Anda di halaman 1dari 2

Nama : Abdul Aziz

Kelas : 3E Ikhwan
JAWABAN WAJIBAT TSANI
AQIDAH

1. Di antara mukjizat-mukjizat tersebut :


a. Yang paling agung adalah Al-Quran, yang Allah menantang orang-orang (Arab) yang paling
fasih, ahli balaghah (sastra Arab), dan yang paling pandai berbicara.
b. Mukjizat yang paling besar setelah al-Qur-an adalah Allah menguatkan Nabi-Nya ‫عليه هللا صلى‬
‫ وسلم‬dengan mukjizat Isra’ Mi’raj.
c. Terbelahnya bulan

2. Akidah (keyakinan) yang pasti, dan membenarkan secara sempurna; terhadap hari Kiamat, dan
mengimani segala apa yang diberitakan oleh Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Agung di dalam
kitab-Nya yang mulia, dan apa yang diberitakan oleh Rosul-Nya yang terpercaya (Al-Amin)
shollAllahu ‘alaihi wasallam berupa hal-hal yang akan terjadi setelah kematian, hingga penduduk
surga masuk ke surga, dan penduduk neraka masuk ke neraka.
3. a. Diutusnya Nabi Muhammad ‫وسلم عليه هللا صلى‬, ditutupnya kenabian dan risalah dengannya,
meninggalnya beliau ‫وسلم عليه هللا صلى‬, ditaklukkannya Baitul Maqdis, munculnya banyak fitnah,
ummat Islam mengikuti tata cara ummat terdahulu dari orang Yahudi dan Nasrani, munculnya
para dajjal (para pembohong) dan orang-orang yang mengaku sebagai Nabi.
b. Pemalsuan hadits-hadits dengan mengatasnamakan Rasulullah ,‫ وسلم عليه هللا صلى‬penolakan
sunnahnya, banyak kebohongan, tidak hati-hati dalam menukil kabar, miskin ilmu, menuntut
ilmu dari orang yang tidak berilmu (bukan ahlinya), menyebarnya kebodohan dan
kerusakan,meninggalnya orang-orang shalih, terkikisnya sendi-sendi Islam, sedikit demi sedikit,
dan semua ummat mengerumuni ummat Muhammad ‫ وسلم عليه هللا صلى‬kemudian Islam dan
pemeluknya dianggap asing.
c. Munculnya Imam Mahdi, dia adalah Muhammad bin ‘Abdullah dari keturunan Ahlul Bait
Rasulullah ‫وسلم عليه هللا صلى‬, dia keluar dari arah timur dan berkuasa selama tujuh tahun.
d. Keluarnya al-Masih ad-Dajjal1, turunnya Nabi ‘Isa bin Maryam AS pada Menara Putih di bagian
timur Damaskus Syam.
e. Keluarnya Ya’juj dan Ma’juj.
4. Orang yang melakukan dosa besar tidaklah menjadi kafir jika dia termasuk ahli tauhid dan ikhlas.
Tetapi ia adalah mukmin dengan keimanannya dan fasik dengan dosa besarnya, dan ia berada di
bawah kehendak Allah. Apabila berkehendak, Dia mengampuninya dan apabila Ia berkehendak
pula, maka Ia menyiksa di Neraka karena dosanya, kemudian Ia mengeluarkannya dan tidak
menjadikannya kekal di Neraka.
5. Syarat-syarat seseorang bisa dihukumi kafir:
1. Mengetahui (dengan jelas),
2. Dilakukan dengan sengaja, dan
3. Karena tidak dipaksa