Anda di halaman 1dari 13

MAKALAH MANAJEMEN PEMASARAN

(MENGIDENTIFIKASI TARGET PASAR)

KELOMPOK 4

NAMA KELOMPOK :

1. Ayu Nadiva Sunardi (2015 - 28 - )


2. Echa Astina Rumodar (2015 - 28 - 249)
3. Fitri Ternate (2015 - 28 - )
4. Tasri Tamrin (2015 - 28 - )
5. Mindayani (2015 - 28 - )
6. Fitri Takumansang (2015 - 28 - )
7. Refaldo (2015 – 28 - )

FAKULTAS EKONOMI
JURUSAN MANAJEMEN DAN BISNIS
UNIVERSITAS PATTIMURA
AMBON
KATA PENGANTAR
Segala puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang menjadikan
bumi beserta isinya dengan begitu sempurna serta hidayahnya, sehingga Penulis dapat
menyelesaikan dengan mempersembahkan sebuah makalah yang berjudul
“MENGIDENTIFIKASI TARGET PASAR" untuk memenuhi tugas mata kuliah Manajemen
Pemasaran

Ucapan terima kasih dan rasa hormat kami kepada semua pihak yang telah membantu
Kami dalam menyelesaikan penyusunan makalah ini.Akhir kata, Kami sampaikan bahwa tiada
makalah yang sempurna tanpa uluran tangan pemerhatinya. Oleh karena itu, kritik serta saran
sangat Kami harapkan dari pembaca sekalian yang bersifat membangun, agar demi lebih baiknya
kinerja kami yang akan mendatang. Semoga makalah ini dapat memberikan tambahan ilmu
pengetahuan dan informasi yang bermanfaat bagi semua pihak.

AMBON, Oktober 2017

Kelompok 4
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
1.2 Rumusan Masalah
1.3 Tujuan Makalah

BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Mengidentifikasi Segmen Dan Target Pasar
2.2 Tingkat Segmentasi Pasar.
2.3 Segmen Pemasaran
2.4 Pemasaran Ceruk
2.5 Pemasaran Lokal
2.6 Pemasaran Perorangan
2.7 Dasar Segmentasi Pasar Konsumen
2.8 Dasar Untuk Segmentasi Pasar Bisnis
2.9 Penetuan Target Pasar
2.10 Mengevaluasi dan Memilih Segmen Pasar

BAB III PENUTUPAN


3.1 KESIMPULAN

DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Mengidentifikasi target pasar merupakan langkah awal yang dibutuhkan dalam
perencanaan dan pengembangan straregi pemasaran. Dalam situasi dimana konsumen
menghadapi banyak pilihan, maka kesuksesan pemasaran produk akan banyak ditentukan oleh
kesesuaian produk dengan kebutuhan konsumen pada segmen tertentu.
Perusahaan tidak dapat berhubungan dengan semua pelanggannya di pasar yang besar,
luas, atau beragam. Tetapi mereka dapat membagi pasar seperti itu menjadi kelompok konsumen
atau segmen dengan kebutuhan dan keinginan berbeda. Kemudian perusahaan harus
mengidentifikasi segmen pasar mana yang dapat dilayaninya dengan efektif.keputusan ini
memerlukan pemahaman mendalam tentang prilaku konsumen dan pemikiran strategis yang
seksama.untuk mengembangkan rencana pemasaran terbaik, manajer harus memahami apa yang
membuat setiap segmen unik dan berbeda.

1.2 Rumusan masalah


Dalam makalah ini penulis mengidentifikasi masalah sebagai berikut :
a. Untuk memahami tentang mengidentifikasi segmentasi dan target pasar ?
b. Mengetahui tingkat segmentasi pasar ?
c. Mengetahui Dasar Segmentasi Pasar Konsumen ?

1.3 Tujuan makalah


Adapun tujuan dalam makalah ini yaitu, sebagai berikut :
a. Sebagai salah satu tugas mata kuliah Manajemen Pemasaran.
b. Pembuatan makalah ini bertujuan untuk memaparkan sekilas tentang .
c. Mengidentifikasi segmentasi dan target pasar.
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Mengidentifikasi Segmen Dan Target Pasar


Mengidentifikasi target pasar merupakan langkah awal yang dibutuhkan dalam
perencanaan dan pengembangan straregi pemasaran. Dalam situasi dimana konsumen
menghadapi banyak pilihan, maka kesuksesan pemasaran produk akan banyak ditentukan oleh
kesesuaian produk dengan kebutuhan konsumen pada segmen tertentu.
Perusahaan tidak dapat berhubungan dengan semua pelanggannya di pasar yang besar,
luas, atau beragam. Tetapi mereka dapat membagi pasar seperti itu menjadi kelompok konsumen
atau segmen dengan kebutuhan dan keinginan berbeda. Kemudian perusahaan harus
mengidentifikasi segmen pasar mana yang dapat dilayaninya dengan efektif. keputusan ini
memerlukan pemahaman mendalam tentang prilaku konsumen dan pemikiran strategis yang
seksama.untuk mengembangkan rencana pemasaran terbaik, manajer harus memahami apa yang
membuat setiap segmen unik dan berbeda.Untuk bersaing secara lebih efektif, sekarang banyak
perusahaan menerapkan pemasaran sasaran. Perusahaan tidak memancarkan usaha pemasaran
mereka, tetapi memfokuskan diri pada konsumen yang mempunyai peluang terbesar untuk
mereka puaskan.
Pemasaran sasaran yang efektif mengharuskan pemasar :
 Mengidentifikasi dan menentukanm profil berbagai kelompok pembeli yang tuhan dan
preferensi berbeda (segmentasi pasar).
 Memilih satu atau lebih segmen pasar untuk dimasuki (penentuan sasaran/taeget pasar)
 Untuk setiap segmen sasaran, menentukan dan mengkomunikasikan berbagai manfaat
penawaran pasar perusahaan (positioning pasar).

Ada 2 komponen dasar dalam segmentasi pasar, strategik dan analistis.


 Strategi segmentasi pasar dimaksudkan untuk mengarahkan kegiatan pemasaran pada
segmen yang dipilih atas dasar kebutuhan dan karakteristik tertentu. Sedangkan.
 Analistis segmentasi pasar dimaksudkan untuk menentukan target ataw sasaran pasar
pada segmen yang dipilih.
Ini berarti analistis dan segmen pasar harus ditentukan lebih dahulu sebelum strategi
pemasaran dapat dilaksanakan.
2.2 Tingkat Segmentasi Pasar
Titik awal untuk mendiskusikan segmentasi pasar adalah pemasaran massal. Dalam
pemasaran massal penjual melakukan produksi massal, distribusi massal, dan promosi massal
dari satu produk untuk semua pembeli. Alasan ini dilakukan karena pemasaran massal
menciptakan pasar potensial terbesar yang menghasilkan biaya terendah, dan kemudian berjuang
pada harga yang lebih murah atau margin yang lebih tinggi. Meskipun demikian, banyak kritikus
mengemukakan bahwa pasar semakin terpecah, dan media iklan dan saluran distribusi semakin
marak, yang semakin mempersulit dan mempermahal jangkauan terhadap pemirsa masal.
Sebagian besar perusahaan beralih ke pemasaran mikro pada satu daerah empat tingkatan,
yaitu:
 pemasaran segmen,
 pemasaran ceruk,
 pemasaran lokal,
 pemasaran perorangan/individual.

2.3 Segmen Pemasaran


Segmen pasar terdiri dari kelompok pelanggn yang memiliki sekumpulan kebutuhan dan
keinginan yang serupa. Tugas pemasar adalah mengidentifikasi segmen dan memutuskan
segmen mana yang akan dibidik. Pemasaran segmen menawarkan manfaat kunci melebihi
pemasaran massal.perusahaan sering kali dapat merancang, memberi harga,melepaskan, dan
menghantarkan produk atau jasa dengan lebih baik dan juga dapat menyesuaikan program dan
kegiatan pemasaran untuk mengalahkan pemasaran yang dilakukan pesaing. Kita dapat
menentukan karakter segmen pasar dengan berbagai cara. Salah satu cara adalah
mengidentifikasi segmen preferensi.
Segmen preferensi terdiri atas:
 Preferensi homogen, ada ketika semua konsumen mempunyai preferensi yang hampir
sama, pasar tidak menunjukkan segmen alami.
 Preferensi terdifusi, preferensi terdifusi mempunyai preferensi yang sangat ada
beberapa merek di pasar, masing-masing ingin memposisikan diri di dalam ruang
persaingan dan memperlihatkan perbedaan nyata untuk menyesuaikan diri dengan
perbedaan dalam preferensi konsumen.
 Preferensi kelompok, preferensi ini dihasilkan ketika segmen pasar alami muncul
dari kelompok konsumen dengan preferensi yang sama.

2.4 Pemasaran Ceruk


Ceruk adalah kelompok pelanggan yang lebih sempit yang mencari bauran manfaat yang
berbeda. Pemasar biasanya mengidentifikasi ceruk dengan membagi satu segmen menjadi sub
segmen.
Contoh: suatu perusahaan yang mengkhususkan diri dalam mobil sewa bandara untuk
pelancong bisnis dan liburan.maka Enterprise menyerang pasar penggantian asuaransi
beranggaran rendah dengan menyewakan mobil terutama kepada pelanggan yang mobilnya rusak
atau dicuri. Dengan menciptakan asosiasi unik terhadap biaya rendah dan kenyamanan dalam
pasar ceruk yang terabaikan, Enterprise menjadi sangat menguntungkan.
Seperti apakah ceruk yang menarik itu? Pelanggan mempunyai kumpulan kebutuhan
yang berbeda. Mereka bersedia membayar lebih kepada perusahaan yang paling memuaskan.
Ceruk tidak besar tetapi mempunyai ukuran, laba, dan pertumbuhan yang potensial dan tidak
menarik banyak pesaing lain dan peceruk mendapatkan keekonomisan tertentu melalui
spesialisasi.

2.5 Pemasaran Lokal


Pemasaran sasaran memunculkan program pemasaran yang disesuaikan khusus untuk
kebutuhan dan keinginan kelompok pelanggan lokal di bidang perdagangan, lingkungan sekitar,
bahkan toko perorangan.
Pemasaran lokal mencerminkan tren yang sedang tumbuh,disebut pemasaran akar
rumput, kegiatan pemasaran berkonsentrasi untuk berada sedekat mungkin dan secara pribadi
serelevan mungkin dengan pelanggan individu. Orang yang menyukai pemasaran lokal melihat
iklan nasional sebagai sesuatu yang percuma karena terlalu jauh dan gagal menghantarkan
kebutuhan lokal.

2.6 Pemasaran Perorangan


Pemasaran individu adalah pemasaran yang mengarah pada "satu segmen", pemasaran
yang disesuaikan, atau pemasaran satu ". Sekarang pelanggan mulai mengambil inisiatif lebih
banyak dalam menentukan apa yang mereka beli dan bagaimana caranya.Mereka memasuki
internet, mencari informasi dan evaluasi penawaran produk atau layanan, mengadakan dialog
dengan para pemasok, pengguna, dan kritik produk, dan dalam banyak kasus merancang produk
yang mereka inginkan.

2.7 Dasar Segmentasi Pasar Konsumen


Untuk mensegmentasikan pasar konsumen, kita menggunakan dua kelompok variable
yang luas yaitu:
 Beberapa peneliti berusaha mendefinisikan segmen dengan melihat karakteristik
fis,demografis,dan psikolografis.Lalu mereka memeriksa apakah segmen pelanggan ini
mempunyai kebutuhan atau atau respons produk yang berbeda.
 Peneliti lain berusaha mendefinisikan segmen dengan melihat perimbangan
perilaku,seperti respons konsumen terhadap manfaat,alasan penggunaan,atau merek.Lalu
peneliti melihat apakah ada karakteristik yang berbeda untuk setiap segmen respons
konsumen. Apapun jenis skema segmentasi yang kita gunakan,kuncinya adalah
menyesuaikan program pemasaran untuk mengenali perbedaan pelanggan.
 Segmentasi geografis memerlukan pembagian pasar menjadi berbagai unit geografis
seperti. Negara,Negarabagian,wilayah,kabupaten,kota,atau lingkungan sekitar.Perusahaan
dapat beroperasi di satu atau beberapa daerah ,atau beroperasi diseluruh daerah,sambil
tetap memberikan perhatian pada variasi local.
 Salah satu alasan demografis begitu populer bagi pemasaran adalah bahwa variable ini
sering terkait erat dengan kebutuhan dan keinginan konsumen.Alasan lainnya adalah
variable-variabel seperti usia,ukuran keluarga, siklus hidup keluarga, jenis kelamin,
penghasilan, pekerjaan, pendidikan, agama,ras, generasi, kebangsaan, dan kelas social
mudah diukur.

2.8 Dasar Untuk Segmentasi Pasar Bisnis


Kita dapat mensegmentasiakn pasar bisnis dengan beberapa variabel sama yang kita
gunakan dalam pasar konsumen, seperti geografi, manfaat yang dicari, dan tingkat penggunaan,
tetapi pemasar bisnis juga menggunakan variabel lain. Tabel 8.2 memperlihatkan satu kumpulan
variabel untuk mensegmentasiakn pasar bisnis. Variabel demografis merupakna variabel yang
paling penting, diikuti oleh variabel operasi, sampai karakteristik pribadi pembeli.
Tabel memuat pertanyaan utama yagn harus diajukan pemasar bisnis dalam menentukan
segmen dan pelanggan mana yang harus dilayani. Perusahaan ban, misalnya dapat menjal ban ke
pabrikkan mobil, truk, traktor, pertanian, truk forklift, atau pesawat. Dalam industri sasaran
terpilih, selanjutnya perusahaan dapat melakukan segmentasi berdasarkan ukuran, perusahaan.
Perusahan dapat menetapkan operasi terpisah untuk menjual kepada pelanggan besar dan kecil.
Dalam industri sasaran dan uukran pelanggan tertentu. Selanjutnya perusahaan dapat
mensegmentasikan lebih jauh lagi berdasarkan kriteria pembelian. Misalnya laboratorium
pemerintah memerlukan harga murah dan kontrak jasa untuk peralatan ilmiah, laboratorium
universitas memerlukan peralatan yang membutuhkan sedikit servis, dan laboratorium industri
memerlukan peralatan yang sangat handal dan akurat.
Pemasar bisnis biasanya mengidentifikasikan segmen melalui proses yagn berurutan.
Perhatikan sebuah perusahaan aluminium. Pertama perusahaan melakukan segmentasi makro,
perusahaan melihat pasar pengguna akhir mana yang akan dilayani, mobil, residensial, atau
kemasan minuman. Perusahaan memilih pasar residensial dan perusahaan harus menentukan
aplikasi produk paling menarik, bahan setengah jadi komponen pembangun, perusahaan
mempertimbangkan ukurang pelanggan terbaik dan memilih pelanggan besar. Tahap kedua
terdiri dari segmentasi mikro. Perusahaan membedakan pembelian pelanggan pelayanaan tinggi,
perusahaan memutuskan untuk berkonsentrasi pada segmen pasar yang dimotivasi oleh
pelayanan.

2.9 Penetuan Target Pasar


Ada banyak teknik stastistik untuk mengetahui segmen pasar. Setelah perusaan
mengidentifikasi peluang segmen pasarnya, perusahaan harus memutuskan berapa banyak dan
segmen pasar mana yagn dibidik. Pemasar lama kelamaan mulai menggabungkan beberapa
variabel dalam usahanya mengidentifikasi kelompok sasaran yagn lebih kecil dan didefinisikan
variabel dalam usahanya mengidentifikasi kelompok sasaran yang lebih kecil dan didefinisikan
dengan lebih baik. Maka, sebuah bank tidak hanya mengidentifikasi sekelompok pensiunan tua
yan gkaya, tetapi di dalam kelompok itu, bank membedakan beberapa segmen tergantung pada
pendapatan saat in, aset, tabungan, dan preferensi resiko. Hal ini membuat sejumlah peneliti
pasar mendukung, pendekatan segmentasi pasar berdasarkan kebutuha.

2.10 Mengevaluasi dan Memilih Segmen Pasar


Dalam mengevaluasi segmen pasar yang berbeda. Perusahaan harus melihat dua faktor :
daya tarik keseluruhan segmen serta tujuan dan sumber daya perusahaan.
 Konsentrasi Segmen Tunggal
Segmen pasar tertentu dapat berubah ke arah berlawanan atau pesaing mungkin
memasuki segmen. Ketika teknologi digital diperkenalkan laba Polaroid turun tajam.
Untuk alasan ini. Banak perusaahan lebih suka beroperasi di lebih dari satu segmen. Jika
memlih lebih dari satu segmen untuk dilayani, perusahaan harus memberika perhatian
besar kepada hubungan antarsegmen pada sisi biaya, kinerja dan teknologi.
Perusahaan yang memiliki biaya tetap (wiraniaga, gerai toko) dapat menambah produk
untuk menyerap dan membagi tanggungan beberapa biaya. Tenaga penjualan akan
menjual tambahan, dan gerai makannan cepat saji akan menawarkan item menu
tambahan. Lingkup Ekonomi cakupan bisa sama pentingnya dengan skala ekonomi.
Perusahaan dapat berusaha beroperasi di segmen super ketimbang dalam segmen
terisolasi. Segmen super (supersegment) adalah kumpulan segmen yang memiliki
beberapa kemiripan serupa yang dapat dieksploitasi.

 Spesialisasi Selektif
Perusahaan memilih sejumlah segmen. Masing-masing secara objektif menarik dan tepat.
mungkin ada sedikit atau tidak ada sinergi antara segmen tersebut. Tetapi masing-masing
segmen menjanjikan sebagai penghasil uang. Strategi multisegmen ini mempunyai
kelebihan yaitu mendiversifikasikan resiko perusahaan.
 Spesialisasi Produk
Perusahaan membuat produk tertentu yang kemudian dijual ke beberapa segmen pasar.
 Spesialisasi Pasar
Perusahaan berkonsentrasi untuk melayani berbagai kebutuahan dari satu kelompok
pelanggan tertentu.
 Cakupan Pasar Penuh
Perusahaan berusaha melayani semua kelompok pelanggan dengan nama semua produk
yang mungkin mereka perlukan. Hanya perusahaan yang sangat besar seperti Microsoft
(pasar Piranti Lunak). Dan Coca-Cola (pasar minuman tak beralkohol) dapat
melaksanakan strategi umum luas. Melalui pemasaran tanpa diferensiasi atau pemasaran
terdiferensiasi.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Pemasaran sasaran menghendaki tiga langkah utama. Pertama, sasaran segmentasi pasar
yaitu tindakan membagi pasar menjadi beberapa kelompok pembeli yang mungkin memerlukan
produk / bauran pemasaran berbeda. Kedua, menetapkan pasar sasaran yaitu tindakan
mengevaluasi dan menyeleksi satu atau lebih segmen pasar yang hendak dimasuki. Ketiga,
penempatan produk yaitu tindakkan merumuskan penentuan posisi bersaing untuk produk dan
bauran pemasaran secara terperinci.
Penentuan pasar sasaran/target pasar merupakan proses pengevaluasian dan pemilihan
setiap segmen yang akan dilayani oleh setiap perusahan. Sedangkan strategi penentuan posisi
merupakan kombinasi kegiatan pemasaran yang dilakukan manajemen untuk memenuhi
kebutuhan dan keingina dari setiap pasar sasaran. Strategi ini terdiri dari komponen Produk dan
jasa pendukung, distribusi, harga, dan promosi.
DAFTAR PUSTAKA

Craven, David W. Pemasaran Strategi. Erlangga. Jakarta: 1996.


Irawan, Faried Wijaya, M.N Sudjoni. Pemasaran: Prinsip dan Kasus Edisi 2.
BPFE. Yogyakarta: 1996
Assauri, Sofjan. Manajemen Pemasaran. Rajawali Pers. Jakarta: 2010
http://www.conceptwave.com/lifecycle-management/product-lifecycle-management
http://aniunpad.files.wordpress.com/2008/07/memposisikan-penawaran-produk.ppt
http://labsistemtmip.files.wordpress.com/2009/03/positioning.ppt