Anda di halaman 1dari 2

 Pengakuan Piutang Dagang

Timbulnya piutang dan akuntansinya Piutang dapat timbul karena menjual barang/jasa atau
karena perusahaan memberi pinjaman ke perusahaan lain. Umumnya piutang dicatat pada saat
timbulnya yaitu setelah perusahaan menyerahkan baran/jasa yang dijual.

Contoh :

1. Penjualan barang/jasa
Jika perusahaan menjual jasa secara kredit, misalkan perusahaan pada tanggal 5 Januari 2006
telah menjual jasa sebesar Rp 5.000.000,00. Karena perusahaan sudah menyerahkan jasa, maka
perusahaan dapat mengakui piutang dan pendapatan jasa dengan membuat jurnal sebagai berikut:

Tgl Akun Ref Debet Kredit

5
Januari Rp
2006 Piutang Usaha 5.000.000

Pendapatan Rp
Usaha 5.000.000

2. Pemberian Pinjaman
Piutang juga dapat timbul karena perusahaan memberi pinjaman uang pada perusahaan lain.

Misalnya pada tanggal 15 Januari 2006 PT Angkasa Pura II telah memberi pinjaman kepada
pegawai sebesar Rp 500.000,00 maka jurnal yang dibuat oleh perusahaan adalah:

Tgl Keterangan Ref Debet Kredit

2006 Rp
Jan 15 Piutang Pegawai 500.000

Rp
Kas 500.00

Akuntansi untuk pengakuan piutang dagang berkaitan dengan penjualan kredit barang dagangan
atau penyelesaian pekerjaan untuk perusahaan jasa. Terjadinya piutang usaha dikarenakan adanya
transaksi penjualan barang dagangan.

Contoh jurnal-jurnal yang terkait dengan pengakuan piutang dagang adalah sebagai berikut :
Tgl Keterangan Ref Debet Kredit

Saat terjadi penjualan


secara kredit :

Piutang Dagang XXX

Penjualan XXX

Saat Barang Dagang


dikembalikan :

Rektur Penjualan XXX

Piutang Usaha XXX

Saat penagihan kas dalam


periode diskon:

Kas XXX

Potongan Penjualan XXX

Piutang Usaha XXX

Anda mungkin juga menyukai