Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN PRAKTIKUM

PENGINDERAAN JAUH
“MATRIK KONFUSI”

OLEH :
M MUAS RAMADHANI
16/399999/TK/45013

DEPARTEMEN TEKNIK GEODESI


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS GADJAH MADA
2017
A. MATA ACARA PRAKTIKUM
Menghitung matrik konfusi obyek yang benar dan salah pada citra dengan
membandingkan obyek yang benar dan salah pada wilayah sebenarnya.

B. TUJUAN PRAKTIKUM
1. Mahasiswa dapat membuat dan menghitung matrik konfusi.
2. Mahasiswa dapat membandingkan citra dengan keadaan di lapangan.

C. WAKTU DAN TEMPAT PRAKTIKUM


Hari, tanggal : Senin, 30 Oktober 2017
Tempat : Laboratorium Penginderaan Jauh Teknik Geodesi UGM
Waktu : 07.00 s.d. 09.30

D. LOKASI PRAKTIKUM
Daerah Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

E. ALAT DAN BAHAN PRAKTIKUM


 Software Google Earth/Google maps
 Software ENVI 5.1
 Laptop
F. LANGKAH KERJA PRAKTIKUM
1. Dibuka software ENVI 5.1 yang telah terinstall pada laptop atau
computer.

2. Pilih file yang akan dibuka, lakukan blok pada file tersebut. Tarik dan
lempar ke ENVI 5.1

3. Pada ENVI akan tampil seperti berikut ini, maka anda sudah bisa memilih
obyek yang akan di survei ke lapangan. Obyek yang dipilih berjarak 2.5
sampai 3 km dari KPFT.
Lakukan pemilihan obyek, 6 obyek saja
Pada bagian bawah ENVI terdapat keterangan koordinatnya, ubahlah ke
degrees desimal input ke google earth/maps.

1. Dibuka software Google Earth yang telah terinstall di Handphone.

2. Input koordinat, kemudian Ok.


3. Menuju lokasi menggunakan google maps, setelah memastikan lokasi
tersebut benar menurut google earth.

G. HASIL DAN PEMBAHASAN


 6 Obyek individu pada Citra
No. Kenampakan Obyek pada Citra Satelit Hasil Kenampakan Obyek di Hasil Cek
Interpretasi Lapangan Lapangan

1. Bangunan Bangunan

2. Sawah Sawah
3. Lahan Lahan
kosong kosong

4. Sungai Sungai

5. Lapangan Lapangan
6. Jalan Raya Jalan Raya

 Matrik Konfusi Gabungan Satu kelas


• Pada matriks diatas melibatkan tujuh kelas informasi, yaitu lapangan,
sungai, jalan raya, lahan kosong, bangunan dan sawah. Jumlah piksel
sampel untuk masing-masing kelas pada set data uji (kolom jumlah)
adalah 10,13,10,10,4,11,3 dan 6 masing-masing, memberikan total 67
uji piksel.
• Jumlah yang berturut-turut menunjukkan bahwa 9 piksel
diklasifikasikan sebagai sawah, 11 sebagai bangunan, 9 sebagai
vegetasi, 9 sebagai tanah kosong, 4 sebagai kebun, 11 sebagai sungai,
3 sebagai taman dan 6 sebagai jalan. Entri diagonal utama dari matriks
konfusi merupakan jumlah piksel yang diberikan identifikasi yang
sama dengan data uji dan classifier, dan ini adalah jumlah piksel yang
dianggap harus diklasifikasikan dengan benar.

Hitungan Uji Ketelitian


Dari matriks konfusi tersebut dapat dihitung ketelitian dari hasil
interprets visual citra dengan rumus-rumus sebagai berikut :
Hasil perhitungan rumus-rumus di atas pada table dibawah ini seperti
berikut:
Setelah uji ketelitian, langkah berikutnya menghitung kappa. Kappa
d
a
p
a
t

d
i
g
u
nakan untuk uji statistik apakah satu matriks kesalahan, yang merupakan
tabel multivariat diskrit, secara signifikan berbeda dari yang lain (Bishop
et al., 1975). Estimasi Kappa (𝑘 ), adalah ukuran perbedaan antara objek
hasil klasifikasi dengan data referensi seperti yang ditunjukkan pada
matriks konfusi, dan objek hasil klasifikasi dengan data referensi yang
sama yang ditampilkan dalam matriks lain yang serupa untuk matriks
konfusi. Nilai 𝑘 (kappa) berkisar dari -1 s.d. 1 melalui rumus seperti di
bawah ini :
Perhitungannya adalah :

̂
H. KESIMPULAN
Dari hasil praktikum kali ini mengenai uji ketelitian hasil interpretasi
citra secara visual diperoleh Overall Accuracy sebesar 83,6% yang artinya
tidak memenuhi standar ketelitian yang minimal yaitu 85%. Semua telah
memenuhi standar ketelitian, dalam hal ini matrik konfusi tersebut belum
disatukan satu kelas sehingga jika dibuat matrik konfusi pada obyek yang
saya ambil. Maka citra tersebut telah memenuhi standar ketelitian.

I. DAFTAR PUSTAKA
https://www.academia.edu/22502083/uji_ketelitian_intepretasi_penginderaa
n_jauh
http://lib.geo.ugm.ac.id/ojs/index.php/jbi/article/viewfile/209/205
http://sinasinderaja.lapan.go.id/wp-
content/uploads/2014/06/bukuprosiding_762-767.pdf