Anda di halaman 1dari 7

Kompetensi : 4.

11 Mengajukan gagasan pemecahan masalah perubahan lingkungan sesuai


Inti X konteks permasalahan lingkungan di daerahnya.
Indikator : Siswa dapat menerapkan konsep efek rumah kaca dalam kehidupan sehari-hari
Level : C4 (Analyze)
taksonomi
Kategori : 4.1 Differentiating (membedakan)
4.2 Mengorganisir
4.3 Menghubungkan

1. Differentiating (membedakan)

Soal:

Efek Rumah Kaca: Fakta Atau Fiksi?


Makhluk hidup memerlukan energi untuk kelangsungan hidupnya.Energi yang menopang
kehidupan di bumi berasal dari matahari, yang memancarkan energi ke dalam ruang angkasa
karena sangat panas.Sebagian kecil dari energi ini mencapai bumi.
Atmosfer bumi bertindak sebagai selimut pelindung di atas permukaan planet kita, mencegah
suhu yang bervariasi yang akan terdapat di dunia tanpa udara. Sebagian besar energi radiasi
yang berasal dari matahari menembus atmosfer bumi.Bumi menyerap sebagian energi ini, dan
sebagian dipantulkan kembali dari permukaan bumi.Sebagian dari pantulan energi ini diserap
oleh atmosfer.
Sebagai akibatnya, suhu rata-rata di atas permukaan bumi lebih tinggi daripada jika tidak ada
atmosfer. Atmosfer bumi mempunyai efek yang sama dengan rumah kaca, sehingga muncul
istilah efek rumah kaca. Efek rumah kaca menjadi lebih sering dibicarakan selama abad ke-20.
Fakta menunjukkan bahwa suhu rata-rata atmosfer bumi telah naik. Dalam berbagai surat kabar
dan majalah, kenaikan emisi karbon dioksida seringkali disebut sebagai penyebab utama
kenaikan suhu pada abad ke-20.
Seorang siswa bernama Budi tertarik akan hubungan yang mungkin antara suhu rata-rata
atmosfer bumi dan emisi karbon dioksida di bumi.
Di perpustakaan ia menjumpai dua grafik berikut ini.
Dari kedua grafik tersebut Budi menyimpulkan bahwa sudah pasti kenaikan suhu rata-rata dari
atmosfer bumi disebabkan oleh kenaikan emisi karbon dioksida.

Pertanyaan: RUMAH KACA


Siswa lain, Anna, tidak setuju dengan kesimpulan Budi. Ia membandingkan kedua grafik itu dan
mengatakan bahwa beberapa bagian dari kedua grafik tersebut tidak mendukung kesimpulan
Budi.
Berikan sebuah contoh bagian grafik yang tidak mendukung kesimpulan Budi. Jelaskan
jawabanmu!
Jawab:
Mengacu pada satu bagian tertentu dari kedua grafik yang kurvanya tidak sama-sama turun atau
sama-sama naik dan memberikan penjelasan yang sesuai.
• Sekitar tahun 1900-1910 CO2 naik, sedangkan suhu turun.
• Tahun 1980-1983 karbon dioksida turun dan suhu naik.
• Suhu pada tahun 1800-an agak sama tetapi grafik pertama terus naik.
• Antara tahun 1950 dan 1980 suhu tidak naik tetapi CO2 naik.
• Dari tahun 1940 hingga 1975 suhu tetap agak sama tetapi emisi karbon dioksida (CO2)
menunjukkan kenaikan tajam.
• Dari tahun 1860 hingga 1900 karbon dioksida menaik teratur (tak bergelombang), sedangkan
garis suhu sangat bergelombang.
Pada tahun 1940 suhu jauh lebih tinggi daripada tahun 1920, dan emisi karbondioksidanya (CO2)
serupa.

2. Organizing (mengorganisasikan):

menentukan bagaimana suatu bagian elemen tersebut cocok dan dapat berfungsi bersama-sama
didalam suatu struktur.

Kompetensi : 3.3 Mengajukan gagasan pemecahan masalah perubahan lingkungan sesuai


Inti XII konteks permasalahan lingkungan di daerahnya.
Indikator : Siswa dapat mengorganisasi tingkatan spesies dalam kehidupan hirarki
kehidupan
Level : C4 (Analyze)
taksonomi

Soal:

Burung Dara dan burung Dederuk jawa/puter dikawinkan menghasilkan keturunan yang
memiliki sifat antara burung dara dan burung Dederuk. Akan tetapi keturunannya selalu mandul.
Apakah yang menyebabkan permasalahan itu terjadi?

Jawab:

Hal-hal yang menyebabkan burung dara dan burung dederuk menghasilkan keturunan yang
mandul dipengaruhi oleh perbedaan kelas (familia) sesuai keluarga.

3. Attributing (menghubungkan):

Siswa dapat menentukan inti atau menggaris bawahi suatu materi yang diberikan

Kompetensi : 3.3 Memahami prinsip-prinsip klasifikasi makhluk hidup dalam lima


Inti X kingdom.
Indikator : Siswa dapat menganalisis interaksi antar spesies dalam kehidupan sehari-hari
Level : C4 (Analyze)
taksonomi
Apabila dalam suatu kolam kita jumpai makhluk hidup berupa ikan nila, ikan sepat, mujaer,
belut dan beberapa tumbuhan air seperti Hidrilla Sp., teratai, ganggang hijau. Kemudian mereka
berinteraksi dengan lingkungan kolam. Apakah yang terjadi akan pada suatu kolam jika bersatu?

Jawab: interaksi yang terjadi antara organisme

Hubungan interspesifik antara organisme yang tidak sejenis dibedakan menjadi beberapa macam,
salah satunya adalah simbiosis. Simbiosis merupakan interaksi antara dua organisme dalam
ekosistem yang sangat erat dan khusus. Hubungan antara ikan nila, ikan sepat, mujaer, belut dan
beberapa tumbuhan air seperti Hidrilla Sp., teratai, ganggang hijau akan membentuk Simbiosis
mutualisme, adalah hubungan yang saling menguntungkan antara dua jenis makhluk hidup
berbeda yang saling menguntungkan.

Kompetensi : 3.11 Menganalisis data perubahan lingkungan dan penyebab, serta dampak dari
Inti X perubahan-perubahan tersebut bagi kehidupan.
Indikator : Siswa dapat menganalisis perubahan lingkungan dalam kehidupan sehari-hari
Level : C5 (Evaluate)
taksonomi
Kategori : Checking (mengecek)

Dewasa ini akibat Global warming mengakibatkan perubahan lingkungan berdampak negatif
terhadap kehidupan makhluk hidup. Alga dan fitoplankton merupakan produsen utama pada
ekosistem perairan, sehingga keselamatan ikan sebagai konsumen sangat dipengaruhi oleh Alga
itu sendiri. Pembuangan Air detergen dari industri mengandung fosfat dalam kadar tinggi
menyebabkan banyak ikan mati. Hal apakah yang menyebabkan ikan menjadi mati?

Jawab: Meledaknya populasi alga menyebabkan berkurangnya oksigen yang masuk ke perairan
sehingga menyebabkan kematian.

Kompetensi : 3.10 Menganalisisinformasi/data dari berbagai sumber tentang ekosistem dan


Inti X semua interaksi yang berlangsung di dalamnya
Indikator : Siswa dapat menganalisis perubahan lingkungan dalam kehidupan sehari-hari
Level : C5 (Evaluate)
taksonomi
Kategori : Critiquing (mengkritisi)
siswa mendeteksi ketidak konsistenan antara hasil dan beberapa kriteria luar
atau keputusan yang sesuai dengan prosedur masalah yang diberikan

Soal: Akuarium air tawar merupakan suatu ekosistem yang terdiri dari komponen abiotik dan
biotik. Ikan-ikan yang hidup dalam akuarium harus mendapat oksigen yang cukup untuk
melangsungkan hidupnya. Apakah yang menyebabkan kandungan oksigen terlarut /DO
(Dissolved oxygen) dapat bertambah?

Jawab: dalam ekosistem perairan yang terdapat banyak tumbuhan dan hewan akuatik, air
merupakan media yang sangat vital dalam kelangsungan hidup dan dalam proses
perkembanganbiakan biota tersebut. Untuk kandungan oksigen terlarut dapat bertambah dari
Tumbuhan air yang ada dalam akuarium.

Tanaman dapat mempunyai pengaruh yang sangant penting terhadap kandungan oksigen terlarut
melalui fotosintesis dan pernafasan. Fotosintesis terjadi pada siang hari oleh tanaman air yang
terjadi selama daur ulang.

Kompetensi : 3.3 Menganalisis keterkaitan antara struktur dan fungsi gen, DNA, kromosom
Inti XII dalam proses penurunan sifat pada makhluk hidup serta menerapkan
prinsip-prinsip pewarisan sifat dalam kehidupan
Indikator : Siswa dapat memberikan atau membuat kesimpulan dari hasil persilangan
dalam konsep kromosom
Level : C6 (Create)
taksonomi
Kategori : 6.1 Membuat

Soal:

Pak Indra Bergolongan darah AB menikah dengan istrinya bergolongan darah O. Sepuluh Bulan
setelah penikahan, istri Pak Indra melahirkan seorang Anak Bergolongan Darah O. Mengetahui
anaknya bergolongan darah O walaupun sudah di cek berulang kali, Pak Indra menuding istrinya
selingkuh karena menurut pak Indra Tidak Mungkin Anaknya bergolongan darah O. Sedangkan
istri pak Indra bersikeras mengatakan bahwa anak itu adalah anak dari Pak Indra. Dari Kasus ini,
Menurut Anda apakah anak itu merupakan anak pak Indra atau bukan? Jelaskan!

Jawabannya : Bukan
Alasannya: Menurut Hukum Mendel satu dan dua persilangan antara pak indra dan istrinya
terjadi seperti pada tabel berikut ini:
Golongan darah Pak Indra AB
Golongan Darah Istri Pak Alel Ia Alel Ib
Indra 0 Alel I0 Alel IaI0(Golongan darah A) Alel IbI0(Golongan darah B)
Alel I0 Alel IaI0(Golongan darah B) Alel IbI0(Golongan darah B)
Jadi menurut tabel di atas Anak pak Indra hanya memungkinkan bergolongan darah A atau B
saja. Tidak ada kemungkinan bergolongan darah 0. Jadi mengingat data ini anak yang dilahirkan
istri Pak Indra adalah Bukan Anak Pak Indra.

Kompetensi : 4.1 Merencanakan dan melaksanakan percobaan tentang faktor eksternal yang
Inti XII memengaruhi faktor internal dalam proses pertumbuhan dan
perkembangan tanaman, dan melaporkan secara tertulis dengan
menggunakan tatacara penulisan ilmiah yang benar

Indikator : Siswa dapat memberikan atau membuat kesimpulan dari faktor yang terjadi
pada faktor abiotik dan biotic.
Level : C6 (Create)
taksonomi
Kategori : 6.3 Memproduksi

Disebuah perkarangan rumah terdapat pohon jati yang sedang rindang sipemilik rumah ingin
menanam jagung di areal sekitar pohon jati tersebut. Sehingga jagung ternaungi oleh rindang
pohon jati. Bila kandungan organik tanah, kelembapan, dan semua faktor biotik dari dalam tanah
optimal. Jika diramalkan setelah 2 bulan kemudian apakah yang terjadi pada pertumbuhan
tanaman jagung?

jawab: Oleh karena itu pada permasalahan tersebut yang terjadi pada pertumbuhan tanaman
jagung Batang pendek dan besar, buah besar, daun lebar pucat.

Berdasarkan penjelasan:

Pertumbuhan tanaman dapat dipengaruhi dalam berbagai cara oleh lingkungan. Kondisi
lingkungan yang sesuai selama pertumbuhan akan merangsang tanaman untuk berbunga dan
menghasilkan benih. Kebanyakan speises tidak akan memasuki masa reproduktif jika
pertumbuhan vegetatifnya belum selesai dan belum mencapai tahapan yang matang untuk
berbunga. Pertumbuhan suatu tanaman yang diproduksi akan selalu dipengaruhi oleh faktor
dalam maupun faktor luar dari tanaman itu sendiri. Faktor Lingkungan Yang Mempengaruhi
Pertumbuhan Tanaman

Faktor abiotik
Dalam hal ini, faktor yang paling penting yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman
adalah Faktor Iklim dan Faktor Tanah yang terbagi kembali.
Air dan kelembaban merupakan faktor penting untuk pertumbuhan dan perkembangan. Air
sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup. Tanpa air, makhluk hidup tidak dapat bertahan hidup.
Air merupakan tempat berlangsungnya reaksi-reaksi kimia di dalam tubuh. Kelembaban
mempengaruhi keberadaan air yang dapat diserap oleh tanaman mengurangi penguapan. Kondisi
ini sangat mempengaruhi sekali terhadap pemanjangan sel. Kelembaban juga penting untuk
mempertahankan stabilitas bentuk sel.
Nutrisi merupakan bahan baku dan sumber energi dalam proses metabolisme tubuh.
Kualitas dan kuantitas nutrisi akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman.
Tanaman membutuhkan nutrisi berupa air dan zat hara yang terlarut dalam air. Melalui proses
fotosintesis, air dan karbon dioksida diubah menjadi zat makanan. Zat hara tidak berperan
langsung dalam proses fotosintesis, namun sangat diperlukan agar tanaman dapat tumbuh dan
berkembang dengan baik.

Kompetensi : 4.10 Mensimulasikan interaksi antar komponen dalam suatu ekosistem


Inti XII
Indikator : Siswa merencanakan penambahan organisme dalam suatu ekosistem dengan
melihat populasi yang ada.
Level : C6 (Create)
taksonomi
Kategori : 6.2 Merencanakan

Soal: Pada sebuah ekosistem pantai di lingkungan pesisir terdapat sebidang tanah pasir dengan
luas 500 m², terdapat dua batang pohon kelapa, sebatang pohon Ketapang, dua ekor burung
Trinil, sepuluh ekor kepiting, tiga ekor burung Cerek, lima ekor landak laut /bulu babi, tujuh
ekor teripang dan dua puluh ekor kerang hijau. Ketika ada penambahan organsime 50 landak laut
maka pada minggu berikutnya populasi manakah yang akan direncanakan naik kapasitas
jumlahnya?

Jawab: Populasi yang paling padat jika dilihat dari prediksi atau rencana yang akan datang
adalah populasi dari spesies Landak laut karena 5 ekor landak laut dan 50 ekor dalam luas
/500m akan mengalami peningkatan kapasitas jumlah individu.