Anda di halaman 1dari 70

BESARAN DAN SATUAN 1.

Satuan baku, adalah satuan yang telah diakui dan disepakati pemakaiannya secara
Besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur dengan nilai. Besaran dapat ditinjau dari: internasional atau biasa disebut dengan Satuan Internasional (SI). Seperti
1. Ditinjau dari arah dan nilainya, besaran dibedakan menjadi : a. MKS (Meter, kilogram, sekon)
a. Besaran skalar adalah besaran yang hanya memiliki nilai saja. Misalnya massa, b. CGS (Centimeter, gram, sekon)
panjang, waktu, suhu, usaha, energi, kelajuan, jarak, volume.
b. Besaran vektor adalah besaran yang memiliki nilai dan arah. Misalnya gaya, Besaran Pokok Satuan MKS Satuan CGS
berat, percepatan, kecepatan, perpindahan, kuat arus. Massa Kilogram (Kg) gram (g)
Panjang Meter (m) centimeter (cm)
2. Ditinjau dari jenis satuannya besaran dibedakan menjadi:
Waktu Sekon (s) sekon (s)
a. Besaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan lebih dahulu Kuat Arus Ampere (A) statampere (statA)
dan tidak tersusun atas besaran yang lain. Misalnya : Suhu Kelvin (K) kelvin (K)
Intensitas Cahaya Candela (Cd) candela (Cd)
Besaran Pokok Satuan SI Jumlah Zat Kilomole (mol) Mol
Massa Kilogram (kg)
Panjang Meter (m) 2. Satuan tidak baku, adalah satuan yang tidak diakui secara internasional dan
Waktu Sekon (s)
menggunakan alat ukur yang tidak memiliki satuan yang tetap. Misalnya depa,
Kuat Arus Ampere (A)
Suhu Kelvin (K) hasta, kaki, lengan, jangka.
Intensitas Cahaya Candela (Cd)
Jumlah Zat Mole (mol) Alat ukur adalah sesuatu yang digunakan dalam pengukuran. Contoh alat – alat
b. Besaran turunan adalah besaran yang diturunkan dari anggota – anggota ukur :
besaran pokok. Misalnya : a. Panjang
Ada beberapa macam alat ukur panjang, seperti :
Besaran Turunan Satuan SI
 Penggaris, adalah alat ukur panjang yang memiliki ketelitian 0,1 cm atau 1
Gaya (F) kg.m.s-2 (Newton)
Massa Jenis (p) kg.m-3 mm.
Usaha (W) kg.m2.s-2  Jangka sorong, adalah alat ukur panjang yang memiliki ketelitian 0,01 cm
Tekanan (P) kg.m-1.s-2 atau 0,1 mm.
Percepatan m.s-2
Luas (A) m2
Kecepatan (v) m.s-1
Volume (V) m3

Satuan adalah ukuran dari suatu besaran yang digunakan untuk mengukur. Satuan  Mikrometer skrup, adalah alat ukur panjang dengan ketelitian 0,001 cm
dibedakan menjadi : atau 0,01 mm.

Mudahnya Fisika
c. Waktu
Satuan internasional untuk waktu adalah detik atau sekon. Satu sekon
standar adalah waktu yang dibutuhkan oleh atom Cesium-133 untuk bergetar
sebanyak 9.192.631.770 kali.
Alat yang digunakan untuk mengukur waktu, antara lain jam matahari, jam
dinding, arloji (dengan ketelitian 1 sekon), dan stopwatch (ketelitian 0,1 sekon).
No Faktor Awalan No Faktor Awalan
1 1018 Exa 1 10-1 Desi Konsep Zat
2 1015 Peta 2 10-2 Senti Susunan dan gerak partikel pada berbagai wujud zat
3 1012 Tera 3 10-3 Mili 1. Zat Padat
4 109 Giga 4 10-6 Mikro Sifat – sifat zat padat sebagai berikut :
5 106 Mega 5 10-9 Nano a. Susunan molekul pada zat padat tersusun secara teratur
6 103 Kilo 6 10-12 Piko b. Letak molekul – molekulnya sangat berdekatan
7 102 Hecto 7 10-15 Femto c. Memiliki gaya tarik – menarik antar molekul yang sangat kuat sehingga gerak
8 101 Deka 8 10-18 Amto molekulnya tidak bebas. Oleh karena itu, molekul zat padat sulit dipisahkan dan
memiliki bentuk serta volume yang tetap.
2. Zat Cair
b. Massa
Sifat – sifat zat cair sebagai berikut:
Sama halnya dengan panjang, massa juga memiliki beberapa alat ukur seperti: a. Susunan molekulnya tidak teratur
 Neraca digital, adalah alat ukur massa yang b. Letak molekulnya berdekatan
memiliki ketelitian 0,001 gram. c. Gerak molekul pada zat acir lebih bebas daripada zat padat. Oleh karena itu,
molekul zat cair mudah berpindah tempat, tetapi tidak mudah meninggalkan
satuannya. Akibatnya, zat cair memiliki bentuk yang dapat berubah – ubah, tetapi
memiliki volume tetap.
3. Zat Gas
Sifat – sifat zat gas sebagai berikut :
a. Susunan molekulnya tidak teratur.
 Neraca Ohauss, adalah alat ukur massa yang b. Letak molekul pada zat gas saling berjauhan sehingga dapat dimampatkan.
memiliki ketelitian 0,01 gram. c. Gerak molekulmya sangat bebas sehingga gas bersifat dapat memenuhi seluruh
ruangan dan memiliki bentuk serat volume tidak tetap.
Peristiwa akibat gaya tarik antar molekul zat :
a. Meniskus cekung
Permukaan zat cair pada tabung melengkung ke dalam (cekung). Hal ini disebabkan
adhesi antara molekul – molekul zat cair dengan molekul – molekul kaca lebih besar
daripada kohesi antar molekul zat cair.
 Neraca lengan, adalah alat ukur massa yang
memiliki ketelitian 0,001 gram.

Mudahnya Fisika
b. Meniskus cembung Massa (Kilogram), Kuat arus listrik (Ampere), Suhu (Kelvin), Jumlah molekul (mol),
Permukaan zat cair pada tabung melekung keluar (cembung). Hal ini terjadi karena Waktu (sekon). Jadi jawaban yang tepat adalah 2, 4, 5
gaya kohesi antara molekul zat cair lebih besar daripada adhesi antara molekul zat cair 2. Perhatikan hasil pengukuran yang dilakukan
dengan kaca. dengan menggunakan jangka sorong di
c. Kapilaritas samping!
Kapilaritas adalah gejala naik turunnya permukaan zat cair dalam suatu pipa sempit Hasil pembacaan skala pada jangka sorong
(kapiler). tersebut adalah...
Contoh peristiwa kapilaritas adalah, a. 4,25 cm c. 4,45 cm
a. Air tanah naik pada pembuluh tumbuhan b. 4,35 cm d. 4,55 cm
b. Minyak tanah naik melalui sumbu kompor Jawab : B
c. Dinding tembok bagian atas ikut basah karena air meresap naik. Perhatikan gambar di samping
Jadi hasil pembacaan Jangka sorong
Massa Jenis tersebut adalah 4,35 cm
𝑚
𝜌=
𝑉
Dimana : ρ adalah massa jenis (Kg/m3)
m adalah massa benda (Kg)
V adalah volume benda (m3) 3. Perhatikan gambar mikrometer skrup
Konversi satuan : berikut ini!
1 Kg/m3 = 10-3 g/cm3 Hasil pengukuran mikrometer skrup di
1 g/cm3 = 103 Kg/m3 samping adalah...
a. 3,37 mm
LATIHAN SOAL b. 3,5 mm
1. Tabel berikut menunjukkan hubungan antara besaran dan satuannya. c. 3,65 mm
d. 3,87 mm
NO BESARAN SATUAN
Jawab : D
1. Massa Gram
Perhatikan gambar di samping
2. Kuat arus listrik Ampere
Jadi hasil dari pengukuran yang ditunjukkan
3. Suhu Celcius
mikrometer skrup di samping sebesar 3,87
4. Jumlah molekul Mol
mm
5. Waktu Sekon
Hubungan antara besaran pokok dengan satuan pada sistem Satuan Internasional (SI) 4. Perhatikan gambar Voltmeter berikut!
yang benar adalah ... Besar beda potensial yang diukur pada
Voltmeter di samping sebesar...
a. 1, 2, 3 c. 3, 4, 5 a. 0,3 Volt
b. 2, 3, 4 d. 2, 4, 5 b. 3 Volt
Jawab : D c. 6 Volt
Berdasarkan SI (Satuan Internasional) : d. 60 Volt
Jawab : B
Mudahnya Fisika
Cara membaca voltmeter : (Skala yang terbaca : Skala maksimum) x Skala yang Jawab : D
digunakan. 1 gr/cm3 = 1000 kg/m3
Jadi, hasilnya = 60 x 5 1 kg/m3 = 0,001 gr/cm3
100 Maka, 13,6 gr/cm3 = 13,6 x 1000 kg/cm3
= 3 Volt 8. Sebuah buku yang terdiri dari 400 halaman memiliki ketebalan 2 cm. Ketebalan tiap
5. Perhatikan besaran – besaran berikut! lembar kertas adalah...
1. Energi potensial 5. Kalor a. 1 mm c. 0,3 mm
2. Gaya 6. Tekanan hidrostatis b. 0,05 mm d. 0,1 mm
3. Percepatan gravitasi 7. Kalor jenis benda Jawab : B
4. Momentum 8. Usaha 2
Ketebalan tiap halaman adalah = 0,005 𝑐𝑚 = 0,05 𝑚𝑚
400
Dari besaran – besaran di atas yang memiliki satuan yang sama adalah... 9. Untuk mengukur tebal selembar uang kertas lebih tepat menggunakan...
a. 1, 3, 6 c. 6, 7, 8 a. Mikrometer skrup c. Mistar
b. 2, 4, 5 d. 1, 5, 8 b. Jangka sorong d. Pita pengukur
Jawab : D Jawab : A
No Nama Besaran Satuan Tebal uang kertas sangatlah tipis, sehingga paling tepat diukur dengan menggunakan
1. Energi Potensial Joule mikrometer skrup.
2. Gaya N 10. Perhatikan gambar!
3. Percepatan gravitasi m/s2 Dari gambar di samping, maka volume benda
4. Momentum Kg.m/s sebesar...
5. Kalor Joule a. 30 cm3
6. Tekanan hidrostatis Pascal atau N/m2 b. 40 cm3
7. Kalor jenis benda J/KgoC c. 50 cm3
8. Usaha Joule d. 60 cm3
Maka jawabannya adalah 1, 5, 8 Jawab : B
6. Pak Ali seorang petani, setiap pagi berjalan kaki sejauh 500 meter, dengan membawa Volume cairan dan batu yang tercelup = 60 mL
cangkul yang massanya 3 kg, untuk membajak sawah 2000 cm2. Dari cerita tersebut, Volume cairan saja = 20 mL _
yang merupakan pasangan besaran, nilai, satuan sesuai dengan SI berturut – turut = 40 mL = 40 cm3
adalah... 11. Jika gelas dalam posisi terbalik dimasukkan ke dalam air, air tidak dapat masuk. Hal itu
a. Massa, 500, meter c. Luas, 2000, cm2 membuktikan bahwa…
b. Massa, 3, kg d. Luas, 500, meter a. Udara tidak dapat didesak
Jawab: B b. Udara menempati ruang
Panjang 500 meter c. Udara mempunyai berat
Massa 3 Kg d. Udara mempunyai massa
Luas 2000 cm2 Jawab : B. Karena udara menempati ruang dan kebetulan saat air hendak memasuki
Maka, jawaban yang paling tepat adalah Massa, 3, Kg gelas, udara seolah – seolah tertekan ke seluruh permukaan dalam gelas. Tetapi
7. Massa jenis air raksa 13,6 gr/cm3. Dalam satuan SI, massa jenis air raksa adalah... karena udara tidak menemukan ruang untuk keluar dari gelas akhirnya udara yang
a. 13,6 kg/m3 C. 1360 kg/m3 hendak memasuki gelas ditolak oleh udara. Sehingga udara tetap berada di dalam
3
b. 136 kg/m D. 13600 kg/m3 gelas.
Mudahnya Fisika
Latihan Soal 6. Perhatikan sifat – sifat zat berikut!
1. Catatan waktu yang ditunjukkan oleh stopwatch di 1) Volume tetap
samping adalah... 2) Susunan partikel teratur
a. 41 sekon 3) Gaya tarik antar partikel kuat
b. 42 sekon 4) Bentuk berubah
c. 43 sekon 5) Jarak antar partikel renggang
d. 44 sekon Berdasarkan data tersebut, sifat zat cair ditunjukkan oleh nomor …
2. Sebuah balok memiliki panjang, lebar, dan tinggi berturut – turut 5 cm, 2 cm, 2 cm. a. 1, 2 dan 3 c. 2, 3, dan 4
Volume balok tersebut dalam satuan SI adalah... b. 1, 4 dan 5 d. 2, 4, dan 5
a. 2 x 105m3 7. Satuan-satuan berikut yang termasuk MKS adalah…
b. 2 x 104m3 a. Meter, kilogram, sekon
c. 2 x 10-5m3 b. Centimeter, gram, sekon
d. 2 x 10-4m3 c. Meter, gram, sekon
3. Sebuah benda yang tidak beraturan diukur d. Centimeter, kilogram, sekon
oleh gelas ukur, seperti pada gambar 8. Seseorang melakukan perjalanan selama 2 hari 4,5 jam 8 menit. Jika waktu tersebut
berikut: dinyatakan dalam sekon menjadi...
Volume benda tidak beraturan pada gambar a. 197.542 sekon c. 176.590 sekon
di samping adalah... b. 189.480 sekon d. 100.360 sekon
a. 20 cm3 c. 40 cm3 9. Perhatikan tabel berikut!
b. 30 cm3 d. 50 cm3 No. Besaran Satuan
4. Perhatikan gambar! 1 Volume m3
Dari gambar di samping, maka massa benda P 2 Kuat arus listrik Ampere
sebesar... 3 Intensitas cahaya Candela
a. 1.250 Kg 4 Tegangan listrik Volt
b. 12,50 Kg 5 Tekanan N/m3
Berdasar tabel di atas yang termasuk kelompok besaran turunan dan satuannya dalam
c. 1.250 gram
Sistem Internasional ditunjukkan oleh nomor …
d. 12,50 gram
a. 1, 2, dan 3 c. 2, 3, dan 4
5. Andi pergi ke kota B dengan mengendarai sebuah mobil. Jika mobil yang dikendarai
b. 1, 4, dan 5 d. 3, 4, dan 5
Andi bergerak dengan kecepatan 90 km/jam, maka jika kecepatan dinyatakan dalam 3
10. Massa jenis suatu benda adalah 11,3 g/km . Massa jenis benda tersebut jika
satuan sesuai dengan SI sebesar...
dinyatakan dalam kg/m3 adalah...
a. 10 m/s c. 20 m/s
a. 1,13 x 10-11 c. 1,13 x 103
b. 15 m/s d. 25 m/s
b. 1,13 x 10-6 d. 1,13 x 104

Mudahnya Fisika
11. Sebuah kubus dari logam ketika ditimbang menunjukkan massa 375 gram. Jika massa 14. Perhatikan gambar berikut!
jenis logam 3 gr/cm3, maka panjang rusuk kubus logam tersebut adalah...
a. 2 cm c. 4 cm
b. 2,5 cm d. 5 cm
12.Seorang siswa mengukur massa sebuah kubus dengan menggunakan Neraca Ohauss
sehingga tampak seperti pada gambar berikut!
Apabila massa batu tersebut adalah 15 gram. Maka massa jenis batu sebesar….
a. 5 kg/m3 c. 500 kg/m3
3
b. 50 kg/m d. 5000 kg/m3
15. Empat orang siswa melakukan pengukuran benda. Hasil pengukuran ditunjukkan
dalam tabel berikut.
Siswa Massa Volume
Maka massa jenis kubus tersebut sebesar... (gram) (cm3)
a. 1,748 gr/cm3 c. 34,96 g/cm3 P 44,8 64
b. 17,48 kg/m 3
d. 3496 kg/m3 Q 38,4 48
13. Seorang siswa melakukan percobaan seperti pada gambar berikut! R 21,6 27
S 18,9 30
Siswa yang mengukur benda dengan bahan yang sama adalah...
a. P dan Q c. Q dan S
b. Q dan R d. R dan S
16. Perhatikan pernyataan – pernyataan berikut!
1). Susunan molekul teratur
2). Jarak antar molekul sangat berdekatan
(A) (B) 3). Gaya tarik – menarik antar molekul lemah
Jika data kepustakaannya seperti tabel berikut : 4). Gerak molekulnya sangat bebas
NAMA MASSA JENIS (g/cm3) 5). Gaya tarik – menarik antar molekul sangat kuat
BENDA Pernyataan yang menunjukkan sifat – sifat zat padat ditunjukkan nomor...
Besi 7,9
a. 1, 2, dan 3 c. 2, 3, dan 4
Emas 19,3
Alumunium 2,7 b. 1, 2, dan 5 d. 2, 3, dan 5
Kuningan 8,4 17. Perhatikan gambar meniskus zat cair di samping !
Maka logam yang terukur seperti gambar A dan B adalah ... Permukaan zat cair berbentuk seperti gambar terjadi karena...
a. Besi c. Alumunium a. Kohesi antar molekul zat cair sama kuat dengan adhesi zat cair
b. Emas d. Kuningan terhadap tempatnya
b. Kohesi antarmolekul zat cair lebih besar daripada adhesi zat cair

Mudahnya Fisika
terhadap tempatnya 23. Berikut ini adalah manfaat kapilaritas, kecuali...
c. Adhesi zat cair terhadap tempatnya lebih kuat daripada kohesi antar molekul zat a. Naiknya minyak tanah melalui sumbu kompor
cair b. Sifat mengisap cairan pada kain
d. Tidak ada kohesi dan adhesi antara molekul – molekul zat cair dan tempatnya c. Merembesnya air terjun ke dalam dinding rumah
18. Luka pada kulit biasanya ditutup dengan kain kasa pembalut yang sudah disterilkan. d. Naiknya air dari akar ke daun melalui pembuluh kayu
Salah satu manfaat kasa pembalut luka adalah... 24. Perubahan wujud zat yang memerlukan kalor adalah...
a. Dapat menyembuhkan penyakit a. Menguap dan mengembun
b. Adhesi dan kohesinya kuat b. Menguap dan membeku
c. Daya kapilaritasnya tinggi c. Menyublim dan melebur
d. Daya kapilaritasnya rendah d. Mengembun dan melebur
19. Raksa yang diteteskan di atas kaca selalu membentuk butiran – butiran kecil.
Penyebabnya adalah...
a. Gaya tarik – menarik antara partikel – partikel raksa sangat kuat
b. Raksa adalah logam yang berbentuk cair
c. Raksa mempunyai meniskus cembung
d. Raksa tidak berubah menjadi partikel
20. Raksa termasuk zat cair karena memiliki ciri – ciri...
a. Bentuk tetap, volum tetap
b. Bentuk tetap, volum tidak tetap
c. Bentuk tidak tetap, volum tetap
d. Bentuk dan volum tidak tetap
21. Aroma khusus yang dihasilkan oleh durian sebenarnya adalah...
a. Bau khas durian yang membedakan dari buah yang lain
b. Daging durian yang masak dan lezat
c. Alkohol durian yang menguap menjadi partikel – partikel
d. Zat durian yang berubah sifat menjadi gas yang sangat harum
22. Minyak kelapa pada musim dingin dapat membeku. Peristiwa ini disebabkan minyak
kelapa...
a. Pada musim dingin tidak mendapat kalor
b. Pada musim dingin kelebihan energi kalor
c. Kurang menghasilkan kalor sehingga membeku
d. Banyak melepaskan kalor sehingga membeku

Mudahnya Fisika
SUHU, PEMUAIAN, DAN KALOR iv. Pirometer, prinsip kerjanya adalah dengan memanfaatkan daya radiasi panas
SUHU yang dipancarkan oleh benda. Daerah pengukurannya adalah 1000oC ke atas.
Suhu adalah derajat (tingkat) panas suatu benda atau ukuran panas dinginnya suatu
PEMUAIAN
benda. Alat ukur suhu disebut termometer. Berdasarkan satuannya termometer terbagi
Pemuaian adalah bertambah besarnya ukuran suatu benda karena kenaikan suhu yang
menjadi 4, yaitu:
terjadi pada benda. Prinsip kerja pemuaian :
“ Saat benda dipanaskan, partikel – partikel benda bergerak dengan cepat dan akhirnya
saling mendesak antara partikel yang satu dengan yang lainnya. Jika didinginkan, gerakan
partikel melambat. Oleh karena itu, saat benda dipanaskan, terjadi perubahan panjang atau
perubahan volume. Saat sebuah benda didinginkan, benda akan menyusut”.
Pemuaian terjadi dalam 3 kasus, yaitu:
a. Pemuaian panjang (Terjadi pada zat padat)
𝐿𝑡 = 𝐿𝑜 (1 + 𝛼. ∆𝑇)
b. Pemuaian luas (Terjadi pada zat padat)
𝐴𝑡 = 𝐴𝑜 (1 + 𝛽𝛾. ∆𝑇) dimana 𝛽 = 2𝛼
c. Pemuaian volume (Terjadi pada zat pada
Konversi satuan dari skala Celcius ke skala yang lain dan sebaliknya. 𝑉𝑡 = 𝑉𝑜 (1 + 𝛿. ∆𝑇) dimana 𝛿 = 3𝛼
4 𝑜 5 𝑜
𝑇𝑜𝑅 = 𝑇 𝐶 𝑇𝑜𝐶 = 𝑇 𝑅
5 4
9 𝑜 5 Dimana :
𝑇𝑜𝐹 = 𝑇 𝐶 + 32 𝑇𝑜𝐶 = (𝑇 𝑜 𝐹 − 32) Lt = Panjang akhir (m) Lo = Panjang awal (m)
5 9
𝑜
𝑇𝐾 = 𝑇 𝐶 + 273 𝑇 𝑜 𝐶 = 𝑇𝐾 − 273 At = Luas akhir (m) Ao = Luas awal (m)
Vt = Volume akhir (m) Vo = Volume awal (m)
o
Macam – macam termometer : 𝛼 = Koefisien muai panjang (/ C)
𝛽 = Koefisien muai luas (/oC)
i. Termometer gas, prinsip kerjanya jika suhu gas naik, tekanan gas juga naik.
𝛿 = Koefisien muai volume (/oC)
Karena angka muai gas lebih besar dari cairan maka pengukuran termometer gas ∆𝑇 = Perubahan suhu (oC)
lebih teliti dari termometer cairan. Termometer ini memiliki jangkauan
-250oC sampai 1500oC. Beberapa faktor yang mempengaruhi besar kecilnya pemuaian adalah:
ii. Termometer Platina, prinsip kerjanya perubahan hambatan listrik ketika suhu a. Jenis bahan akan mempengaruhi koefisien muai suatu benda
benda naik. Ketika suhu naik, hambatan listrik platina juga naik. Daerah ukurnya - b. Panjang awal benda
250oC sampai 1500oC. Kelemahan termometer ini adalah pembacaan suhu c. Perubahan suhu
Daftar koefisien muai panjang berbagai jenis zat :
pengukuran yang lambat sehingga tidak cocok untuk pengukuran suhu benda
Material Koefisien Muai Panjang (/oC)
yang berubah – ubah. Kaca 0,000009
iii. Termometer Transistor, prinsip kerjanya adalah ketika suhu naik, hambatan Baja 0,000011
termistor turun. Perubahan hambatan ini yang digunakan untuk mengukur suhu. Alumunium 0,000026
Daerah pengukurannya -25oC sampai 180oC. Kelebihan termometer ini adalah Pirex 0,000003
dapat dihubungkan ke komputer. Platina 0,000009
Mudahnya Fisika
Tembaga 0,000017 𝑄 = 𝑚 . 𝑐. ∆𝑇
Besi 0,000012 vi. Jika terjadi perubahan wujud (padat ke cair atau cair ke padat)
Emas 0,000014 𝑄 = 𝑚 .𝐿
Perak 0,000018 vii. Jika terjadi perubahan wujud (penguapan / cair ke gas)
Kuningan 0,000019 𝑄 = 𝑚 .𝑈
viii. Azaz Black (digunakan apabila terjadi pencampuran)
Daftar koefisien muai volume / ruang dari berbagai jenis zat cair dalam satuan /oC.
∑ 𝑄𝑙𝑒𝑝𝑎𝑠 = ∑ 𝑄𝑡𝑒𝑟𝑖𝑚𝑎 (Jumlah kalor yang diterima = jumlah kalor yang diserap)
Jenis zat cair Koefisien Muai Volume( /oC)
Alkohol (metil) 0,0012 "𝑆𝑒𝑡𝑖𝑎𝑝 𝑡𝑒𝑟𝑗𝑎𝑑𝑖 𝑝𝑒𝑟𝑢𝑏𝑎ℎ𝑎𝑛 𝑤𝑢𝑗𝑢𝑑 ℎ𝑎𝑟𝑢𝑠 𝑑𝑖𝑝𝑒𝑟ℎ𝑎𝑡𝑖𝑘𝑎𝑛"
Alkohol (etil) 0,0011 Dimana :
Gliserin 0,0005 Q = Kalor (Joule atau kalori)
Minyak Parafin 0,0009 m = Massa benda (kg)
1 Joule setara dengan 0,24 kalori
Raksa 0,000182 c = Kalor jenis benda (J/kg oC)
Air 0,00018 1 kalori setara dengan 4,2 Joule
L = Kalor lebur (J/kg)
Eter 0,00163 U = Kalor uap (J/kg)
Minyak tanah 0,00092
Daftar kalor jenis berbagai zat :
Pemuaian Gas
Apabila suhu gas dinaikkan maka volume dan tekanan gas akan berubah (Joseph L. Gay Zat Kalor jenis (J/kg oC) Zat Kalor jenis (J/kg oC)
1 𝑜 Air 4,2 x 103 Alumunium 9 x 102
Lussac). Adapun besarnya koefisien muai berbagai gas adalah sama, yaitu 𝛾 = / 𝐶. 3
273 Alkohol 2,3 x 10 Tembaga 3,9 x 102
Pada pemuaian volume gas untuk tekanan tetap, berlaku rumus sebagai berikut:
1 Air laut 3,9 x 103 Kaca 6,7 x 102
𝑉2 = 𝑉1 (1 + 273 (𝑇2 − 𝑇1 )) Minyak tanah 2,2 x 10 3
Kuningan 3,7 x 102
Pemuaian zat padat diukur dengan menggunakan alat Musschenbroek. Sedangkan untuk Raksa 1,39 x 102 Timbal 1,3 x 102
pemuaian gas digunakan alat dilatometer. Besi 4,6 x 10 2
Perak 2,34 x 102
Penerapan prinsip pemuaian : Daftar kalor lebur berbagai zat pada tekanan 1 atmosfer
1. Pemasangan kaca jendela No. Nama zat Kalor Lebur (J/Kg)
2. Pemasangan rel kereta api
1. Tembaga 1,34 x 105
3. Pembuatan benda – benda dari kaca
2. Alumunium 3,8 x 105
4. Pemasangan bingkai besi roda kereta kuda
3. Timah 2,5 x 104
4. Belerang 3,91 x 104
KALOR
5. Air 3,34 x 105
Kalor adalah salah satu bentuk energi yang dapat menyebabkan suhu suatu benda naik. 6. Raksa 1,18 x 104
Kalor dapat pula diartikan sebagai energi panas yang mengalir dari benda bersuhu lebih 7. Amonia 4,51 x 105
tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah. 8. Alkohol 1,04 x 104
Rumus – rumus yang berkaitan dengan kalor : 9. Zat asam 1,38 x 104
v. Jika terjadi perubahan suhu,
Mudahnya Fisika
Daftar kalor uap berbagai zat pada tekanan 1 atmosfer Tabel konduktivitas termal zat
No. Nama Zat Kalor Uap (J/Kg) (W/mK)
1. Belerang 3,3 x 105 Bahan K
2. Es (Air) 2,26 x 106 Emas 300
3. Raksa 2,94 x 105 Besi 80
4. Timah 8,62 x 105 Kaca 0.9
5. Alumunium 1,14 x 107 Kayu 0.1 – 0.2
6. Tembaga 5,07 x 106 Beton 0.9
7. Alkohol 8,57 x 105 Air 0.6
8. Amonia 1,36 x 106 Udara 0.024
9. Hidrogen 3,8 x 105 Alumunium 240

Perpidahan Kalor Konduksi, Koveksi, Radiasi Konveksi merupakan perpindahan kalor yang terjadi pada medium cair dan gas. Berbeda
Konduksi adalah perpindahan kalor yang terjadi pada medium padat. Dalam perpindahan dengan konduksi, perpindahan kalor ini disertai dengan perpindahan medium. Jadi yang
ini yang berpindah hanyalah kalor dan mediumnya tidak ikut berpindah. Contohnya ketika bergerak tidak hanya kalor tetapi juga medium perambatannya.
seorang pandai besi sedang membuat parang atau pisau bagian ujung besi yang tidak Contoh perpindahan kalor secara konveksi misalnya saat memasak air, ketika air
dipanaskan akan ikut panas. Inilah sebabnya kenapa pandai besi menggunakan sarung mendidih terjadi perpindahan kalor dari api kompor ke panci kemudian ke air. Perpindahan
tangan sebagai isolator. Kalor dari perapian berpindah dari ujung besi yang dipanaskan ke ini juga diiringi perpindahan atau bergeraknya medium berupa air. Laju perpindahan kalor
ujung lain yang tidak dipanaskan. Itulah contoh sederhana bahwa kalor memang berpindah. secara konveksi dapat dirumuskan :
𝑄
𝐻 = = ℎ . 𝐴(𝑇2 − 𝑇1 )
𝑡
H = Laju aliran kalor (J/s atau watt)
Q = Kalor
T = Waktu (s)
h = Koefisien konveksi (W/m2K)
Laju perpindahan kalor secara konduksi, dirumuskan dalam persamaan berikut: A = Luas penampang melintang (m2)
𝑄 (𝑇2 − 𝑇1 ) ∆T = Perubahan suhu (°C)
𝐻 = = 𝑘 .𝐴
𝑡 𝐿
H = Laju aliran kalor (J/s atau watt) Radiasi adalah hantaran kalor yang tidak memerlukan medium perantara, seperti kalor dari
Q = Kalor yang dipindahkan (joule) matahari yang sampai ke bumi, kalor api unggun yang sampai pada orang yang ada di
t = Waktu (s) sekitarnya, pendingin (pemanas) rumah, pengeringan kopi, pembakaran dengan oven dan
k = Konduktivitas termal zat (W/mK) efek rumah kaca.
A = Luas penampang melintang (m2)
∆T = Perubahan suhu (°C atau K) Laju aliran kalor tiap satuan waktu dalam radiasi dirumuskan :
𝑄
L = Panjang penghantar (m) 𝐻 = = 𝑒 . σ . A. 𝑇 4
𝑡
Mudahnya Fisika
H = Laju aliran kalor tiap satuan waktu (J/s atau watt) 9 𝑜
𝑇𝑜𝐹 = 𝑇 𝐶 + 32
5
Q = Kalor yang dialirkan (J) 9
T = Waktu (s) = 25 + 32
5
A = Luas (m2), luas permukaan lingkaran = 4.π.r2 = 45 + 32
T = Suhu (K) = 77oF
e = Emisivitas benda (tanpa satuan) 4. Skala suhu termometer Celcius dan Fahrenheit akan menunjukkan angka yang sama
pada skala suhu...
Contoh Soal : a. -40 b. -50 c. -60 d. -70
1. Suhu permukaan dari dua buah dinding 100oF dan 35oF. Ubahlah suhu – suhu tersebut Jawab : A
dalam oC! 𝑋−𝐴 𝑌−𝐶
9 5 𝐵−𝐴
= 𝐷−𝐶 karena X sama dengan Y, maka
(35 𝑜
(𝑇𝑓 − 32): 𝑇𝐶 = 𝑇𝐶2 = − 32) = 1,67 𝐶
5 9 𝑋−𝐴 𝑋−𝐶
9 =
𝑇
5 𝐶
= (𝑇𝐹 − 32) 𝐵−𝐴 𝐷−𝐶
5 𝑋−0 𝑋 − 32
𝑇𝐶 = (100 − 32) =
9 100 − 0 212 − 32
𝑜
𝑇𝐶 = 37,78 𝐶 𝑋 𝑋 − 32
=
2. Termometer A digunakan untuk mengukur suhu es yang sedang melebur pada -10oX 100 180
dan untuk mengukur suhu air mendidih pada suhu 110oX. Termometer Celcius 180𝑋 = 100 (𝑋 − 32)
digunakan untuk mengukur suhu benda 40oC. Berapa suhu benda tersebut jika diukur 180 𝑋 = 100 𝑋 − 3200
dengan termometer A? 180𝑋 − 100𝑋 = −3200
𝑋−𝐴 𝑌−𝐶 80𝑋 = −3200
= 𝑋 = −40
𝐵−𝐴 𝐷−𝐶
40−0 𝑌−(−10)
= 110−(−10) 5. Pada termometer X, titik beku air 40oX dan titik didih air 2400X. Bila suatu benda diukur
100−0
dengan termometer celcius bersuhu 500C, maka bila diukur dengan termometer X,
40 𝑌 + 10
= suhunya sama dengan
100 110 + 10
40 𝑌 + 10 a. 80 c. 120
= b. 100 d. 140
100 120
40 𝑥 120 = 100 (𝑌 + 10) Jawab : D
4800 = 100𝑌 + 1000 𝑋−𝐴 𝑌−𝐶
=
4800 − 1000 = 100 𝑌 𝐵−𝐴 𝐷−𝐶
3800 = 100 𝑌 𝑥 − 40 50 − 0
=
𝑌 = 38𝑜 𝐶 240 − 40 100 − 0
𝑥 − 40 50
3. Jika suhu kamar menunjukkan 25oC maka skala Fahrenheit menunjuk suhu =
200 100
a. 75oF c. 80oF
o
(𝑥 − 40)100 = 200 . 50
b. 77 F d. 84oF
100𝑥 − 4000 = 10000
Jawab : B
Mudahnya Fisika
100𝑥 = 10000 + 4000 1200
𝐿𝑜𝑞 =
100𝑥 = 14000 20
𝑥 = 140 𝐿𝑜𝑞 = 60 𝑐𝑚
6. Logam A dan B dikeling menjadi satu hingga menjadi bimetal. Jika koefisien muai 8. Pada suhu 200C plat logam baja mempunyai luas 100 cm2. Jika koefisien muai panjang
panjang logam A lebih besar daripada logam B, maka baja 11x10-6/0C, maka pada suhu 1200C luas plat baja akan bertambah sebesar
a. Bimetal akan melengkung kearah B karena pemanasan a. 0,22 cm2 c. 0,66 cm2
b. Bimetal akan melengkung kearah B karena pendinginan b. 0,44 cm2 d. 1,24 cm2
c. A memuai lebih lambat daripada B Jawab : A
d. Bimetal tetap lurus (tidak melengkung) T1 = 200C T2 = 1200C Ao = 100 cm2
Jawab : A, karena pelengkungan suatu logam bergantung dari besar kecilnya koefisien α = 11 x 10-6/oC ΔT...?
muai panjang logam. Jika dipanaskan bimetal akan melengkung ke arah logam yang ∆𝐿 = 2 𝛼 . ∆𝑇 . 𝐴𝑜
memiliki koefisien muai paling kecil, jika didinginkan akan melengkung ke arah logam = 2 . 11 𝑥 10−6 . 100 . 100
yang memiliki koefisien muai panjang paling besar. = 2 𝑥 10−2
7. Logam P dengam panjang mula – mula 1 m mengalami kenaikan suhu 12oC sehingga = 0,22 𝑐𝑚2
bertambah panjang 2 cm. Logam Q dipanaskan hingga mengalami kenaikan suhu 10oC 9. Banyak kalor yang harus diberikan pada 0,5 kg es supaya suhunya naik dari -10oC
dan panjangnya bertambah 1 cm. Jika logam P dan Q sejenis maka panjang mula – menjadi 40oC adalah...(kalor jenis es = 2100 J/KgoC, kalor lebur es = 336.000 J/Kg, kalor
mula logam Q adalah jenis air = 4200 J/KgoC).
a. 40 cm c. 60 cm a. 262.500 J c. 178.500 J
b. 50 cm d. 70 cm b. 252.000 J d. 94.500 J
Jawab : A
Jawab : C m = 0,5 kg T1 = -10oC
LoP = 1 m = 100 cm ΔTP = 12oC ΔLP = 2 cm T2 = 40oC
LoQ = ...? ΔTQ = 10oC ΔLQ = 1 cm Ces = 2100 J/KgoC L =336.000 J/Kg Cair = 4200 J/KgoC
𝛼𝑃 = 𝛼𝑄 𝑄𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 = 𝑄1 + 𝑄2 + 𝑄3
∆𝐿𝑃 ∆𝐿𝑄 𝑄1 = 𝑚 . 𝑐𝑒𝑠 . ∆𝑇
=
𝐿𝑜𝑃 . ∆𝑇𝑃 𝐿𝑜𝑄 . ∆𝑇𝑄 = 0,5 . 2100 . 10
∆𝐿𝑃 ∆𝐿𝑄 = 10.500 𝐽𝑜𝑢𝑙𝑒
=
𝐿𝑜𝑃 . ∆𝑇𝑃 𝐿𝑜𝑄 . ∆𝑇𝑄 𝑄2 = 𝑚 . 𝐿
2 1 = 0,5 . 336000 = 168.000 𝐽𝑜𝑢𝑙𝑒
=
100.12 𝐿𝑜𝑄 . 10 𝑄3 = 𝑚 . 𝑐𝑎𝑖𝑟 . ∆𝑇
2 1 = 0,5 . 4200 . 40 = 84.000
= 𝑄𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 = 10.500 + 168.000 + 84.000
1200 𝐿𝑜𝑄 . 10
2𝐿𝑜𝑞. 10 = 1200 = 262.500
20𝐿𝑜𝑞 = 1200
Mudahnya Fisika
10. Secangkir susu sebesar 0,6 gr bersuhu 20oC dicampur dengan air panas bersuhu 80oC. 12. Perhatikan gambar berikut !
Jika kalor jenis susu sebesar 3 kali kalor jenis air, dan suhu campuran pada keadaan Jika sebongkah es yang bermassa 0,2 kg dipanaskan seperti pada gambar, maka besar
setimbang adalah 44oC, maka massa air panas sebesar...gr. kalor yang diperlukan adalah....(Ces = 2100
a. 0,4 c. 1,2 J/Kg oC , Cair = 4200 J/Kg oC, L = 340.000 J/Kg)
b. 0,8 d. 1,4 Jawab : m = 0,2 kg
Jawab : C Ces = 2100 J/Kg oC , Cair = 4200 J/Kg oC, L =
Msusu = 0,6 gram Tsusu = 20oC Csusu = 3 Cair 340.000 J/Kg
Mair = ....?.... o
Tair = 80 C Takhir = 44oC QTOTAL = Q1 + Q2+ Q3
Karena terjadi pertukaran panas antara susu dan air panas, maka kita gunakan azas Q1 = m . Ces . ∆𝑇
= 0,2 . 2100 . 10
Black :
= 4200
𝑄𝐼𝑁 = 𝑄𝑂𝑈𝑇 Q2 = m . L
𝑚𝑠𝑢𝑠𝑢 . 𝐶𝑠𝑢𝑠𝑢 . ∆𝑇𝑠𝑢𝑠𝑢 = 𝑚𝑎𝑖𝑟 . 𝐶𝑎𝑖𝑟 . ∆𝑇𝑎𝑖𝑟 = 0,2 . 340.000
0,6 . 3𝐶𝑎𝑖𝑟 . (𝑇𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟 − 𝑇𝑠𝑢𝑠𝑢 ) = 𝑚𝑎𝑖𝑟 . 𝐶𝑎𝑖𝑟 . (𝑇𝑎𝑖𝑟 − 𝑇𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟 ) = 68000
0,6 . 3. (44 − 20) = 𝑚𝑎𝑖𝑟 . (80 − 44) Q3 = m . Cair . ∆𝑇 QTOTAL = Q1 + Q2 + Q3
1,8 . 24 = 𝑚𝑎𝑖𝑟 . 36 = 0,2 .4200 . 10 = 4200 + 68000 + 8400
43,2 = 𝑚𝑎𝑖𝑟 . 36 = 8400 = 80600
43,2 13. Sebatang besi bermassa 5 Kg akan dinaikkan suhunya sebesar 10 K. Jika kalor yang
= 𝑚𝑎𝑖𝑟 dibutuhkan sebesar 20 KJ. Berapakah :
36
𝑚𝑎𝑖𝑟 = 1,2 a. Kalor jenis besi?
11. Jika massa es sebesar 300 gram, kalor jenis es 2100 J/kg oC, kalor jenis air 4200 J/kg oC, b. Kapasitas kalor besi?
dan kalor lebur es 340.000 J/kg, maka kalor yang dibutuhkan untuk memanaskan es Jawab :
dari suhu 0 oC hingga suhu 40 oC sebesar...
m = 5 Kg, ΔT = 10 K, Q = 20 KJ = 20.000 J
a. 10,2 KJ
a). Kalor jenis besi (dilambangkan dengan huruf c), dapat dihitung dengan
b. 5,04 KJ
c. 15,24 KJ menggunakan persamaan
d. 152,4 KJ 𝑄 = 𝑚 . 𝑐 . ∆𝑇
Jawab : D 20.000 = 5 . 𝑐 . 10
mes = 300 gram = 0,3 Kg Ces = 2100 J/Kg oC 20000 𝐽
Cair = 4200 J/Kg oC 𝑐= = 400 .𝐾
50 𝐾𝑔
L = 340.000 J/Kg b). Kapasitas kalor besi (dilambangkan dengan huruf C) dapat dihitung dengan
QTOTAL = Q1 + Q2 persamaan,
Q1= m . L = 0,3 . 340000 = 102.000 J
𝐶 = 𝑚 . 𝑐 = 5 . 400 = 2000 𝐽/𝐾
Q2 = m . Cair . ∆𝑇
= 0,3 . 4200. (40 – 0)
= 1260 . 40
= 50.400
QTOTAL = 102.000 + 50.400 = 152.400 = 152,4 KJ
Mudahnya Fisika
14. Suhu udara dalam sebuah ruangan sebesar 20oC, sedangkan suhu permukaan jendela 2𝐾𝑄 (90 − 𝑇𝐶 ) = 𝐾𝑄 (𝑇𝐶 − 0)
pada ruangan tersebut sebesar 30oC. Berapa laju kalor yang diterima oleh jendela kaca Di ruas kanan dan kiri ada KQ, sehingga dapat
seluas 1,5 m2 jika koefisien konveksi udara saat itu 7,5 x 10-1 kal/s m2 oC! dihilangkan, sehingga :
Jawab : 2 (90 − 𝑇𝐶 ) = 𝑇𝐶
T1 = 20oC T2 = 30oC ΔT = T2 – T1 = 30 – 20 = 10 180 − 2𝑇𝐶 = 𝑇𝐶
2 -1 2o 180 = 3𝑇𝐶
A = 1,5 m h = 7,5 x 10 kal/s m C
H...? 60 = 𝑇𝐶
H = h . A . ΔT 17. 460 gram campuran es dan air pada suhu 0oC ada dalam bejana yang kapasitas
= 7,5 x 10-1 . 1,5 . 10 kalornya dapat diabaikan. Kemudian dimasukkan 80 gram uap air pada suhu 100oC ke
= 11,25 kal dalam bejana. Kalau kalor lebur es 80 kal/gram dan kalor penguapan air 540 kal/gram,
15. Sebuah benda mempunyai permukaan hitam sempurna bersuhu 127oC. Luas sedangkan temperatur akhirnya 80oC, maka banyaknya air semula adalah ... gram.
permukaannya sebesar 300 cm2 memancarkan energi ke lingkungan yang bersuhu a. 100 c. 380
27oC. Tentukan energi per satuan waktu yang dipancarkan benda tersebut! b. 360 d. 400
Jawab : Jawab : B
e = 1 (benda hitam) σ = 5,672 . 10-8 watt/m2K4 Massa air = x, maka massa es = 460 – x
T1 = 127 + 273 = 400 K A = 300 cm2 = 3 . 10-2 m2 Massa air semula ...?
T2 = 27 + 273 = 300 K Dengan menggunakan Azaz Black :
H = eσ (T14 - T24)A
= 1 . 5,672 . 10-8 ((400)4 – (300)4). 3 . 10-2
= 29,78 W
16. Dua batang P dan Q dengan ukuran sama tetapi berbeda jenis dilekatkan seperti pada
gambar. Ujung kiri P bersuhu 90 oC dan Ujung kanan Q bersuhu 0 oC. Jika koefisien
konduksi termal P adalah 2 kali koefisien konduksi termal Q, maka suhu pada bidang
batas P dan Q adalah...
a. 45 oC c. 60oC 𝑄𝑖𝑛 = 𝑄𝑜𝑢𝑡
b. 55 oC d. 80 oC 𝑄𝑒𝑠1 + 𝑄𝑒𝑠2 + 𝑄𝑎𝑖𝑟 = 𝑄𝑢𝑎𝑝 1 + 𝑄𝑢𝑎𝑝 2
Jawab : C 𝑚𝑒𝑠 . 𝐿 + 𝑚𝑒𝑠 . 𝑐𝑎𝑖𝑟 . ∆𝑇 + 𝑚𝑎𝑖𝑟 . 𝑐𝑎𝑖𝑟 . ∆𝑇 = 𝑚𝑢𝑎𝑝 . 𝐿 + 𝑚𝑢𝑎𝑝 . 𝑐𝑎𝑖𝑟 . ∆𝑇
Dalam hal ini terjadi perpindahan kalor secara konduksi. Laju perpindahan kalor batang (460 − 𝑥). 80 + (460 − 𝑥). 1. (80 − 0) + 𝑥. 1. (80 − 0) = 80 . 540 + 80. 1. (100 − 80)
P dan Q adlah sama besar, sehingga : (460 − 𝑥). 80 + (460 − 𝑥). 80 + 80𝑥 = 80.540 + 80.20
𝐻𝑃 = 𝐻𝑄 (460 − 𝑥) + (460 − 𝑥) + 𝑥 = 540 + 20
(𝑇𝑃 − 𝑇𝐶 ) (𝑇𝐶 − 𝑇𝑄 ) 920 − 𝑥 = 560
𝑘 𝑃 . 𝐴𝑃 = 𝑘𝑄 . 𝐴𝑄
𝐿𝑃 𝐿𝑄 𝑥 = 360
Karena berukuran sama, berarti : Ap = AQ dan LP = LQ, sehingga bisa dihilangkan

Mudahnya Fisika
Latihan Soal a. Panci yang berisi air penuh, ternyata sebagian airnya tumpah ketika sedang
1. Titik tetap bawah termometer celcius dibuat dengan cara mencelupkan reservoirnya mendidih
ke dalam... b. Gelas yang penuh berisi air, dinding luar gelas akan basah
a. Larutan garam c. Campuran es dan garam c. Gelas yang berisi es dan air yang penuh, ternyata bila es mencair seluruhnya tidak
b. Es yang sedang melebur d. Air yang sedang mendidih ada yang tumpah
2. Jika termometer celcius menunjukkan angka 50oC maka termometer Reamur d. Penguapan air laut yang disebabkan oleh pemanasan matahari
menunjukkan... 10. Ketika air diisikan dalam sebuah botol dan diperbolehkan untuk membeku, botol akan
a. 100oR b. 60oR c. 40oR d. 25oR pecah karena...
3. Jika 75 gram air yang suhunya 0oC dicampur dengan 50 gram air yang suhunya 100oC, a. Air memuai pada pembekuan
maka suhu akhir campuran tersebut adalah … b. Botol menyusut pada titik beku
a. 10 b. 20 c. 40 d. 80 c. Suhu di luar botol lebih kecil daripada suhu di dalam botol
4. Sebuah skala suhu, dalam derajat x, dikalibrasi sehingga es melebur pada suhu -20ox d. Suhu di luar botol lebih besar daripada suhu di dalam botol
dan air mendidih pada suhu 130ox. Maka dalam ox, yang equivalen dengan 30oC 11. Koefisien muai panjang tembaga 0,000017/K. Tentukan pertambahan panjang sebuah
adalah...ox. balok tembaga yang disebabkan oleh kenaikan suhu dari 10oC menjadi 30oC, jika
a. 20 b. 25 c. 30 d. 35 panjang awalnya 5 m.
5. Dari sebuah termometer tak berskala, didapatkan bahwa panjang kolom raksa adalah a. 1,5 mm b. 1,6 mm c. 1,7 mm d. 1,8 mm
5 cm dan 25 cm ketika mengukur suhu 0oC dan 100oC. suhu yang ditunjukkan oleh 12. Kaca yang tahan terhadap perubahan suhu yang mendadak adalah...
termometer ini ketika panjang kolom raksanya 11 cm adalah...oC. a. Memiliki koefisien muai besar
a. 20 b. 30 c. 45 d. 55 b. Memiliki koefisien muai kecil
6. Termometer raksa tidak dapat mengukur suhu yang sangat tinggi, sebab pada suhu c. Lapisan kaca dibuat tebal
yang sangat tinggi pemuaian raksa menjadi... d. Warna kaca kusam
a. Lebih kecil c. Tidak teratur 13. Perhatikan gambar!
b. Lebih besar d. Berubah – ubah
7. Dari termometer berikut ini, yang paling baik dan sesuai untuk mengukur suhu di
bawah titik beku air mengandung...
Jika koefisien muai panjang logam A = 1/3 koefisien muai panjang logam B, maka
a. Es kering c. Raksa setelah bimetal dipanaskan bimetal akan melengkung ke arah…
b. Alkohol d. Air a. Logam A, karena memiliki koefisien muai panjang yang lebih besar
8. Instrumen yang mengatur suhu dengan radiasi disebut... b. Logam A, Karena memiliki koefisien muai panjang yang lebih kecil
a. Termopil c. Pirometer c. Logam B, karena memiliki koefisien muai panjang yang lebih kecil
b. Termometer d. Hidrometer d. Logam B, karena memiliki koefisien muai panjang yang lebih besar
14. Sebatang logam mempunyai massa 200 gram dan kalor jenis 500 J/KgoC. Mengalami
9. Pemuaian zat cair lebih besar daripada zat padat. Hal ini dapat diperlihatkan pada
perubahan suhu dari 20oC sampai 100oC. maka banyak kalor yang diterima logam
peristiwa...
sebesar...Joule.
a. 6000 b. 7000 c. 8000 d. 9000
Mudahnya Fisika
15. Dua buah zat padat A dan B bermassa sama berada pada titik leburnya. Zat A 21. Perhatikan grafik pemanasan 1 kg es berikut ini !
membutuhkan kalor 1.500 J untuk melebur sedangkan zat B membutuhkan 4.500 J. Jika kalor jenis es 2.100 J/KgoC, Kalor lebur es
Perbandingan kalor lebur zat A dan zat B adalah … 336.000 J/Kg dan Kalor jenis air adalah 4200
a. 1 : 1 c. 2 : 1 J/kgoC, maka kalor yang dibutuhkan dalam
b. 1 : 3 d. 5 : 9 proses dari P-Q-R adalah….
16. Mengapa alkohol terasa lebih dingin di kulit daripada air? a. 10.500 J
a. Karena mampu mencapai titik didih lebih cepat b. 21.000 J
b. Karena alkohol lebih cepat menguap dibandingkan air c. 336.000 J
c. Karena uap alkohol lebih dingin dibandingkan air d. 346.500 J
d. Karena memiliki titik didih lebih tinggi dibandingkan air 22. Sepotong logam dipanaskan hingga suhunya bertambah 15oC, jika logam lain yang
17. Dalam botol termos terdapat 230 gram kopi pada suhu 90oC. Ditambahkan susu kalor jenisnya 2 kali logam tersebut dan massanya tiga perempat kalinya, maka
sebanyak 20 gram bersuhu 5oC. Berapakah suhu campuran? (Misalkan tidak ada kalor kenaikan suhu logam tersebut sebesar...
pencampuran maupun kalor yang terserap botol termos cair = ckopi = csusu = 1 kal/groC) a. 5oC c. 8oC
a. 20oC b. 47oC c. 83oC d. 90oC b. 6oC d. 10oC
18. Suhu badan akan turun bila dikompres dengan air, karena... 23. Sebuah logam seberat 5,4 kg dipanaskan selama 1 menit dengan menggunakan
a. Badan bersifat konduktor panas yang cepat kumparan listrik yang memiliki tegangan dan daya sebesar 12 Volt dan 18 Watt. Jika
b. Badan melepaskan kalor lebih sedikit daripada yang diterima oleh air kalor jenis balok itu adalah 400 J/KgoC, maka kenaikan suhunya sebesar...
c. Kalor yang diberikan oleh air lebih banyak daripada yang diterima badan a. 10oC c. 8oC
d. Kalor badan diserap oleh air yang digunakan untuk proses penguapan b. 6oC d. 5oC
19. Sebuah gelas berisi 0,4 kg air bersuhu 80oC. Ke dalam gelas tersebut dimasukkan 0,2 kg 23. Sebuah balok besi bermassa 0,5 kg dimasukkan ke dalam air bertemperatur 20oC.
susu bersuhu 40oC. Jika kalor jenis air ½ kalinya kalor jenis susu, maka suhu akhir Dalam keadaan seimbang, temperatur besi turun menjadi 60oC. Jika massa air adalah
campuran adalah… 0,1 kg. Berapakah temperatur balok besi mula – mula? (cbesi = 420 J/kg oC, dan cair =
a. 45 oC c. 60 oC 4200 J/kg oC)
b. 50 oC d. 65 oC a. 80oC c. 80,8oC
20. Dalam botol termos terdapat 230 gram kopi pada suhu 90oC. Ke dalam botol tersebut o
b. 60,8 C d. 140oC
ditambahkan suhu sebanyak 20 gram bersuhu 5oC. Berapakah suhu campuran? (jika 24. Jika 75 gram air suhunya 0oC dicampur dengan 50oC air yang suhunya 100oC. Maka
tidak ada kalor kalor pencampuran maupun kalor yang terserap botol termos. cair = suhu akhir campuran itu adalah... oC
ckopi = csusu = 1 kal/goC). a. 25 c. 60
a. 5oC c. 47 oC b. 40 d. 65
b. 20oC d. 83oC

Mudahnya Fisika
KINEMATIKA GERAK 𝑉𝑡 2 = 𝑉𝑜 2 ± 2 . 𝑎 . 𝑠
GERAK Syarat – syarat gerak :
Dimana :
Gerak dapat dibagi menjadi 2 macam yaitu : S = Jarak tempuh benda (m) 1. Saat benda A menyusul benda B :
A. Gerak Horizontal Vo = Kecepatan awal benda (m/s) SA = SB
Gerak dalam arah horizontal dapat dibagi menjadi 2, yaitu : Vt = Kecepatan pada saat tertentu (m/s) 2. Saat benda A dan B saling bergerak mendekati
 Gerak Lurus Beraturan (GLB) a = Percepatan (m/s2) dan akhirnya berpapasan :
Adalah gerak yang dalam pergerakannya selalu berada dalam kecepatan yang t = Waktu (s)
SA + SB = SAB
tetap. Sehingga v (kecepatan) selalu konstan.
Persamaan geraknya : B. Gerak Vertikal
𝑆 = 𝑣 .𝑡 Gerak dalam arah vertikal dapat dibagi menjadi 3 macam, yaitu :
Dimana :  Gerak Vertikal ke Atas (GVA)
S = Jarak tempuh benda (m) Adalah gerak sebuah benda yang dilempar ke atas dengan kecepatan tertentu dan
V = Kecepatan (m/s) kembali lagi turun ke bawah.
t = Waktu (s)  Gerak Vertikal ke Bawah (GVB)
Grafik Adalah gerak sebuah benda yang dilempar ke bawah dengan kecepatan tertentu.
 Gerak Jatuh Bebas (GJB)
Adalah gerak sebuah benda yang jatuh ke bawah tanpa kecepatan awal.

Persamaan geraknya :
1
ℎ = 𝑣𝑜 . 𝑡 ± 2 . 𝑔. 𝑡 2 + Untuk GVB
𝑣𝑡 = 𝑣𝑜 ± 𝑔. 𝑡
𝑣𝑡 2 = 𝑣𝑜 2 ± 2. 𝑔. ℎ
- Untuk GVA

Untuk GJB, persamaannya :


1
 Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) ℎ = . 𝑔. 𝑡 2
2
Adalah gerak yang dalam pergerakannya selalu mengalami perubahan 𝑣𝑡 = 𝑔. 𝑡
kecepatan tiap satuan waktu secara tetap. Perubahan kecepatan tiap satuan 𝑣𝑡 2 = 2. 𝑔. ℎ
waktu disebut percepatan. Jadi pada GLBB selalu memiliki besar a Dimana :
(percepatan) yang tetap. h = Ketinggian benda (m) t = Waktu (s)
Persamaan geraknya : Vo = Kecepatan awal benda (m) g = Percepatan gravitasi (m/s2)
1
𝑆 = 𝑉 . 𝑡 ± 𝑎. 𝑡 2
𝑜
+ Untuk gerak yang dipercepat Vt = Kecepatan pada saat tertentu (m/s)
2
𝑉𝑡 = 𝑉𝑜 ± 𝑎 . 𝑡 - Untuk gerak yang diperlambat

Mudahnya Fisika
Hukum I Newton Secara matematis Hukum III Newton dituliskan sebagai :
Hukum I Newton biasa disebut sebagai hukum kelembaman benda yang artinya 𝐹𝐴𝑘𝑠𝑖 = 𝐹𝑅𝑒𝑎𝑘𝑠𝑖
adalah kemalasan sebuah benda untuk bergerak. Menyatakan bahwa : Contoh dari aplikasi Hukum III Newton adalah gaya tarik – menarik antara bumi
“Semua benda yang diam akan tetap diam dan semua benda yang bergerak lurus dengan dengan bulan, gaya tarik magnet, gaya listrik.
kecepatan tetap akan selalu bergerak dengan kecepatan tetap apabila tidak ada gaya yang
bekerja pada dirinya”. Gaya Berat
Persamaan matematis Hukum I Newton : Berat berbeda halnya dengan massa, karena berat dipengaruhi percepatan gravitasi
∑𝐹 = 0 suatu planet sedangkan massa merupakan sifat benda itu sendiriyang meliputi ukuran
kelembaman benda tersebut.
Contoh dari aplikasi Hukum Newton I adalah pada saat seseorang sedang berdiri
Persamaan matematis untuk menghitung gaya berat :
pada sebuah bus yang bergerak dengan kecepatan tetap. Tiba – tiba bus tersebut
𝑤 = 𝑚 .𝑔
mengerem mendadak, maka tubuh seseorang tersebut akan terdorong ke depan, begitu Dimana w adalah gaya berat benda (N)
pula sebaliknya. m adalah massa benda (kg)
g adalah percepatan gravitasi (m/s2)
Hukum II Newton percepatan gravitasi di setiap planet selalu berbeda – beda. Percepatan gravitasi di bumi
Hukum II Newton ini merupakan dasar dari semua gerak pada sebuah benda. memiliki nilai sebesar 10 m/s2.
Hukum ini menyatakan bahwa :
“Penjumlahan gaya yang bekerja pada benda sebanding dengan hasil kali Gaya Gesek
percepatan benda (a)tersebut terhadap massa benda (m)”. Gaya gesek terjadi apabila ada dua buah permukaan yang saling bersentuhan. Gaya
Dimana gaya pada benda berbanding terbalik dengan massa, dan percepatan benda sendiri memeliki persamaan matematis :
berbanding lurus dengan gaya. 𝐹 = 𝜇 .𝑚 .𝑔
Persamaan matematis Hukum II Newton : Gaya gesek terbagi menjadi 2 macam :
∑𝐹 = 𝑚 .𝑎 1. Gaya gesek statis
Contoh dari aplikasi Hukum II Newton adalah sebuah bola basket yang awalnya Merupakan suatu jenis gaya gesek yang bekerja saat sebuah benda dalam kondisi
digelindingkan pada lantai yang licin kemudian bergerak di atas tanah, lama – kelamaan diam. Persamaan matematisnya :
bola basket ini akan berhenti karena mendapatkan gaya gesek dari tanah. 𝐹𝑆 = 𝜇𝑠 . 𝑚 . 𝑔
Dimana Fs adalah gaya gesek statis (N)
Hukum III Newton µs adalah koefisien gesekan statis
Hukum III Newton biasa disebut sebagai Hukum Aksi – Reaksi. Hukum III Newton m adalah massa benda (kg)
menyatakan bahwa : g adalah percepatan gravitasi (m/s2)
“Jika suatu benda mengerjakan gaya pada benda lain maka benda yang dikenai 2. Gaya gesek kinetis
gaya akan mengerjakan gaya yang besarnya sama dengan gaya yang diterima dari Merupakan suatu jenis gaya gesek yang bekerja saat sebuah benda bergerak,
benda pertama tapi arahnya berlawanan” biasanya benda tersebut akan menjadi melambat pergerakannya. Persamaan
matematisnya :
Mudahnya Fisika
𝐹𝑘 = 𝜇𝑘 . 𝑚 . 𝑔 1. Sebuah mobil bergerak dengan kelajuan 10 m/s, tiba – tiba mobil tersebut direm
Dimana Fk adalah gaya gesek kinetis (N) sehingga mengalami perlambatan 5 m/s2. Jarak yang ditempuh mobil sampai berhenti
µkadalah koefisien gesekan kinetis adalah …
m adalah massa benda (kg) a. 10 m c. 20 m
g adalah percepatan gravitasi (m/s2) b. 15 m d. 25 m
Jawab : A
Penjumlahan / Resultan Gaya Vo = 10 m/s a = 5 m/s2
Berbagai jenis gaya yang bekerja pada sebuah benda dapat dihitung jumlahnya S ….? Benda berhenti maka vt = 0
dengan cara sebagai berikut : 𝑉𝑡 2 = 𝑉𝑜 2 − 2 . 𝑎 . 𝑠
a. Dijumlahkan, apabila gaya – gaya yang bekerja pada sebuah benda searah. 0 = 100 − 2 . 5 . 𝑠
b. Dikurangi, apabila gaya – gaya yang bekerja pada benda saling berlawanan, 10𝑠 = 100
kecenderungannya gaya yang mengarah ke kanan diberi tanda positif, dan gaya 𝑠 = 10 𝑚
yang mengarah ke kiri diberi tanda negatif. 2. Sebuah benda dilemparkn dengan arah mendatar dari puncak sebuah menara yang
tingginya 45 m, dengan kecepatan 10 m/s. Jarak tempuh benda tersebut dalam arah
Sistem Katrol mendatar dihitung dari kaki menara adalah… (g = 10 m/s2).
Katrol sering digunakan untuk mempermudah menarik / mengangkat benda. Berbagai a. 30 m c. 60 m
besaran yang berkaitan sistem katrol, ditunjukkan seperti pada gambar : b. 45 m d. 90 m
Pada m1 bergerak ke atas dengan besar percepatan a, sehingga Jawab : A
T1 bernilai positif karena searah dengan gerak benda dan w1 bernilai Untuk mengerjakan soal ini kita gunakan gabungan 2 prinsip gerak yaitu GLB dan GJB.
negatif karena berlawanan arah dengan gerak benda 𝑆 = 𝑣 .𝑡
Untuk mencari t (waktu) kita gunakan prinsip GJB, yaitu :
1
Pada m2 bergerak ke bawah dengan besar percepatan a, sehingga ℎ = 2 . 𝑔. 𝑡 2
T2 bernilai negatif karena berlawanan dengan arah gerak benda dan 1
w2 bernilai positif karena searah dengan gerak benda. 45 = . 10 . 𝑡 2 2ℎ 2 .45
2 𝑠 = 𝑣√ = 10√ = 30
2 𝑔 10
Besar T1 dan T2 berbeda tipis, tergantung dari besar m1 dan m2. Jika 45 = 5𝑡
massa m1 dan m2 tidak terlalu jauh, maka T1 dan T2 bisa dianggap 9 = 𝑡2
sama. 𝑡=3
Maka jarak tempuhnya :
Pada benda m1, gaya – gaya yang bekerja adalah : 𝑆 = 𝑣 . 𝑡 = 10 . 3 = 30 𝑚
3. Benda bermassa 10 kg berada di atas lantai kasar ditarik oleh gaya F = 12 N ke arah
∑ 𝐹 = 𝑚1 . 𝑎
kanan. Jika koefisien gesekan statis antara benda dan lantai adalah 0,2 dengan
𝑇1 − 𝑤1 = 𝑚1 . 𝑎 koefisien gesekan kinetis 0,1. Tentukan besarnya :
a. Gaya normal?
Contoh Soal : b. Gaya gesek antara benda dan lantai?
Mudahnya Fisika
c. Percepatan gerak benda? Jawab :
Jawab : Resultan gaya = F1 + F2 + F3 + F4
= (-14) + (-40) + 20 + 50
= 16 N, ke arah kanan karena penjumlahan gaya yang mengarah ke
kanan lebih besar daripada yang mengarah ke kiri.
5. Gaya sebesar 2,5 N bekerja pada benda bermassa 0,5 kg. Benda tersebut akan
memperoleh percepatan sebesar...
a. Gaya Normal Jawab :
Dengan menggunakan Hukum II Newton :
∑ 𝐹𝑦 = 0
∑𝐹 = 𝑚 .𝑎
𝑁−𝑤 = 0
𝑁=𝑤 2,5 = 0,5 . 𝑎
𝑁 = 𝑚 . 𝑔 = 10 . 10 = 100 𝑁 𝑎 = 5 𝑚/𝑠 2
b. Gaya gesek antara benda dan lantai. 6. Sebuah beda yang bermassa 3 kg bergerak pada bidang datar licin, kecepatan benda
Karena benda akhirnya bergerak maka gaya gesek yang kita gunakan adalah gaya bertambah dari 2 m/s menjadi 10 m/s setelah 4 sekon. Besar gaya mendatar yang
gesek kinetis. menyebabkan kecepatan benda adalah...
𝐹𝑘 = 𝜇𝑘 . 𝑚 . 𝑔 Jawab :
= 0,1 . 10 . 10 m = 3 kg F...?
= 10 𝑁 v1 = 2 m/s
c. Percepatan benda v2 = 10 m/s
Karena pada saat benda ini bergerak mendapatkan gaya gesek kinetis terhadap t=4s
lantai. Maka kita gunakan Hukum II Newton : ∆𝑣 10 − 2
𝑎= = = 2 𝑚/𝑠 2
∑𝐹 = 𝑚 .𝑎 ∆𝑡 4
∑𝐹 = 𝑚 .𝑎
𝐹 − 𝐹𝑘 = 𝑚 . 𝑎
12 − 10 = 10 . 𝑎 = 3 .2
𝑎 = 0,2 𝑚/𝑠 2 =6𝑁
4. Perhatikan gambar berikut! 7. Seorang anak di bumi mempunyai berat 441 N. Jika percepatan gravitasi di bumi 9,8
m/s2, maka massa anak tersebut sebesar...
Jawab :
Gaya berat memiliki persamaan :
𝑤 = 𝑚 .𝑔
Sebuah balok ditarik oleh 4 buah gaya seperti pada gambar. Jika besar F1 = 14 N, F2= 40 441 = 𝑚 . 9,8
N, F3 = 20 N, dan F4 = 50 N. Maka resultan gaya dan arah gerak balok adalah... 𝑚 = 45 𝑘𝑔

Mudahnya Fisika
8. Meja yang didorong oleh seorang anak dikatakan mendapat gaya karena mengalami ∑𝐹 = 𝑚 .𝑎
perubahan... Dimana gaya dorong yang diberikan Dimas ke almari berlawanan arah dengan gaya
a. Bentuk c. Gerak gesek almari terhadap lantai.
b. Ukuran d. Wujud 𝐹 − 𝐹𝑔𝑒𝑠𝑒𝑘 = 𝑚 . 𝑎
Jawab : C 150 − 𝐹𝑔𝑒𝑠𝑒𝑘 = 15 . 2
Sebuah benda yang dikenai gaya akan mengalami perubahan gerak, bentuk, atau 150 − 𝐹𝑔𝑒𝑠𝑒𝑘 = 30
ukuran. Dalam hal ini, meja yang mula – mula diam menjadi bergerak setelah 150 − 30 = 𝐹𝑔𝑒𝑠𝑒𝑘
didorong, sehingga benda mengalami perubahan gerak. 𝐹𝑔𝑒𝑠𝑒𝑘 = 120 𝑁
11. Sebuah benda yang memiliki berat 500 N ketika ditimbang di planet bumi yang
9. Perhatikan gambar! percepatan gravitasinya 10 m/s2. Berat benda tersebut ketika dibawa ke tempat lain
Dua buah gaya 26 N dan 21 N pada benda yang memiliki percepatan gravitasi 5 m/s2 adalah...
bermassa 5 kg. Besar percepatan benda a. 500 N c. 125 N
adalah...m/s2. b. 250 N d. 50 N
a. 9,4 c. 4,2 Jawab : B
b. 5,2 d. 1 wBUMI = 500 N gBUMI = 10 m/s2
Jawab : D wx........? gx = 5 m/s2
Karena kedua gaya saling berlawanan arah, maka resultan gayanya saling meniadakan Gaya berat memiliki persamaan : 𝑤 = 𝑚 . 𝑔
/ dikurangi. Kita gunakan Hukum II Newton : Karena massa benda tidak mengalami perubahan, maka kita bisa gunakan rumus :
∑𝐹 = 𝑚 .𝑎 𝑤𝐵𝑈𝑀𝐼 𝑤𝑥
=
∑𝐹 𝐹1 − 𝐹2 26 − 21 𝑔𝐵𝑈𝑀𝐼 𝑔𝑥
𝑎= = = =1
𝑚 𝑚 5 500 𝑤𝑥
10. Perhatikan gambar berikut! =
10 5
Sebuah almari yang memiliki massa 15 kg, didorong Dengan menggunakan perkalian silang kita dapatkan hasil
oleh Dimas dengan menggunakan gaya sebesar 150 𝑤𝑥 = 250 𝑁
N. Jika akhirnya almari tersebut mampu bergerak 12. Sebuah balok yang berada pada bidang kasar ditarik sebuah gaya F, sehingga bergerak.
dengan percepatan 2 m/s2, maka besar gaya gesek Hal ini menunjukkan bahwa besarnya...
yang dialami almari sebesar... a. Gaya gesekan sama besar dengan gaya F
a. 60 N c. 100 N b. Gaya gesekan lebih besar dari gaya F
b. 80 N d. 120 N c. Gaya gesekan lebih kecil dari gaya F
Jawab : D d. Gaya gesekan dipengaruhi oleh luas bidang tekan benda
m = 15 kg F = 150 N a = 2 m/s2 Jawab : c. Gaya gesekan lebih kecil dari gaya F
Besar gaya gesek yang dialami oleh almari? Syarat sebuah benda mampu bergerak adalah gaya dorong atau gaya tarikan harus
Untuk mencari besarnya gaya gesekan yang bekerja pada sebuah benda kita dapat lebih besar dari gaya gesekan. Secara matematis adalah
menggunakan Hukum II Newton : 𝐹 > 𝐹𝑔𝑒𝑠𝑒𝑘
Mudahnya Fisika
13. Balok A bermassa 2 kg dan balok B bermassa 1 𝑣𝑡 2 = 𝑣𝑜 2 − 2. 𝑔. ℎ
kg. Balok B mula – mula diam, lalu bergerak ke 0 = 𝑣𝑜 2 − 2. 𝑔. ℎ
bawah sehingga menyentuh lantai setelah selang 2. 𝑔. ℎ = 𝑣𝑜 2
waktu … 𝑣𝑜 2
ℎ=
a. 2 sekon 2𝑔
b. 3 sekon 102 100
ℎ1 = = =5
c. 4 sekon 2 . 10 20
d. 5 sekon 202 400
ℎ2 = = = 20
Jawab : C 2 . 10 20
∆ℎ = 20 − 5 = 15 𝑚
Dengan menggunakan Hukum II Newton :
15. Sebuah sepeda motor melaju dengan percepatan
∑𝐹
𝑎= konstan sehingga grafik antara kecepatan terhadap
∑𝑚
𝑤𝐵 − 𝑓𝐺 waktu tempuhnya dapat digambarkan sbb.
= Jarak yang ditempuh sepeda motor dalam selang
𝑚𝐴 + 𝑚𝐵
𝑚𝐵 . 𝑔 − 𝜇𝑘 . 𝑚𝐴 . 𝑔 waktu tersebut adalah …
=
𝑚𝐴 + 𝑚𝐵 a. H
1 . 10 − 0,2 . 2 . 10 b. B
=
2+1 c. C
= 2 𝑚/𝑠 2 d. D
Dengan menggunakan prinsip gerak jatuh bebas : Jawab :
1
ℎ = 2 . 𝑎. 𝑡 2 Vo = 2 saat t = 10, berapa jarak tempuhnya?
1 ∆𝑣 2
25 = . 2 . 𝑡 2 𝑎= = = 0,2
2 ∆𝑡 10
1
25 = 𝑡 2 𝑆 = 𝑉𝑜 . 𝑡 + 𝑎. 𝑡 2
2
𝑡 =5𝑠 1
= 2.10 + 0,2. 102
14. Pada waktu bersamaan dua buah bola dilempar ke atas, masing – masing dengan 2

kelajuan v1 = 10 m/s dan v2 = 20 m/s. Jarak antara kedua bola pada saat bola I = 20 + 0,1.100
mencapai titik tertinggi adalah… = 20 + 10 = 30 𝑚
a. 10 m c. 20 m
b. 15 m d. 25 m
Jawab : A
V1 = 10 m/s v2 = 20 m/s keduanya mengalami gerak vertikal ke atas
Bola I (v = 10 m/s)
Ketika suatu benda mencapai ketinggian maksimum, maka Vt = 0

Mudahnya Fisika
Latihan Soal b. Gaya yang bekerja pada sebuah benda akan selalu berbanding terbalik dengan
1. Jika Anta mendorong meja ke kanan dengan gaya 41 N dan Shiva mendorong meja ke percepatan yang dialami benda tersebut
kiri dengan gaya 19 N. maka meja akan terdorong... c. Percepatan sebanding dengan massa benda
a. 32 ke kiri c. 22 ke kiri d. Gaya berbanding terbalik dengan massa benda
b. 32 ke kanan d. 22 ke kanan 8. Ketika sebuah benda bergerak dengan kecepatan tetap maka...
2. Dua buah gaya akan seimbang apabila... a. Suatu gaya tetap bekerja pada benda
a. Sama besar dan sama arah b. Resultan gaya yang bekerja pada benda nol
b. Sama besar dan berlawanan arah c. Percepatan benda adalah tetap tetapi tidak nol
c. Tidak sama besar dan berlawanan arah d. Tak satu pun pernyataan di atas yang benar
d. Tidak sama besar dan sama arah 9. Gaya sebesar 2,5 N bekerja pada benda bermassa 0,5 kg. Benda tersebut akan
3. Perhatikan gambar! memperoleh percepatan sebesar...
Jika massa benda 7 kg, maka percepatan benda a. 1,25 m/s2 c. 0,2 m/s2
sebesar...m/s2. b. 0,2 m/s2 d. 5 m/s2
a. 20 c. 10 10. Eko menaiki sepeda di jalan menurun dengan kecepatan tinggi. Tiba – tiba melintas
b. 15 d. 5 seekor kucing di depannya. Eko mengerem sepedanya dengan kuat sehingga badannya
4. Gaya F sebesar 20 N bekerja pada sebuah benda yang bermassa m kg menyebabkan hampir terpelanting ke depan. Peristiwa yang dialami Eko sesuai dengan konsep hukum
percepatan sebesar 8 m/s2, maka massa benda tersebut adalah... Newton yaitu...
a. 12 kg c. 2,5 kg a. Sebuah benda akan mengalami percepatan tertentu jika dikenai gaya
b. 7,5 kg d. 0,4 kg b. Sebuah benda akan berhenti jika mengalami perlambatan
5. Seorang anak yang tidak sengaja menendang batu saat berjalan, sehingga c. Sebuah benda akan cenderung mempertahankan keadaannya
mengakibatkan kakinya sakit. Peristiwa ini menunjukkan penerapan dari... d. Sebuah benda akan selalu berubah – ubah keadaannya
a. Hukum Gravitasi c. Hukum II Newton 11. Perhatikan pernyataan berikut!
b. Hukum I Newton d. Hukum III Newton (2) Penumpang terdorong ke depan ketika bus yang melaju dengan tetap tiba – tiba
6. Gaya gesekan kadangkala merugikan. Untuk itu gaya gesekan ini berusaha untuk mengerem mendadak
dihilangkan. Contoh tindakan untuk menghilangkan atau memperkecil gaya gesekan ini (3) Tumpukan buku di atas karton tidak akan jatuh saat karton ditarik dengan cepat
adalah... (4) Ketika bermain skateboard saat kaki yang bebas mendorong ke tanah ke belakang
a. Alas sepatu dibuat dari karet maka skateboard akan meluncur ke depan
b. Memberi oli pada mesin (5) Dayung perahu di dorong ke belakang, perahu bergerak ke depan
c. Ban mobil didesain radial Pernyataan di atas yang sesuai dengan Hukum III Newton adalah…
d. Lantai rumah dibuat dari porselen sehingga permukaannya halus a. 1 dan 2 c. 2 dan 3
7. Hukum II Newton menyatakan bahwa... b. 1 dan 3 d. 3 dan 4
a. Gaya yang bekerja pada sebuah benda akan selalu sebanding dengan percepatan
yang dialami benda tersebut

Mudahnya Fisika
12. Ahmad berdiri di atas lantai. Gaya tekan kaki Ahmad terhadap lantai sebesar 500 N. a. Penumpang akan terdorong ke depan saat mobil yang bergerak tiba – tiba direm
akibatnya lantai memberikan gaya reaksi sebesar 500 N juga terhadap Ahmad. Kejadian mendadak
ini berhubungan dengan … b. Koin yang berada di atas kertas di meja akan tetap disana ketika kertas ditarik
a. Hukum I Newton c. Hukum III Newton dengan cepat
b. Hukum II Newton d. Hukum Pascall c. Mobil yang melaju di jalan raya akan mendapatkan percepatan yang sebanding
13. Berat suatu benda di bumi 60 N, berat benda tersebut saat ditimbang di planet lain dengan gaya dan berbanding terbalik dengan massanya
bertambah menjadi 240 N. Berapakah percepatan gravitasi planet tersebut? d. Gaya tarik menarik antara bumi dengan bulan
a. 40 m/s2 c. 38 m/s2 20. Sebuah mobil mempunyai massa 3000 kg. Dari keadaan diam mulai bergerak setelah 12
b. 39 m/s2 d. 37 m/s2 sekon kecepatan mobil mencapai 6 m/s. Maka gaya yang bekerja pada mobil sebesar...
14. Massa Arman 60 kg di Bumi. Jika percepatan gravitasi bumi 10 m/s2 dan percepatan a. 1500 N c. 2500 N
gravitasi bulan 1/6 percepatan gravitasi bumi, maka selisih berat Arman di Bumi dan di b. 2000 N d. 3000 N
bulan sebesar... 21. Sebuah benda (m = 2 kg) mula – mula diam di lantai kasar. Koefisien gesekan kinetis
a. 600 N c. 400 N antara balok dengan lantai 0,1. Jika balok itu ditarik gaya mendatar konstan 6 N selama
b. 500 N d. 450 N 2 detik saja, maka jarak maksimum yang dapat dicapai balok adalah…
15. Berat sebongkah batu di bumi adalah w, jika benda tersebut dibawa ke bulan, maka a. 4 m c. 12 m
beratnya... b. 8 m d. 16 m
a. Tidak dapat ditentukan c. Lebih besar dari w 22. Setumpuk uang logam diletakkan dekat ujung sehelai kertas yang terletak pada meja
b. Lebih kecil dari w d. Tetap datar, ujung kertas lainnya kita pegang. Jika kertas ditarik dengan satu hentakan cepat
16. Resultan gaya F yang bekerja pada benda menyebabkan percepatan a, jika resultan gaya dan lurus, maka...
dinaikkan menjadi 3F, maka percepatannya menjadi... a. Sebagian koin jatuh ke belakang
a. 0,003 a c. 0,3 a b. Sebagian koin jatuh ke depan
b. 0,03 a d. 3 a c. Sebagian koin jatuh ke samping
17. Yang dimaksud lembam atau inersia adalah... d. Sebagian koin tetap di tempatnya
a. Sifat benda yang dapat dengan mudah mengubah keadaan geraknya 23. Faktor – faktor yang memperngaruhi besar gaya gesekan antara benda padat :
b. Sifat benda yang tidak dapat mengubah keadaan geraknya 1. Berat benda 3. Luas bidang sentuh
c. Sifat benda yang malas mengubah keadaan geraknya 2. Arah gaya gesekan 4. Kekasaran permukaan
d. Sifat benda yang selalu berubah – ubah geraknya Pernyataan yang benar adalah...
18. Sebuah benda berbentuk kubus mempunyai rusuk 10 cm dan beratnya 30 N, maka berat a. 1 dan 3 c. 2 dan 3
jenis benda adalah...N/m2 b. 1 dan 4 d. 2 dan 4
a. 30000 c. 300
b. 3000 d. 30
19. Dari pernyataan berikut yang merupakan aplikasi hukum Newton Ketiga adalah...

Mudahnya Fisika
24. Manakah grafik yang terbaik menampilkan gerak suatu benda, di mana resultan gaya
pada benda tersebut adalah nol?

25. Ketika suatu pesawat terbang bergerak naik, maka...


a. Massanya bertambah c. Beratnya bertambah
b. Massanya berkurang d. Beratnya berkurang
26. Dua buah balok (massa 45 kg dan 30 kg) bersentuhan diam di atas lantai licin. Jika gaya
horizontal F sebesar 150 N bekerja pada balok 45 kg, percepatan yang timbul pada
masing – masing balok adalah … m/s2.
a. 2
b. 3
c. 4
d. 5
27. Tiga buah massa 1 kg, 2 kg, dan 5 kg diikat dengan tali dan disusun di atas bidang licin
seperti pada gambar di bawah ini…
Kemudian, pada massa 5 kg ditarik dengan
gaya 24 N. Jika TA adalah tegangan tali
antara massa 1 kg dan 2 kg dan TB adalah
tegangan antara massa 2 kg dan 5 kg, maka besarnya TA dan TB adalah …
a. 3 N dan 9 N c. 9 N dan 3 N
b. 3 N dan 6 N d. 6 N dan 1 N

Mudahnya Fisika
USAHA DAN ENERGI
Energi merupakan kemampuan sebuah benda untuk melakukan usaha. Energi sendiri
tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan, tetapi energi hanya akan berubah
bentuk. Tidak ada energi yang hilang atau bertambah, hanya bentuk energi yang berubah
bukan banyaknya energi. Pernyataan ini biasa disebut dengan istilah Hukum Kekekalan
Energi.
Contoh dari energi adalah
a. Energi Kinetik, merupakan suatu energi yang dimiliki oleh sebuah benda yang
bergerak. Energi kinetik sangat bergantung pada massa dan kecepatan benda, semakin
Keterangan gambar :
besar massanya semakin besar pula energi kinetik yang dimiliki oleh benda tersebut.
 Pada posisi A (sebagai titik tertinggi) energi mekanik yang dimiliki bandul tersebut
Semakin besar kecepatan suatu benda semakin besar pula energi kinetik yang dimiliki
sebanding dengan energi potensial.
oleh benda tersebut.
 Pada posisi B (saat terayun menuju titik terendah), kecepatannya bertambah
Energi kinetik memiliki persamaan :
1 cepat, karena ketinggiannya berkurang sehingga pada saat itu energi potensialnya
𝐸𝐾 = m. 𝑣 2
2 juga berkurang.
Dimana : Ek adalah Energi kinetik benda (Joule)  Pada posisi C (titik terendah), energi mekanik yang dimiliki bandul sebanding
m adalah massa benda (Kg) dengan energi kinetik.
V adalah kecepatan benda (m/s) Persamaan Energi mekanik :
b. Energi Potensial, merupakan suatu energi yang dimiliki oleh sebuah benda yang berada 𝐸𝑀 = 𝐸𝑃 + 𝐸𝐾
dalam kondisi diam dan memiliki ketinggian. Hukum Kekekalan Energi Mekanik
Energi potensial memiliki persamaan : 𝐸𝑀1 = 𝐸𝑀2
𝐸𝑃 = 𝑚. 𝑔 . ℎ = 𝑤. ℎ 𝐸𝑃1 + 𝐸𝐾1 = 𝐸𝑃2 + 𝐸𝐾2
Dimana : Ep adalah energi potensial benda (Joule) 1 1
𝑚𝑔ℎ1 + 𝑚. 𝑣12 = 𝑚. 𝑔. ℎ2 + 𝑚. 𝑣22
m adalah massa benda (Kg) 2 2
g adalah percepatan gravitasi bumi (m/s2), yang memiliki nilai 10 m/s2.
Persamaan diatas biasanya digunakan saat sebuah benda bergerak secara vertikal,
w adalah gaya berat benda (N). w = m . g
sehingga mengalami perubahan energi potensial dan energi kinetik secara bersamaan.
h adalah ketinggian benda terhadap tanah (m)
Dari persamaan Hukum Kekekalan Energi dapat disimpulkan bahwa besar energi
c. Energi mekanik, merupakan gabungan dari energi kinetik dengan energi potensial.
mekanik disetiap posisi selalu sama atau tetap, hanya energi potensial atau energi
Biasanya dimiliki oleh sebuah benda yang bergerak secara naik dan turun, serta
kinetiknya yang berubah secara bersamaan yang disebabkan oleh perubahan
mengalami perubahan ketinggian dan kecepatan.
ketinggian dan kecepatan benda.
Contoh energi mekanik adalah sebuah bandul yang bergerak naik dan turun melewati
d. Energi potensial pegas, merupakan suatu energi yang dimiliki oleh sebuah pegas yang
titik kesetimbangan.
digantungi beban. Energi potensial pegas bergantung pada k (konstanta pegas (N/m2))
dan x (pertambahan panjang pegas (m)).

Mudahnya Fisika
Dengan persamaan sebagai berikut : t adalah waktu (s)
1 1 F adalah gaya (N)
𝐸𝑃 = 𝑘 𝑥 2 = 𝐹𝑃 𝑥
2 2 S adalah perpindahan (m)
Dimana : 𝐹𝑃 = −𝑘. 𝑥 v adalah kecepatan (m/s)
Fp adalah gaya pegas (N)
Satuan lain adalah : 1 HP = 1 DK = 1 PK = 746 watt
Usaha HP = Horse power ; DK = Daya kuda ; PK = Paarden Kracht
Usaha sangat dipengaruhi tarikan atau dorongan (gaya). Jika setelah diberikan 1 Kwh adalah satuan energi besarnya = 3,6 .106 watt.detik = 3,6 . 106 joule
dorongan ataupun tarikan benda tidak berpindah maka artinya gaya yang telah diberikan
tidak melakukan usaha. Dengan kata lain, usaha juga dipengaruhi oleh perpindahan. Contoh soal :
Sehingga dapat disimpulkan bahwa usaha yang dihasilkan oleh gaya yang dikerjakan pada 1. Energi adalah ...
suatu benda sehingga benda itu berpindah tempat. a. Kemampuan melakukan kerja
Apabila gaya disimbolkan dengan F, dan perpindahan dengan s. Secara matematis b. Kemampuan untuk melakukan dorongan
usaha dituliskan dalam persamaan : c. Kemampuan untuk melakukan tarikan
𝑊 = 𝐹. 𝑠 d. Kemampuan untuk disimpan
Jawab : A
2. Pada lampu senter yang menyala terjadi perubahan bentuk energi...
a. Listrik – kimia c. Kimia – listrik – cahaya
b. Listrik – panas d. Kimia – cahaya – listrik
Jawab : C
Kimia – listrik – cahaya, karena sumber energi lampu senter adalah dari baterai yang
memiliki energi kimia kemudian diubah menjadi energi listrik dan diubah lagi menjadi
Dalam kasus – kasus tertentu usaha dapat memiliki nilai dan besar yang sama energi cahaya.
dengan Energi Potensial maupun Energi Kinetik. Jadi 3. Perhatikan gambar berikut!
𝑊 = ∆𝐸𝑃 = ∆𝐸𝐾 Dari gambar di samping. Energi kinetik terbesar ada pada
Hal ini dapat terjadi apabila usaha yang dilakukan mengalami perubahan energi potensial posisi...
ataupun energi kinetik. a. A c. C
b. B d. A dan C
Daya, merupakan besarnya usaha (W) yang dilakukan tiap satuan waktu (t). Jawab : B
Persamaan umum daya adalah sebagai berikut : Karena kecepatan yang dialami bandul pada titik terendah akan
𝑊 𝐹 .𝑠 menjadi maksimum, sehingga energi kinetiknya akan menjadi
𝑃= = = 𝐹. 𝑣
𝑡 𝑡 maksimum pula.
Dimana : P adalah daya (watt atau J/s)
W adalah usaha (Joule)
Mudahnya Fisika
4. Agus dan Habib mendorong mobil yang mogok, masing – masing dengan gaya dorong a. Energi potensial di posisi A dan B terhadap kedudukan C!
100 N dan 125 N sejauh 8 meter. Usaha total yang dilakukan oleh gaya dorong b. Perubahan energi potensial bola dari kedudukan A ke C!
keduanya adalah.... Jawab :
a. 200 J c. 1000 J a. Besar energi potensial di posisi A dan B terhadap kedudukan C
b. 800 J d. 1800 J 𝐸𝑃𝑎 = 𝑚 . 𝑔 . ℎ𝑎𝑐
Jawab : D = 0,5 . 10 . 2
Karena gaya dorong Agus dan Habib searah, maka usaha yang dilakukan dapat dihitung = 10 𝐽
dengan rumus : 𝐸𝑃𝑏 = 𝑚 . 𝑔 . ℎ𝑐𝑏
𝑊 = (𝐹1 + 𝐹2 ). 𝑠 = 0,5 . 10 . −3 (minus dikarenakan titik acuannya terhadap C
= (100 + 125). 8 = 15 𝐽
= 1800 𝐽𝑜𝑢𝑙𝑒 b. Perubahan energi potensial bola dari kedudukan A ke C
5. Sebuah peti di dorong dengan gaya 400 N dan berpindah sejauh 4 m. Berapakah usaha 𝐸𝑃𝑎 = 𝑚 . 𝑔 . ℎ𝑎𝑏 ∆𝐸𝑃 = 𝐸𝑃𝑎 − 𝐸𝑃𝑐
yang dilakukan pada peti tersebut? = 0,5 . 10 . 5 = 25 − 15
a. 100 J c. 404 J = 25 𝐽 = 10 𝐽
b. 396 J d. 1600 J 𝐸𝑃𝑐 = 𝑚 . 𝑔 . ℎ𝑐𝑏
Jawab : D = 0,5 . 10 . 3
𝑊 = 𝐹 . 𝑠 = 400 . 4 = 1600 𝐽 = 15 𝐽
6. Sebuah peluru bermassa 0,02 kg ditembakkan dengan kelajuan 400 m/s. Energi kinetik 8. Tentukan usaha yang harus dilakukan orang untuk membawa ransel (massa 15 kg) di
peluru adalah...Joule. punggungnya saat mendaki bukit setinggi 10 m. Anggap orang tersebut mendaki bukit
a. 1600 c. 16000 dengan kecepatan tetap!
b. 800 d. 32000 Jawab :
Jawab : A Karena usaha yang dilakukan orang tersebut mengalami perubahan ketinggian, maka :
1 1 𝑊 = ∆𝐸𝑃2 − 𝐸𝑃1
𝐸𝐾 = 𝑚𝑣 2 = 0,02 . (400)2 = 𝑚 . 𝑔 . ℎ2 − 𝑚 . 𝑔 . ℎ1
2 2
1 = 15 . 10 . 10 − 15 . 10 . 0
= 0,02 . 160000 = 1600 𝐽
2 Posisi pertama adalah saat orang tersebut masih berada di dasar bukit dan posisi
7. Sebuah bola bermassa 0,5 kg dilepaskan dari kedudukan A sehingga dapat melalui kedua adalah saat berada di puncak bukit.
lintasan ABC. Jika g = 10 m/s2. Tentukan : 9. Sebuah balok ditarik dengan gaya F = 120 N yang membentuk sudut 37o terhadap arah
horizontal seperti pada gambar. Jika balok mampu bergeser sejauh 10 m, tentukan
usaha yang dilakukan pada balok!

Mudahnya Fisika
Jawab : Jawab : D
𝑊 = 𝐹 . 𝑠 cos 𝛼 m = 4000 kg W...?
= 120 . 10 cos 37 v1 = 25 m/s
4
= 1200 . v2 = 15 m/s
5
= 960 𝐽 Persamaan usaha :
10. Sebuah benda dengan massa 5 kg jatuh dari ketinggian 8 m di atas tanah, jika g = 10 𝑊 = 𝐹 .𝑠
m/s2. Tentukan : 𝑊 = ∆𝐸𝑝 = 𝑚 . 𝑔 . ℎ2 − 𝑚 . 𝑔 . ℎ1 = 𝑚 . 𝑔 (ℎ2 − ℎ1 )
1 1 1
a. Energi kinetik benda saat berada pada ketinggian 3 m di atas tanah? 𝑊 = ∆𝐸𝑘 = 𝑚 . 𝑣22 − 𝑚 . 𝑣12 = 𝑚 (𝑣22 − 𝑣12 )
2 2 2
b. Kecepatan benda pada saat 3 m di atas tanah?
Karena mengalami perubahan kecepatan, kita gunakan hubungan usaha dengan energi
Jawab :
kinetik, yaitu :
Kita gunakan Hukum Kekekalan Energi Mekanik : 1
𝑊= 𝑚 (𝑣22 − 𝑣12 )
𝐸𝑀1 = 𝐸𝑀2 2
1
𝐸𝑃1 + 𝐸𝐾1 = 𝐸𝑃2 + 𝐸𝐾2 = 2
4000 (252 − 152 )
1 = 2000 (625 − 225)
𝑚. 𝑔 ℎ1 + 𝑚 . 𝑣12 = 𝑚 . 𝑔 . ℎ2 + 𝐸𝐾2
2 = 800000 = 800 𝐾
1
5 . 10 . 8 + 5 . 0 = 5 . 10 . 3 + 𝐸𝐾2 12. Seorang yang massanya 60 kg menaiki tangga yang tingginya 20 m selama 2 menit. Bila
2
percepatan gravitasi sebesar 10 m/s2. Besar daya yang dikeluarkan orang tersebut
400 + 0 = 150 + 𝐸𝐾2
250 = 𝐸𝐾2 sebesar...J/s.
Kecepatan benda saat ketinggian 3 m dapat kita a. 80 c. 100
hitung dengan menggunakan : b. 90 d. 110
Jawab : C
1 m = 60 kg h = 20 m t = 2 menit = 120 sekon g = 10 m/s2
𝐸𝐾2 = 𝑚 . 𝑣22 P (daya)…?
2
1 𝐸𝑝 𝑚 . 𝑔. ℎ 60 . 10 .20
250 = 5. 𝑣22 𝑃= = = = 100 𝐽/𝑠
2 𝑡 𝑡 120
𝑣22 = 100 13. Sebuah benda massanya 4 kg mula – mula bergerak diatas lantai licin dengan
𝑣2 = √100 = 10 𝑚/𝑠 2 kecepatan 5 m/s. Setelah bergerak sejauh 10 m, benda berhenti. Maka besar usaha
11. Jingga mengendarai mobil yang bermassa 4000 kg di jalan lurus dengan kecepatan 25 yang dilakukan oleh gaya gesek...
m/s. Karena melihat kemacetan dari jauh dia mengerem mobil sehingga kecepatan a. 40 J c. 60 J
mobilnya berkurang secara teratur menjadi 15 m/s. Maka usaha yang dilakukan oleh b. 50 J d. 70 J
gaya pengereman adalah... Jawab :
a. 300 KJ c. 700 KJ m = 4 kg vo = 5 m/s s = 10 m vt = 0 W (usaha)…?
b. 400 KJ d. 800 KJ 1 1
𝑊 = 𝑚. 𝑣 2 = 4. 52 = 2 . 25 = 50
2 2
Mudahnya Fisika
Latihan soal b. 116 J d. 11600 J
8. Suatu proses yang menyatakan bahwa energi matahari dapat berubah menjadi energi
1. Usaha yang diperlukan untuk memindahkan sebuah benda dalam lintasan mendatar kimia adalah...
sejauh 13 m sebesar 15,6 J. Maka besar gaya yang harus diberikan pada benda
a. Penguapan c. Sublimasi
sebesar... b. Fotosintesis d. Pengembunan
a. 1,2 N c. 2,4 N 9. Energi tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan. Energi hanya dapat diubah dari
b. 1,8 N d. 3,6 N bentuk yang satu ke bentuk yang lainnya. Pernyataan ini merupakan bunyi dari
2. Dua buah gaya yang searah bekerja pada sebuah benda yang terletak pada suatu hukum...
permukaan lantai. Jika benda berpindah ke kanan sejauh 5 m, maka besar usaha yang a. Kekekalan massa c. Kekekalan kinetik
bekerja pada benda tersebut adalah... b. Kekekalan usaha d. Kekekalan energi
a. 35 J c. 60 J 10. Berikut adalah contoh yang tepat untuk benda yang memiliki energi potensial...
b. 50 J d. 75 J a. Benda yang akan bergerak c. Layang – layang yang terbang
3. Seorang anak memindahkan sebuah buku yang jatuh di lantai ke atas meja. Massa b. Air terjun d. Mobil yang menabrak
buku tersebut 300 gram dan ketinggian meja 80 cm, jika percepatan gravitasi 10 m/s2. 11. Pada sebuah benda yang sedang mengalami gerak jatuh bebas...
Maka usaha yang diperlukan sebesar... a. Energi potensial gravitasinya membesar, energi kinetiknya mengecil
a. 2,4 J c. 5,6 J b. Energi potensial gravitasinya mengecil, energi kinetiknya membesar
b. 4,8 J d. 7,4 J c. Energi potensil gravitasinya tetap, energi kinetiknya tetap
4. Seorang siswa yang beratnya 450 N menaiki tangga yang memiliki ketinggian 3 m. d. Energi potensial gravitasinya tetap, energi kinetiknya membesar
Siswa tersebut memerlukan waktu 6 detik untuk sampai ke atas. Besar daya yang 12. Zat – zat berikut yang mengandung energi kimia adalah...
dikeluarkan siswa adalah...
a. Batubara, bensin, cahaya c. Kayu, bensin, bel listrik
a. 146 watt c. 225 watt b. Minyak, bensin, cahaya, kayu d. Makanan, bahan bakar, bensin
b. 185 watt d. 245 watt 13. Sebuah apel tergantung di dahan pohon pada ketinggian 2 m. Jika energi potensial
5. Sebuah meja massanya 10 kg mula – mula diam di atas lantai licin, didorong selama 3
yang dimiliki apel tersebut sebesar 10 J, maka massa apel tersebut sebesar...
detik bergerak lurus dengan percepatan 2 m/s2. Besarnya usaha yang terjadi adalah... a. 0,5 kg c. 0,05 kg
a. 30 J c. 80 J b. 5 kg d. 0,25 kg
b. 60 J d. 180 J
14. Sebuah peluru bermassa 0,02 kg ditembakkan dengan kelajuan 400 m/s. Energi kinetik
6. Energi yang dimiliki suatu inti atom yang dapat memancarkan suatu zat radioaktif peluru adalah...Joule.
merupakan bentuk energi... a. 1600 c. 16000
a. Nuklir c. Kimia b. 800 d. 32000
b. Kalor d. Listrik 15. Sebuah peti didorong dengan kekuatan 400 N dan berpindah sejauh 4 meter. Maka
7. Sebuah benda bermassa 2 kg dilempar vertikal ke atas. Ketika mencapai ketinggian 5 m besar usaha yang dilakukan pada peti sebesar...
di atas permukaan bumi, kecepatannya mencapai 4 m/s. Jika percepatan gravitasi
a. 100 J c. 404 J
bumi sebesar 10 m/s2. Besarnya energi mekanik adalah... b. 396 J d. 1600 J
a. 11,6 J c. 1160 J
Mudahnya Fisika
16. Berapakah usaha yang harus dikeluarkan untuk mengangkat vertikal sebuah tas 2 kg b. 400 J c. 600 J
setinggi 1,5 m? 23. Sebuah balok meluncur dari bidang miring, seperti ditunjukkan pada gambar di bawah.
a. 15 J c. 30 J
b. 25 J d. 50 J
17. Sebuah benda jatuh dari ketinggian 6 m di atas tanah. Berapa kecepatan benda
tersebut saat mencapai ketinggian 1 m dari tanah, bila percepatan gravitasi bumi 10
m/s2 ?
a. 8 m/s c. 12 m/s Jika lantai balok licin maka laju balok pada titik B adalah … m/s.
b. 10 m/s d. 14 m/s a. 4 c. 8
18. Sebuah benda massanya 4 kg mula – mula bergerak diatas lantai licin dengan b. 6 d. 10
kecepatan 5 m/s. Setelah bergerak sejauh 10 m, benda berhenti. Maka besar usaha 24. Sebuah benda bermassa 20 kg diberi gaya F yang
yang dilakukan oleh gaya gesek... arahnya sejajar sumbu x dan besarnya
c. 40 J c. 60 J merupakan fungsi perpindahan seperti pada
d. 50 J d. 70 J gambar. Jika pada x = 0 benda dalam keadaan
19. Seorang yang massanya 60 kg menaiki tangga yang tingginya 20 m selama 2 menit. Bila diam maka pada x = 7 m, kecepatan benda sama
percepatan gravitasi sebesar 19 m/s2. Besar daya yang dikeluarkan orang tersebut dengan … m/s.
sebesar... a. 2 c. 6
c. 80 watt c. 100 watt b. 4 d. 8
d. 90 watt d. 110 watt 25. Sebuah benda bergerak dengan laju 10 m/s saat mulai melewati suatu bidang kasar
20. Sebuah benda dengan massa 2 kg berada pada ketinggian 12 m. Jika percepatan dan kemudian benda berhenti setelah menempuh jarak 10 m, koefisien gesek kinetis
gravitasi bumi sebesar 10 m/s2. Maka besar energi kinetik benda saat tepat akan bidang kasar dengan benda adalah …
menyentuh tanah adalah... a. 0,2 c. 0,4
a. 120 J c. 260 J b. 0,3 d. 0,5
b. 240 J d. 300 J
21. Sebuah benda yang bermassa 0,1 kg jatuh bebas vertikal dari ketinggian 2 m ke
hamparan pasir. Jika benda itu masuk sedalam 2 cm ke dalam pasir sebelum berhenti,
gaya rata – rata yang dilakukan pasir untuk menghambat benda besarnya sekitar …
a. 50 N c. 90 N
b. 60 N d. 100 N
22. Sebuah benda bermassa 1 kg, dilemparkan vertikal ke atas dengan kecepatan awal 40
m/s. Bila g = 10 m/s2, besarnya energi kinetik saat ketinggian benda mencapai 20 m
adalah …
a. 300 J c. 500 J

Mudahnya Fisika
Pesawat Sederhana 2. Katrol, adalah pesawat sederhana yang mempermudah orang dalam mengangkat
Pesawat sederhana adalah alat yang digunakan untuk mempermudah manusia benda ke atas yang dapat diubah menjadi gaya tarik ke bawah.
dalam melakukan usaha (kerja). Katrol tetap Katrol Bergerak Katrol Majemuk
Keuntungan pesawat sederhana :
 Dapat mengubah arah gaya yang dilakukan
 Dapat melipatgandakan kemampuan,
 Dapat melakukan perpindahan yang besar

Berdasarkan titik kerjanya pesawat sederhana dapat dibedakan menjadi :


1. Tuas, terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu :
 Tuas jenis pertama, adalah tuas dengan susunan titik tumpu berada di antara
titik beban dan titik kuasa. Contohnya : gunting, tang, jungkat – jungkit dll.
 Tuas jenis kedua, adalah tuas dengan susunan titik beban berada di antara titik
tumpu dan titik kuasa. Contoh : gerobak, pembuka kaleng.
Keuntungan Mekanis (KM) yang dimiliki oleh katrol bergantung pada:
 Tuas jenis ketiga, adalah titik kuasa berada diantara titik tumpu dan titik beban.
Banyaknya tali yang menyangga beban. Sesuai dengan rumus :
Contohnya : sekop dll.
𝑊
𝐾𝑀 =
𝐹
Dimana : KM = Keuntungan mekanis
W = Gaya berat pada beban (N)
F = Gaya untuk menarik beban (N)
3. Bidang Miring, adalah pesawat sederhana berupa permukaan miring yang
penampangnya berbentuk segitiga dan berfungsi sebagai pengali gaya. Keuntungan
mekanis (KM) bidang miring adalah :
𝑊 𝑠
𝐾𝑀 = =
𝐹 ℎ
Dimana :
KM = Keuntungan mekanis
W = Gaya berat pada beban (N)
F = Gaya untuk mendorong beban (N)
Keuntungan mekanis yang dimiliki tuas : s = Panjang sisi miring (m)
𝑤 𝐿𝐹 h = Ketinggian bidang miring (m)
𝐾𝑀 = =
𝐹 𝐿𝑊

Mudahnya Fisika
4. Roda gigi. Roda gigi (gir) dapat mengubah besar gaya, besar kecepatan putar, dan 2. Perhatikan gambar berikut!
arah putaran. Roda gigi besar memberikan gaya lebih besar, tetapi kecepatan putar
lebih lambat. Sebaliknya, roda gigi kecil memberikan gaya lebih kecil, tetapi
kecepatan putar lebih cepat.

Contoh Soal Jika panjang pengungkit 2 m, maka lengan kuasanya memiliki panjang...
1. Sebuah tongkat dengan panjang 2 meter digunakan untuk mengungkit batu yang a. 0,6 m c. 1,3 m
memiliki berat 50 N dengan gaya sebesar 200 N. Maka panjang lengan kuasanya b. 0,7 m d. 1,4 m
sebesar...meter. Jawab :
a. 0,4 c. 1,8 Persamaan umum untuk tuas :
b. 1,6 d. 0,8
Jawab : 𝑊 𝐿𝐾
=
𝐹 𝐿𝐵
Dimana LB = x = 2 - LK
𝑚. 𝑔 𝐿𝐾
=
150 2 − 𝐿𝐾
30.10 𝐿𝐾
=
150 2 − 𝐿𝐾
300 𝐿𝐾
Persamaan umum untuk tuas : =
150 2 − 𝐿𝐾
𝑊 𝐿𝐾 2 𝐿𝐾
= =
𝐹 𝐿𝑊 1 2 − 𝐿𝐾
Dimana LW= 2 - LK 2(2 − 𝐿𝐾 ) = 1𝐿𝐾
50 𝐿𝐾 4 − 2𝐿𝐾 = 𝐿𝐾
=
200 2 − 𝐿𝐾 4 = 2𝐿𝐾 + 𝐿𝐾
1 𝐿𝐾 4 = 3𝐿𝐾
=
4 2 − 𝐿𝐾 𝐿𝐾 = 1,3 𝑚
1(2 − 𝐿𝐾 ) = 4𝐿𝐾 3. Gaya ungkit pada tuas dapat diperkecil dengan cara...
2 − 𝐿𝐾 = 4𝐿𝐾 a. Memperpanjang lengan kuasa
2 = 𝐿𝐾 + 4𝐿𝐾 b. Memperpendek lengan beban
2 = 5𝐿𝐾
c. Menggeser titik tumpu ke arah beban
𝐿𝐾 = 0,4 𝑚
d. Memperpanjang lengan beban
Jawaban : A, karena dengan menggeser lengan kuasa maka keuntungan mekanis yang
dihasilkan akan semakin besar.

Mudahnya Fisika
4. Alat yang bekerja berdasarkan prinsip tuas jenis pertama adalah... 8. Perhatikan gambar di samping !
a. Tang c. Gerobak dorong Jika panjang tuas 4 m, keuntungan mekanisnya
b. Pencabut paku d. Pemecah kemiri adalah...
Jawaban : C, karena titik tumpunya berada di tengah a. 2
5. Perhatikan gambar berikut! b. 6
Kuasa terkecil diperoleh jika titik tumpu c. 7
diletakkan di titik... d. 8
a. 1 c. 3 Jawab : C, keuntungan mekanis dapat dihitung sebagai berikut:
b. 2 d. 4 𝐿𝐹
𝐾𝑀 =
𝐿𝑊
3,5
= =7
0,5
Jawaban : A, karena pada saat lengan kuasanya lebih besar dari lengan beban maka
gaya yang dikeluarkan akan menjadi semakin kecil sehingga keuntungan mekanisnya
semakin besar.
6. Perhatikan gambar berikut ini!

Yang merupakan contoh bidang miring adalah...


a. 1 dan 2 c. 2 dan 3
b. 1 dan 3 d. 3 dan 4
Jawab : A, Merupakan bidang miring adalah gambar 1 dan 2. Tuas ditunjukkan oleh
gambar 3 dan 4
7. Untuk mengangkat benda – benda yang sangat berat, lebih efektif menggunakan...
a. Katrol tetap c. Katrol berganda
b. Katrol tunggal bergerak d. Tuas
Jawab : C, karena memiliki keuntungan mekanis yang lebih besar.

Mudahnya Fisika
Latihan Soal 6. Perhatikan gambar katrol berikut!
1. Perhatikan gambar berikut! Untuk mengangkat beban diperlukan gaya sebesar...
Besarnya beban yang dapat diungkit oleh a. 2400 N
gaya tersebut sebesar... b. 1200 N
a. 150 N c. 500 N c. 600 N
b. 450 N d. 750 N d. 300 N
2. Sebuah tuas akan memiliki keuntungan mekanis maksimal jika... 7. Untuk memindahkan sebuah peti ke atas truk akan lebih mudah jika menggunakan
a. Lengan beban sama dengan lengan kuasa bidang miring, sebab bidang miring :
b. Lengan beban lebih besar atau sama dengan lengan kuasa 1. Dapat mempermudah melakukan usaha
c. Lengan beban lebih besar daripada lengan kuasa 2. Dapat mengurangi usaha
d. Lengan beban lebih kecil daripada lengan kuasa 3. Dapat menambah usaha
3. Keuntungan mekanis suatu tuas adalah 4, jika beban yang akan diangkat beratnya 200 Yang benar adalah...
N, gaya yang diberikan pada lengan kuasa adalah... a. 1 b. 2 c. 3 d. 1 dan 2
a. 800 N b. 204 N c. 196 N d. 50 N 8. Perhatikan gambar berikut!
4. Dari alat – alat berikut yang merupakan tuas jenis kedua adalah... Katrol majemuk di samping memiliki keuntungan mekanis sebesar...
a. 2 c. 4
b. 3 d. 5
9. Jalan – jalan di sekitar pegunungan dibuat melingkar dengan
tujuan...
a. Memperkecil usaha yang dilakukan kendaraan
b. Mempermudah usaha yang dilakukan kendaraan
c. Memperbesar usaha yang dilakukan kendaraan
d. Mengurangi gesekan antara jalan dan kendaraan
10. Perhatikan gambar berikut!
Dari gambar tersebut yang
termasuk tuas jenis 2
adalah...
5. Tuas yang memiliki keuntungan mekanis terbesar adalah yang lengan beban dan
a. 1
lengan kuasanya...
b. 2
No Lengan beban Lengan kuasa
c. 3
a 4,5 cm 27 cm
d. 4
b 5 cm 50 cm
c 7,5 cm 60 cm
d 10 cm 75 cm

Mudahnya Fisika
11. Keuntungan mekanis suatu katrol bergerak adalah sebesar...
a. 1 kali c. 3 kali
b. 2 kali d. 4 kali
12. Roda gigi dapat digunakan untuk :
1) Mengubah besar gaya
2) Mengubah besar kecepatan putar
3) Mengubah arah kecepatan putar
4) Memperkecil usaha yang harus dilakukan
Pernyataan yang benar adalah...
a. 1, 2, dan 4 c. 3, 4 dan 1
b. 2, 3, dan 4 d. Betul semua
13. Perhatikan gambar di bawah ini !
Sebuah balok seperti gambar di atas ingin
diangkat dengan menggunakan sebuah
pengungkit, maka besar gaya pengungkit
minimal harus sebesar...
a. 40 N
b. 50 N
c. 60 N
d. 70 N

Mudahnya Fisika
Tekanan  Hukum Archimedes
 Tekanan Hidrostatis, adalah tekanan dalam zat cair yang disebabkan oleh berat zat “Suatu benda yang dicelupkan ke dalam zat cair, baik sebagian atau seluruhnya,
cair itu sendiri. N/m2 akan mendapatkan gaya ke atas yang besarnya sama dengan berat zat cair yang
𝑃𝐻 = 𝜌 . 𝑔 . ℎ dipindahkan (didesak)”. Secara matematis dirumuskan sebagai berikut:
Dengan : 𝐹𝐴 = 𝜌 . 𝑔 . 𝑉 atau 𝐹𝐴 = 𝑆 . 𝑉
ρ = Massa jenis zat cair (Kg/m3) Dengan :
g = Percepatan gravitasi bumi (10 m/s2) FA adalah Gaya ke atas / Gaya apung (N)
h = Kedalaman benda terhadap permukaan air (m) ρ adalah massa jenis zat cair (Kg/m3)
Massa jenis air sama dengan 1 g/cm3 atau 1000 Kg/m3 g adalah percepatan gravitasi bumi (10 m/s2)
 Tekanan pada bidang adalah besarnya gaya per satuan luas bidang tekan. Semakin V adalah Volume zat cair yang dipindahkan (m3)
besar luas bidang yang menerima gaya akan semakin kecil pula besar tekanannya, S adalah berat jenis zat cair (N/m3)
dan semakin kecil luas bidang tekan semakin besar pula tekanan yang diterimanya. Beberapa kondisi benda saat berada di air :
𝐹 𝑚 .𝑔
𝑃= =
𝐴 𝐴
Dengan :
F adalah gaya tekan (N)
A adalah Luas permukaan bidang tekan (m2)
m adalah massa benda (kg)
g adalah percepatan gravitasi bumi (10 m/s2)
 Hukum Pascal
“Gaya yang bekerja pada suatu zat cair dalam ruang tertutup, tekanannya  Terapung (Gambar 2)
diteruskan oleh zat cair itu ke segala arah dengan sama besar”. Secara matematika Pada saat terapung, besarnya gaya apung (Fapung) sama dengan berat benda
persamaan Hukum Pascal dituliskan : w=m.g. Pada peristiwa ini, hanya sebagian volum benda yang tercelup di dalam
𝑃1 = 𝑃2 fluida sehingga volum fluida yang dipindahkan lebih kecil dari volum total
𝐹1 𝐹2 benda yang mengapung. Pada benda mengapung, karena volum fluida yang
=
𝐴1 𝐴2 dipindahkan lebih kecil dari volum benda yang tercelup di dalam fluida, maka
Dengan :
secara umum benda akan terapung jika massa jenisnya lebih kecil daripada
F1 adalah Gaya yang bekerja pada penghisap 1 (N) massa jenis fluida. Maka syaratnya ρBenda< ρFluida
F2 adalah Gaya yang bekerja pada penghisap 2 (N)  Tenggelam (Gambar 3)
A1 adalah Luas penampang penghisap 1 (m2) Pada saat tenggelam berlaku gaya apung (F apung) lebih kecil daripada gaya
A2 adalah Luas penampang penghisap 2 (m2) berat benda w=m.g. Karena benda tercelup seluruhnya ke dalam fluida, maka
volum fluida yang dipindahkan sama dengan volum benda. Syarat sebuah

Mudahnya Fisika
benda agar tenggelam seluruhnya ke dalam fluida, yaitu massa jenis benda 𝑃ℎ = (𝑃𝑢 − ℎ⁄100)𝑐𝑚𝐻𝑔
lebih besar dari massa jenis fluida. (ρBenda> ρFluida)
Dimana :
 Melayang (Gambar 4)
Ph adalah tekanan pada ketinggian h
Pada saat melayang berlaku gaya apung (Fapung) sama dengan gaya berat benda
Pu adalah tekanan udara di atas air laut
w=m.g. Karena benda tercelup seluruhnya ke dalam fluida, maka volum fluida
h adalah tinggi suatu tempat
yang dipindahkan sama dengan volum benda. Syarat sebuah benda agar bisa
Sedangkan untuk mencari ketinggian
melayang di dalam fluida, yaitu massa jenis benda harus sama dengan massa
ℎ = (𝑃𝑢 − 𝑃ℎ )𝑥 100
jenis fluida. (ρBenda = ρFluida).
Dalam kasus benda terapung, benda melayang ataupun benda tenggelam berlaku
Contoh Soal
Hukum 1 Newton, yaitu sebagai berikut :
1. Perhatikan gambar berikut!
∑𝐹 = 0
Sebuah mobil seberat 16000 N ditempatkan
𝐹𝐴𝑝𝑢𝑛𝑔 − 𝑤 = 0
pada piston B seperti gambar. Agar mobil
𝐹𝐴𝑝𝑢𝑛𝑔 = 𝑤 tersebut dapat terangkat, maka diperlukan
𝜌𝐹𝑙𝑢𝑖𝑑𝑎 . 𝑔. 𝑉𝐹𝑙𝑢𝑖𝑑𝑎 = 𝑚. 𝑔 gaya F sebesar...(Soal UN SMP 2008)
𝜌𝐹𝑙𝑢𝑖𝑑𝑎 . 𝑔. 𝑉𝐹𝑙𝑢𝑖𝑑𝑎 = 𝜌𝐵𝑒𝑛𝑑𝑎 . 𝑔. 𝑉𝐵𝑒𝑛𝑑𝑎 a. 50 N c. 200 N
Dimana VFluida adalah besarnya volume benda yang tercelup ke dalam air (m3) b. 80 N d. 400 N

 Hukum Boyle-Gay Lussac Jawab : Soal ini dapat kita pecahkan dengan menggunakan Hukum Pascal yang
Menyatakan bahwa hubungan antara Tekanan (P), Volume (V) dan Suhu (T) adalah menyatakan bahwa
selalu tetap. Secara matematis dihubungkan dalam persamaan berikut: 𝐹1 𝐹1
=
𝑃. 𝑉 𝐴1 𝐴2
= 𝑇𝑒𝑡𝑎𝑝
𝑇 Diketahui bahwa :
𝑃1 . 𝑉1 𝑃2 . 𝑉2 FA = ...?... N FB = 16000 N
=
𝑇1 𝑇2 AA = 50 cm2 AB = 4000 cm2
1 atm = 76 cmHg = 105 Pa = 105 N/m2 = 1 Bar Maka :
𝐹𝐴 16000
Suhu harus dalam satuan Kelvin (K) =
50 4000
 Tekanan udara
𝐹𝐴 = 200 𝑁
Beberapa faktor yang mempengaruhi tekanan udara :
1. Tinggi suatu tempat
2. Suhu udara
Tekanan udara di permukaan air laut adalah 76 cmHg yang akan jadi patokan dan
setiap perubahan tinggi 100 m akan terjadi perubahan tekanan sebesar 1 cmHg.

Mudahnya Fisika
2. Perhatikan gambar berikut ! hRaksa = 2 cm hX = 14 cm
Jika massa balok tersebut 75 Kg dan percepatan gravitasi sebesar Pada kedalaman yang sama besar tekanan hidrostatisnya akan selalu sama, walaupun
10 m/s2. Besar tekanan yang diberikan dasar kotak terhadap berada pada zat cair yang berbeda. Maka :
lantai sebesar...N/m2. 𝑃𝐻1 = 𝑃𝐻2
a. 150 c. 75 𝜌𝑅 . 𝑔 . ℎ𝑅 = 𝜌𝑋 . 𝑔 . ℎ𝑋
b. 125 d. 25 13,6 . 10. 2 = 𝜌𝑋 . 10 . 14
𝜌𝑋 = 1,9
Jawab : Bagian dasar kotak yang menyentuh lantai adalah luasan sebesar 6 m x 5 ms, 5. Para penyelam tradisional yang menyelam di lautan banyak terganggu
sehingga luasnya sebesar 30 m2. Untuk menghitung Besarnya tekanan yang dialami pendengarannya. Hal ini disebabkan karena...
lantai kita gunakan persamaan : a. Tekanan udara di dalam air c. Tekanan hidrostatis air
𝐹 𝑚 .𝑔 75.10 b. Gaya angkat air d. Tekanan atmosfer
𝑃= = = = 25 𝑁/𝑚2
𝐴 𝐴 30 Jawab : Hal tersebut dapat terjadi karena Tekanan hidrostatis yang dialami oleh
3. Perhatikan gambar berikut! penyelam terlalu besar sehingga mempengaruhi pendengarannya.
Jika percepatan gravitasi bumi sebesar 10 m/s2, 6. Sebuah benda ditimbang di udara beratnya 40 N. Setelah ditimbang di dalam air
maka tekanan hidrostatis yang dialami ikan beratnya menjadi 10 N. Maka besar gaya angkat airnya sebesar...
tersebut adalah...N/m2. a. 40 N c. 20 N
a. 400 c. 800 b. 30 N d. 10 N
b. 1000 d. 14000 Jawab : Gaya angkat air = Berat di udara – berat di dalam air
= 40 – 10
Jawab : Tekanan hidrostatis memiliki persamaan : = 30 N
𝑃𝐻 = 𝜌 . 𝑔 . ℎ 7. Tinggi suatu daerah adalah 300 m di atas permukaan laut. Maka tekanan pada
ρ = 1000 kg/m3 ketinggian tersebut sebesar...cmHg.
g = 10 m/s2 a. 72 c. 80
h = 14 cm – 4 cm = 10 cm = 0,1 m b. 73 d. 79
Maka, Jawab : h = 300 m
𝑃𝐻 = 𝜌 . 𝑔 . ℎ = 1000.10.0,1 = 1000 𝑁⁄ 2 𝑃ℎ = (𝑃𝑢 − ℎ⁄100)𝑐𝑚𝐻𝑔
𝑚
4. Sebuah pipa berbentuk U berisi dua jenis zat cair yang 300
tidak bercampur yaitu raksa (ρraksa = 13,6 kg/m3) dan zat cair = (76 − )
100
lain, seperti ditunjukkan pada gambar. Maka massa jenis zat = 73 𝑐𝑚𝐻𝑔
cair tersebut adalah... 8. Untuk mengukur besarnya tekanan gas di dalam tabung digunakan
a. 11, 7 kg/cm3 c. 2,6 kg/cm3 air raksa seperti pada gambar. Jika tekanan udara luar adalah 76
3
b. 9,4 kg/cm d. 1,9 kg/cm3 cmHg dan h sebesar 3 cm, maka tekanan di dalam tabung
Jawab : ρRaksa = 13,6 kg/m3 ρX = ... Kg/m3 sebesar...cmHg.

Mudahnya Fisika
a. 73 c. 79 11. Sebuah balok kayu yang massa jenisnya 0,6 gr/cm3, dimasukkan ke dalam air yang
b. 76 d. 82 massa jenisnya 1 gr/cm3. Berapa persenkah bagian kayu yang muncul di atas
Jawab : karena pada tabung terbuka ketinggian raksa lebih rendah daripada sisi lainnya permukaan air?
maka tekanan gas dapat dihitung dengan cara : a. 50% c. 40%
𝑃𝑔𝑎𝑠 = 𝑃𝑈 − ℎ b. 45% d. 30%
3 3
= 76 − 3𝑐𝑚 = 73 𝑐𝑚𝐻𝑔 Jawab : ρk = 0,6 gr/cm ρA = 1 gr/cm
9. Gas argon mempunyai volume 2 m3 dengan tekanan 6 atm dipompakan ke dalam Ditanya : Berapa persenkah bagian kayu yang
ruang hampa yang volumenya 8 m3. Tekanan gas argon tersebut menjadi... muncul di atas permukaan air?
a. 24 atm c. 4 atm Untuk mencari Volume bagian yang muncul di
b. 14 atm d. 1,5 atm permukaan air kita harus menghitung volume
Jawab : V1 = 2 m3 V2 = 8 m3 bagian benda yang tercelup ke dalam air
P1 = 6 atm P2 = .... atm (Volume air).
Kita gunakan Hukum Boyle-Gay Lussac : Dengan cara sebagai berikut :
𝑃1 . 𝑉1 𝑃2 . 𝑉2
=
𝑇1 𝑇2 𝜌𝐴 . 𝑔 . 𝑉𝐴 = 𝜌𝐾 . 𝑔 . 𝑉𝐾
1 . 𝑉𝐴 = 0,6 . 𝑉𝐾
Karena tidak mengalami perubahan suhu berarti sistem dalam keadaan suhu yang
𝑉𝐴 = 0,6 . 𝑉𝐾
sama sehingga T1 sama dengan T2. Maka : 𝑉𝐴 = 0,6 . 100% = 60%
𝑃1 . 𝑉1 = 𝑃2 . 𝑉2 Maka bagian yang muncul di permukaan air adalah 100% - 60% = 40%
12. Sebuah kayu terapung di air. Bagian yang terapung ternyata 25% dari volume totalnya.
6 . 2 = 𝑃2 . 8 Massa jenis kayu tersebut (dalam gr/cm3)...
a. 0,9 c. 0,75
𝑃2 = 1,5
b. 0,85 d. 0,7
10. Logam memiliki berat 100 N ketika diukur di udara dan 80 N ketika diukur di air. Jawab :
Berapakah volume logam tersebut? (percepatan gravitasi 9,8 m/s2) Massa jenis air (ρA = 1 gr/cm3)
a. 1000 cm3 c. 3000 cm3 VA = volume bagian yang tenggelam = 75%
b. 2000 cm3 d. 4000 cm3 Ditanya : Massa jenis kayu (ρK)...?
Jawab : Gaya ke atas = Berat benda di udara – berat benda di air 𝜌𝐴 . 𝑔 . 𝑉𝐴 = 𝜌𝐾 . 𝑔 . 𝑉𝐾
FA = 100 – 80 1 . 75%𝑉𝐾 = 𝜌𝐾 . 𝑉𝐾
FA = 20 N 75% = 𝜌𝐾
𝐹𝐴 = 𝜌 . 𝑔 . 𝑉 𝜌𝐾 = 0,75
20 = 1000 . 9,8 . 𝑉
𝑉 = 0,002 𝑚3 = 2000 𝑐𝑚3

Mudahnya Fisika
Latihan Soal a. 150 Pa c. 15000 Pa
1. Perhatikan gambar berikut! b. 1500 Pa d. 150000 Pa
Jika tekanan hidrostatis yang dialami balok kayu pada 7. Contoh dalam kehidupan sehari – hari yang menunjukkan bahwa gas dalam ruangan
akuarium di samping sebesar 30000 N/m2. tertutup mengadakan tekanan tekanan pada dindingnya adalah...
Maka ketinggian air pada akuarium di samping a. Lilin yang menyala menjadi padam setelah ditutup gelas
adalah.... b. Balon yag berisi udara lebih berat dari pada balon yang kosong
a. 260 cm c. 295 cm c. Balon yang berisi udara naik ke angkasa
b. 275 cm d. 325 cm d. Meletusnya balon atau ban sepeda
8. Sebuah pipa berbentuk U diisi air dengan massa jenis 1000 kg/m3. Jika di sisi kanan diisi
2. Sebuah limas dengan massa 9,6 kg memiliki panjang, lebar dan tinggi berturut-turut dengan minyak yang massa jenisnya 800 kg/m3 setinggi 8 cm maka tinggi air di sisi kiri
sebesar 8 cm, 6 cm, dan 9 cm. Jika limas tersebut berdiri di atas sebuah lantai, maka relatif terhadap permukaan air pada sisi sebelah kanan setinggi...cm.
besarnya tekanan yang diberikan terhadap lantai sebesar…
a. 3,4 cm c. 8 cm
a. 0,2 N/m2 c. 20 N/m2
b. 2 N/m 2
d. 20000 N/m2 b. 6,4 cm d. 10 cm
3
3. Sebuah balok yang memiliki massa 2,56 kg diletakkan di atas meja berbentuk persegi 9. Sebuah tabung gas yang volumenya 40 cm memiliki tekanan 3 atm. Jika zat tersebut
panjang. Meja tersebut memiliki 4 buah kaki yang alasnya berbentuk lingkaran dengan dimampatkan sehingga tekanannya menjadi setengah kali semula pada suhu tetap,
jari - jari 5 cm. Jika massa meja tersebut 10 kg, maka besar tekanan yang diterima maka volume gas sekarang adalah...
lantai sebesar...N/m2. a. 40 cm3 c. 120
a. 2500 c. 3750 b. 80 d. 240
b. 3125 d. 4000 3
10. Kapal dengan volume 50000 m , terapung di atas air laut dengan massa jenis 1200
4. Sebuah bejana berbentuk huruf seperti pada diisi dengan air dan minyak.
kg/m3. Jika bagian kapal yang terbenam di dalam air laut hanya setengahnya, maka
Jika massa jenis air sebesar 1 gr/cm3. Maka massa jenis
berat kapal laut di udara sebesar...
minyak pada gambar tersebut sebesar...gr/m3
a. 100.000.000 N c. 150.000.000 N
a. 1,2 c. 2
b. 120.000.000 N d. 250.000.000 N
b. 1,75 d. 3
11. Sebuah manometer dengan salah satu sisinya berupa tabung
tertutup mempunyai tekanan 86 cmHg. Jika tekanan udara luar
sebesar 1 atm maka selisih ketinggian air raksa dalam manometer
5. Sebuah balok bermassa 300 kg dengan ukuran panjang, lebar dan tinggi 1,5 m, 1 m, adalah...
dan 0,5 m. Besar tekanan yang diberikan balok terhadap meja jika bagian dari balok a. 10 cm c. 13 cm
yang menyentuh meja adalah sisi panjang dan lebar... N/m2. b. 12 cm d. 14 cm
a. 1000 c. 3000 12. Sebuah benda yang terapung di air laut massa jenisnya 1300
b. 2000 d. 4000 kg/m3. Volume benda 400 cm3, maka besar gaya ke atasnya
6. Sebuah teko air setinggi 15 cm berisi sirup. Jika massa jenis sirup sama dengan massa adalah...
jenis air, maka besar tekanan hidrostatis yang terjadi di dasar teko tersebut sebesar... a. 5200 N c. 52 N

Mudahnya Fisika
b. 520 N d. 5,2 N a. 100.000 Pa c. 102.000 Pa
13. Sebuah balok kayu terapung diatas air dengan 2/3 tercelup di dalam air. Jika sekarang b. 101.000 Pa d. 104.000 Pa
benda itu diletakkan pada permukaan minyak yang massa jenisnya 0,8 gr/cc, maka 19. Sepotong kaca di udara memiliki berat 25 N. Jika dimasukkan ke dalam air, beratnya
berapa bagian volume balok kayu yang muncul ke permukaan? menjadi 15 N. Bila massa jenis air 103Kg/m3 dan percepatan gravitasi sebesar 10 m/s2,
a. 1/6 bagian c. 2/3 bagian maka massa jenis kaca sebesar...kg/m3.
b. 1/3 bagian d. 5/6 bagian a. 2,2 . 103 c. 2,4 . 103
14. Sebuah manometer berisi air raksa akan digunakan untuk mengukur tekanan gas b. 2,3 . 103 d. 2,5 . 103
dalam ruang tertutup. Jika tekanan udara dari luar tabung sebesar 76 cmHg, maka 20. Suatu benda terapung di atas permukaan air yang berlapiskan minyak dengan 40%
tekanan gas pada ruang tertutup adalah...cmHg. benda berada di dalam air, 20% benda berada di dalam minyak, dan sisanya berada di
a. 83 c. 76 atas permukaan minyak. Jika massa jenis minyak 0,8 gr/cm3, maka massa jenis benda
b. 78 d. 69 tersebut sebesar... gr/cm3.
15. Perhatikan gambar berikut! a. 0,53 c. 0,55
Jika tekanan gas pada P1 sebesar 80 cmHg dan perbedaan b. 0,54 d. 0,56
tinggi kedua tabung adalah 10 cm. Maka tekanan pada P2
sebesar...cmHg.
a. 100
b. 90
c. 80
d. 70
16. Kapal laut dapat terapung di permukaan air laut. Hal ini disebabkan...
a. Massa jenis bahan pembuat kapal lebih kecil daripada massa jenis air
b. Massa jenis seluruh kapal lebih kecil daripada massa jenis air
c. Massa jenis bahan pembuat kapal lebih besar daripada massa jenis air
d. Massa jenis bahan pembuat kapal sama dengan massa jenis air
17. Jika gaya diberikan dalam zat cair pada ruangan tertutup, tekanan diteruskan oleh zat
cair ke segala arah dengan sama rata. Hal ini dikenal dengan...
a. Hukum bejana berhubungan c. Hukum Pascal
b. Hukum hidrostatika d. Hukum Archimedes
18. Seekor ikan terdapat di dalam akuarium seperti pada
gambar di bawah ini.
Jika percepatan gravitasi sebesar 10 m/s2. Maka besar
tekanan hidrostatis yang dialami ikan sebesar...

Mudahnya Fisika
Bunyi, Getaran dan Gelombang  Mendeteksi keretakan pada logam.
Bunyi merupakan gelombang mekanik yang dalam perambatannya arahnya sejajar dengan
arah getarnya (gelombang longitudinal). Rumus pada bunyi :
Syarat terdengarnya bunyi ada 3 macam yaitu : 𝑆 = 𝑣 . 𝑡 digunakan saat tidak terjadi pemantulan
 Ada sumber bunyi Dan
 Ada pendengar 𝑆=
𝑣. 𝑡
digunakan saat terjadi pemantulan
2
 Ada medium perambatan
Sifat – sifat bunyi meliputi : Getaran, adalah gerakan bolak – balik secara periodik yang melalui titik setimbang.
 Merambat membutuhkan medium Di dalam getaran ada beberapa besaran yaitu :
 Merupakan gelombang longitudinal  Amplitudo (A) adalah simpangan maksimum (m)
 Dapat dipantulkan  Periode (T) adalah waktu yang dibutuhkan untuk melakukan 1 kali getaran (s)
Karakteristik bunyi ada beberapa macam antara lain : 1 𝑡
𝑇= =
 Nada adalah bunyi yang frekuensinya teratur 𝑓 𝑛
 Desah adalah bunyi yang frekuensinya tidak teratur  Frekuensi (f) adalah banyaknya getaran yang terjadi dalam selang waktu 1 detik.
 Warna bunyi adalah bunyi yang frekuensinya sama tetapi terdengar berbeda 1 𝑛
𝑓= =
 Dentum adalah bunyi yang amplitudonya besar dan terdengar mendadak 𝑇 𝑡
Bunyi berdasarkan frekuensinya dibedakan menjadi : Gelombang
 Infrasonik adalah bunyi yang frekuensinya kurang dari 20 Hz, biasa didengarkan Gelombang dikelompokkan menjadi 2 yaitu :
oleh jangkrik,  Gelombang mekanik merupakan gelombang yang dalam perambatannya
 Audiosonik adalah bunyi yang memiliki frekuensi 20 Hz hingga 20000 Hz, biasa memerlukan medium.
didengarkan oleh manusia.  Gelombang elektromagnetik merupakan gelombang yang dalam perambatannya
 Ultrasonik adalah bunyi yang memiliki frekuensi melebihi 20000 Hz, biasa tidak memerlukan medium.
didengarkan oleh lumba – lumba. Gelombang mekanik dibagi menjadi 2 yaitu :
Bunyi pantul dibedakan menjadi 3 yaitu :  Gelombang Transversal adalah gelombang yang arah rambatannya tegak lurus arah
 Bunyi pantul memperkuat bunyi asli, biasanya terjadi pada keadaan dimana sumber getarannya.
bunyi dan dinding pantul tidak begitu jauh (kurang dari 10 m).
 Gaung adalah bunyi pantul yang terdengar bersamaan dengan bunyi asli. Biasanya
terjadi pada jarak antara 10 – 20 m.
 Gema adalah bunyi pantul yang terdengar setelah bunyi asli. Biasanya terjadi pada  Gelombang Longitudinal adalah gelombang yang arah rambatannya sejajar arah
jarak lebih dari 20 m. getarannya.
Beberapa manfaat bunyi:
 Dapat digunakan untuk mengukur kedalaman laut (bunyi ultrasonik).
 Mendeteksi janin dalam kandungan
Mudahnya Fisika
Besaran – besaran yang terdapat pada gelombang : menunjukkan resonansi. Jadi resonansi hanya dapat terjadi pada dua buah benda yang
 Panjang gelombang (λ) adalah panjang dari 1 buah gelombang yang ditempuh memiliki frekuensi alamiah sama.
dalam 1 periode.
Pada gelombang transversal, 1 λ sama artinya dengan 1 lembah dan 1 bukit. Peristiwa terjadinya resonansi dapat pula terjadi melalui percobaan tabung resonansi,
Pada gelombang longitudinal 1 λ sama artinya dengan 1 rapatan dan 1 renggangan. dimana tabung resonansi dihubungkan dengan bejana melalui selang plastik. Sebuah
 Periode (T) adalah waktu yang dibutuhkan untuk 1 gelombang. garputala diletakkan di atas tabung kaca. Bersamaan dengan itu, bejana kaca diturunkan
1 𝑡 dengan kecepatan tetap. Jika penurunan tabung kaca cukup panjang maka akan terdengar
𝑇= =
𝑓 𝑛 bunyi yang lebih keras selama beberapa kali. Bunyi keras inilah yang disebut dengan
 Frekuensi (f) adalah banyaknya gelombang dalam 1 detik. reonansi. Rumus yang dapat digunakan adalah sebagai berikut:
1 𝑛 1
𝑓= = 𝐿 = 𝝀(𝟐𝒏 − 𝟏)
𝑇 𝑡 4
Dimana n adalah banyak gelombang atau getaran, dan t adalah waktu Dengan :
 Cepat rambat gelombang (v) adalah jarak yang ditempuh gelombang dalam 1 L = panjang kolom udara (m)
sekon. Dengan persamaan sebagai berikut : 𝛌 = panjang gelombang (m)
λ n = bilangan bulat yang menunjukkan resonansi ke – n (n = 1, 2, 3, …)
𝑣 = = λ .f
𝑇
 Amplitudo adalah simpangan terjauh dari suatu gelombang (m). Setelah panjang gelombang bunyi diketahui, dengan menggunakan persamaan
𝑣 = 𝝀. 𝒇
Nada cepat rambat bunyi dapat ditentukan.
Adalah bunyi yang frekuensinya beraturan (gitar, seruling, biola, gamelan). Bunyi yang
frekuensinya tidak beraturan disebut desah (angin, air terjun, dan deburan ombak). Hukum Marsenne
Hukum Marsene menyatakan bahwa tinggi frekuensi nada pada senar : Marsene menyelidiki hubungan frekuensi yang dihasilkan oleh senar yang bergetar dengan
a. Berbanding terbalik pada panjang senar panjang senar, penampang senar, tegangan dan jenis senar. Faktor – faktor yang
b. Berbanding terbalik akar luas penampang senar mempengaruhi frekuensi nada alamiah sebuah senar adalah :
c. Sebanding dengan akar tegangan senar 1). Panjang senar, semakin panjang senar semakin rendah frekuensi yang dihasilkan
d. Berbanding terbalik dengan akar massa jenis bahan senar 2). Luas penampang, semakin besar luas penampang senar semakin rendah frekuensi
1 𝐹 yang dihasilkan
𝑓= √ 3). Tegangan senar, semakin besar tegangan senar semakin tinggi frekuensi yang
2ℓ 𝐴𝜌
dihasilkan
4). Massa jenis senar, Semakin kecil massa jenis senar semakin tinggi frekuensi yang
Resonansi Bunyi
dihasilkan
Jika dua buah garputala berfekuensi sama salah satunya digetarkan (dibunyikan) kemudian
didekatkan ke garputala yang lain, garputala yang lain tersebut ikut berbunyi. Namun,
peristiwa itu tidak dapat terjadi jika frekuensi garputala tidak sama. Peristiwa tersebut

Mudahnya Fisika
Contoh Soal : 1 1 10 5
𝑓= =8 = =
𝑇 ⁄10 8 4
1. Gempa bumi dapat menghasilkan 3 macam gelombang yang salah satunya adalah
gelombang transversal. Gelombang ini bergerak dengan kecepatan 5000 m/s. Panjang
gelombangnya adalah 417 m. Berapakah frekuensi gelombang tersebut?
Jawab :
v = 5000 m/s
λ = 417 m
ditanya : f (frekuensi)...?
v = λ .f
5000 = 417 . 𝑓 4. Jika dalam 5 sekon terjadi 25 gelombang, maka besarnya periode adalah...
5000 a. 0,2 s c. 25 s
𝑓=
417 b. 5 s d. 125 s
𝑓 = 12 𝐻𝑧 Jawab :
2. Gelombang timbul pada kolam. Panjang gelombangnya adalah 32 cm, dan t = 5 sekon
frekuensinya 2 Hz. Berapakah cepat rambatnya? n = 25 gelombang
Jawab : Ditanya : T...?
λ = 32 cm = 0,32 m 𝑡 5
𝑇= = = 0,2 𝑠
f = 2 Hz 𝑛 25
Ditanya : v (Cepat rambat gelombang)...? 5. Bunyi guntur baru terdengar 1/12 menit kemudian setelah terjadinya kilat. Kalau cepat
v = λ .f rambat bunyi di udara 340 m/s, maka jarak antara tempat terjadinya kilat dan peninjau
= 0,32 . 2 adalah...
= 0,64 m/s a. 335 m c. 1360 m
3. Sebuah bandul berayun seperti pada gambar di bawah ini! b. 1020 m d. 1700 m
Jika waktu yang dibutuhkan dari A – D sebesar 3/10 detik. Maka Jawab :
frekuensi bandul tersebut sebesar... t = 1/12 menit = 5 sekon
a. 5/4 Hz v = 340 m/s
b. 2/5 Hz Ditanya : s ... ?
c. ¾ Hz
𝑠 = 𝑣 .𝑡
d. 4/5 Hz
𝑠 = 340 . 5 = 1700 𝑚
6. Seorang perenang dekat laut menerima 2 goncangan yang datangnya dari suatu
Jawab : 1 getaran adalah dari A – B – C – D – E – D – C – B – A
ledakan dinamit pada permukaan air. Goncangan yang satu melalui udara yang lain
melalui air. Bila selisih pendengaran itu 4 detik, berapa jauhkah terjadinya ledakan dari
perenang tersebut? Cepat rambat bunyi di udara 340 m/s dan cepat rambat bunyi di
air 1500 m/s.
Mudahnya Fisika
Jawab : 10. Seutas senar pada sonometer ketika dipetik menghasilkan frekuensi sebesar f. jjika
Δt = 4 sekon tegangan senar diperbesar 4 kali semula dan panjang senar diubah menjadi 4 kali
V1 = 1500 m/s semula, berapakah frekuensinya?
V2 = 340 m/s Jawab :
∆𝑡 f1 = f A1 = A2 dan ρ1 = ρ2 karena bahan dan penampang senar sama)
𝑠= 1 1
(𝑣 −𝑣 ) F2 = 4F1 f2….?
2 1
4 L2 = 4L1
= 1 1
(340 − 1500) 1 𝐹1
𝑓1 = √
2ℓ1 𝐴1 𝜌1
= 1,76 𝑘𝑚
7. Jika sebuah tali digetarkan dengan frekuensi 3 Hz. Jika cepat rambat gelombang pada 1 𝐹2 1 4𝐹1 2 1 𝐹1
tali tersebut 12 m/s, hitunglah banyaknya gelombang pada tali sepanjang 24 m? 𝑓2 = √ = √ = √
2ℓ2 𝐴2 𝜌2 2. 4ℓ1 𝐴1 𝜌1 4 2ℓ1 𝐴1 𝜌1
Jawab :
1
F = 3 Hz 𝑓2 = 𝑓
2 1
v = 12 m/s 11. Sebuah garputala berfrekuensi 440 Hz digetarkan di permukaan tabung resonansi.
n (banyak gelombang)....? Pada saat kolom udara mencapai ketinggian 18,75 cm terjadi resonansi yang pertama
𝑣 = 𝜆. 𝑓 kali. Berapakah cepat rambat bunyi saat itu?
12 = 𝜆. 3 Jawab :
𝜆 = 4𝑚
f = 440 Hz L = 18,75 cm = 0,1875 m
Sebuah gelombang dengan panjang gelombang 4 m berada pada sebuah tali yang
n=1 v = …?
memiliki panjang 24 m, maka pada tali tersebut terdapat sebanyak 6 buah gelombang. 1
v = 𝛌 .f (karena 𝐿 = 4 𝝀(𝟐𝒏 − 𝟏) dan n = 1 berarti 𝛌 = 4L)
8. Di bawah ini yang bukan merupakan transversal adalah...
a. Gelombang bunyi c. Gelombang cahaya = 4L . f
b. Gelombang tali d. Gelombang air = 4 x 0,1875 x 440
Jawab : C, gelombang cahaya karena merupakan gelombang elektromagnetik yang = 330 m/s
tidak memerlukan medium dalam perambatannya
9. Suatu pemancar radio mengadakan siaran pada gelombang 150 m. Cepat rambat
gelombang elektromagnetik 3.108 m/s. Frekuensi siaran radio itu adalah...
a. 2000 KHz c. 20 KHz
b. 200 KHz d. 2 KHz
Jawab : A. 2000 KHz,
𝑣 = 𝜆. 𝑓
300000000 = 150. 𝑓
𝑓 = 2000000
Mudahnya Fisika
Latihan soal 7. Guntur terdengar 2 sekon dari kilat. Kecepatan bunyi di udara 340 m/s. Berapa jarak
1. Dari sebuah kapal di tengah laut dibunyikan genta, dan 6 detik kemudian terdengar kilat dari pengamat?
gema dari genta tersebut. Jika diketahui bahwa dalam laut 4200 m, maka cepat rambat a. 420 m c. 740 m
bunyi di laut... b. 680 m d. 870 m
a. 120 m/s c. 1200 m/s 8. Kuat lemahnya bunyi bergantung pada...
b. 140 m/s d. 1400 m/s a. Frekuensi c. Amplitudo
2. Bunyi guntur yang terdengar 1/12 menit kemudian setelah terjadinya kilat. Jika cepat b. Jenis benda d. Banyaknya getaran
rambat bunyi di udara 340 m/s, maka jarak antara terjadinya kilat dan pengamat 9. Semakin tinggi frekuensi sebuah sumber bunyi, ...
adalah... a. Semakin besar intensitas bunyi
a. 325 m c. 1020 m b. Semakin besar kuat bunyi
b. 1360 m d. 1700 m c. Semakin besar tinggi nada bunyi
3. Gaung dapat diatasi dengan cara... d. Semakin besar amplitudo bunyi
a. Menyesuaikan frekuensi sumber bunyi 10. Kedalaman laut di suatu tempat adalah 210 m. Cepat rambat bunyi di air laut adalah
b. Melapisi dinding dengan zat pemantul yang baik 140 m/s. Getaran yang dikirimkan oleh kapal ke dasar laut akan diterima pantulannya
c. Melapisi dinding dengan zat yang dapat meredam bunyi dalam waktu...
d. Menurunkan tinggi nada a. 14 s c. 3 s
4. Dua buah gabus A dan B naik turun pada permukaan air secara periodik. Ketika A b. 12 s d. 1,5 s
berada di puncak gelombang, B berada di lembah gelombang. Diantara A dan B 11. Dalam rambatannya bunyi di udara, ...
terdapat sebuah puncak gelombang lagi. Jarak A dan B adalah 180 cm. Jika waktu yang a. Molekul – molekul udara bergerak membentuk lembah dan gunung
diperlukan B untuk mencapai puncak gelombang adalah 0,25 s, maka cepat rambat b. Molekul – molekul udara ikut berpindah
gelombang permukaan air adalah... c. Molekul – molekul udara bergerak maju mundur dari titik setimbangnya
a. 2,4 m/s c. 3,4 m/s d. Molekul – molekul udara diam di tempat
b. 3 m/s d. 4 m/s 12. Gelombang timbul pada kolam. Panjang gelombangnya adalah 32 cm, dan
5. Sebuah pemancar radio memancarkan siarannya pada frekuensi 2,5 MHz. Apabila frekuensinya gelombangnya 2 Hz. Berapakah cepat gelombangnya?
cepat rambat gelombang radio 3 x 108 m/s, berapakah panjang gelombang yang a. 0,64 m/s c. 64 m/s
dipancarkannya? b. 6,4 m/s d. 640 m/s
a. 100 m c. 120 m 13. Cepat rambat bunyi di air laut adalah 1530 m/s. Jika bunyi memerlukan waktu 3 s
b. 110 m d. 1200 m untuk perjalanan pulang pergi dari perangkat sonar, berapakah jarak benda yang
6. Jika dalam 5 sekon terjadi 25 gelombang, maka besarnya periode adalah... memantulkan bunyi itu?
a. 0,2 s c. 25 s a. 4590 m c. 1260 m
b. 5 s d. 125 s b. 2295 m d. 510 m

Mudahnya Fisika
14. Suatu gelombang yang membawa energi besar akan selalu mempunyai... 20. Sebuah jembatan bisa runtuh karena ikut berayun ketika terjadi badai angin. Proses
a. Amplitudo besar c. Frekuensi tinggi ikut bergetarnya suatu benda karena ada benda yang lain bergetar di dekatnya
b. Amplitudo kecil d. Panjang gelombang pendek dinamakan…
15. Gelombang elektromagnetik... a. Inteferensi c. Resonansi
a. Tidak mempunyai panjang gelombang b. Difraksi d. Konveksi
b. Tidak memiliki frekuensi 21.
c. Membutuhkan medium
d. Memindahkan energi
16. Di permukaan air yang bergelombang dan tak berarus terdapat dua benda A dan B
yang terapung, berjarak 240 cm. Kedua benda tersebut berada di puncak gelombang
dan diantara A dan B terdapat 2 bukit. Jika kedua benda tersebut mengalami 5 kali
berada di puncak gelombang tiap detik, maka cepat rambat gelombangnya
sebesar…m/s.
a. 0,16 c. 4
b. 0,4 d. 16
17. Sebuah garputala berfrekuensi 510 Hz digunakan untuk mengamati resonansi bunyi
pada sebuah tabung yang panjang kolom udaranya bias dirubah. Cepat rambat suara di
sekitar tabung resonansi adalah 340 m/s. Resonansi kedua diperoleh ketika panjang
kolom udara …
a. Lebih besar dari 60 cm c. Lebih besar dari 40 cm
b. Lebih besar dari 50 cm d. Lebih besar dari 30 cm
18. Suara halilintar terdengar 8 detik setelah terlihatnya sebuah kilat. Jika kecepatan
cahaya 3 x 108 m/s dan kecepatan bunyi di udara 340 m/s, maka jarak antara sumber
halilintar dengan pendengar dapat diperkirakan sama dengan…
a. 1,82 km c. 4,25 km
b. 2,72 km d. 7,24 km
19. Sebuah kapal sedang mengapung di permukaan laut yang dalamnya 300 m. sebuah
pengirim gema pada bagian bawah kapal mengirim suatu pulsa ultrasonic ke bawah
dan gemanya diterima dari dasar laut setelah 1,5 sekon. Jika pengirim gema secara
kontinu menghasilkan gelombang ultrasonik dengan frekuensi 5 KHz, maka panjang
gelombang ultrasonik di dalam air adalah…
a. 0,08 m c. 0,06 m
b. 0,8 m d. 0,6 m

Mudahnya Fisika
Cahaya dan Optika 𝑅 = 2𝑓
A. Cermin Datar 𝑠′ ℎ′ 𝑓 𝑠′ − 𝑓
𝑀=| |=| |=| |=| |
Hukum Snellius : 𝑠 ℎ 𝑠−𝑓 𝑓
1. Sinar datang, sinar pantul, dan garis normal Dengan : F = fokus (cm)
terletak pada satu bidang datar. S = Jarak benda ke cermin (cm)
 Sudut datang besarnya sama dengan sudut S’ = Jarak bayangan ke cermin (cm)
pantul [Sudut datang (i)=sudut pantul (r)] h = Tinggi benda (cm)
h’ =TInggi bayangan
M = Perbesaran
Pemantulan Cahaya Pada Cermin Datar  Penomoran ruang

 Benda yang terletak di titik fokus dan pusat kelengkungan :


 Benda yang terletak di titik fokus, bayangannya terletak di tak terhingga
Sifat – sifatnya :  Benda terletak di pusat kelengkungan, bayangannya di pusat kelengkungan juga,
 Maya tetapi dengan posisi terbalik, nyata, dan sama besar dengan bendanya.
 Tegak seperti bendanya
 Sama besarnya dengan bendanya  Kesepakatan
 Jarak bayangan ke cermin = jarak benda ke cermin Pada cermin cekung dan cermin cembung :
Jumlah Bayangan :  Fokus cermin cekung bernilai (+/positif) sedangkan fokus cermin cembung
Banyaknya bayangan dari dua buah cermin datar diletakkan saling bernilai (-/negatif).
membentuk sudut α adalah :  Benda bernilai (+/sejati/nyata) jika terletak di depan cermin, dan benda bernilai
360𝑜 (-/maya/semu) jika terletak di belakang cermin.
𝑛= −1
α  Bayangan bernilai (+/sejati/nyata) jika bayangan terletak di depan dan bayangan
bernilai (-/maya/semu) jika bayangan terletak di belakang cermin.
B. Cermin Cekung dan Cermin Cembung
 Karakteristik cermin cekung : Fokus (+), Konvergen (mengumpulkan sinar) c. Lensa Cekung (konkaf) dan Lensa Cembung (konveks)
 Persamaan pada cermin cekung : Pada lensa cekung dan lensa cembung :
1 1 1  Fokus lensa cembung bernilai (+/positif) sedangkan fokus lensa cekung (-
= +
𝑓 𝑠 𝑠′ /negatif)

Mudahnya Fisika
 Benda bernilai (+/sejati/nyata) jika terletak di depan lensa, dan benda bernilai (- Lensa cembung maupun lensa cekung memiliki daya bias tertentu. Daya bias lensa
/maya/semu) jika terletak di belakang. sering disebut sebagai kekuatan lensa (P). Dengan persamaan matematis :
 Bayangan bernilai (+/sejati/nyata) jika bayangan terletak di belakang lensa, dan 1
𝑃 = 𝑓 apabila f (fokus dalam dalam satuan m)
bayangan bernilai (-/maya/semu) jika bayangan terletak di depan lensa. 100
𝑃= apabila f (fokus dalam dalam satuan cm)
𝑓
Sinar utama lensa cembung : Dimana P adalah kekuatan lensa (dioptri)
 Sinar datang sejajar sumbu utama dibiaskan menuju titik fokus f adalah fokus lensa (cm)
 Sinar datang melalui titik fokus dibiaskan sejajar sumbu utama
 Sinar datang melalui pusat kelengkungan diteruskan Persamaan dasar lensa cembung dan lensa cekung
1 1 1
= +
𝑓 𝑠 𝑠′
𝑅 = 2𝑓
𝑠′ ℎ′ 𝑓 𝑠′ − 𝑓
𝑀=| |=| |=| |=| |
𝑠 ℎ 𝑠−𝑓 𝑓
Dengan : F = fokus (cm)
Sinar istimewa pada lensa cembung S = Jarak benda ke cermin (cm)
S’ = Jarak bayangan ke cermin (cm)
h = Tinggi benda (cm)
h’ =Tinggi bayangan
Pembagian ruang pada lensa cembung
M = Perbesaran
Sinar utama lensa cekung :
d. Cacat Mata
 Sinar datang sejajar dengan sumbu utama dibiaskan seolah – olah berasal dari titik
1. Rabun Jauh (Miopi)
fokus
Seseorang yang menderita cacat mata ini cenderung untuk mampu melihat benda
 Sinar datang menuju titik fokus dibiaskan sejajar sumbu utama
dalam jarak dekat tetapi tidak dapat melihat benda dengan jarak yang jauh. Dengan
 Sinar datang melalui pusat kelengkungan diteruskan
kata lain penderita memiliki titik dekat 25 cm. Hal ini disebabkan lensa mata tidak
dapat memipih sebagaiman mestinya sehingga bayangan benda yang sangat jauh
terbentuk di depan retina. Seseorang yang menderita rabun jauh harus
menggunakan kacamata berlensa cekung karena lensa mata penderita terlalu
mencembung, sehingga bayangan akan tepat jatuh di retina.
2. Rabun Dekat (Hipermetropi)
Sinar istimewa pada lensa cekung
Penderita rabun dekat cenderung untuk tidak dapat melihat benda dengan jarak
dekat, tetapi dapat melihat benda dengan jarak yang jauh. Dengan kata lain,
penderita memiliki titik dekat lebih dari 25 cm dan titik jauh tak berhingga. Hal ini
Mudahnya Fisika
terjadi karena lensa mata terlalu memipih sehingga terbentuk bayangang di 𝑠′ ℎ′ 𝑓 𝑠′ − 𝑓
𝑀=| |=| |=| |=| |
belakang retina. Cacat mata ini dapat diatasi dengan menggunakan lensa cembung 𝑠 ℎ 𝑠−𝑓 𝑓
Rabun Jauh Rabun Dekat Pada lup, agar mata dapat melihat dengan cara akomodasi maksimum bayangan yang
100 100 100 dibentuk oleh lup harus jatuh pada titik dekat mata. Untuk mata normal titik dekat
𝑃= 𝑃= −
𝑇𝐽 𝑆𝑛 𝑇𝐷 mata s’ = -25 cm.
Untuk mencari fokus lensa kacamata : Untuk mencari fokus lensa kacamata :
1 1 1 Perbesaran lup untuk mata tak berakomodasi :
1 1 1
= − = − 𝑆𝑛 25
𝑓 ∞ 𝑇𝐽 𝑓 𝑆𝑛 𝑇𝐷 𝑀= =
1 1 𝑓 f
=− Perbesaran lup untuk mata berakomodasi maksimum :
𝑓 𝑇𝐽
P = Kekuatan lensa (dioptri) P = Kekuatan lensa (dioptri) 𝑆𝑛 25
𝑀= + 1= +1
f = Fokus lensa kacamata (cm) F = Fokus lensa kacamata (cm) 𝑓 f
TJ = Titik Jauh mata (cm) Mata berakomodasi pada jarak x
𝑆𝑛 𝑆𝑛
𝑀= 𝑓
+ 𝑥
2. Mikroskop
3. Mata Tua (Presbiopi)
Mikroskop digunakan untuk mengamati benda – benda yang berukuran sangat kecil.
Presbiopi disebabkan menurunnya daya akomodasi sebagai akibat melemahnya
Mikroskop memiliki 2 lensa yaitu lensa objektif dan lensa okuler. Lensa objektif
kerja otot mata. Titik dekatnya lebih dari 25 cm dan titik jauhnya kurang dari tak
mengarah ke benda yang diamati, sedang lensa okuler adalah lensa yang berada di
hingga. Dengan demikian, penderita presbiopi tidak dapat membaca dengan jelas
dekat mata pengamat.
pada jarak 25 cm, sekaligus tidak dapat melihat dengan jelas benda – benda pad
Jarak fokus okuler lebih besar daripada jarak fokus lensa objektif. Bayangan yang
ajarak jauh. Cacat mata ini dapat diatasi dengan kaca mata berlensa rangkap
dibentuk oleh lensa objektif berfungsi sebagai benda bagi lensa okuler dan berada di
(bifokal) yaitu lensa cekung dan cembung. Lensa cekung digunakan untuk melihat
ruang I lensa okuler. Dengan demikian, bayangan akhir yang terjadi terbentuk di ruang
benda – benda jauh, sedangkan lensa cembung digunakan untuk melihat benda –
IV di depan lensa okuler dengan sifat maya, terbalik, dan diperbesar.
benda yang berjarak dekat.
4. Astigmatis
Penderita tidak dapat melihat garis – garis horizontal dan vertikal secara bersama –
sama. Hal itu terjadi karena kornea mata tidak berbentuk bola sehingga tidak
simetris. Cacat mata ini dapat diatasi dengan kacamata berlensa silindris.

e. Alat Optik
1. Lup (kaca pembesar)
Pada Lup berlaku persamaan :
1 1 1
= +
𝑓 𝑠 𝑠′
𝑅 = 2𝑓
Mudahnya Fisika
Dimana : Teropong bintang digunakan untuk mengamati benda – benda di langit. Teropong
S ob = Jarak benda ke mikroskop ( ke lensa objektif) bintang memiliki jarak fokus lensa objektif lebih besar daripada jarak fokus lensa
S’ob = Jarak bayangan terhadap lensa objektif okuler. Lensa yang digunakan keduanya adalah lensa cembung.
f ob = Jarak fokus lensa objektif Perbesaran :
f ok = Jarak fokus lensa okuler 𝑓𝑜𝑏
𝑀= Tanpa akomodasi
𝑓𝑜𝑘
S ok = Jarak bayangan yang dihasilan lensa objektif terhadap lensa okuler 𝑓𝑜𝑏
S’ ok = Jarak bayangan benda terhadap lensa okuler 𝑀= 𝑓𝑜𝑘
+1 Akomodasi maksimum
d = Panjang mikroskop 𝑑 = 𝑓𝑜𝑏 + 𝑓𝑜𝑘 f ok = S ok

Perbesaran lensa objektif : 4. Teropong Bumi


−𝑆′𝑜𝑏 𝑓𝑜𝑏 𝑆 ′ 𝑜𝑏 − 𝑓𝑜𝑏
𝑀𝑜𝑏 = | |=| |=| |
𝑆𝑜𝑏 𝑆𝑜𝑏 − 𝑓𝑜𝑏 𝑓𝑜𝑏
Perbesaran lensa okuler :
Tanpa akomodasi
𝑆𝑛
S ok = f ok 𝑀𝑜𝑘 = 𝑓𝑜𝑘
Akomodasi maksimum
𝑆𝑛
𝑀𝑜𝑘 = +1
𝑓𝑜𝑘
Teropong bumi tersusun dari 3 lensa yaitu lensa objektif, lensa pembalik dan lensa
Perbesaran total mikroskop :
okuler.
𝑀𝑇𝑜𝑡 = 𝑀𝑜𝑏 𝑥 𝑀𝑜𝑘 𝑑 = 𝑆 ′ 𝑜𝑏 + 𝑓𝑜𝑘
Perbesaran :
𝑓𝑜𝑏
Sifat bayangan yang dibentuk oleh lensa obektif adalah nyata, terbalik, diperbesar 𝑀 = 𝑓𝑜𝑘 Tanpa akomodasi
Sifat bayangan yang dibentuk oleh lensa okuler adalah maya, terbalik, diperbesar 𝑀=
𝑓𝑜𝑏
+1 Akomodasi maksimum
𝑓𝑜𝑘
𝑑 = 𝑓 𝑜𝑏 + 4 𝑓𝑝 + 𝑓 𝑜𝑘
3. Teropong Bintang

Contoh Soal
1. Sebuah benda terletak di depan cermin cekung dengan titik fokus 30 cm. Untuk
mendapatkan bayangan maya yang diperbesar 2 kali, maka cermin harus diletakkan
sejauh...
a. 5 cm c. 20 cm
b. 15 cm d. 45 cm
Jawaban : B

Mudahnya Fisika
Diketahui : f = 30 cm (cermin cekung) 40 6
=
𝑠−40 3
M = 2x (bayangan maya (-)) 40 . 3 = 6(𝑠 − 40)
Ditanya : S (jarak benda)...? 120 = 6𝑠 − 240
Jawab : 360 = 6𝑠
F
M = |S−F| 𝑠 = 60
30 5. Seorang siswa mengamati nyamuk menggunakan lup dengan fokus 10 cm. Jika
−2 =
S−30 penglihatan siswa normal, tentukan perbesaran yang dihasilkan oleh :
15
−1 = a. Mata berakomodasi maksimum
S − 30
−𝑆 + 30 = 15 b. Mata tanpa akomodasi
−𝑆 = 15 − 30 Jawab : Sn = 25 cm
−𝑆 = −15 F = 10 cm
2. Cermin cembung dengan jarak titik api 10 cm. Sebuah benda ditempatkan 10 cm di a. Mata berakomodasi maksimum
25 25
depan cermin maka perbesarannya ... kali. 𝑀= +1= + 1 = 3,5 kali
𝑓 10
a. 0,25 c. 1 b. Mata tanpa akomodasi
b. 0,5 d. 2 25 25
𝑀= = = 2,5 kali
Jawab : B 𝑓 10

f = -10 cm 6. Seseorang menderita rabun jauh sehingga ia hanya dapat melihat paling jauh pada
S = 10 cm jarak 200 cm. Berapakah kekuatan lensa kacamata yang diperlukan dan berapakah
Ditanya: M...? fokus lensa kacamatanya?
Jawab : Jawab : Titik Jauh mata (TJ = 200 cm)
S′ f −10 Kekuatan lensa,
M=− =− = − = 0,5 100 100 1
S S−f 10−(−10) 𝑃= = = dioptri
𝑇𝐽 200 2
3. Sebuah benda yang panjangnya 3 cm berada di depan cermin cekung yang jarak
Fokus lensa kacamata
fokusnya 40 cm. Agar bentuk bayangan nyata dengan panjang 6 cm, jarak benda 1 1
terhadap cermin adalah... 𝑓
= − 𝑇𝐽
a. 30 cm c. 50 cm Sehingga f = TJ yaitu 200 cm
b. 40 cm d. 60 cm 7. Seseorang menderita cacat mata hipermetropi dengan titik dekat 50 cm. Agar dapat
Jawab : D membaca normal, berapakah kekuatan lensa kacamata yang diperlukan?
h = 3 cm, f = 40 cm, h’= 6 cm Jawab : Titik Dekat (TD = 50 cm)
Ditanya : S...? Jarak baca normal (Sn = 25 cm)
Jawab : Kekuatan lensa,
f h′ 100 100 100 100
M= = 𝑃= 𝑆𝑛
− 𝑇𝐷
= 25
− 50 = 4 − 2 = 2 Dioptri
s−f h

Mudahnya Fisika
8. Sebuah lensa cembung mempunyai fokus 20 cm. Pada jarak berapakah sebuah benda 360𝑜 360𝑜
( − 1) − 12 = −1
harus diletakkan agar mengalami perbesaran 2 kali ukuran sebenarnya? x 2x
Jawab : f = 20 cm 360𝑜 360𝑜
− 13 = −1
M = 2 kali x 2x
𝑜 𝑜
Mencari jarak benda (s) 360 360
− = 13 − 1
𝑓 x 2x
𝑀 = |𝑠−𝑓| 360𝑜 360𝑜
20 − = 12
2 = 𝑓−20 x 2x
Untuk menghilangkan x pada penyebut, kita kalikan persamaan dengan x
2(𝑓 − 20) = 20
360𝑜 360𝑜
𝑓 − 20 = 10 ( − = 12) |𝑥
x 2x
𝑓 = 30cm
360𝑜
9. Sebuah benda diletakkan diantara dua 360𝑜 − = 12𝑥
2
buah cermin datar yang disusun 360𝑜 − 180𝑜 = 12𝑥
membentuk sudut sebesar x dan 180𝑜 = 12𝑥
menghasilkan sejumlah bayangan. Jika x = 15o
sudut cermin dibuat 2 kali lebih besar, 10. Cahaya merupakan gelombang elektromagnetik, oleh karena itu cahaya...
ternyata bayangannya berkurang 12 a. Tidak mengalami pemantulan
buah. Nilai x adalah... b. Tidak mengalami pembiasan
a. 10o c. 20o c. Tidak memerlukan medium perambatan
b. 15o d. 25o d. Tidak membawa energi dalam penjalarannya
Jawaban : C, suatu gelombang elektromagnetik dalam perambatannya tidak
Jawab : B
360𝑜 membutuhkan medium
𝑛1 = − 1 ...... Persamaan 1 11. Sebuah mikroskop memiliki lensa obyektif dan okuler berturut – turut 5 mm dan 5 cm.
x
360𝑜
𝑛2 = − 1 ....... Persamaan 2 Sebuah benda diletakkan di depan lensa obyektif dan perbesaran bayangan oleh lensa
2x
n2 = n1 – 12 ............. Persamaan 3 obyektif 10 kali. Jika mikroskop dipakai oleh mata normal tanpa akomodasi,
perbesaran total mikroskop adalah...
360𝑜 a. 20 c. 40
𝑛2 = −1 b. 30 d. 50
2x
Substitusikan persamaan 3 ke persamaan 2 Jawab : D
360𝑜 fob = 5 mm Mob = 10
𝑛1 − 12 = −1
2x fok = 5 cm
Masukkan persamaan 1 Perbesaran total ... ?
M = Mob x Mok

Mudahnya Fisika
𝑆𝑛 memperoleh perbesaran anguler maksimum maka kartu suara ditempatkan di depan
= 10 x
𝑓𝑜𝑘
25 lup pada jarak...
= 10 x 5
= 50 a. 5,5 c. 7,5
12. Mikroskop memiliki lensa obyektif dan okuler dengan jarak titik api masing – masing b. 6,5 d. 8,5
1,8 cm dan 5 cm. Sebuah benda diletakkan pada jarak 2 cm di bawah lensa obyektif. Jawab :
Tentukan perbesaran yang terjadi jika benda diamati oleh seseorang yang memiliki P = 10 dioptri Sn = 30 cm
titik dekat 25 cm dengan mata berakomodasi maksimum! Agar perbesaran maksimum maka S (jarak benda) sejauh ... ?
Jawab : Agar menghasilkan perbesaran maksimum maka bayangan (s’) harus dijatuhkan pada
fob = 1,8 cm Sob = 2 cm titik dekatnya (Sn) sehingga s’ = -Sn = -30 cm, sehingga :
fok = 5 cm Sn = 25 cm 100
𝑃=
𝑓
Perbesaran total...?
100
M = Mob x Mok 10 = 𝑓 , maka f = 10 cm
Perbesaran obyektif : 1 1 1
𝑓𝑜𝑏 1,8 1,8
= +
𝑀𝑜𝑏 = = = =9 𝑓 𝑠 𝑠′
𝑆𝑜𝑏 −𝑓𝑜𝑏 2 −1,8 0,2
1 1 1
Perbesaran okuler : − =
𝑓 𝑠′ 𝑠
𝑆𝑛 25 1 1 1
𝑀𝑜𝑘 = +1= +1 = 6 − =
𝑓𝑜𝑘 5 10 −30 𝑠
Maka perbesaran totalnya adalah 1 1 1
+ =
𝑀 = 𝑀𝑜𝑏 𝑥 𝑀𝑜𝑘 = 9 𝑥 6 = 54 10 30 𝑠
13. Sebuah teropong bintang memiliki lensa obyektif dengan jarak fokus 120 cm. Jika 4 1
=
perbesaran teropong untuk mata tidak berakomodasi adalah 15 kali, maka panjang 30 𝑠
teropong adalah... s = 7,5 cm
Jawab : 15. Sebuah lup mempunyai jarak fokus 5 cm, dipakai melihat sebuah benda kecil yang
fob = 120 cm Panjang teropong...? berjarak 5 cm dari lup. Perbesaran lup adalah ...
M = 15 a. 2 c. 5
d = fob + fok b. 4 d. 6
Fokus okuler : Jawab :
𝑓𝑜𝑏 𝑓𝑜𝑏 120 f = 5 cm s = 5 cm
𝑀= sehingga 𝑓𝑜𝑘 = = =8
𝑓𝑜𝑘 𝑀 15 Perbesaran (M)...?
Maka panjang teropong sebesar : 𝑆𝑛 25
d = fob + fok = 120 + 8 = 128 𝑀= = =5
𝑓 5
14. Seorang petugas pemilu mengamati keaslian kartu suara dengan menggunakan lup
berkekuatan 10 dioptri. Apabila orang itu memiliki titik dekat mata 30 cm dan ingin

Mudahnya Fisika
Latihan Soal 8. Bagian mata yang berperan seperti diafragma pada kamera, yaitu untuk mengatur
1. Agar seseorang yang tingginya 160 cm dapat melihat seluruh tubuhnya di depan banyak sedikitnya cahaya yang masuk adalah...
cermin datar, tinggi cermin datar yang diperlukan minimal ... a. Retina c. Pupil
a. 160 cm c. 60 cm b. Kornea d. Lensa mata
b. 80 cm d. 40 cm 9. Seorang siswa tidak dapat melihat dengan jelas benda yang terletak pada jarak lebih
2. Sebuah benda setinggi 3 cm diletakkan 6 cm di depan sebuah cermin cekung. Jika dari 4 m. Agar dia dapat berpenglihatan normal, kekuatan kacamata yang diperlukan
fokus cermin itu 15 cm. Tinggi bayangan benda adalah... adalah...
a. 5 cm c. 150 cm a. -0,25 D c. -1 D
b. 100 cm d. 200 cm b. -0,5 D d. -4 D
3. Sifat bayangan yang dibentuk oleh cermin cekung dari benda di ruang I adalah... 10. Pak guru tidak dapat membaca dengan jelas jika buku terletak pada jarak 30 cm dari
a. Nyata, terbalik, diperkecil c. Maya, tegak, diperkecil mata. Agar dapat membaca pada jarak baca normal, Pak guru memerlukan kacamata
b. Nyata, terbalik, diperbesar d. Maya, tegak, diperbesar berkekuatan...
4. Sebuah benda maya terletak 20 cm di belakang lensa negatif yang mempunyai jarak a. 0,5 D c. 2 D
fokus 30 cm. Jarak bayangan yang terbentuk adalah... b. 1,5 D d. 2,25 D
a. 40 cm c. 60 cm 11. Seorang berpenglihatan dekat tidak dapat melihat dengan jelas benda yang berjarak
b. 50 cm d. 80 cm lebih jauh dari 60 cm dari matanya. Kekuatan lensa kacamata yang dibutuhkan agar ia
5. Dua buah lensa konvergen tipis tersusun sejajar dengan jarak 20 cm. Fokus lensa dapat melihat dengan jelas adalah…
pertama dan kedua masing – masing adalah 10 cm dan 30 cm. Sebuah benda a. -2/3 D c. 7/3 D
diletakkan pada jarak 30 cm sebelum lensa pertama. Jarak bayangan akhir terhadap b. -5/3 D d. 8/3 D
lensa pertama dan perbesaran bayangan terhadap benda adalah... 12. Perhatikan gambar berikut!
a. 6 cm dan 0,6 kali c. 6 cm dan 2,4 kali
b. 14 cm dan 0,6 kali d. 14 cm dan 2,4 kali
6. Sebuah benda yang terletak pada jarak 12 cm di depan cermin cekung yang bertitik
fokus 10 cm bersifat ...
a. Nyata, terbalik, diperbesar c. Maya, terbalik, diperbesar
Sinar – sinar biasnya berpotongan tampak seperti gambar, maka mata tersebut
b. Nyata, terbalik, diperkecil d. Maya, terbalik, diperkecil
termasuk …
7. Jika berkas cahaya monokromatis dari medium yang berindeks bias lebih kecil
a. Presbiopi c. Miopi
memasuki medium yang berindeks bias lebih besar maka panjang gelombang 𝛌 dan
b. Hipermetropi d. Normal
kecepatan gelombang v berubah sebagai berikut...
13. Ani mengalami cacat mata hipermetropi. Cacat mata ini disebabkan oleh …
a. 𝛌 dan v menjadi lebih kecil
a. Titik jauh mata bergeser mendekati mata
b. 𝛌 dan v menjadi lebih besar
b. Titik jauh mata bergeser mendekati mata
c. 𝛌 menjadi lebih kecil dan v menjadi lebih besar
c. Titik dekat mata bergeser mendekati mata
d. 𝛌 menjadi lebih besar dan v menjadi lebih kecil
d. Titik dekat mata bergeser menjauhi mata
Mudahnya Fisika
14. Sebuah benda maya terletak 10 cm dari cermin cembung yang mempunyai jarak fokus 20. Perhatikan gambar berikut:
30 cm. Jarak bayangan yang terbentuk adalah...
a. -30 cm c. 15 cm
b. 30 cm d. -15 cm
15. Sebuah benda maya terletak 20 cm di belakang lensa negatif yang mempunyai jarak
fokus 30 cm. Jarak bayangan yang terbentuk adalah...
a. 40 cm c. 60 cm
Dari gambar di samping, besar jarak fokus lensa cembung sebesar...
b. 50 cm d. 80 cm
a. 4,5 cm c. 10 cm
16. Tinggi bayangan terbentuk dari suatu lensa positif adalah 3 kali lipat tinggi semula. Jika
b. 7,5 cm d. 12,5 cm
jarak bayangan 21 cm, jarak benda dan fokus lensa adalah...
21. Jarak fokus lensa obyektif dari sebuah teropong bintang adalah 250 cm, sedangkan
a. 7 cm dan 7,5 cm c. 8,5 cm dan 10,5 cm
jarak fokus okulernya 5 cm. Panjang teropong ketika mengamati bintang dengan tidak
b. 7,5 cm dan 10,5 cm d. 7 cm dan 5,25 cm
berakomodasi adalah ... cm.
17. Sebuah benda yang panjangnya 30 cm diletakkan di sumbu utama sebuah lensa
a. 50 c. 255
konvergen yang jaraknya 10 cm. ujung benda yang terdekat pada lensa jaraknya 20 cm
b. 200 d. 300
dari lensa. Panjang bayangan yang terjadi adalah …
22. Jarak titik api lensa obyektif dan okuler sebuah mikroskop berturut – turut adalah 1,8
a. 5 cm c. 10 cm
cm dan 6 cm. Pada pengamatan mikro organisme, mikroskop digunakan oleh mata
b. 7,5 cm d. 12,5 cm
normal dengan titik dekat 24 cm tanpa akomodasi. Jika jarak antara lensa obyektif dan
18. Perhatikan gambar berikut!
lensa okuler 24 cm, maka perbesaran mikroskop tersebut adalah...
a. 10 c. 24
b. 16 d. 36
23. Sebuah lensa berjarak fokus 5 cm, digunakan sebagai lup. Mata normal menggunakan
lup tersebut dengan berakomodasi maksimum maka perbesaran lup adalah...
a. 3 c. 5
Berdasarkan data pada gambar tersebut, jarak fokus lensa tersebut adalah… b. 4 d. 6
a. 4,5 cm c. 10 cm
b. 7,5 cm d. 12 cm
19. Mata dapat dianggap mempunyai sifat alat optik sebab...
a. Bagian mata akan sakit jika terkena cahaya
b. Mata termasuk indra yang sangat peka
c. Bagian – bagian mata hampir semuanya peka cahaya
d. Mata mempunyai hubungan erat dengan cahaya

Mudahnya Fisika
Listrik Statis Ketika menggosok suatu benda dengan benda lain, terjadi perpindahan elektron
Bagian terkecil dari suatu benda adalah atom. Atom dapat ditunjukkan oleh gambar di (negatif) yang dipengaruhi oleh ikatannya dalam atom. Apabila ikatannya sulit untuk
samping. Dimana atom terdiri dari : melepaskan elektron, maka bendanya sukar mengalirkan muatan listrik (isolator).
1. Bagian luar (elektron) Sebaliknya, apabila ikatannya lemah elektron mudah dilepaskan, maka benda dapat
2. Bagian dalam (proton dan neutron) mengalirkan muatan listrik (konduktor).
Antara benda yang bermuatan listrik dapat terjadi interaksi tarik – menarik atau tolak –
menolak. Interaksi ini menimbulkan gaya listrik antara keduanya. Apabila bola A dan bola B
diberi muatan masing – masing qA dan qB serta didekatkan sehingga mempunyai jarak r,
maka timbul gaya listrik sebesar F. Apabila besar muatan A dan B diperbesar dengan jarak r
tetap, maka gaya yang timbul lebih besar dari F. Ketika jarak r diperbesar dengan besar
muatan qA dan qB tetap, maka gaya listrik yang timbul akan semakin kecil.
Elektron dapat bergerak mengelilingi atom dan berpindah ke atom lain, sedangkan
proton sukar untuk berpindah. Perpindahan elektron menyebabkan atom kekurangan
elektron atau kelebihan elektron. Apabila atom kekurangan elektron, maka atom tersebut
bermuatan positif. Sebaliknya, jika atom kelebihan elektron, maka atom tersebut
bermuatan negatif. Jadi, benda yang tidak bermuatan listrik dapat menjadi bermuatan
karena perpindahan elektron. Suatu benda dikatakan netral apabila jumlah muatan positif
(proton) sama dengan jumlah muatan negatif (elektron). Charles de Coulomb, menyatakan bahwa :
Untuk memberi muatan listrik suatu benda dapat dilakukan dengan 3 cara berikut : “Gaya listrik (tarik – menarik/tolak – menolak) antara dua muatan listrik sebanding
 Menggosok dengan besar muatan listrik masing – masing dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak
 Sentuhan pisah antara kedua muatan listrik”.
 Induksi Dari pernyataan tersebut dapat dirumuskan besar gaya listrik :
Massa dan muatan proton, elektron dan neutron. 𝑘 𝑞1 𝑞2
𝐹=
Nama Massa Muatan 𝑟2
Dengan : F adalah Gaya Coulomb (N)
Proton 1,67262 x 10-27 kg +1,602177 x 10-19 C
Elektron 9,10939 x 10-31 kg -1,602177 x 10-19 C Q1 dan Q2 adalah besar muatan (Coulomb)
Neutron -27
1,67493 x 10 kg - r adalah jarak antara dua muatan (m)
k adalah konstanta (9 x 109 Nm2/C2)
Interaksi antar dua benda yang bermuatan listrik apabila didekatkan
Benda 1 Benda 2 Yang terjadi Medan Listrik
Sisir (negatif) Plastik (negatif) Tolak - menolak Medan listrik adalah daerah di sekitar suatu muatan listrik yang masih mendapatkan
Sisir (negatif) Kaca (positif) Tarik menarik pengaruh gaya listrik.
Kaca (positif) Ebonit (negatif) Tarik menarik Kuat medan listrik dapat dirumuskan sebagai berikut:
Kaca (positif) Kaca (positif) Tolak menolak

Mudahnya Fisika
𝐹 Aliran Muatan Listrik
𝐸=
𝑞
Dengan : E adalah Kuat medan listrik (N/C)
F adalah Gaya Coulomb (N)
q adalah muatan listrik (C)
 Bola A mempunyai potensial lebih tinggi daripada bola B
 Proton mengalir dari potensial tinggi ke potensial rendah
 Elektron mengalir dari potensial rendah ke potensial tinggi
 Arus listrik mengalir dari potensial tinggi ke potensial rendah
 Arus listrik searah dengan arah aliran proton dan berlawanan dengan aliran
elektron

Contoh Soal
1. Dua benda bermuatan listrik masing – masing bermuatan 10 C dan 40 C berjarak 0,2 m
Potensial Listrik di udara (k = 9 x 109 Nm2/C2). Gaya tolak menolak antara kedua muatan tersebut
Jika suatu muatan uji positif dipindahkan secara berlawanan dari suatu titik A ke titik B adalah…
dalam sebuah medan listrik yang ditimbulkan oleh muatan positif Q, maka muatan listrik q a. 54 x 109 N c. 9 x 1013 N
memperoleh energi potensial listrik. Maka energi potensial listrik adalah energi yang b. 36 x 1010 N d. 4,5 x 1013 N
dimiliki oleh benda bermuatan listrik yang berada dalam suatu medan listrik. Jawab : C
Q1 = 10 C r = 2 x 10-1 m
Q2 = 40 C k = 9 x 109 Nm2/C2
Berapakah gaya tolak antara keduanya?
𝑘𝑞1 𝑞2
Besar beda potensial listrik dirumuskan sebagai berikut: 𝐹=
𝑟2
𝑊 9
9 𝑥 10 . 10 . 40
𝑉= =
𝑞 (2 𝑥 10−1 )2
Dengan : 9 𝑥 109 . 10 . 40
=
V adalah Potensial listrik (V) 4 𝑥 10−2
W adalah energi potensial listrik (J) = 9 𝑥 1013 𝑁
q adalah muatan listrik (C) 2. Dua muatan listrik masing – masing besarnya 4 µC dan -6 µC. Jika kedua muatan
tersebut terpisah sejauh 3 cm, gaya tarik – menarik kedua muatan tersebut adalah…
a. 60 N c. 120 N
b. 80 N d. 240 N
Jawab : B
Mudahnya Fisika
Q1 = 2 x 10-6 C r = 3 cm = 3 x 10-2 m 40 = 6𝑥
Q2 = -4 x 10-6 C k = 9 x 109 Nm2/C2 𝑥 = 6,7 𝑐𝑚 𝑑𝑖 𝑘𝑖𝑟𝑖 𝐴
Berapakah gaya tarik antara keduanya? 4. Dua muatan Q1 dan Q2 mula – mula berjarak x, tolak – menolak dengan gaya sebesar F.
𝑘𝑞1 𝑞2 Jika jaraknya dijadikan ¼ x maka besar gaya tolak menolaknya menjadi … kali semula.
𝐹=
𝑟2 a. 1/16 c. ¼
9 𝑥 10 . 4 𝑥 10−6 . 6 𝑥 10−6
9
b. 1/8 d. 16
=
(3 𝑥 10−2 )2 Jawab : D
9 𝑥 109 . 4 𝑥 10−6 . 6 𝑥 10−6 r1 = x F1 = F
=
9 𝑥 10−4 r2 = ¼ x F2 = …..?
= 24 𝑥 101 Untuk mengerjakan soal seperti ini kita gunakan perbandingan antara F1 : F2
= 240 𝑁 𝑘.𝑞1 .𝑞2
3. Dua buah muatan listrik Masing – masing QA = 4 µC dan QB = 16 µC berada di udara 𝐹1 𝑟1 2
= 𝑘.𝑞1 .𝑞2
pada jarak 20 cm, dimanakah letak sebuah muatan sehingga resultan gaya yang 𝐹2
𝑟2 2
bekerja padanya nol…
Dari persamaan tersebut dapat kita peroleh :
a. 5 cm dari A c. 6,7 cm dari A 𝐹1 𝑟2 2
b. 6,7 cm dari B d. 8 cm dari A =
𝐹2 𝑟1 2
Jawab : D 1 2
QA = 4 µC QB = 16 µC Terpisah sejauh (r = 20 cm) 𝐹 (4 𝑥)
=
Supaya gaya yang dialami pada muatan C sama dengan nol, maka : 𝐹2 𝑥2
12
𝐹 16 𝑥
= 2
𝐹2 𝑥
𝐹 1
=
𝐹2 16
𝐹𝐶𝐴 = 𝐹𝐶𝐵 16 𝐹 = 𝐹2
𝑘 𝑄𝐴 . 𝑄𝐶 𝑘 𝑄𝐵 . 𝑄𝐶
=
𝑟1 2 𝑟2 2
−6
5. Setelah penggaris plastik digosok dengan kain wol, maka aliran elektron dan muatan
4 𝑥 10 16 𝑥 10−6
= yang terjadi pada penggaris plastik adalah…
𝑥2 (20 − 𝑥)2
Aliran elektron Penggaris plastik bermuatan
4 16 a. Dari penggaris plastik ke wol Negatif
√ 2=
𝑥 (20 − 𝑥)2 b. Dari penggaris plastik ke wol Positif
2 4 c. Dari wol ke penggaris plastik Positif
= d. Dari wol ke penggaris plastik Negatif
𝑥 20 − 𝑥
Jawab : D
2(20 − 𝑥) = 4 𝑥
40 − 2𝑥 = 4𝑥
Mudahnya Fisika
Kain wol memberikan elektronnya ke penggaris plastik karena kain wol memiliki Karena pada pembilang dan penyebut terdapat k yang mana besarnya sama, maka bisa
jumlah elektron yang berlebih, sehingga penggaris plastik yang awalnya netral setelah dihilangkan, dan persamaan menjadi :
menerima elektron dari kain wol akan menjadi bermuatan negatif. 𝑉1 𝑞1 𝑟2
=
6. Ebonit digosok dengan kain wol, maka … 𝑉2 𝑞2 𝑟1
a. Ebonit bermuatan positif karena elektron berpindah dari ebonit ke kain wol 10 𝑞. 𝑅
=
b. Ebonit bermuatan negatif karena elektron berpindah dari kain wol ke ebonit 30 5𝑞. 3
c. Ebonit bermuatan negatif karena muatan proton berpindah dari ebonit ke kain wol 10 𝑅
=
d. Ebonit bermuatan positif karena ebonit dan kain wol kekurangan neutron 30 15
𝑅 = 5 𝑐𝑚
Jawab : B, karena kain wol mengalami kelebihan elektron dan ebonit kekurangan
9. Untuk memindahkan 10 Coulomb muatan listrik pada suatu tempat yang beda
elektron sehingga elektron dari kain wol berpindah ke ebonit.
potensialnya 1,5 V diperlukan energi sebesar …
7. Sebuah benda kecil bermuatan 4 x 10-3 µC, memperoleh gaya 2 x 10-3 dyne. Maka kuat
a. 1,5 J c. 30 J
medan listrik di titik tersebut adalah… N/C.
b. 15 J d. 45 J
a. 2,5 c. 5
Jawab : B
b. 4 d. 25
q = 10 Coulomb
Jawab : D
V = 1,5 V
Q = -5 x 10-3 µC = -5 x 10-9
Energi untuk memindahkan muatan … ?
F = 2 x 10-3 dyne = 2 x 10-8 N
𝐸 = 𝑞 . 𝑉 = 10 . 1,5 = 15 𝐽
Kuat medan listrik (E)… ?
10. Untuk memindahkan muatan 4 C dari titik A yang berpotensial 25 V ke titik B yang
𝐹 2 x 10−8
𝐸= = = 5 𝑁⁄𝐶 berpotensial 75 V diperlukan usaha listrik sebesar …
𝑞 4 𝑥 10−9 a. 75 J c. 300 J
8. Potensial listrik sejauh 3 cm dari suatu muatan titik q sama dengan 10 V. potensial
b. 200 J d. 375 J
listrik sejauh R dari muatan titik 5q sama dengan 30 V. nilai R sama dengan…
Jawab : B
a. 5 cm c. 8 cm
𝐸 = 𝑞 (𝑉2 − 𝑉1 ) = 4 (75 − 25) = 4 . 50 = 200 𝐽
b. 6 cm d. 10 cm
Jawab : D
r1 = 3 cm V1 = 10 V q1 = q
r2 = R cm V2 = 20 V q2 = 5q
Nilai R…?
Untuk mengerjakan soal ini kita menggunakan perbandingan
𝑘𝑞1
𝑉1 𝑟1
= 𝑘𝑞2
𝑉2
𝑟2

Mudahnya Fisika
Latihan Soal c. Kain kehilangan proton dan politen mendapatkan proton
1. Dua buah muatan yang memilki besar sama berada pada jarak 2 cm. Jika gaya yang d. Kain kehilangan proton dan politen kehilangan elektron
timbul antara kedua muatan adalah 90 N, besar masing-masing muatan adalah…… 8. Jika mistar plastik digosok dengan rambut yang kering kemudian didekatkan pada
a. 1 x 10-4 C c. 2 X 10-6 C sobekan kertas kecil – kecil, maka kertas akan menempel pada mistar. Ini menunjukkan
b. 1 x 10-5 C d. 2 x 10-10 C bahwa mistar plastik bermuatan listrik …
2. Benda disebut memiliki potensial tinggi jika … a. Positif, karena elektron dari rambut mengalir ke plastik
a. Jumlah proton sama dengan jumlah elektron b. Positif, karena elektron dari plastik mengalir ke rambut
b. Jumlah proton lebih banyak c. Negatif, karena elektron dari rambut mengalir ke plastik
c. Jumlah elektron lebih banyak d. Negatif, karena elektron dari plastik mengalir ke rambut
d. Jumlah neutron lebih banyak 9. Suatu benda dikatakan bermuatan positif, apabila jumlah…
3. Jika mistar plastik digosok dengan kain wol, muatan listrik yang terjadi pada plastik dan a. Neutron > Proton c. Proton > Elektron
kain wol adalah ... b. Neutron > Elektron d. Proton > Neutron
a. Plastik (-), kain wol (+) c. Plastik (-), kain wol (-) 10. Dua benda mempunyai muatan sebesar 6 C dan 8 C. Jarak kedua muatan 2 cm. Jika K =
b. Plastik (+), Kain wol (+) d. Plastik (+), kain wol (-) 9 x 109N.m2/c2, maka besar gaya tolak adalah …
4. Perhatikan pernyataan berikut. a. 1,08 x 1013N c. 1,08 x 1015N
14
1). Sebanding dengan muatan kedua benda b. 1,08 x 10 N d. 1,08 x 1016N
2). Jika jarak kedua muatan didekatkan ½ kali jarak semula, gaya elektrostatiknya 11. Jika antara benda bermuatan jaraknya dijadikan 2 kalinya, maka basar gaya tarik atau
menjadi 4 kali semula. tolaknya adalah menjadi …
3). Berbanding terbalik dengan jarak kedua benda a. ½ kalinya c. 4 kalinya
4). Berbanding terbalik dengan kuadrat jarak kedua benda. b. ¼ kalinya d. 8 kalinya
Pernyataan yang sesuai dengan gaya elektrostatik antara dua benda bermuatan listrik 12. Dua benda bermuatan masing-masing 2 x 10-5 dan 3 x 10-5C berada pada jarak 3 cm
adalah ... maka :
a. 1, 2, 3 c. 1, 3, 4 1. F= gaya tolak
b. 1, 2, 4 d. 2, 3, 4 2. F= 6 . 103N
5. Bila benda A menarik benda B, benda B dapat menarik benda C, dan benda C menolak 3. F= 2/3 10-6 K N
benda D yang bermuatan negatif, maka … Dari pernyataan di atas yang benar adalah …
a. A negatif, B positif, C positif c. A positif, B negatif, C positif a. 1 dan 2 c. 2 dan 3
b. A negatif, B negatif, C positif d. A negatif, B positif, C negatif b. 1 dan 3 d. Semua benar
6. Sebuah batang kaca didekatkan dengan kain wol akan menjadi bermuatan… 13. Dua buah muatan listrik tarik menarik dengan gaya sebesar F untuk jarak kedua
a. Positif, karena elektron pindah dari kain wol ke kaca muatan r. Jika masing – masing muatan diperbesar menjadi 2 kali semula dan gaya
b. Positif, karena elektron pindah dari kaca ke kain wol yang bekerja tetap, maka jarak kedua muatan menjadi …
c. Negatif, karena elektron pindah dari kaca ke kain wol a. 2r c. 4r
d. Negatif, karena elektron pindah dari kain wol ke kaca b. 3r d. 5r
7. Pada suatu percobaan, sebatang politen digosok dengan sehelai kain lap. Hal ini 14. Dua buah muatan A dan B mula-mula terpisah pada jarak 3 cm. Jika kedua muatan
membuat batang politen. Hal ini membuat batang politen menjadi bermuatan negatif tersebut diperkecil jaraknya menjadi 2 cm, besar perbandingan gaya coulombnya
dan kain positif. Apa yang terjadi pada kain dan politen… menjadi ...
a. Kain kehilangan elektron dan politen mendapatkan elektron a. Tetap c. 4 : 9
b. Kain mendapatkan elektron dan politen kehilangan elektron b. 9 : 4 d. 3 : 2

Mudahnya Fisika
15. Jika sebuah penangkal petir yang baik dipasangkan pada gedung, maka… 21. Dua buah muatan A dan B yang besarnya sama dan sejenis didekatkan pada jarak r
1). Kemungkinan gedung tersebut disambar petir semakin kecil sehingga mengalami gaya tolak F. Jika jarak keduanya diubah menjadi setengah dari
2). Kemungkinan gedung tersebut disambar petir semakin besar jarak semula, maka gaya tolak antara kedua muatan tersebut menjadi …
3). Kemungkinan petir menyambar, elektron – elektron menuju ke dalam tanah melalui a. ¼ F c. 2 F
penangkal petir tanpa merusak dinding. b. ½ F d. 4 F
4). Ketika petir menyambar, elektron – elektron dari awan – awan halilintar akan 22. Dua buah muatan listrik besar yang sama yaitu 6 µC. Jika gaya Coulomb yang terjadi
dinetralkan oleh muatan – muatan positif penangkal petir. antara dua muatan tadi adalah 1,6 N. Tentukan jarak pisah kedua muatan tersebut…
Pernyataan yang paling benar adalah … a. 4,5 x 10-1 m c. 5,6 x 10-2 N
a. 1 dan 3 c. 2 dan 3 b. 4,5 x 10-2 N d. 6,2 x 10-2N
b. 1 dan 4 d. 2 dan 4 23. Dua buah partikel A dan B masing – masing bermuatan listrik 20 µC dan 45 µC terpisah
16. Benda dikatakan berada di dalam medan listrik jika … sejauh 15 cm. Jika C adalah titik yang terletak diantara A dan B sedemikian sehingga
a. Benda itu mengalami gaya tolak medan di C sama dengan 0, maka letak titik C dari A sejauh …
b. Benda itu mengalami gaya tarik a. 3 cm c. 5 cm
c. Benda itu mengalami gaya interaksi dan bergantung jenis muatannya b. 4 cm d. 6 cm
d. Benda tepat di pusat medan listrik 24. Usaha yang diperlukan untuk memindahkan muatan sebesar 2 x 10-3 C dari potensial
17. Benda bermuatan listrik negatif bila dihubungkan dengan bumi akan netral, karena … nol ke potensial 100 V adalah …
a. Elektron dari bumi pindah ke benda a. 0,02 J c. 2 J
b. Muatan positif mengalir dari bumi ke benda b. 0,2 J d. 20 J
c. Elektron dari benda pindah ke bumi 25. Dua buah muatan listrik masing – masing Q1 dan Q2 berada pada jarak R memiliki gaya
d. Muatan positif dari benda ke bumi tolak – menolak sebesar 100 N. Jika jarak kedua muatan diperkecil menjadi 1/3 R maka
18. Perhatikan pernyataan berikut : gaya tolak – menolak muatan listrik menjadi …
1. Muatan listrik yang sejenis saling tolak – menolak a. 33,3 N c. 300 N
2. Benda bermuatan listrik positif bila jumlah elektron lebih banyak dari jumlah proton b. 100 N d. 900 N
3. Muatan listrik yang tidak sejenis tarik – menarik
4. Benda bermuatan negatif bila jumlah proton lebih banyak daripada jumlah elektron
Sifat – sifat dari muatan listrik yang benar adalah …
a. 1 dan 2 c. 2 dan 3
b. 1 dan 3 d. 2 dan 4
19. Awan – awan di langit dapat bermuatan listrik, karena ...
a. Awan menerima muatan dari ionosfer
b. Awan menerima muatan dari partikel
c. Partikel awan bergesekan dengan partikel udara
d. Uap air yang mengalami kondensasi membentuk awan bermuatan
20. Dua buah muatan yang sejenis dan besarnya sama didekatkan pada jarak d ternyata
kedua muatan saling tolak – menolak dengan gaya F. Agar gaya tolak menjadi 1/16 kali
semula, maka jarak kedua muatan harus diubah menjadi …
a. ¼ d c. 2 d
b. ½ d d. 4 d

Mudahnya Fisika
Listrik Dinamis, Energi dan Daya Listrik
Jika terdapat dua benda bermuatan listrik dengan potensial listrik tidak sama dan
kedua benda itu dihubungkan oleh penghantar logam, akan terjadi aliran elektron dari
benda yang berpotensial rendah ke benda yang berpotensial tinggi. Aliran arus listrik
mengalir dari potensial tinggi ke potensial rendah.
Sebuah bohlam lampu dapat menyala dikarenakan lampu tersebut dihubungkan I = I1 + I2
dengan baterai, sehingga terjadi perbedaan tegangan yang mengakibatkan adanya aliran
listrik. Banyak muatan listrik yang mengalir pada suatu penghantar tiap detik disebut kuat Hambatan dan hambatan jenis kawat penghantar
arus listrik. Makin banyak muatan positif yang mengalir melalui suatu penghantar dalam 𝜌. ℓ
𝑅=
selang waktu t, maka makin besar arus listriknya. 𝐴
𝑞 Dengan :
𝑖=
𝑡 R = Hambatan kawat (ohm)
Dengan : ρ = Hambatan jenis kawat (ohm/m)
i = Kuat arus listrik (Ampere) ℓ = Panjang kawat (m)
q = Jumlah muatan listrik (c) A = Luas penampang kawat (m2)
t = Waktu (sekon)
Rangkaian listrik
Hambatan Listrik 1. Rangkaian Seri
George Simon Ohm, mengemukakan konsep tentang hubungan antara beda
potensial, arus listrik, dan hambatan listrik bahwa :
“Kuat arus yang mengalir dalam suatu penghantar sebanding dengan beda
𝑅𝑆 = 𝑅1 + 𝑅2 + 𝑅3
potensial antara ujung – ujung penghantar”
Ketentuan yang berlaku pada rangkaian seri :
Sehingga dirumuskan dengan :
 Besar kuat arus pada hambatan 1, 2, dan 3 besarnya adalah sama (i1 = i2 = i3)
𝑉
𝐼=  Tegangan pada hambatan 1, 2, dan 3 besarnya berbeda asalkan R1, R2, dan R3
𝑅
Dengan : masing – masing berbeda.
I = Kuat arus (Ampere)
V = Beda potensial (Volt) 2. Rangkaian Paralel
R = Hambatan (ohm)

Hukum Kirchoff
Menyatakan bahwa :
“Jumlah kuat arus listrik yang masuk cabang sama dengan jumlah kuat arus listrik yang
keluar cabang” Ketentuan yang berlaku pada rangkaian parallel :

Mudahnya Fisika
 Besar kuat arus pada masing – masing hambatan berbeda asalkan R1 dan R2 n = jumlah elemen
besarnya juga berbeda.
 Besar tegangan pada R1 dan R2 besarnya adalah sama 2. Rangkaian paralel

Berdasarkan sifat materinya, zat penghantar listrik dikelompokkan menjadi tiga macam,
yaitu :
a. Konduktor adalah suatu bahan yang sangat mudah dialiri arus listrik, karena
banyak memiliki elektron bebas sehingga apabila diberi tegangan elektron –
elektron akan bergerak dari kutub negatif ke kutub positif.
Contohnya : besi, baja dan besi silikon
b. Isolator adalah suatu bahan yang tidak dapat dialiri oleh arus listrik karena tidak 𝐸
𝑖𝑃 = 𝑟
memiliki elektron bebas. 𝑅+
𝑛
Contoh : Kaca, mika dan plastik. Dengan :
c. Semikonduktor adalah bahan yang pada suhu rendah bersifat isolator dan bila I = Kuat arus (Ampere)
suhu tinggi bersifat konduktor, hal ini dikarenakan pada semikonduktor sedikit E = GGL elemen (Volt)
memiliki elektron bebas. R = hambatan penghantar (ohm)
Contoh : Germanium dan silikon. r = hambatan dalam (ohm)
n = jumlah elemen
Rangkaian pada baterai
1. Rangkaian seri Energi Listrik
Energi listrik dihasilkan ketika sumber tegangan melakukan usaha. Ketika sumber
tegangan memindahkan muatan – muatan maka sumber tegangan melakukan usaha
sebesar :
𝑊 = 𝑄 .𝑉
𝑊 = 𝑃 .𝑡
𝑊 = 𝑉 .𝐼 .𝑡
𝑊 = 𝐼 2 . 𝑅. 𝑡
𝑛𝐸 𝑉2
𝑖𝑠 = 𝑊= .𝑡
𝑅 + 𝑛 .𝑟 𝑅
Dengan : Dengan : W = Energi listrik (J) R = Hambatan (Ohm)
I = Kuat arus (Ampere) Q = Muatan listrik (C) t = Waktu (sekon)
E = GGL elemen (Volt) V = Tegangan (V) I = Kuat arus listrik (A)
R = hambatan penghantar (ohm) P = Daya listrik (watt)
r = hambatan dalam (ohm)
Mudahnya Fisika
Daya listrik Contoh Soal:
Daya listrik adalah besarnya energi listrik tiap satuan waktu. 1. Perhatikan gambar!
𝑊
𝑃=
𝑡
𝑃 = 𝑉 .𝐼
𝑃 = 𝐼2 . 𝑅
𝑉2
𝑃=
𝑅

Energi Listrik dan Kalor


Alat – alat listrik seperti microwave, setrika dan sejenisnya merupakan peralatan
Besar I1 + I2 + I6 – I3 adalah …
yang memiliki prinsip kerja mengubah energi listrik menjadi energi kalor.
a. 8 A c. 11 A
𝑊=𝑄
b. 10 A d. 13 A
Jawab : D
𝑊 = 𝑃. 𝑡 𝑄 = 𝑚. 𝑐. 𝛥𝑇
𝑊 = 𝑉 .𝐼 .𝑡 𝑄 = 𝑚. 𝐿 Untuk mengerjakan soal ini kita gunakan Hukum Kirchoff, yang menyatakan bahwa :
𝑊 = 𝐼 2 . 𝑅. 𝑡 = 𝑄 = 𝑚. 𝑈 ∑ 𝐼𝑖𝑛 = ∑ 𝐼𝑜𝑢𝑡
𝑉2 1). 20 = 5 + I1+ 8 4). I4 = 4 + I3 7) I5 + I6 = I7
𝑊= .𝑡
𝑅 I1 = 7 A I4 = 4 + 3 = 7 A 10 + 6 = 16
2). I1 = 4 + I2 5). I2 + I4 = I5
Dengan : W = Energi listrik (J) R = Hambatan (Ohm) 7 = 4 + I2 3 + 7 = 10 A
Q = Kalor t = Waktu (sekon) I2 = 3 A 6). 8 = I6 + 2
V = Tegangan (V) I = Kuat arus listrik (A) 3). 5 = 2 + I3 I6 = 6
P = Daya listrik (watt) m = Massa benda (kg) I3 = 3 A
c = Kalor jenis zat (J/kgoC) ΔT = Perubahan suhu (oC) Maka I1 + I2 + I6 – I3 = 7 + 3 + 6 – 3 = 13 A
L = Kalor lebur (J/kg) U = Kalor uap (J/kg) 2. Sebuah kawat memiliki panjang 2l dan luas penampangnya sebesar 3A memiliki
hambatan R. Jika panjang kawat diubah menjadi 3l dan luasnya menjadi 2A. Maka
Biaya Energi listrik besar perbandingan R1 dan R2 adalah…
Harga listrik dalam 1 bulan biasanya diukur dalam satuan kiloWatt Jam (kWh). Alat a. 3 : 2 c. 5 : 4
b. 4 : 9 d. 6 : 5
ukur energi listrik yang digunakan adalah meteran listrik.
Jawab : B
Biaya listrik = Energi listrik x tarif per kWh x hari 1). L1 = 2l, A1 = 3A, R1 = R
2). L2 = 3l, A2 = 2A, R2 = … (Perbandingan R1 : R2)
Karena kawatnya tidak dinyatakan berbeda, maka ρ1 = ρ2
Mudahnya Fisika
Untuk mengerjakan soal ini kita gunakan perbandingan hambatan dua kawat
penghantar
𝜌1 .𝑙1 Hambatan 3,5 ohm dan 6,5 ohm setelah
𝑅1 𝐴1
= diserikan. Kemudian hambatan 10 ohm dan
𝑅2 𝜌2 .𝑙2
𝐴2
10 ohm diparalelkan
ρ1 = ρ2 maka dapat dicoret. Dengan menggunakan perhitungan matematika dapat kita
peroleh Hambatan 10 ohm dan 10 ohm setelah
𝑅1 𝑙1 . 𝐴2 diparalelkan. Kemudian semua hambatan
= diserikan mneghasilkan 13 ohm
𝑅2 𝑙2 . 𝐴1
𝑅1 2𝑙 . 2𝐴
= Hambatan pengganti (hambatan total)
𝑅2 3𝑙 .3𝐴
𝑅1 4 sebesar 13 Ohm
=
𝑅2 9
3. Perhatikan gambar!
Besar hambatan pengganti pada
rangkaian tersebut adalah… 4. Perhatikan gambar!
a. 10 Ohm
b. 11 Ohm
c. 12 Ohm
d. 13 Ohm

Jawab : D
Hambatan 4 ohm dan 3 ohm karena rangkaian seri maka hambatan penggantinya
sebesar 7 ohm.
Maka besar kuat arus yang mengalir pada rangkaian tersebut adalah…Ω
a. 1,5 A c. 2,5 A
b. 2 A d. 3 A
Jawab : A
1). Menghitung hambatan pengganti pada rangkaian paralel 3 ohm dan 2 ohm
Hambatan 4 ohm dan 3 ohm setelah 1 1 1
= +
diserikan. Kemudian paralelkan hambatan 7 𝑅𝑝 3 2
ohm dan 7 ohm 1 2 3
= +
𝑅𝑝 6 6
1 5
=
𝑅𝑝 6
Hambatan 7 ohm dan 7 ohm setelah 6
𝑅𝑝 = = 1,2 𝛺
diparalelkan. Kemudian serikan hambatan 5
3,5 ohm dan 6,5 ohm

Mudahnya Fisika
2). Menghitung hambatan total 3). Mencari I2
Karena di luar rangkaian paralel tidak terdapat hambatan lain, maka besar
Rtotal = 4 + 1,2 + 2 = 7,2 Ohm tegangan rangkaian paralel sama dengan tegangan dari baterai. Sehingga :
𝑉 12
𝐼2 = = = 0,4 𝐴
𝑅2 30

6. Pada gambar berikut, kuat arus yang


melewati masing – masing hambatan adalah

3). Menghitung kuat arus total a. 0,8 A dan 2,4 A
Dengan menggunakan Hukum Ohm b. 0,8 A dan 1,92 A
𝑉 c. 0,48 A dan 1,92 A
𝐼=
𝑅+𝑟 d. 0,48 A dan 2,4 A
12 12
𝐼= = = 1,5 𝐴
7,2 + 0,8 8 Jawab : C
5. Perhatikan gambar ! 1). Mencari hambatan total
Jika : R1 = 60 ohm 1 1 1
R2 = 30 ohm = +
Rp 4 1
R3 = 20 ohm 1 1 4
Besar I2 adalah … = +
Rp 4 4
a. 0,1 A 1 5
b. 0,3 A =
Rp 4
c. 0,4 A 4
d. 0,6 A Rp = = 0,8
5
Maka hambatan totalnya sebesar
Jawab : C R Total = 4 + 0,8 + 0,2 = 5
1). Menghitung hambatan pengganti (hambatan total) 2). Mencari kuat arus rangkaian
1 1 1 1 𝑉 12
= + + 𝐼= = = 2,4
𝑅𝑝 60 30 20 𝑅 5
1 1 2 3 3). Mencari kuat arus I1 dan I2
= + + Karena I1 dan I2 berada dalam rangkaian paralel dan di luar rangkaian paralel terdapat
𝑅𝑝 60 60 60
1 6 hambatan lain, maka besar tegangan pada rangkaian paralel tidak sama dengan
= tegangan dari baterai. Sehingga harus mencari tegangan rangkaian paralel terlebih
𝑅𝑝 60
𝑅𝑝 = 10 𝑜ℎ𝑚 dahulu.
2). Mencari kuat arus listrik (I) VRp = IRp . R p = 2,4 .0,8 = 1,92 V
𝑉 12 VRp 1,92
𝐼= = = 1,2 𝐴 I1 = = = 0,48 A
𝑅𝑝 10 R1 4
VRp 1,92
I2 = = = 1,92 A
R2 1
Mudahnya Fisika
7. 10 liter air yang suhunya 20oC dipanaskan dengan alat pemanas. Jika daya alat pemanas Persentase daya yang hilang sebesar :
250 watt, waktu yang diperlukan untuk mendidihkan air adalah …(kalor jenis air 4200 8.000.000
PHilang = x100% = 4%
J/kgoC). 200.000.000
a. 100 menit c. 220 menit
b. 150 menit d. 224 menit 9. Rumah Pak Budi menggunakan peralatan listrik yang terdiri dari 3 lampu masing –
Jawab : D masing 20 W, 3 lampu masing – masing 40 W yang semuanya digunakan selama 12 jam
V (volume) = 10 liter = 0,01m3 T1 = 20oC per hari. Satu pompa air 250 Watt digunakan 4 jam sehari dan setrika 300 Watt
P (daya) = 250 watt T2 = 100oC digunakan 2 jam sehari. Apabila tarif listrik Rp. 600/kWh. Rekening listrik yang harus
C (kalor jenis air) = 4200 J/kgoC ΔT = 80oC dibayar Pak Budi selama 1 bulan (30 hari) adalah …
t (waktu)…? a. Rp. 57.680 c. Rp. 64.820
Kita gunakan hubungan antara energi listrik dengan kalor b. Rp. 59.680 d. Rp. 67.680
W=Q Jawab : D
P. t = m . c. ΔT 1). 3 lampu x 20 W x 12 jam/hari = 720 Wh
Karena massa air belum ada, kita cari dulu dengan menggunakan persamaan massa jenis 2). 3 lampu x 40 W x 12 jam/hari = 1.440 Wh
P . t = ρ . V . c . ΔT 3). 1 pompa air x 250 W x 4 jam/hari = 1.000 Wh
250 . t = 1000 . 0,01 . 4200 . 80 4). 1 setrika x 300 W x 2 jam/hari = 600 Wh
250 . t = 3360000 Jumlah = 3.760 Wh
t = 13440 sekon Tarif listrik yang harus dibayarkan Pak Budi sebesar :
t = 224 menit 3760
x Rp. 600 x 30 hari = Rp. 67.680
1000
8. Sebuah pembangkit tenaga listrik menghasilkan daya 200 MW. Daya listrik
ditransmisikan dengan menggunakan tegangan tinggi 500 kV. Apabila kabel transmisi 10.
mempunyai hambatan 50 ohm, daya yang hilang karena berubah menjadi kalor adalah
… Latihan Soal
a. 2% c. 8% 1. Berapakah hambatan pengganti dari
b. 4% d. 16% rangkaian hambatan di bawah ini …
Jawab : B a. 20 ohm
P (daya) = 200 MW = 200.000.000 Watt b. 10 ohm
V (tegangan) = 500 kV = 500.000 Volt c. 9 ohm
R = 50 ohm d. 12 ohm

Daya yang hilang dapat dicari dengan menggunakan persamaan berikut : 2. Perhatikan gambar !
PHilang = I 2 . R Besar hambatan pengganti di titik ujung A
𝑃 200.000.000 dan B adalah …
𝐼= = = 400 𝐴 a. 10 ohm
𝑉 500.000
Maka Daya yang hilang sebesar : b. 8 ohm
PHilang = I 2 . R c. 6 ohm
PHilang = (400)2 . 50 = 8000000 W d. 4 ohm

Mudahnya Fisika
3. Sejumlah hambatan listrik disusun seperti pada gambar berikut! a. 13,2 kWh c. 132 kWh
Beda potensial antara titik A dan B adalah … b. 44 kWh d. 440 kWh
a. 8,8 ohm 9. Sambil menaikkan sebuah beban 1000 N, sebuah motor listrik beroperasi pada
b. 7,2 ohm masukan DC 250 V dan 4 A. Waktu yang diperlukan untuk mengangkat beban secara
c. 4,8 ohm vertikal melalui jarak 10 m (anggap efisiensi motor dan transmisi 100%) adalah…
d. 3,2 ohm a. 1 sekon c. 1,5 sekon
b. 10 sekon d. 4 sekon
10. Energi listrik yang dihasilkan sebuah lampu pijar ketika dialiri arus listrik 2 A selama 1
menit adalah 1440 J. Hambatan yang dimiliki lampu pijar tersebut adalah …
a. 3 ohm c. 12 ohm
b. 6 ohm d. 24 ohm
4. Beberapa baterai yang disusun secara seri aka menghasilkan … 11. Sebuah alat pemanas memiliki spesifikasi 100W/220V digunakan untuk memanaskan 2
a. Tegangan lebih kecil c. Tegangan lebih besar kg air 0 oC – 100oC. Jika kalor jenis air sebesar 4200 J/kg oC. Maka waktu yang
b. Kuat arus lebih kecil d. Hambatan lebih kecil dibutuhkan untuk pemanasan tersebut selama…
5. Jika salah satu lampu dalam suatu rangkaian putus, seluruh lampu dalam rangkaian a. 14 menit c. 70 menit
tersebut ikut padam. Hal ini berarti lampu – lampu tersebut dirangkai secara … b. 60 menit d. 140 menit
a. Paralel c. Sejajar 12. Besar energi listrik yang digunakan oleh suatu alat dengan spesifikasi 220 V/100 W
b. Seri d. Seri dan paralel yang digunakan selama 3 menit adalah…
6. Perhatikan gambar! a. 0,3 kJ c. 48 kJ
Maka besar kuat arus yang mengalir pada b. 18 kJ d. 58 kJ
hambatan 4 ohm tersebut adalah… 13. Suatu oven dengan tegangan 220 V digunakan selama 5 menit untuk memanaskan 2 kg
a. 0,4 A air dari 0 oC – 100oC. Jika kalor jenis air sebesar 4200 J/kg oC. Maka hambatan kawat
b. 0,6 A tersebut sebesar
c. 1 A a. 17,3 ohm c. 18,9 ohm
d. 2,4 A b. 18,6 ohm d. 19,3 ohm
14.
7. Bila amperemeter menunjuk skala 0,6 .
A, maka nilai yang terukur pada
voltmeter adalah ...
a. 1,5 V
b. 3,4 V
c. 4,5 V
d. 6,2 V

8. Sebuah televisi menggunakan arus


listrik 0,5 A, tegangan 220 V dan setiap hari rata – rata menyala 4 jam. Besar energi
selama 1 bulan (30 hari) adalah …
Mudahnya Fisika