Anda di halaman 1dari 1

Nama : Apriliana Drastisianti

NIM : 0402516014

Prodi : Pend. IPA (Kimia)

UJIAN AKHIR SEMESTER GASAL 2017/2018

BIOKIMIA LANJUT

1. Sdf
2. Proses ateroskelorotik (pembentukan plak kerak) dimulai dengan adanya luka
pada sel endotel (lapisan dalam pembuluh darah) yang bersentuhan langsung
dengan zat-zat dalam darah. Permukaan sel endotel yang semula licin menjadi
kasar sehingga zat-zat di dalam darah menempel dan masuk ke lapisan dinding
arteri. Terbukanya jaringan kolagen subendotel akan menginduksi penempelan
platelet pada luka endotel, lalu mensekresi beberapa substansi yang
menyebabkan perlengketan. Platelet akan menarik sel-sel darah lalu menembus
endotelial dan masuk ke ruang subendotelial. Disini monosit berubah menjadi
bentuk makrofag yang memainkan peranan kunci pada proses ateroskeloris.
Makrofag akan memakan tumpukan kolesterol LDL yang teroksidasi menjadi sel
busa (foam cell). Akibatnya terjadi gangguan keseimbangan kolesterol di makrofag
karena kolesterol yang masuk ke sel lebih banyak daripada kolesterol yang
dikeluarkan. Ketika sel lemak terlibat ke dalam sel ateroskelorik yang
terkomplikasi, sel otot polos bermigrasi dan diakumulasi. Tumpukan plak pada
dinding arteri yang semkin banyak membuat lapisan pelindung arteri perlahan
mulai menebal dan jumlah sel otot bertambah. Jaringan penghubung berubah
menjadi parut yang mengurangi elastisitas arteri dan lumen arteri mengecil.
3. Sda
4. Sd
5. Fds
6. Fds
7. Dfs
8. fds