Anda di halaman 1dari 9

am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk
PUTUSAN

a
Nomor 55/PDT/2014/PT.AMB.

si
DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

ne
ng
Pengadilan Tinggi Ambon yang memeriksa dan mengadili perkara Perdata dalam

Tingkat Banding telah menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara Perdata gugatan

do
antara:
gu
1 MARYATI RATUANAK, Pekerjaan Pensiunan, Agama Kristen Protestan,

In
A
Beralamat di Jalan. Nn. Saar Sopacua (OSM) RT. 005/RW. 05, Kelurahan
ah

lik
Wainitu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon sebagai Pembanding I semula

Penggugat I;
am

ub
2 DOAN KOMUL, Pekerjaan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Agama Kristen

Protestan, Beralamat di Jalan. Nn. Saar Sopacua (OSM) RT. 005/RW. 05,
ep
k

Kelurahan Wainitu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon sebagai Pembanding


ah

R
II semula Penggugat II;

si
ne
ng

Dalam Tingkat Banding, Pembanding I semula Penggugat I dan Pembanding II

semula Penggugat II diwakili kuasanya bernama JACOB HATTU, SH. Advokat/Pengacara

do
gu

dan Konsultan Hukum yang berkedudukan di Jalan. DR. Latumeten, SK. 28/12.B

(Petak-10), Kelurahan Waihaong, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon berdasarkan Surat


In
A

Kuasa Khusus tanggal 23 Oktober 2014;


ah

lik

LAWAN

1 SITI JAHRA SUDIRMAN/RATUANAK, Pekerjaan Wiraswasta,


m

ub

Agama Islam, Beralamat di Jalan. Jendral Sudirman, Keppe,


ka

ep

Enrekang/Galonta, Kota Makassar, Sulawesi Selatan sebagai


ah

Terbanding I semula Tergugat I;


R

2 Ny. FONNI TUMALANG, Pekerjaan Ibu Rumah Tangga, berlamat di


es
M

ng

Jalan. dr. Siwabessy, (Wainitu belakang swalayan planet baru),


on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 1
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk
Kelurahan Wainitu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon sebagai

a
Terbanding II semula Tergugat II;

si
Dalam hal ini Terbanding I semula Tergugat I dan Terbanding II semula

ne
ng
Tergugat II di wakili kuasanya bernama MUNIR KAIROTI, SH.,M.H. Advokat

dan Penasehat Hukum berlamat di Gedung Ashari Lantai I Kompleks Mesjid

do
gu Raya Al-Fatah Jalan Sultan Babullah Ambon berdasarkan Surat Kuasa Khusus

In
tanggal 16 Mei 2014:
A
3 Badan Pertanahan Kota Ambon sebagai Terbanding III semula
ah

lik
Tergugat III, yang dalam hal ini diwakili kuasanya masing-masing

bernama MARJUKI KOTENG, SH, DAVE. A.N. POOROE, SH. dan


am

ub
JULIANUS KERIYOMA, S.SIT. ketiganya dari kantor Pertanahan

Kota Ambon berdasarkan Surat Kuasa Khusus Nomor 399/SK-81.71/


ep
k

IV/2014 tanggal 01 April 2014;


ah

si
Pengadilan Tinggi tersebut;

ne
ng

Telah membaca berkas perkara dan surat-surat yang berhubungan dengan perkara

ini;

do
gu

TENTANG DUDUK PERKARANYA


In
A

Mengutip serta memperhatikan tentang hal-hal yang tercantum dan terurai dalam

turunan resmi Putusan Sela Pengadilan Negeri Ambon Nomor 19/Pdt.G/2014/PN.Amb


ah

lik

tanggal 17 September 2014 yang amar selengkapnya berbunyi sebagai berikut:


m

ub

1 Mengabulkan eksepsi Tergugat I, Tergugat II, dan Tergugat

III;
ka

ep

2 Menyatakan gugatan Penggugat tidak dapat diterima;


ah

3 Menyatakan Penggugat untuk membayar biaya perkara sebesar


R

Rp. 1.604.000 (satu juta enam ratus empat ribu rupiah);


es
M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 2
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk
Membaca risalah pernyataan permohonan banding yang dibuat oleh panitera

a
Pengadilan Negeri Ambon Nomor 19/Pdt.G/2014/PN.AB tanggal 29 September 2014 yang

si
menyatakan bahwa pada tanggal 29 September 2014 kuasa Penggugat I / Pembanding I dan

ne
ng
Penggugat II / Pembanding II telah mengajukan Permohonan Banding terhadap putusan

Pengadilan Negeri Ambon Nomor 19/Pdt.G/2014/PN.Amb tanggal 17 September 2014;

do
gu Membaca Risalah Pemberitahuan Pernyataan Banding Nomor 19/Pdt.G/2014/

In
PN.Amb tanggl 07 Oktober 2014 yang dibuat oleh Jurusita Pengganti Pengadilan Negeri
A
Ambon, yang menyatakan bahwa Permohonan Banding tersebut telah diberitahukan secara
ah

lik
seksama kepada Kuasa Terbanding I dan Terbanding II semula Tergugat I dan Tergugat II

pada tanggal 7 Oktober 2014 dan Permohonan Banding tersebut telah diberitahukan pula
am

ub
kepada Terbanding III semula Tergugat III pada tanggal 12 November 2014;

Membaca Memori Banding yang diajukan oleh Kuasa Pembanding I semula


ep
k

Penggugat I dan Pembanding II semula Penggugat II pada tanggal 13 Oktober 2014, dan
ah

si
Memori Banding tersebut telah diberitahukan dan diserahkan kepada Kuasa Terbanding I

semula Tergugat I dan Terbanding II semula Tergugat II pada tanggal 13 November 2014,

ne
ng

dan kepada Kuasa Terbanding III semula Tergugat III pada tanggal 12 November 2014;

do
Membaca Kontra Memori Banding yang diajukan oleh Kuasa Terbanding I
gu

semula Tergugat I dan Terbanding II semula Tergugat II pada tanggal 1 Desember 2014, dan
In
A

Kontra Memori Banding yang diajukan oleh kuasa Terbanding III semula Tergugat III pada

tanggal 08 Desember 2014, dan kontra Memori Banding tersebut telah diberitahukan dan
ah

lik

diserahkan kepada Kuasa Para Pembanding semula Penggugat I dan Penggugat II pada
m

tanggal 22 Desember 2014;


ub

Membaca Risalah Pemberitahuan mempelajari Berkas Perkara (inzage) Nomor


ka

ep

19 /Pdt.G/2014/PN.Amb yang dibuat oleh Jurusita Pengganti Pengadilan Negeri Ambon,


ah

telah memberitahukan masing-masing kepada Kuasa Para Pembanding semula Penggugat I


R

dan Penggugat II pada tanggal 16 Oktober 2014, Terbanding I dan Terbanding II semula
es
M

ng

Tergugat I dan Tergugat II pada tanggal 07 Oktober 2014, dan kepada Terbanding III semula
on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 3
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk
Tergugat III pada tanggal 12 November 2014, untuk mempelajari berkas perkara selama 14

a
(empat belas) hari.

si
ne
TENTANG PERTIMBANGAN HUKUMNYA

ng
Menimbang, bahwa permohonan banding yang diajukan oleh Pembanding I

do
gu
semula Penggugat I dan Pembanding II semula Penggugat II telah diajukan dalam tenggang

waktu dan menurut tata cara serta memenuhi syarat-syarat yang ditentukan oleh Undang-

In
A
undang, Oleh karena itu Permohonan Banding tersebut secara formal dapat diterima;
ah

Menimbang, bahwa setelah Pengadilan Tinggi memeriksa dan meneliti secara

lik
cermat dan seksama Berkas Perkara beserta turunan resmi Putusan Sela Pengadilan Negeri
am

ub
Ambon Nomor 19/Pdt.G/2014/PN.Amb tanggal 17 September 2014, dan telah membaca dan

memperhatikan pula Memori Banding yang diajukan oleh Pembanding I dan Pembanding II
ep
k

semula Penggugat I dan Penggugat II, dan Kontra Memori Banding yang diajukan oleh para
ah

Terbanding semula para Tergugat, maka Pengadilan Tinggi tidak sependapat dengan
R

si
pertimbangan dan Putusan Pengadilan Tingkat Pertama tersebut, dengan pertimbangan

ne
ng

sebagai berikut:

Menimbang, bahwa setelah Pengadilan Tinggi membaca dan meniliti secara

do
gu

cermat dan seksama mengenai eksepsi yang diajukan oleh para Terbanding semula para

Tergugat ternyata terdapat 2 (dua) macam eksepsi: yaitu eksepsi mengenai kewenangan atau
In
A

kompetensi absolut, dan eksepsi atau tangkisan lain yang tidak mengenai kewenangan
ah

lik

Pengadilan Negeri untuk memeriksa perkara tersebut;

Wewenang atau kompetensi absolut sebagaimana ditentukan dalam Pasal 160


m

ub

RBG/Pasal 134 HIR yang berbunyi “Jika sengketa itu adalah mengenai suatu hal yang tidak
ka

termasuk wewenang Pengadilan Negeri, maka dalam semua tingkatan pemeriksaan dapat di
ep

tuntut agar Hakim menyatakan dirinya tidak berwenang bahkan Hakim sendiri berkewajiban
ah

karena jabatannya menyatakan dirinya tidak berwenang”. Kemudian dalam Pasal 162 RBG/
es

Pasal 136 HIR ditegaskan “tangkisan atau eksepsi yang ingin diajukan oleh Tergugat,
M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 4
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk
kecuali yang mengenai ketidak wenangan Hakim, tidak boleh diajukan dan dipertimbangkan

a
sendiri-sendiri melainkan diperiksa dan diputus bersama-sama dengan pokok perkara”;

si
Menimbang, bahwa dari ketentuan tersebut maka apabila Hakim berpendapat

ne
ng
bahwa ia berwenang memeriksa dan mengadili perkara yang diajukan kepadanya dengan

alasan apa yang diperkarakan termasuk yurisdiksi absolut atau relatif Pengadilan Negeri

do
gu
yang bersangkutan, maka eksepsi ditolak, sehingga Hakim menjatuhkan Putusan Sela yang

In
amarnya menolak eksepsi tersebut dan memerintahkan kedua belah pihak untuk melanjutkan
A
pemeriksaan pokok perkara;
ah

lik
Menurut M. YAHYA HARAHAP,SH. Dalam bukunya Hukum Acara Perdata

tentang Gugatan, Persidangan, Penyitaan, Pembuktian, dan Putusan Pengadilan, Penerbit


am

ub
Sinar Grafika, Jakarta, 2006, halaman 427 bahwa apabila eksepsi ditolak, Hakim mesti

memerintahkan para pihak melanjutkan pemeriksaan pokok perkara. Tidak ada dasar alasan
ep
k

hukum untuk menunda penyelesaian pemeriksaan pokok perkara. Hal ini logis dan rasional,
ah

si
karena Hakim telah menegaskan sendiri, bahwa Pengadilan Negeri yang bersangkutan

berwenang mengadilinya;

ne
ng

Bahwa apabila Putusan Sela tersebut tidak diterima para pihak, hanya dapat

do
diajukan banding bersama-sama dengan putusan akhir sesuai Pasal 9 ayat (1) Undang-
gu

undang Nomor 20 Tahun 1947;


In
A

Menimbang, bahwa apabila kompetensi atau kewenangan mengadili yang

diajukan oleh Tergugat beralasan, dan dapat .dibenarkan atau diterima oleh Hakim, maka
ah

lik

Hakim menjatuhkan putusan yang amarnya menerima eksepsi Tergugat, dan menyatakan
m

Pengadilan Negeri tidak berwenang untuk mengadili perkara tersebut;


ub

Bahwa pihak yang tidak puas atas putusan tersebut dapat mengajukan banding;
ka

ep

Menimbang, bahwa mengenai eksepsi lain diluar atau yang tidak termasuk
ah

kewenangan atau kompetensi mengadili, diperiksa dan diputus bersama-sama dengan pokok
R

perkara dalam suatu putusan akhir, dan tidak diperiksa dan diputus secara terpisah dengan
es
M

ng

pokok perkara;
on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 5
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk
Menimbang, bahwa dengan bertitik tolak pada ketentuan diatas, maka

a
pertimbangan dan putusan sela Pengadilan Negeri Ambon Nomor 19/Pdt.G/2014/PN.Amb

si
tanggal 17 September 2014 yang telah menolak eksepsi kewenangan atau kompetensi

ne
ng
Absolut yang diajukan oleh para Terbanding semula para Tergugat, dan menyatakan

Pengadilan Negeri Ambon berwenang untuk mengadili perkara ini, maka seharusnya Majelis

do
gu
Hakim Pengadilan Negeri Ambon yang memeriksa dan mengadili perkara a guo

In
melanjutkan persidangan, dengan memeriksa dan memutus pokok perkara;
A
Menimbang, bahwa demikian pula mengenai eksepsi lainnya yang bukan
ah

lik
mengenai kewenangan atau kompetensi Pengadilan yang diajukan oleh Para Terbanding

semula Para Tergugat, seharusnya Hakim Pengadilan Negeri Ambon memeriksa dan
am

ub
memutus bersama-sama dengan pokok perkara sebagaimana yang ditentukan dalam Pasal

162 RBg/Pasal 136 HIR, dan bukan dipertimbangkan dan diputus tersediri dalam suatu
ep
k

Putusan Sela;
ah

si
Menimbang, bahwa disamping itu pula putusan Sela yang dijatuhkan oleh

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Ambon dalam perkara a guo isinya saling bertentangan

ne
ng

antara pertimbangan hukum dengan amar putusan dimana dalam pertimbangan hukum

do
khususnya mengenai eksepsi kewenangan atau komptensi absolut, Pengadilan Negeri
gu

Ambon telah menolak eksepsi tersebut dan menyatakan Pengadilan Negeri Ambon
In
A

berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini, kemudian dalam petitum Majelis Hakim

Pengadilan Negeri Ambon menyatakan: “Mengabulkan eksepsi Tergugat I, Tergugat II dan


ah

lik

Tergugat III”, sehingga putusan tersebut telah melanggar tertib acara dan harus dibatalkan;
m

Menimbang, bahwa oleh karena Hakim Pengadilan Tingkat Pertama dalam


ub

pertimbangan hukumnya telah menolak eksepsi kewenangan atau kompotensi absolut yang
ka

ep

di ajukan oleh para Terbanding semula para Tergugat dan menyatakan Pengadilan Negeri
ah

Ambon berwenang untuk mengadili Perkara a guo, maka Pengadilan Negeri Ambon harus
R

dan wajib melanjutkan pemeriksaan dan memutus pokok perkara:


es
M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 6
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk
Menimbang, bahwa oleh karena putusan Sela yang dijatuhkan oleh Pengadilan

a
Tingkat Pertama tersebut bukan putusan akhir, maka apabila ada pihak yang tidak terima,

si
hanya dapat diajukan banding bersama-sama dengan putusan akhir sesuai pasal sesuai Pasal

ne
ng
9 ayat (1) Undang-undang Nomor 20 Tahun 1947;

Menimbang bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut diatas maka Pengadilan

do
gu
Tinggi memerintahkan Pengadilan Negeri Ambon membuka sidang kembali untuk

In
melanjutkan persidangan dalam perkara perdata Nomor 19/Pdt.G/2014/PN.Amb dengan
A
memeriksa dan memutus pokok perkara sesuai dengan hukum acara perdata;
ah

lik
Menimbang bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut diatas maka Putusan Sela

Nomor 19/Pdt.G/2014/PN.Amb tanggal 17 September 2014 yang dimohonkan banding


am

ub
tersebut tidak dapat di pertahankan dan harus dibatalkan, selanjutnya Pengadilan Tinggi

mengadili sendiri yang amarnya sebagaimana tersebut dibawah ini:


ep
k

Menimbang, bahwa oleh karena perkara ini belum ada putusan akhir pada
ah

si
Peradilan Tingkat Pertama maka biaya perkara dalam tingkat pertama akan ditentukan

setelah putusan akhir, sedangkan dalam tingkat banding ini biaya perkara dibebankan kepada

ne
ng

Pembanding I dan Pembanding II semula Penggugat I dan Penggugat II secara tanggung

do
renteng;
gu

Mengingat Undang-undang Nomor 48 tahun 2009, Undang-undang Nomor 49


In
A

tahun 2009 tentang perubahan kedua atas Undang-undang Nomor 2 tahun 1986, Undang-

undang Nomor 20 tahun 1947, Rbg/Reglemen Hukum Acara Perdata Daerah Luar Jawa dan
ah

lik

Madura, dan peraturan perundang-undangan lain yang bersangkutan;


m

MENGADILI;
ub

• Menerima permintaan banding dari Pembanding I semula Penggugat I dan


ka

ep

Pembanding II semula Penggugat II;


ah

• Membatalkan Putusan Sela Pengadilan Negeri Ambon Nomor: 19/Pdt.G/2014/


R

es

PN.Amb tanggal 17 September 2014 yang dimohonkan Banding tersebut;


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 7
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk
DEGAN MENGADILI SENDIRI

a
R
1 Menyatakan Pengadilan Negeri Ambon berwenang mengadili perkara perdata

si
Nomor 19/Pdt.G/2014/PN.Amb yang dimohonkan banding tersebut;

ne
ng
2 Memerintahkan Para Pihak yang berperkara untuk melanjutkan pemeriksaan

pokok perkara;

do
gu 3 Memerintahkan Pengadilan Negeri Ambon membuka sidang kembali untuk

In
A
melanjutkan persidangan dengan memeriksa dan memutus pokok perkara

sesuai hukum acara perdata yang berlaku;


ah

lik
4 Membebankan biaya perkara pada Tingkat Banding kepada Pembanding I

semula Penggugat I dan Pembanding II semula Penggugat II secara tanggung


am

ub
renteng sebesar Rp. 150.000,- (seratus lima puluh ribu rupiah);
ep
Demikianlah di putuskan dalam sidang permusyawaratan Majelis Hakim
k

Pengadilan Tinggi Ambon pada hari Rabu tanggal 11 Pebruari 2015 oleh kami
ah

si
H.HARYANTO,SH.,M.H. sebagai Ketua Majelis DANIEL PALITTIN,SH.,M.H. dan

YONISMAN.,SH.M.H. masing-masing sebagai Hakim Anggota berdasarkan penetapan

ne
ng

Ketua Pengadilan Tinggi Ambon Nomor 55/Pdt/Pen.PT/2014/PT.AMB tanggal 08 Januari

do
gu

2015 untuk memeriksa dan mengadili perkara ini dalam Tingkat Banding dan Putusan

tersebut diucapkan dalam sidang yang terbuka untuk umum pada hari dan tanggal itu juga
In
A

oleh Hakim Ketua Majelis dengan dihadiri oleh Hakim-Hakim Anggota tersebut dibantu

oleh ABDULLAH ASSAGAFF,SH.,M.H. Panitera Pengganti Pengadilan Tinggi Ambon


ah

lik

tanpa dihadiri oleh kedua belah pihak yang berperkara.


m

ub

Hakim Anggota
ka

ttd
ep

DANIEL PALITTIN, SH.,M.H.


ah

ttd
es
M

YONISMAN, SH.,M.H.
ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 8
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk
Panitera Pengganti

a
R

si
ttd

ABDULLAH ASSAGAFF, SH.,M.H.

ne
ng
PERINCIAN BIAYA :

do
gu
- Meterai Rp. 6.000.-

- Redaksi Rp. 5.000.-

In
A
- Biaya Administrasi Rp.139.000.-
Jumlah Rp.150.000.- (seratus lima puluh ribu rupiah).
ah

lik
am

ub
ep
k
ah

si
ne
ng

do
gu

In
A
ah

lik
m

ub
ka

ep
ah

es
M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 9