Anda di halaman 1dari 5

ANALISIS PROYEK TELEKOMUNIKASI INDOOR DI ALFA TOWER BUMI SERPONG DAMAI

TANGERANG

Pada saat Kerja Praktik, Salah satu dari tim kami (Azis) mendapatkan keterlibatan dalam
melaksanakan proyek dari sebuah gedung di BSD City (Alfa Tower) yang sedang ingin
membangun jaringan telekomunikasi didalam gedung menggunakan sistem Distributed
Antenna System.

A. Project Charter

Project Charter memiliki peran penting dalam mengambil langkah awal pelaksanaan proyek.
Dengan adanya dokumen ini, keterlibatan dari setiap fungsi dalam proyek akan tampak jelas.
Sponsor dan project leader juga akan bisa memberikan arahan yang jelas dalam pengerjaan
proyek hingga akhir. Berikut Project Charter dari Alfa Tower BSD City.

PROJECT CHARTER

Judul Proyek : Pembangunan sistem DAS


Tanggal Mulai Proyek : 1 Februari 2017
Tanggal Akhir Proyek : 1 April 2017
Informasi Anggaran : N/A – Rahasia Perusahaan
Manajer Proyek : Bp. Ali Imron
Tujuan Proyek : Tujuan dari proyek ini adalah membangun jaringan telekomunikasi
didalam gedung sebagai peningkatan kapasitas trafik serta penambahan kekuatan sinyal dalam
gedung karena tentunya sinyal dari Base Transceiver Station tidak dapat menembus material
bangunan Tower sehingga diperlukan sebuah sistem telekomunikasi yaitu Distributed Antenna
System. Sehingga segala aktivitas terkait jaringan 2G, HSDPA/3G, LTE/4G akan dapat beroperasi
secara semestinya dengan kualitas yang baik sesuai dengan standar SLA Provider.
Pendekatan : Metode pendekatan dari proyek ini adalah dengan cara melakukan
tender dengan para penyedia jasa infrastruktur jaringan, sehingga nantinya yang paling baik
kualitas dari perancangan sinyal yang ditawarkan dengan menimbang segala aspek mulai dari
CAPEX, OPEX dan IRR.
B. Pengembangan Pernyataan Lingkup Awal Proyek

Pernyataan lingkup adalah dokumen yang digunakan untuk membuat dan memastikan
pengertian lingkup proyek. Hal ini sangat penting untuk mencegah scope creep yaitu suatu
kecenderungan lingkup proyek yang semakin membesar. Biasanya dibuat pernyataan lingkup
awal selama inisiasi proyek dan kemudian membuat detail lingkupnya sejalan dengan
perkembangan proyek. Berikut analisa kami dalam proyek telekomunikasi di Alfa Tower BSD
City

Tujuan Proyek : Membangun Sistem DAS guna memperbaiki kualitas sinyal dan
menambah kapasitas trafik dalam Alfa Tower sehingga nantinya pengguna gedung tetap dapat
menggunakan jaringan telekomunikasinya secara baik tanpa hambatan hilangna sinyal dari
provider

Batasan Proyek : Batasan dari proyek ini hanyalah membuat infrastruktur jaringan
didalam gedung menggunakan teknologi DAS

C. Pengembangan Rencana Manajemen Proyek

NO Deskripsi Kegiatan Estimasi Waktu


1 Mengadakan Tender terkait 2 Minggu
pembuatan infrastruktur jaringan di
Alfa Tower BSD hingga tanda tangan
Berita Acara Kesepakatan (BAK) antara
Building Manager dengan piihak Jasa
Infrastruktur
2 Survey Lapangan penentuan letak 1 Minggu
shafting, peletakan antenna DAS
hingga penempatan Equipment Room
(Baseband Unit, Remote Unit dan
Retrofit Antena)

3 Perancangan Radio Frequency oleh 1 Minggu


pihak jasa infrastruktur hingga jumlah
provider yang akan ikut join untuk
penyedia sinyal di Alfa Tower BSD
4 Installation Step (Pemasangan 4 Minggu
Baseband Unit, Remote Unit, Cabling
Management, Pemasangan antenna,
setting Baseband dan Remote Unit ke
satelit melalui akses provider)
5 Quality Check (Pengecekan hasil 1 Minggu
kualitas sinyal setelah dipasang DAS
dan melakukan komparasi sebelum
dan sesudah dipasang DAS)
6 Finish (Ketika semua sudah standar 2 Hari
SLA dan sudah disepakati berdasar BAK
yang telah disetujui sebelumnya, maka
proyek dianggap selesai)

D. Pengaturan dan Pengelolaan Eksekusi Proyek

Dalam poin ini, sebagian besar adalah waktu dan biaya yang digunakan. Dalam pengelolaan dan
penerapan serta eksekusi proyek telekomunikasi ini akan dilaksanakan setelah pihak
Mechanical and Electrical telah selesai membuat Main Distribution Panel untuk sistem DAS
yang akan dialirkan dari Equipment Room ke antenna dalam gedung. Setelah Equipment Room
selesai dibangun dan kelistrikan sudah siap untuk didistribusikan, maka saatnya pihak Building
Manager menerapkan planning teknologi sistem DAS
E. Pemantauan dan Pengendalian Pekerjaan Proyek

Perubahan adalah suatu hal yang pasti dalam proyek sehingga sangat penting untuk membuat
dan mengikuti proses untuk memantau dan mengendalikan perubahan tersebut. Memantau
pekerjaan proyek mencakup mengumpulkan, mengukur, dan menyebar-luaskan informasi
kinerjanya. Dua keluaran penting dari proses pemantauan dan pengendalian pekerjaan proyek
mencakup rekomendasi tindakan koreksi dan tindakan prevenntif. Sehingga pada proyek
infrastruktur jaringan di Alfa Tower ini selalu ada koreksi secara berkala terkait dengan target
antara planning dengan kenyataan.

F. Pelaksanaan Pengendalian Perubahan

Disaat adanya perubahan pada perencanaan dan realisasi, maka pihak Building Manager akan
langsung komunikasi kepada Project Manager Utama dengan pihak CEO dan CTO jasa
infrastruktur jaringan.

G. Penutupan Proyek

Untuk menutup proyek mk semua aktivitas harus diselesaikan, mentransfer pekerjaan (baik
yang terselesaikan maupun yang dibatalkan) kepada pihak yang sesuai atau berwenang.
Penutupan proyek pada infrastruktur jaringan ini terdapat permintaan pembukuan dan
pertanggungjawaban dari pihak jasa infrastruktur jaringan. Setelah itu pihak infrastruktur
jaringan akan selalu melakukan check up terkait kondisi sistem jaringan yang telah terpasang
lima hari sekali. Karena dalam sistem jaringan telekomunikasi, selalu banyak hambatan seperti
adanya High TWRP yang membuat sinyal menjadi drop dikarenakan aktifitas trafik pengguna
yang terlalu banyak, sehingga harus dicek di bagian Baseband Unit serta Remote Unit di
Equipment Room yang harus bekerjasama dengan pihak provider seluler untuk meminta
realtime check nya.
Alfa Tower BSD City Tangerang