Anda di halaman 1dari 4

NAMA : Veny Eka Saputri

NIM : 021207137
TUGAS 1
STUDI KELAYAKAN BISNIS 2018.1
MODUL 1-3

STUDI KASUS :

Sama seperti ayahnya, Heru Prastowo (31 tahun) atau yang akrab disapa Mas Heru ini akhirnya
mendirikan usaha kecil-kecilan di bidang makanan siap saji, yaitu nasi goreng. Usaha yang notabennya
adalah makanan favorit orang Indonesia ini, ia dirikan pada tahun 2012, tepatnya sekitar enam tahun
yang lalu dengan modal awal sebesar 7.000.000 rupiah. Modal awal ini ia peroleh dari hasil meminjam
dengan saudaranya yang ada di Jakarta. Dalam kurun waktu sekitar setengah tahun sejak berdirinya, ia
sudah mampu mengembalikan pinjamannya itu. Dengan modal awal sebesar inilah, Mas Heru dapat
menjalankan usahanya hingga sekarang. Kini, dari hasil penjualannya ini ia mampu meraup omset
kurang lebih sebesar Rp 500.000,- perharinya. Sehingga keuntungan yang dapat ia peroleh perharinya
yaitu sebesar Rp 200.000,- dengan asumsi 50 piring habis terjual. Jika diakumulasikan dalam setahun
bisa diperoleh omset bersih kurang lebih sebesar 62.400.000 rupiah setelah dikurangi beban sewa
tempat usaha.

PROFIL USAHA

Jenis usaha : Kuliner


Nama usaha : Nasi Goreng Mas Heru
Nama pemilik : Heru Prastowo
Alamat usaha : Jl. Pisangan, Ciputat-Tangerang Selatan (Dekat Kampus UIN)
Kegiatan : Menjual nasi goreng dengan lauk pauk, dengan tampilan berbeda dan dicampur
dengan beberapa bahan tambahan seperti sosis, baso, hati ampela yang ditambah
dengan pelengakap acar dan kerupuk. Selain itu, menjual mie dan kwetiau yang
beraneka rasa.
Waktu operasi : 17.00-01.00 WIB, namun jika nasi gorengnya habis sebelum pukul 01.00 maka
warung ditutup.

BAURAN PEMASARAN

 Lokasi Tempat
Mas Heru menjalankan usahanya di daerah Pisangan, Ciputat-Tangerang Selatan. Ia menyewa
tempat dalam bentuk kontarakan rumah, karena selain digunakan untuk tempat tinggal,
kontrakannya digunakan juga untuk tempat usahanya. Lokasi ini terletak di pinggir jalan dekat
Kampus UIN.

 Produk
Pada umumnya, produk yang ditawarkan oleh Mas Heru adalah nasi goreng, di mana nasi goreng ini
dikemas dengan variasi rasa yang berbeda sesuai dengan jenisnya. Selain menjual nasi goreng yang
beraneka jenis dan rasa, ia juga menjual mie dan kwetiau yang tentunya memiliki vasriasi jenis yang
berbeda juga. Untuk minumannya sendiri, ia menawarkan minuman sepeti The manis
Hangat/Dingin, Jeruk Hangat/Dingin, dan Air Putih.
NAMA : Veny Eka Saputri
NIM : 021207137

 Promosi (Promotion)
Dalam memasarkan dagangannya, Mas Heru hanya memasang spanduk atau papan nama di
tempat usaha. Selain itu, ia membuat lampu dengan penerangan yang cukup saat berjualan
sehingga dapat terlihat dari kejauhan. Sedangkan strategi promosinya hanya dengan jenis promosi
mulut ke mulut (mouth to mouth). Promosi jenis ini baru akan terjadi jika konsumen puas dengan
cita rasa menu yang telah dijual.

 Harga (Price)
Harga yang ditawarkan oleh Mas Heru ini tergolong relative murah. Kisaran harganya mulai dari Rp
15.000 hingga Rp 20.000. Harga ini tergantung dari jenis menu mana yang akan dipesan pelanggan.

PERTANYAAN :
Dengan kesuksesan yang Mas Heru dapat pada usaha nasi gorengnya, beliau berencana untuk
mengembangan bisnisnya menggunakan kemajuan teknologi untuk system pemasaran, promosi dan
produksinya.

Coba anda berikan analisa studi pemasaran yang telah mas Heru lakukan selama 6 tahun ini dan
bagaimana system pemasaran yang baik untuk mengembangkan usahanya saat ini dan buatlah
rekomendasi dari aspek teknisnya.

Catatan: Analisa yang mendalam dan logika menjadi penilaian penting, gunakan teori dalam modul
untuk membantu menjawab tugas ini.
NAMA : Veny Eka Saputri
NIM : 021207137

Analisa pemasaran yang telah dilakukan oleh pak Heru berdasarkan modul penilaian aspek pasar dan
pemasaran adalah :

1. Berdasarkan Pemilihan Produk


Pak Heru menerapkan system memenuhi kebutuhan pasar yang sudah ada dalam arti,
dengan keberania berspekulasi atas pemilihan produk yang ia jual yaitu nasi goreng,
bukan sebuah produk baru namun produk yang sudah ada namun pak Heru cerdas
dalam memilih peluang bisnis, yaitu berdasarkan lokasi yang dekat dengan kampus
maka pangsa pasarnya adalah mahasiswa yang berdomisili disekitar kampus ataupun
warga sekitar.

2. Produk Dapat Bersaing Dengan Produk Yang Sudah Ada Karena Adanya Beberapa Kelebihan
Nasing goreng yang dijual oleh pak heru memiliki beberapa varian rasa yang menjadi
kelebihan produknya begitu juga dengan cara menjual beberapa produk lain seperti mie
goreng dan kwetiau. Hal tersebut membuat pelanggan merasa tidak mudah bosan dan
memiliki keleluasaan untuk memilih produk yang ia inginkan berdasarkan mood nya
saat itu.
Selain itu harga yang ditawarka oleh pak Heru juga relative murah, dengan berkisar
antara 15.000 – 20.000 yang sangat ekonomis untuk ukuran biaya makan mahasiswa,
dan juga dengan harga yang relative murah mampu memberikan kepuasan dalam segi
rasa, pelayanan, dll.

3. Ide (Gagasan) Dan Usahawan


Pak heru memilih produk yang sesuia atau cocok, artinya peluang bersifat pribadi,
tergantung kemampuan latihan dan kata hati. Access, artinya pak heru mampu
melaksanakan kegiatan usahanya dengan memanfaatkan tempat tinggalnya sebagai
lahan usaha tanpa harus menyewa tempat lagi. Potensial, artinya, pak heru mampu
melihat prospek pertumbuhan yang cepat dan memberikan keuntungan investasi yang
tinggi. Dengan bukti bahwa pak heru mampu mngembalikan modalnya dalam kurun
waktu 6 bulan.

Rekomendasi Pemasaran : (referensi, modul 2 , KB 4 Strategi Pemasaran)

1. Perencanaan Produk
Produk adalah unsur yang pertama dan penting dalam bauran pemasaran. Setiap
produk yang ditawarkan kepada konsumen dapat dilihat berdasarkan 3 tingkat. Pertama,
produk itu sendiri yang merupakan pelayanan penting bagi pembeli. Kedua, berdarkan
kualitasnya, merek, penampilannya, dan pembungkusnya. Ketiga, produk yang baik,
yang di ikuti dengan jaminan, pemasangan, pelayanan perawatan, dan pengangkutan
gratis.
(berdasarakan studi diatas : maka strategi pemasaran produk pak heru dengan cara
meningkatkan kuliatas nasi gorengnya dengan memilih bahan baku yang berkualitas,
NAMA : Veny Eka Saputri
NIM : 021207137
dari segi penampilannya, pak heru bisa menambah beberapa toping pada penyajian nasi
gorengnya, Pembungkusnya bisa menggunakan sterofoam agar ketika pelangggan yang
take away nasi goreng tahan panas dan tidak mudah rusak.
Lalu dengan memberikan pelayanan yang terbaik, dengan ramah dalam menghadapi
konsumen, murah senyum, kondisi fisik pedagang juga harus rapih dan bersih. Selain
Pelayanan yang terbaik, jaminan berupa kepastian bahwa produk nasi goreng pak heru
berkualitas dalam hal HYGINE juga harus jadi prioritas, karena dengan kemajuan pola
hidup konsumen saat ini ada yang lebih mementingkan kebersihan diatas segalanya
meskipun rasa dan pelayanannya baik.

2. Perencanaan Promosi
Setelah jenis promosi (mouth to mouth) yang telah berjalan karena pelanggan merasa
puasa dengan pelayanan produk. Pak heru bisa menambah pelanggan dan keuntungan
dengan cara memberikan reward kepada pelanggan berupa memberi kupon dengan
teknis pembelian 10x akan diberikan gratis satu porsi (namun keputusan promosi
tersebut tentunya telah diperhitungkan tentang anggaran promosinya). Hal tersebut
menurut pendapat saya bisa menambah pelanggan apabila pangsa pasar nya adalah
mahasiswa bawa satu porsi nasi goreng gratis akan merasa sangat berarti.