Anda di halaman 1dari 4

102

BAB V

PENUTUP

A. KESIMPULAN
Pemeliharaan kesehatan merupakan upaya penanggulangan dan pencegahan gangguan

kesehatan yang memerlukan pemeriksaan. Oleh sebab itu, dengan pemberdayaan

masyarakat yang difasilitasi oleh mahasiswa, masyarakat diharapkan dapat mandiri dalam

mengatasi masalah kesehatan yang dihadapinya. Adapun caranya yaitu dengan mengubah

perilaku tidak sehat menjadi perilaku sehat.

Keperawatan komunitas adalah pelayanan keperawatan profesional yang ditujukan pada

masyarakat dengan penekanan kelompok resiko tinggi dalam upaya pencapaian derajat

kesehatan optimal melalui peningkatan kesehatan, pencegahan penyakit, pemeliharaan dan

rehabilitasi dengan menjamin keterjangkauan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan dan

melibatkan klien (individu dan keluarga/komunitas) sebagai mitra dalam perencanaan, dan

evaluasi pelayanan keperawatan.

Dalam hal ini Mahasiswa FIK UMJ melakukan Praktek keperawatan klinik keperawatan

komunitas di wilayah RW 09 Kelurahan Kemayoran Jakarta Pusat dari tanggal 08 Januari

2018 sampai dengan 23 Februari 2018. Strategi yang digunakan mahasiswa selama

melakukan praktek keperawatan, salah satunya adalah untuk meningkatkan peran serta

masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan di RW 09 Kelurahan Kemayoran Jakarta

Pusat. Dasar dari keterlibatan masyarakat ini dengan alasan bahwa kesehatan bukan hanya

tanggung jawab petugas kesehatan tetapi juga menjadi tanggung jawab masyarakat untuk

mengenal dan mengatasi masalah kesehatan.


103

Untuk mencapai tujuan ini, mahasiswa program profesi khususnya dari kelompok

Kemayoran yang melakukan praktik asuhan keperawatan komunitas di RW 09 Kelurahan

Kemayoran Jakarta Pusat, telah melakukan pendekatan kepada masyarakat untuk

meningkatkan derajat kesehatan yang optimal dengan cara melakukan asuhan keperawatan

di bidang promotif dan preventif bersama-sama dengan masyarakat.

Terdapat 4 kegiatan yang dilakukan dalam praktek Keperawatan komunitas, yaitu praktek

klinik keperawatan komunitas itu sendiri, praktek keperawatan keluarga, praktek klinik

kelompok anak usia sekolah, dan praktek klinik Puskesmas.

Upaya melibatkan peran serta masyarakat dilakukan dengan membina kerjasama dengan

masarakat melalui kader RW 09, melakukan identifikasi masalah kesehatan, dan membuat

alat pengumpulan data untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang masalah kesehatan

di RW 09 Keluarahan Kemayoran Jakarta Pusat. Berdasarkan prioritas didapatkan beberapa

kesimpulan sebagai berikut :


1. Asuhan keperawatan yang dilakukan oleh mahasiswa menggunakan pendekatan

keperawatan keluarga dan komunitas. Pendekatan keluarga dilakukan dengan cara

pengelolaan keluarga binaan. Sedangkan pendekatan masyarakat dilakukan dengan

menggunakan pendekatan observasi, wawancara dan penyebaran kuesioner.


2. Masyarakat RW 09 khususnya kader berperan aktif dalam proses pelaksanaan dalam

asuhan keperawatan komunitas


3. Adanya respon positif dari masyarakat dan pengurus RT, RW, para kader dalam

menerima kehadiran mahasiswa sebagai bagian dari petugas kesehatan yang akan
104

membantu mengatasi masalah-masalah yang ada di wilayah RW 09 Kelurahan

Kemayoran.
4. Praktek mahasiswa FIK UMJ merupakan kesempatan bagi pengurus kader RW 09 untuk

mendapatkan informasi lebih banyak mengenai masalah-masalah kesehatan yang ada

serta tindakan penyelesaiannya.


5. Masalah kesehatan utama yang ditemukan di RW 09 Kelurahan Kemayoran adalah

Hipertensi, Diabetes Mellitus dan ISPA.


6. Hasil asuhan keperawatan komunitas yang dilakukan selama 7 minggu adalah

meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang masalah Hipertensi,

Diabetes Millitus dan ISPA dengan hasil : pengetahuan tentang ISPA nilai rata-rata 80,

cara perawatan tradisional ISPA 80% dapat melakukan dengan baik, 75% kader Lansia

dapat mengikuti pembelajaran dengan baik, pengetahuan warga tentang DM dan

Hipertensi rata-rata 65 serta sebanyak 80% warga dapat melakukan latihan relaksasi otot

progresif dan senam kaki diabetes dengan baik


7. Seluruh kegiatan yang direncanakan bisa terlaksana semua dengan baik

B. SARAN
1. Masyarakat

Peran serta dari masyarakat, kader kesehatan dan pengurus RT, RW perlu terus

ditingkatkan dalam berbagai kegiatan dibidang kesehatan dalam rangka

meningkatkan derajat kesehatan seoptimal mungkin. Antara lain Ibu-ibu Balita aktif

membawa balitanya mengikuti kegiatan Posyandu Balita, Lansia aktif mengikuti


105

Posyandu Lansia, warga aktif mengadakan kerja bakti bersih lingkungan dan

meningkatkan pemberian informasi kepada seluruh warga mengenai wakktu

pelaksanaan posyandu lansia.

2. Puskesmas dan Kelurahan

Diharapkan adanya bantuan dana dan prasarana, serta supervisi dari pihak

Puskesmas dan kelurahan yang berkesinambungan untuk memantau kegiatan

kesehatan yang dilakukan oleh warga RW 09 Kel. Kemayoran.

3. Mahasiswa

Diharapkan Mahasiswa lebih meningkatkan kemampuan dan pengetahuan tentang

konsep keperawatan komunitas, sehingga terdapat optimalisasi kinerja dalam

melakukan praktek klinik keperawatan komunitas. Mahasiswa diharapkan

mempunyai konsep yang lebih tentang pengorganisasian masyarakat dengan

berbagai alternatif pendekatan sehingga akan lebih mempermudah pelaksanaan

praktek klinik di masyarakat