Anda di halaman 1dari 5

Paper

Studi Kelayakan Bisnis

( ASPEK EKONOMI DAN LINGKUNGAN)

Disusun Oleh:

HENRI T

A21115035

JURUSAN MANAJEMEN

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS HASANUDDIN

2018
PENDAHULUAN

Setiap bisnis atau usaha yang dijalankan, tentunya akan memberikan dampak positif
dan negatif. Dampak positif dan negatif ini akan dapat dirasakan oleh berbagai pihak, baik bagi
pengusaha itu sendiri, pemerintah ataupun masyarkat luas. Dalam aspek ekonomi dan sosial
dampak yang di berikan dengan adanya investasi lebih ditekankan kepada masyarakat
khususnya dan pemerintah umumnya.
Bagi masyarakat adanya investasi ditinjau dari aspek ekonomi adalah akan memberikan
peluang untuk meningkatkan pendapatannya. Sedangkan bagi pemerintah dampak positif yang
diperoleh adalah dari aspek ekonomi memberikan pemasukan berupa pendapatan baik bagi
pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
Lebih dari itu yang terpenting adalah ada yang mengelola dan mengatur sumber daya
alam yang belum terjamah. Sebaliknya, dampak negatif pun tidak akan terlepas dari aspek
ekonomi, misalnya eksplorasi sumber daya alam yang berlebihan, masuknya pekerja dari luar
daerah sehingga mengurangi peluang bagi masyarakat sekitarnya.
Usaha tidak akan pernah memisahkan diri dari lingkungan dan masyarakat sekitarnya.
Apakah lingkungan setempat sesuai dengan ide bisnis yang akan dijalankan dan apakah
manfaat bisnis bagi lingkungan lebih besar dibandingkan dampak negatifnya? Suatu ide bisnis
dinyatakan layak berdasarkan aspek lingkungan sesuai dengan kebutuhan ide bisnis dan bisnis
tersebut mampu memberikan manfaat yang lebih besar dibandingkan dampak negatifnya di
wilayah tersebut. Oleh karena itu paper ini dibuat untuk membahas lebih dalam mengenai
bagaiamana kriteria layak atau tidaknya suatu bisnis atau usaha dilihat dari aspek ekonomi dan
lingkungan.
PEMBAHASAN

1. Analisis Aspek Ekonomi Nasional


Dalam membangun usaha atau bisnis, perusahaan perlu pula mengadakan analisis
kemanfaatan dan biaya terhadap perekonomian secara nasional dan sosial, dimana kedalaman
dan keluasan analisanya tegrantung dari kriteria-kriteria yang ditentukan untuk menilai suatu
proyek.
Aspek-aspek penilaian manfaat suatu proyek
Manfaat dan biaya proyek dapat ditinjau dari :
- Sisi rencana pembangunan nasional, analisis manfaat proyek ditinjau dari sisi ini
dimaksudkan agar proyek dapat memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat,
menggunakan sumber daya lokal, menghasilkan dan menghemat devisa, menambah
pendapatan nasional.
- Sisi distribusi nilai tambah
- Sisi tenaga kerja
- Sisi keuntungan ekonomi nasional
- Sisi pengaruh sosial
- Sisi manfaat/biaya sosial
Hambatan Pembangunan Ekonomi
Beberapa hambatan pembangunan ekonomi dapat berupa, iklim tropis, produktivitas
rendah, kapital sedikit, nilai perdagangan luar negeri yang rendah, besarnya pengangguran,
besarnya ketimpangan distribusi pendapatan, tekanan produk yang buruk, penggunaan tanah
dengan produktivitas rendah.

2. Analisis Aspek Lingkungan


Lingkungan tempat bisnis akan dijalankn harus dianalisis dengan cermat. Hal ini
disebabkan lingkungan disatu sisi dapat menjadi peluang dari bisnis yang akan dijalankan,
namun disisi lain bisnis yang kita jalankan nantinya dapat merusak lingkungan sekitar jika
tidak memperhatikan dampak terhadap lingkungan tersebut. Keberadaan bisnis dapat
berpengaruh terhadap lingkungan, baik lingkungan masyarakat maupun lingkungan ekologi
tempat bisnis yang akan dijalankan.
Suatu bisnis dapat menimbulkan berbagai aktivitas sehinggga menimbulkan dampak
bagi lingkungan disekitar lokasi bisnis. Pada analisis aspek lingkungan didasarkan pada
Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). AMDAL adalah suatu kajian secara
cermat dan mendalam tentang dampak penting suatu kegiatan yang direncakan terhadap
lingkungan. Dengan adanya AMDALperusahaan dapat mengetahui dampak-dampak apa saja
yang nantinya ditimbulkan dari usaha yang akan dijalankan
Perlunya AMDAL adalah :
- Peraturan Perundang- undangan Pemerintah tentang AMDAL
- AMDAL harus dilakukan agar kualitas lingkungan tidak rusak dengan adanya proyek-
proyek bisnis.

Peran AMDAL
- Peran AMDAL dalam pengelolaan Lingkungan. Aktivitas pengelolaan lingkungan telah
disusun berdasarkan perkiraan dampak lingkungan yang akan timbul akibat dari proyek
yang akan dibangun.
- Peran AMDAL dalam pengelolaan proyek. AMDAL merupakan salah satu studi
kelayakan lingkugan yang disyaratkan untuk mendapatkan perizinan. Bagian dari
AMDAL yang diharapkan oleh aspek teknis dan ekonomis biasanya adalah sejauh mana
keadaan lingkungan dapat menunjang perwujudan proyek, terutama sumber daya yang
diperlukan proyek tersebut.
- AMDAL sebagai dokumen penting. Laporan AMDAL merupakan dokumen penting
sumber informasi yang detail mengenai kedaan lingkungan pada waktu penelitian proyek
dan gambaran keadaan lingkungan di masa setelah proyek dibangun.

Manfaat AMDAL
- Untuk mengetahui masalah-masalah lingkungan yang akan dihadapi pada masa yang akan
datang.
- Sebagai bahan untuk analisis pengelolaan dan sasaran proyek.
- Sebagai pedoman untuk pelaksanaan pengelolaan dan pemanfaan lingkungan hidup.
DAFTAR PUSTAKA

Sulastri, lilis, Dr., MM. (2016 Februari). Studi Kelayakan Bisnis. LGM - LaGood’s
Publishing. Diakses 1 April 2018, dari http://digilib.uinsgd.ac.id