Anda di halaman 1dari 2

BAB III

METODE PENELITIAN

A. Alat dan bahan yang digunakan

1. Alat-alat yang digunakan

Alat soxhletasi, batang pengaduk, blender (Philips), corong pisah

(schoot duran), gelas ukur (pyrex), kain, labu erlenmeyer (pyrex), labu ukur

(pyrex), , pipet volume (pyrex), spektrofotometer UV-Vis (Shimadzu UV

1601), tabung reaksi (pyrex), timbangan analitik (AND) dan toples.

2. Bahan-bahan yang digunakan

Aluminum foil, air suling, aseton p.a, benzen, buah melon (Cucumis

melo L.), β-karoten murni, etanol absolut, H2SO4 10%, KOH 15%, larutan

DPPH, metanol, Na2SO4 anhidrat dan petroleum eter.

B. Prosedur Kerja

1. Pengambilan Sampel

Sampel yang digunakan berupa daun bayam malabar (Basella rubra)


yang sudah tua dan yang masih muda, dan diperoleh dari pekarangan rumah.

2. Pengolahan Sampel

Sampel daun bayam Malabar (Basella rubra) dibersihkan untuk

selanjutnya digunakan.

3. Analisis Kadar β-karoten dengan Spektrofotometer UV-Vis

3.1. Pembuatan Larutan Induk β-Karoten 1000 ppm


Pembuatan larutan induk β-karoten 1000 ppm dilakukan dengan cara ditimbang dengan
teliti 0,05 gram β- karoten lalu dilarutkan dengan 1 ml petroleum eter:aseton (1:1) kemudian
dimasukkan ke dalam labu ukur 50 mL dan diimpitkan dengan petroleum eter:aseton (10:1)
hingga tanda batas. Selanjutnya dibuat larutan induk β-karoten 100 ppm.
3.2. Pembuatan Deret Standar β-Karoten 20 ppm, 40 ppm, 60 ppm, dan 80 ppm.

Pembuatan deret standar β-karoten 20 ppm; 40 ppm; 60 ppm; dan 80 ppm dilakukan
dengan cara larutan -karoten 100 ppm dipipet masing-masing secara berturut-turut sebanyak
1 mL, 2 mL, 3 mL, dan 4 mL lalu dimasukkan ke dalam tabung reaksi. Kemudian larutan
ditambahkan petroleum eter:aseton (10:1) hingga volume 5 mL. Setelah itu diukur
absorbansinya dengan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang maksimum.
3.3. Preparasi Sampel dan Pengukuran dengan Spektrofotometer UV-Vis

Sampel daun kelor dipisahkan dari tangkainya. Kemudian dihaluskan menggunakan


blender. Sampel yang telah dihaluskan ditimbang sebanyak ± 30 gram. Kemudian ditambahkan
42 ml aseton dan 90 ml akuades lalu ditambahkan dengan 25 ml petroleum eter. Larutan
disentrifuge pada kecepatan 2000 rpm selama 5 menit, kemudian didekantasi. Residu
ditambahkan dengan pelarut yang sama lalu disentrifuge kembali hingga residu tidak berwarna,
setelah itu, kumpulan filtrat dipipet ke dalam erlenmeyer, selanjutnya ditambahkan Na2SO4
anhidrat lalu dikocok berkali-kali dan dipindahkan ke dalam tabung reaksi dan dibekukan
selama 24 jam. Setelah dibekukan, pigmen dipipet ke kuvet dan dibaca pada spektrofotometer
UV-Vis pada panjang gelombang maksimum.

3.4. Pembuatan Kurva Baku

Masing-masing larutan baku β-karoten diukur serapannya dengan

menggunakan spektrofotometer ultraviolet-visible (UV-VIS) pada

panjang gelombang maksimum. Selanjutnya dibuat kurva baku dengan

serapan pada ordinat dan konsentrasi β-karoten pada absis.