Anda di halaman 1dari 2

Bank membantu Enron untuk melakukan/mendapatkan pendapatan fiktif

Kebankrungtan Enron, salah satu leader perusahaan energi dan komunikasi, pada tahun 2001
merupakan satu dari beberapa wake-up call untuk melewati Sarbanes-Oxley Act oleh kongres U.S.
Enron melaporkan pendapatan pada tahun 2000 hampir $101 miliar berakhir pada sistematik,
kecurangan laporan keuangan instirusional. Investor, biaya pensiun, dan pekerja Enron yang dana
pensiunnya terikat dengan saham perusahaan mengalami kehilangan sebesar $25 juta. April 2002,
University of California, penggugat utama dalam gugatan pemegang saham Enron, mengajukan
keluhan gabungan 485 halaman di Pengadilan Distrik AS untuk Pengadilan Distrik Selatan Texas di
Houston, menuduh penipuan Enron berhasil karena keterlibatan aktif dari beberapa bank dan firma
hukum terkemuka. Keluhan ditata skema secara rinci dan bernama JP Morgan Chase, Citigroup,
Merrill Lynch, Credit Suisse First Boston, Kanada Imperial Bank of Commerce (CIBC), Bank of
America, Barclays Bank, Deutsche Bank, dan Lehman Brothers sebagai pemain kunci dalam
serangkaian transaksi penipuan. Menurut pengaduan, sejumlah eksekutif puncak di bank-bank ini
mendapat keuntungan pribadi dari skema.

Beberapa lembaga keuangan yang disebutkan dalam komplain itu membantu membentuk kemitraan
Enron yang dikendalikan secara diam-diam, menggunakan perusahaan lepas pantai untuk
menyamarkan pinjaman, dan memfasilitasi penjualan palsu aset Enron yang dinilai terlalu tinggi,
memungkinkan para eksekutif Enron memindahkan miliaran dolar utang dari neraca dan secara
artifisial. mengembang nilai dari stok Enron. Keluhan menggambarkan skema rumit sebagai "aula
cermin di dalam rumah kartu." Eksekutif bank membantu menyembunyikan kondisi sebenarnya dari
kondisi keuangan Enron yang genting, sementara analis sekuritas di bank yang sama membuat
penilaian Enron palsu dan muram untuk menarik investor. Sebagai penjamin dalam penjualan
sekuritas Enron, bank juga menyesatkan publik dengan menyetujui pernyataan perusahaan yang
tidak lengkap atau salah.

Pinjaman bank kepada Enron, yang seharusnya dicatat sebagai utang, dibuat agar terlihat seperti
laba dari penjualan. Dalam contoh lain, Enron dan bank-bank membuat pinjaman tampak sebagai
investasi. Petugas bank menyadari bahwa jika harga sahamnya jatuh, Enron akan diminta untuk
menerbitkan saham tambahan, mengurangi peringkat investasi perusahaan. Keluhan itu
mengungkapkan bahwa beberapa lembaga keuangan memiliki insentif yang kuat untuk menjaga
Enron tetap bertahan karena mereka telah menulis jutaan dolar dari "kredit default menempatkan"
pada sekuritas Enron, yang mengharuskan mereka untuk membuat baik pada utang publik Enron jika
perusahaan gagal.

Ketika manipulasi keuangan Enron menjadi publik dan sahamnya ambruk pada November 2001, para
eksekutif dari JP Morgan Chase dan Citigroup menekan Moody's, lembaga pemeringkat kredit
terkemuka, untuk menjaga peringkat kredit Enron di tempatnya sampai bank-bank dapat mengatur
penjualan bailout Enron untuk menghindari kebangkrutan. dan mencegah penyelidikan skala penuh
ke dalam urusan perusahaan. Penjualan yang diusulkan gagal, dan Enron mengajukan kebangkrutan
pada 2 Desember 2001.
1.a Cari dan identifikasi the symptoms of fraud atas kasus tersebut!

1. Accounting Anomalies.
Pada kasus Enron dinyatakan pada paragraf pertama bahwa Enron melaporkan pendapatan
pada tahun 2000 hampir $101 miliar. Hal ini merupakan hal yang tidak biasa dimana
perusahaan biasanya membutuhkan waktu puluhan tahun untuk bisa mencapai $100 miliar
pada pendapatannya.
Bank juga membantu Enron dalam memanipulasi keuangan dengan cara menyembunyikan
kondisi keuangan Enron yang sebenarnya. Bank juga meminjam kepada Enron yang
seharusnya dicatat sebagai debit, namun membuatnya terlihat seperti laba dari penjualan-
penjualan. Selain itu pihak bank jugamembuat pinjaman muncul menjadi investasi.
2. Internal Control Weaknesses
Pada gejala berikutnya dapat diidentifikasi bahwa pengendalian internal pada Enron lemah
dimana dana-dana dari investor dan para karyawan dijadikan satu (terikat) delam saham. Hal
itu berhubungan positif dengan dana-dana para karyawan dan investor. Dikatakan pada
paragraf pertama bahwa dana investor dan pensiuanan karyawan yang terikat dengan
saham perusahaan hilang lebih dari $25 miliar. Kelemahan internal lainnya berkaitan dengan
pihak-pihak yang bekerjasama dan membantu Enron untuk melakukan manipulasi keuangan.
Contohnya pihak bank yang membantu Enron untuk melakukan kecurangan dalam
transaksinya. Hal ini dilakukan karena mereka mendapatkan keuntungan dari skema
kecurangan Enron.
Hubungan antar pihak-pihak yang bermain dalam skema tersebut antara lain J.P Morgan
Chase, Citigroup, Merrill Lynch, Credit Suisse First Boston, Canadian Imperial Bank of
Commerce, Bank of America, Barclays Bank, Deutsche Bank, dan Lehman Brothers.
3. Analytical Anomalies.
Pada gejala ini terdapat hubungan laporan keuangan yang tidak biasa, seperti pendapatan
yang meningkat dalam waktu yang singkat. Pihak bank juga membantu menyembunyikan
laporan keuangan Enron yang benar ketika analis sekuritas pada bank yang sama membuat
kesalahan dan penilaian yang salah terhadap Enron kepada investor. Bank juga menerima
pelaporan Enron yang tidak lengkap dan tidak benar.
4. Unusual behaviour
Pada gejala ini pihak bank aware jika harga saham Enron jatuh sehingga Enron harus
menerbitkan tambahan saham untuk menjaga rating investasi perusahaan.
5. Tips and Complaints
University of California, penggugat utama dalam gugatan pemegang saham Enron,
mengajukan keluhan gabungan 485 halaman di Pengadilan Distrik AS untuk Pengadilan
Distrik Selatan Texas di Houston, menuduh penipuan Enron berhasil karena keterlibatan
aktif dari beberapa bank dan firma hukum terkemuka

2.a Inquery method