Anda di halaman 1dari 3

KOMUNIKASI VIA TELEPON

No. Dokumen No Revisi Halaman


SPO/03/PSG/KOMUT-SKP/2016 1 1/2
Ditetapkan,
Tanggal Terbit Direktur RSU Pesanggrahan
STANDAR
PROSEDUR 1 Januari 2016
OPERASIONAL
Drg. Endah Kartika Dewi
NIP. 196712071994032004

PENGERTIAN
Komunikasi yang efektif adalah komunikasi yang dilakukan secara akurat,
lengkap, dimengerti, tidak duplikasi dan tepat kepada penerima informasi
untuk mengurangi kesalahan dan untuk meningkatkan keselamatan pasien.
Komunikasi dapat menggunakan tulisan dan via telepon.

TUJUAN 1. Sebagai acuan petugas dalam melaksanakan komunikasi efektif


2. Agar tercapai sasaran kedua dari Keselamatan Pasien

KEBIJAKAN
Keputusan Direktur RSU Pesanggrahan nomor 36 tahun 2016 tentang
Komunikasi Efektif di RSU Pesanggrahan

Metode Komunikasi Via Telepon


1. Tenaga kesehatan yang melaporkan kondisi pasien/ hasil
laboratorium kepada DPJP menggunakan teknik komunikasi SBAR
(Situation – Background – Assessment – Recommendation)
2. Ketika dokter memberi instruksi via telepon maka tenaga kesehatan
menerapkan TBaK (Tulis Baca Konfirmasi)
3. Petugas menuliskan instruksi dalam catatan perkembangan pasien
terintegrasi
Meliputi: a. Tanggal dan jam pesan diterima
PROSEDUR b. Terapi dan dosis yang diberikan
4. Petugas membacakan kembali instruksi tersebut kepada DPJP serta
menyebutkan nama, usia dan diagnosis
5. Tulis nama dokter yang memberikan instruksi dan berikan stempel
KONFIRMASI pada instruksi DPJP
6. Tulis nama dan tanda tangan petugas yang menerima instruksi
7. Verifikasi dokter yang memberikan instruksi dengan menandatangani
KOMUNIKASI VIA TELEPON

No. Dokumen No Revisi Halaman


SPO/03/PSG/KOMUT-SKP/2016 1 1/2
kolom KONFIRMASI sebagai tanda persetujuan dalam waktu 1 x 24
jam
Metode komunikasi tertulis
1. Penulisan instruksi harus dilakukan secara lengkap dapat terbaca
dengan jelas. Setiap penulisan instruksi harus disertai dengan nama
dan tanda tangan penulis, serta tanggal dan waktu penulisan
instruksi
2. Hindari penggunaan singkatan, akronim, dan simbol yang berpotensi
menimbulkan masalah dalam penulisan instruksi dan dokumentasi
medis
3. Untuk obat-obat LASA, petugas yang menerima instruksi harus
mengeja nama obat tersebut per huruf sesuai kode alfabet berikut ini

KARAKTER KODE ALPHABET KARAKTER KODE ALPHABET


A Alfa N November
B Bravo O Oscar
C Charlie P Papa
D Delta Q Quebec
E Echo R Romeo
F Fanta S Sierra
G Golf T Tanggo
H Hotel U Ultra
I India V Victor
J Juliet W Whiskey
K Kilo X Xray
L London Y Yankee
M Mama Z Zulu

-Pelaporan hasil kritis adalah proses penyampaian nilai hasil pemeriksaan


yang memerlukan pelayanan segera dan harus dilaporkan ke DPJP dalam
waktu kurang dari dua jam.
KOMUNIKASI VIA TELEPON

No. Dokumen No Revisi Halaman


SPO/03/PSG/KOMUT-SKP/2016 1 1/2

1. Instalasi Rawat Inap


2. Instalasi Rawat Jalan
3. Instalasi Gawat Darurat

UNIT TERKAIT