Anda di halaman 1dari 8

KULIAH LAPANGAN BALI BARAT 2018

HARI KE I

Praktikum 1: Praktikum ke 1:yaitu: Analisis Vegetasi(PCQ, Non Floristik dan Kwadrat),


pemasangan pitfal trap an pengambilan tanah untuk isolasi kering
Peraturan:
• dilakukan pembagian tugas pada anggota kelompok.
• setiap anggota kelompok mengerjakan 1 pekerjaan dan sampai penulisan data, yaitu:
pemasangan pitfall, kwadran, PCQ, non floristik, pengukuran abiotik, penentu arah dan
titik (kompas)
• tabel data pengamatan dibagikan kepada anggota kelompok sesuai tugasnya.
• setiap anggota pencatat data membawa alat tulis yang berupa: meja dada, pensil (3),
rautan/ cutter(2), penghapus kecil(2),bolpoint(2), spidol permanen(2), meja dada(1),
penggaris, semuanya dimasukkan kedalam tepak dan sebaiknya tas pinggang
• anggota kelompok yang menggunakan alat praktikum bertanggung jawab terhadap alat
yang digunakan mulai dari berangkat sampai pulang ke kamp
• peralatan yang dibawa hanya yang dipakai untuk praktikum ke 1 saja sedangkan yang
lainnya disimpan didalam box dan ditinggal di camp.Perlengkapan pribadi yang perlu
dibawa adalah makan minum dan kue untuk siang hari, obat obatan, jas hujan.
• semua peserta berkumpul untuk mengikuti acara pembukaan dan pengarahan kemudian
masuk ke bus sesuai dengan pembagian kelompok . peserta akan diantar kelokasi
kemudian mencari posisi pengambilan data sesuai dengan gambar berikut ini:

U
KULIAH LAPANGAN BALI BARAT 2018
1. Angka 1-24 menunjukkan kelompok
2. Jarak antar kelompok (jarak antar garis transek): 50 meter
3. Pada setiap kelompok (setiap garis transek) dilakukan praktikum analisis vegetasi PCQ,
kuadrat dan non floristik sebanyak “20 PLOT” dengan ukuran 10 x 10 meter. Jarak antar
plot 10 m(Jarak antar titik 20 m). Setiap plot dibagi menjadi 4 quarter.
• PCQ dilakukan pada semua Kwarter
• Kwadrat dilakukan pada kwarter 1
• Non floristik dilakukan pada kwarter 3
• Pengukuran faktor abiotik dilakukan 1x didekat kwarter 4

10 m

quarter I quarter II
10 m
10 m ( kuadrat)
arahtransek

titik pusat
(ditancapkan
bendera dan
perangkap quarter IV quarter III
pithfall) abiotik (nonflor)

Tumbuhan terdekat
dengan keliling 30cm

1.1 ANALISIS VEGETASI METODE POINT CENTER QUARTER (PCQ)


Metode PCQ digunakan untuk menganalisis pohon
Alat&Bahan: Tali tampar, tali rafia, roll meter, meteran jahit, alat pengukur faktor abiotik
(termohigrometer, soiltester), klinometer, alat tulis, meja dada, tabel identifikasi, plastik, kertas
label dan alat alat abiotik( termohigro, soiltester, soil termometer, lux meter)
Langkah kerja:
1. Semua kelompok berkumpul pada lokasi yang telah ditentukan
2. mengukur jarak antar kelompok/ transek menggunakan roll meter (50m)
3. Siapkan plot 10x10 meter menggunakan tali tampar
4. Plot dibagi menjadi 4 quarter (qwarter 1 berada di kiri depan)
5. Cari pohon terdekat pada setiap quarter (1 saja) dengan keliling pohon >30 cm
6. Ukur keliling batang pohon setinggi dada. Jika pohon bercabang, maka kedua cabang diukur
kelilingnya lalu dirata-rata (keliling dalam m)
7. Ukur jarak titik pusat ke pohon tersebut (jarak dalam m)
8. Estimasi ketinggian pohon dengan klinometer. Arahkan klinometer ke ujung pohon. Lihat
skala sebelah kiri (...0)
9. Ukur jarak pengamat klinometer ke pohon dan juga tinggi pengamat
10. Cari nama spesies dari pohon tersebut. Jika tidak tahu, ambil sampelnya dan masukkan
plastik, labeli
11. Lakukan langkah di atas pada semua quarter, sehingga akan didapatkan maksimal 4 pohon
12. Masukkan hasil pengamatan kedalam table 1
13. Tentukan arah pengambilan data selanjutnya menggunakan kompas bidik(90O)
14. tentukan jarak antar titik plot menggunakan rol meter (10 m)

1.2 ANALISIS VEGETASI METODE KUADRAT


KULIAH LAPANGAN BALI BARAT 2018
Metode Kwadrat digunakan untuk menganalisis herba
Alat&Bahan: kwadrat ukuran 1x1 m, alat pengukur faktor abiotik (termohigrometer,
soiltester), alat tulis, meja dada, tabel identifikasi, plastik, kertas label
Langkah Kerja:
1. Siapkan kuadrat 1x1 meter pada “Quarter I”
2. Hitunglah:
a. Kerapatan/densitas (jumlah individu seluruh spesies yang ditemukan)
b. Kerimbunan/dominansi (penutupan kanopi per spesies)
c. Frekuensi (kehadiran spesies pada tiap plot)
3. Tumbuhan yang dianalisis hanya tumbuhan “herba atau rerumputan saja”
4. Cari nama spesies dari tumbuhan yang ditemukan. Jika tidak tahu, ambil sampelnya dan
masukkan plastik
5. Masukkan data hasil pengamatan dalam table 3-6

1.3 ANALISIS VEGETASI METODE NON FLORISTIK


Digunakan untuk melihat penutupan / tajuk dari suatu vegetasi
Alat&Bahan: Tabel data dan alat tulis
Langkah Kerja:
1. pengamatan hanya dilakukan di kwarter 3 saja
2. amati semua vegetasi yang ditemukan (herba, semak, perdu dan pohon).
3. catat hasil pengamatan pada tabel yang telah disediakan berdasarkan keterangan berikut ini:

a) Bentuk Hidup
Pohon tinggi berkayu (Tinggi lebih dari 3 m, keliling lebih
W
dari 30 cm)
L Tumbuhan memanjat pada pohon
E Epifit
H Herba (tumbuhan tidak berkayu)
Bryoid (tumbuhan berbentuk batang termasuk lumut daun,
M
lumut hati, lumut kerak, dan jamur)

S Perdu (tumbuhan berkayu pendek)

b) Stratifikasi
1. Lebih dari 25 meter
2. 10-25 meter
3. 8-10 meter
4. 2-4 meter
5. 0,5-2 meter
6. 0,1-0,5 meter
7. 0,0- 0,1 meter
KULIAH LAPANGAN BALI BARAT 2018

c) Cover
B Sangat jarang
P Berkelompok
I Diskontinu (< 60 %)
C Kontinue (> 60 %)

d) Fungsi daun
D Luruh atau desidous

S Tak berdaun

E Selalu hijau (evergreen)

I Selalu hijau daun (sekulenta)


e) Bentuk dan ukuran daun
O Tak berdaun

N Seperti jarum atau duri

G Graminoid, rumput

A Medium atau kecil (2:5)

H Lebar dan besar

V Majemuk
Bertalus
q

f) Tekstur daun
O Tak berdaun

F Sangat tipis, seperti film

E Seperti membran

X Sclerophyllous
Sukulenta
K

4. Memberikan rumus sesuai dengan ciri atau sifat yang tampak pada tumbuhan yang ada
dalam kuadran 3 disetiap plot.
5. Menggambar stratifikasi tumbuhan pada kertas millimeter sesuai dengan rumus yang telah
didapatkan. dan dimasukkan kedalam tabel 6
KULIAH LAPANGAN BALI BARAT 2018

1.4 PITFALL TRAP


digunakan untuk koleksi artopoda tanah epifauna
Alat&Bahan: set pitfall(gelas aqua, payung), cetok, atraktan, bendera, kertas label, alat tulis
Prosedur Kerja
Pemasangan
1. Titik pemasangan adalah titk pusat PCQ
2. Digali tanah menggunakan cetok sedalam gelas air mineral ± 11 cm.
3. Dipasang jebakan Pitfall Trap usahakan tanah tidak masuk kedalamnya. Perhatikan
permukaan gelas harus serata mungkin dengan permukaan tanah atau sedikit lebih
kebawah.
4. Diusahakan ada lobang dibawah gelas sehingga gelas mengantung ( jika hujan lobang
akan terisi air dan membuat posisi gelas menjadi tidak rata bahkan tidur)
5. Tanah diratakan disekitarnya sampai serata mungkin, beri parit jika tanah tidak datar
6. Atraktan dimasukkan kedalamnya sebanyak 50 ml
7. Dipasang payung pitfall trap ( gambar 3.2)
8. Label dipasang pada payung
9. Pasang bendera didekat pitfall untuk tanda
10. Tunggu sampai + 24 jam

1.5 PENGAMBILAN TANAH UNTUK BARLES


Tujuan: untuk mengumpulkan sampel tanah kemudan dilakukan isolasi kering dengan
menggunakan metode corong barles
alat dan bahan: cetok/bor tanah,kain blacu/kantong plastik besar, kerta label, alat tulis, air
Perhatian:setiap kelompok mengambil di satu plot saja sesuai denga pembagian

Cara kerja:
1. kain blacu disiapkan. jika menggunakan plastik lobangi pada sisi samping menggunakan
lidi agar ada lobang sirkulasi udara
2. bersihkan serasah yang ada diatas tanah
3. ambil tanah dipermukaan menggunakan cetok (max. kedalaman 5 cm) masukkan
kedalam kantong
4. ulangi sampai didapatkan 6 gelas air mineral
5. apabila tanah terlalu kering cipratkan air untuk mempertahankan kelembapannya
6. berikan label yang berisi nomor transek dan plot
Perhatian: tanah jangan sampai dipadatkan dan jangan diikat rapat
7. bawa kembali ke camp dan kumpulkan ditempat yang telah disediakan

1.6 PENGUKURAN FAKTOR ABIOTIK

Pengukuran dilakukan di tengah kemudian dimasukkan kedalam Tabel 5

Praktikum 2: IDENTIFIKASI TANAMAN

Tujuan: untuk mengetahui jenis jenis tanaman yang dijadikan sampel


Prosedur: semua kelompok berkumpul dan membawa sampel masing masin. Sampel ditunjukkan
kepada ahlinya untuk diidentifikasi
KULIAH LAPANGAN BALI BARAT 2018
Praktikum 3: LIGHTRAP
Tujuan: untuk mengoleksi serangga terbang nokturnal
Alat dan Bahan: lightrap set(rangka, layar, aki, lampu), botol serangga, kuas,alat tulis, ketras
label, amplop/papilot
Prosedur Kerja
Pemasangan
1. pemasangan dilakukan sore hari sebelum matahari tenggelam dan hari gelap ±jam 16.00
2. bawa lightrap set ke lokasi pemasangan yang telah ditentukan
3. buka rangka kemudian letakkan ditanah
4. pasang layar dirangka, ikatkan tali keasak kemudiian tancapkan pasak kedala tanah. Atur
agar lightrap set berdiri tegak.
5. pasang lampu ditengah tengah layar
6. letakkan aki ditanah dalam posisi berdiri
7. uji coba menyalakan lampu dilakukan dengan menghubungkan kabel sesuai dengan
warnanya
8. jika sudah menyala, matikan dengan melepas kembali kabel diaki
9. pasang tanda pengenal kelompok..
10. kembali ke kamp. (lightrap jangan dinyalakan dulu menunggu hari gelap ±18.00)
Pengambilan
1. persiapkan botol serangga, kuas, kertas label, alat tulis,amplop lampu penerangan
2. perwakilan kelompok menuju lokasi lightrap
3. lihat label kelompok jangan sampai keliru dengan kelompok lain karena gelap
4. masukan semua serangga yang ada dilayar kedalam botol sampel
5. tangakap kupu/ngengat pencet torak kemudian masukkan kedalam amplop/papilot
6. tutup botol kemudian labeli
7. bawa semua hasil tangkapan ke kamp dan letakkan ditempat yang telah disediakan
8. pengambilan sampel dilakukan setiap 2 jam sekali yaitu jam 20.00, 22.00,00.00, 02.00.

-----------------------RAPIKAN SEMUA ALAT BAHAN DAN SAMPEL------------------------


SIMPAN DITEMPAT YANG TELAH DISEDIAKAN
KULIAH LAPANGAN BALI BARAT 2018

HARI KE II

Praktikum 4: Isolasi kering


Tujuan: digunakan untuk mengoleksi serangga infauna
alat dan bahan: set corong Barles(corong 5, saringan5, rangka, botol serangga), alkohol 80%
1. bawa semua peralatan, bahan dan sampel ketepi pantai. Pilih lokasi yang rata
2. rangakai corong barles sesuai prosedur yang pernah diberikan
3. letakkan berjajar dipantai dalam dua baris
4. ukur volume sampel sebanyak 1 gelas air mineral jangan dipadatkan
5. letakkan sampel diatas saringan
6. beri label kelompok
7. apabila semua sudah terpasang, berikan tanda (misal bendera) disekelilingnya

Praktikum 5: Pengamatan molusca


Tujuan: untuk mengetahui keanekaragaman molusca di lokasi amatan dan kondisi lingukungan
alat bahan: pH meter, DO meter, Refraktometer, Turbidymeter, kwadran 1x1, pinset, flakon, label
dan alat tulis
1. semua peserta menuju pantai
2. tunggu sampai pantai surut(menunggu intruksi untuk turun kelapangan)
3. kelompok dibagi dalam zona zona subtrat(batu besar, pasir berlamun, batu lempeng, batu
kecil, dll)
4. setiap kelompok membawa plot dengan ukuran 1m2
5. dihamparkan ke subtrat kemudian dihitung dan diambil salah satu sampel mollusca yang
ditentukan
6. masukkan sampel kedalam plakon labeli
7. diulang 3x
KULIAH LAPANGAN BALI BARAT 2018

HARI KE III

Pengambilan pitfall trap


• semua kelompok menuju lokasi pemasangan pitfal trap
• pengambilan dimulai dari titik pertama
• ambil payung kemuadian angkat gelas
• tuangkan isi gelas kedalam saringan teh tampung air saringan ke flakon
• ambil sampel menggunakan kuas pindahkan ke botol flakon
• apabila tidak cukup bagi menjadi 2 flakon
• labeli dengan label yang baru
• lakukan ke titik selanjutnya sampai ketemu 20 buah
• Pengambilan bendera dimulai diri titik terjauh menuju terdekat. bendera sebagai penunjuk
arah pulang dan pengontrol jumlah pitfal jika ada yang tertinggal dalam pemanenan
• bawa semua perlengkapan ke kamp
• simpan sampel ditempat yang telah ditentukan

Analisis kwadrat
5 plot zona pantai