Anda di halaman 1dari 4

Mengapa Harus Kuliah di Luar Negeri?

Pasti kita sering mendengar pepatah Arab yang mengatakan “tuntutlah ilmu
walaupun sampai ke negeri Cina”, yang artinya cari dan tuntutlah ilmu sejauh apapun
ilmu itu berada. Sebenarnya, kenapa sih kita harus capek-capek belajar sampai ke luar
negeri? Apa sih gunanya kita jauh-jauh menuntut ilmu sampai ke negeri orang? Kalo
menuntut ilmu di negeri sendiri sudah nyaman, kenapa harus ke negeri orang?
Mungkin itu pertanyaan-pertanyaan yang sering kita dengar atau bahkan kita sendiri
yang mengajukannya jika kita mendengar atau membaca berita/artikel yang
menyarankan studi di luar negeri. Studi di luar negeri mungkin merupakan salah satu
pengalaman yang menguntungkan bagi mahasiswa. Dengan belajar ke luar negeri,
kita berkesempatan untuk menuntut ilmu di negara asing dan mempelajari budaya
negara asing secara langsung.

Di Indonesia sendiri animo kaum muda untuk menuntut ilmu ke luar negeri
semakin meningkat. Terbukti dari semakin ramainya informasi mengenai program
beasiswa luar negeri. Pandangan masyarakat mengenai alasan kuliah di luar negeri
tentu saja beragam. Sebagian berpendapat bahwa belajar di luar negeri lebih
menantang karena suasananya berbeda, ada yang kuliah di luar negeri karena
beranggapan fasilitas pendidikan di tanah air tidak memadai, ada yang kuliah di luar
negeri karena cita-cita memajukan bangsa dan negara, dan bahkan ada yang kuliah di
luar negeri karena gengsi.

Namun, alasan apapun itu, kuliah di luar negeri tetap memiliki segudang
manfaat. Dan bahkan jika kita melihat kondisi ekonomi yang saat ini sudah
memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), dimana kita dituntut untuk
mampu bersaing, bukan hanya dengan sesama kaum pribumi namun juga secara
global, sepertinya kuliah di luar negeri merupakan sebuah keharusan. Perusahaan-
perusahaan hanya mencari para lulusan yang mampu bekerja di tim-tim
multinasional, mampu berbicara dalam berbagai bahasa, yang dapat bekerja dengan
mudah melintasi zona waktu berbeda-beda, dan yang memiliki keluwesan serta
kemampuan adaptasi yang bisa didapatkan dengan tinggal dan belajar di luar negeri.
“Semua mahasiswa yang ingin sukses dalam perekonomian global harus kuliah di
luar negeri,” kata Daniel Obst, wakil deputi wakil presiden Kemitraan Internasional
dalam Pendidikan Tinggi untuk Institute of International Education (IEE) di Amerika
Serikat.

Oleh karena itu tidaklah berlebihan rasanya jika dikatakan setiap mahasiswa
harus punya pengalaman belajar di luar negeri, atau setidaknya pernah ikut
pertukaran pelajar ke luar negeri, atau minimal pernah jalan-jalan ke luar negeri.
Mengapa? Karena dengan belajar ke luar negeri akan memperkaya visi dan wawasan
kita ke depannya. Dengan menuntut ilmu di luar negeri, kita akan mendapatkan
pengalaman yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya, pengetahuan dan
teknologi, keanekaragaman budaya, pelajaran hidup, dan banyak hal lagi yang dapat
kita pelajari yang bisa membuka sejuta kesempatan untuk maju.

Alasan lain yang membuat kuliah di luar negeri menjadi suatu keharusan
adalah semakin luasnya wawasan kita dalam hal mengahargai perbedaan, baik itu dari
segi budaya, karakter masyarakat, pengetahuan, iklim dan sebagainya. Banyak
mahasiswa yang memilih untuk kuliah di luar negeri adalah mereka yang baru
pertama kali jauh dari rumah. Ketika mereka tiba di negara tempat mereka menuntut
ilmu, mereka terpesona oleh pemandangan kebudayaan yang berbeda. Ketika kamu
kuliah di luar negeri, kamu akan menemukan makanan yang belum pernah kamu
rasakan, adat-istiadat dan tradisi yang baru kamu lihat, dan suasana sosial yang baru.
Kamu akan menyadari bahwa kamu semakin memiliki pemahaman dan apresiasi
yang lebih baik terhadap orang-orang dan sejarah bangsa lain. Kamu berkesempatan
untuk menyaksikan cara hidup yang benar-benar berbeda.
Selain itu, dengan kuliah di luar negeri kamu bisa mengasah kemampuan
berbahasa asing kita. Kuliah di luar negeri memberikan kita kesempatan untuk
mendalami bahasa baru dan seperti yang kita tahu, cara terbaik mempelajari suatu
bahasa asing adalah dengan tinggal di negara asal bahasa tersebut. Kita akan belajar
bahasa yang digunakan sehari-hari dari teman-teman ataupun orang-orang disekitar,
dan di universitas tempat kita menimba ilmu, kita akan ditawari kursus bahasa
sebagai persiapan menghadapi edukasi yang formal.

Ketika kamu sudah menyelesaikan studi di luar negeri dan mungkin kembali
ke negara asal, kamu akan memiliki pola pikir yang baru, kemampuan berbahasa
asing yang mumpuni, ilmu, dan keinginan kuat untuk mempelajari hal-hal baru. Dan
seperti yang telah disinggung sebelumnya, hal-hal ini menarik minat para pemberi
pekerjaan. Dengan ijazah dan pengalaman hidup yang kamu dapatkan selama
menuntut ilmu di luar negeri, kamu akan mendapatkan kesempatan karir yang lebih
baik di dalam negeri.

Ada berbagai cara yang dapat dilakukan agar dapat mewujudkan keinginan
untuk kuliah di luar negeri. Banyak lembaga-lembaga yang menawarkan program-
program beasiswa kuliah ke luar negeri saat ini. Namun pertama-tama, kita harus tau
mau mempelajari apa nantinya di negara yang kita tuju, bakat atau minat atau ilmu
apa yang mau kita perdalam. Kemudian, kita bisa mulai mencari-cari kampus yang
hendak menjadi tujuan, lalu mulai list lembaga-lembaga beasiswa yang hendak di
apply. Jangan takut dengan biaya pendidikan yang mahal, karena kamu bisa
memanfaatkan program beasiswa, dan pilihlah beasiswa yang memang mampu kamu
ikuti persyaratannya. Karena program beasiswa biasanya banyak peminatnya, jadi
umumnya para pelamar beasiswa dihadapkan pada beberapa test uji kemampuan.
Oleh karena itu, belajarlah dan siapkan diri untuk menghadapinya. Dan yang tak
kalah penting, mintalah restu dari orang tua dan jangan lupa untuk selalu berdoa
kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar diberi kelancaran dalam menjalani setiap
proses.

Dengan banyaknya manfaat yang kita dapatkan dengan kuliah di luar negeri,
ada baiknya kita mulai mempersiapkan dan memulai langkah nyata yang lebih
terencana agar kuliah di luar negeri tidak terjebak pada sebatas keinginan. Ingatah
menuntut ilmu di luar negeri merupakan sebuah langkah awal untuk mewujudkan
impian masa depan.

Oleh: Putri Fery Oka Siahaan