuan lain soal sejauh mana sebuah negara
dapat mengenakanpersona non-grata kepada duta besar ataupun anggota perutusan
misi diplomatik lainnya. Konvensi mendasarkan pada tiga kegiatan sebelum negara berhak
mempersonanon-gratakan wakil diplomatik. Sebutkan dan jelaskan!

Jawab :

Pertama, kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh wakil diplomatik itu bersifat politis maupun
subversif yang bukan saja dapat merugikan kepentingan nasional, melainkan juga melanggar
kedaulatan negara penerima. Sebagai contoh, dalam tahun 1915, pemerintah Amerika Serikat
meminta penarikan Mr. Dunba, duta besar Austro-Hongaria di Washington. Sang duta besar
mengaku mengusulkan kepada pemerintahnya hendak menghasut pemogokan pabrik mesin
di AmerikaSerikat.

Kedua, kegiatan yang dilakukan itu jelas-jelas melanggar pelanggar hukum dan perundang-
undangan negara penerima. Tentang ini akan kita bahas segera, dalam kajian tentang
kekebalan diplomatik dan contoh penyalahgunaannya.

Ketiga, kegiatan-kegiatan yang dilakukan dapat digolongkan sebagai kegiatan mata-mata


(spionase) yang dianggap dapat mengganggu stabilitas maupun keamanan nasional negara
penerima.

97. apakah yang dimaksud wiver?

Jawab : Wiver atau penanggalan kekebalan dan keistimewaan yang dimiliki oleh seorang
diplomat

98. Penyelesaian secara Hukum Internasional untuk masalah sengketa Hubungan Diplomatik,
ternyata diatur dalam Optional Protocol concerning the Compulsory Settlement of Disputes
of Viena Convention on Diplomatic Relation, April 18 1961. Jelaskan.

Jawab : Dalam protokol opsional ini, diatur bahwa setiap pihak yang berselisih, dapat
mengajukan permohonan ke International Court of Justice (ICJ). Namun sebelum
mengajukan ke ICJ, pihak bersengketa dapat menempuh jalan abritrase terlebih dahulu sesuai
dengan apa yang diatur dalam pasal 2 Optional Protocol. Selain arbitrase, sesuai Pasal 13 ayat
(1) para pihak juga dapat memulai dengan jalur "konsiliasi”. Menurut protokol opsional ini,
Komisi Konsiliasi harus membuat rekomendasi dalam waktu lima bulan sesudah
pengangkatannya. Jika rekomendasi tidak diterima oleh para pihak, maka diberikan waktu
dua bulan sesudah mereka dikirimi rekomendasi itu untuk pihak manapun dari perselisihan
tersebut membawa perselisihannya ke ICJ sesuai dengan Pasal 3 a4yat (2) Optional
Protocol.Akan tetapi, pertanggungjawaban yang akan didapat penerima hanya terbatas para
pertanggungjawaban Negara pengirim (States responsibility) dan bukan pertanggungjawaban
individual dari Diplomat yang bersangkutan (individual responsbility), hal ini dikarenakan
yang dapat mengajukan sengketa adalah pihak-pihak para peserta Konvensi tersebut saja,
dalam hal ini adalah "Negara-negara" atau "Organisasi Intemasional" semata, sehingga
individu tidak dapat berperkara atau diperkarakan.

99. Tuliskan persamaan hubungan diplomatik dan hubungan konsuler!

Jawab :

1. Sama-sama mengatur hubungan antar negara dluar yurisdiksi nasional Negara.


2. Sama-sama tumbuh dari hukum kebiasaan Internasional.

100. Tuliskan perbedaan pejabat diplomatik dan pejabat konsuler dari misi tugas yang
diemban!

Jawab : Pejabat diplomatik selalu bertugas memperjuangkan kepentingan nasional Negara


pengirim dihadapan pemerintah Negara penerima. Sedangkan pejabat konsuler selalu
bertugas memperjuangankan kepentingan warga negar pengirim yang ada di Negara
penerima.
Dosen :

TUGAS HUKUM DIPLOMATIK DAN


KONSULER
SOAL 100 NOMOR

OLEH :
FADHILAH ASIKIN
04020120626
LW.5-7

FAKULTAS HUKUM
UINIVERSITAS MUSLIM INDONESIA