Anda di halaman 1dari 2

Suatu hari disebuah kerajaan besar lahirlah seorang putri cantik yang bernama Putri

Natasha. Wajahnya sangat cantik dan lucu. Putri Natasha lahir dari pasangan Raja
Anthum dan Ratu Aurora. Semua orang sangat bahagia saat kelahiran Putri yang telah
ditunggu-tunggu itu. Tepat dihari kelahiran Putri Natasha, didepan pintu gerbang istana
terdapat seorang bayi kecil yang tergeletak tak berdaya. Akhirnya karena pihak istana
tak tega untuk menyingkirkannya, bayi tersebut kemudian diasuh oleh pihak istana dan
diberi nama Putri Andine

Dua tahun telah berlalu, Putri Natasha dan Putri Andine telah berubah menjadi putri-
putri yang lucu, mereka telah menjadi seperti saudara kandung sendidri. Raja dan ratu
pun senang melihatkeakraban mereka, meskipun mereka belum memberitahukan
bahwa Putri Andine bukanlah anak kandung mereka.

Saat menginjak usia 12 tahun, Putri Natasha terlihat lebih cantik daripada Putri Andine.
Dan juga Putri Natasha lebih mirip Ratu Aurora. Putri Andine yang ketika itu menyadari
bahwa Putri Natasha lebih cantik darinya dan lebih mirip kepada sang Ratu, mempunyai
niat tak baik kepada Putri Natasha.

Suatu hari Putri Andine yang telah beniat jahat kepada Putri Natasha mencoba membuat
wajah Putri Natasha menjadi buruk rupa dengan menyiramkan air panaas kepada Putri
Natasha. Namun sebelum sempat ia mencoba melakukannyaa, niat jahatnyaa telah
diketahui oleh Ratu Aurora.

Akhirnya sang Ratu menceritakan mengapa ia tak mirip dengan Ratu Aurora. Putri
Andine akhirnyamenyadari dan kembali menjadi baik kepada Putri Natasha. Dan
sekarang mereka menjadi putri-putri yang paling dikagumi dinegeri tersebut.
Tepat pukul 06.00 aku terbangun, diiringi dengan suara-suara ayam yang berkokok
seolah menyanyi sambil membangunkan orang-orang yang masih tidur. serta dapat ku
lihat burung-burung yang berterbangan meninggalkan sarangnya untuk mencari makan.
Dari timur sang surya menyapaku dengan malu-malu untuk menampakkan cahayanya.
Aku berjalan ke halaman depan rumah tepat dihadapan ku ada sebuah jalan besar untuk
berlalu lintas dari kejauhan tampak sawah-sawah milik petani yang ditanami padi masih
berwarna hijau terlihat sangat sejuk, indah, dan damai. Dari kejauhan pula terlihat
seorang petani yang sedang membajak sawahnya yang belum ditanami tumbuhan, dan
ada juga petani yang sedang mencari rumput untuk makan binatang peliharaannya
seperti kambing, sapi, dan kerbau. Didesaku rata-rata penduduknya sebagai petani.

Pagi ini terlihat sangat sibuk, di jalan" terlihat ibu-ibu yang sedang berjalan menuju
pasar untuk berjualan sayur. Tetanggaku seorang peternak bebek yang juga tidak kalah
sibuknya dengan orang". Pagi-pagi sekali dia berjalan menggiring bebeknya kerawah
dekat sawah untuk mencari makan, bebek yang pintar berbaris dengan rapi
pengembalanya. Sungguh pemandangan yang sangat menarik dilihat ketika kita bangun
tidur.
Pengunjung pantai ini cukup banyak apalagi pada saat liburan. Karena pada saat liburan
biasanya banyak pengunjung yang datang bersama keluarga mereka sekedar untuk
bermain, berwisata kuliner atau mengendarai kuda menyusuri tepi pantai.

Matahari sudah mulai meninggi dan terik matahari terasa sampai membakar kulit. Saya
mulai beranjak pergi ke tempat yang teduh untuk menghindari terik matahari. Orang-
orang yang sejak tadi berada di sekitar pantai sudah tidak tampak lagi. Tidak terasa
sudah hampir tiga jam saya bermain-main, duduk di tepi pantai dan saya harus segera
kembali ke penginapan. Saya sangat senang bisa berlibur ke pantai menikmati indahnya
suasana pantai.
Semalam, aku bermain game bersama teman-teman hingga larut malam. Hingga esok
harinya, aku begitu terkejut saat bagun dipagi hari. Bagaimana tidak karena saat aku
melihat jam di kamarku telah menunjukkan pukul 6.30 pagi. Aku langsung bergegas
bangun dan menuju kamar mandi yang ada tepat di samping kamarku. Karena terburu-
buru aku sampai lupa membawa handuk. Aku pun kembali lagi ke kamar untuk
mengambil handuk. Karena panik juga, aku hampir saja jatuh karena terpeleset di
dalam kamar mandi.

Sesampainya di sekolah ternyata upacara bendera telah dimulai. Aku datang dengan
agak berlari untuk bergabung dengan barisan kelasku. Tiba-tiba datanglah satu guru
yang menghampiriku dan memintaku untuk berada di antara anak-anak yang tidak
lengkap membawa atribut dan datang terlambat. Guru itupun juga memotong rambutku
yang dinilai panjang dan aku lupa untuk menolaknya. Padahal aku sudah diperingatkan
dari minggu lalu.

Kemudian, upacara pun selesai. Aku di minta untuk tetap tinggal di lapangan dan
mendengarkan pengarahan yang diberikan oleh guru kedisiplinan tentang tata tertib
sekolah. Setelah itu, aku masuk ke dalam kelas. Entah apa yang aku pikirkan, aku juga
lupa mengerjakan pr yang diberikan guruku untuk di kumpulkan hari ini. Karena tidak
mengerjakan, akupun mendapat hukuman untuk membuat kliping tentang iklan dari
koran.
Hari ini tepat satu tahun aku masuk SMA. Aku benar-benar menyadari kalau banyak
sekali kegiatan di sekolahku. Setiap hari, aku harus bangun pagi karena di sekolahku
gerbang depan akan ditutup tepat pukul 07.00. Agar tidak terlambat, setiap hari aku
bangun pukul 05.00 pagi. Kemudian, aku segera mengenakan pakaian seragamku dan
tak lupa aku memerikasa kembali buku apa saja yang harus aku bawa pagi ini. Hal itu
aku lakukan hanya untuk memastikan tidak ada lagi hal penting yang tertinggal.
Selanjutnya, aku akan sarapan yang telah disiapkan oleh ibuku.

Kira-kira pukul 06.00 pagi, aku berangkat ke sekolah dengan menaiki sepeda. Jarak
sekolahku dari rumah tidaklah begitu jauh. Banyak kegiatan yang yang harus aku
kerjakan selama berada di sekolah. Membuat mading sekolah, belajar, dan mengikuti
ekstrakulikuler. Meski banyak kegiatan, aku merasa senang menjalaninya. Punya
banyak teman, belajar, pengetahuan, dan bermain bersama teman-teman adalah hal
yang tidak akan pernah terlupakan.