Anda di halaman 1dari 5

MENGGALI POTENSI DAERAH UNTUK MENINGKATKAN

PEREKONOMIAN NASIONAL

“KALOTORO”

KOPI TORAJA CELUP DENGAN KEMASAN RUMPUT


LAUT BIODEGRADABLE

DISUSUN OLEH:

ELDRED CRISTOVAL

MAHIRA KINASIH SEKAR NIARI

RIZALDI AZHARI RACHMAN

INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG


KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb.

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan yang Maha Esa, karena atas karunia dan
rahmatNya-lah penulis dapat merampungkan penulisan proposal bisnis ini. Proposal
business plan ini penulis buat dengan focus utama untuk memajukan perekonomian
Indonesia melalui potensi-potensi daerah yang belum tereksplorasi dan dioptimalisasi
baik oleh pemerintah maupun oleh para penggerak bisnis.

Penulis mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada ….

Dalam penulisan business plan ini, penulis menyadari masih banyak kesalahan dalam
penulisan business plan ini. Penulis berharap pembaca dapat memberikan kritik dan
saran yang dapat membuat pemikiran penulis terkait business plan ini semakin luas.
Penulis berharap proposal ini dapat dijadikan referensi usaha untuk membangkitkan
perekonomian Indonesia serta bermanfaat bagi pembaca.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Bandung, 14 Februari 2018

Tim Penulis
DAFTAR ISI

DAFTAR GAMBAR

DAFTAR TABEL
BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Pada era modern ini, masyarakat cenderung memilih alternatif yang serba
praktis, tidak terkecuali dalam memilih makanan dan minuman. Untuk mengakomodir
kebutuhan pasar, perusahaan makanan dan minuman pun menawarkan produk pangan
dalam kemasan yang umumnya terbuat dari plastik. Salah satu contohnya adalah
semakin menjamurnya produk-produk olahan kopi yang dikemas dalam bentuk sachet
dan gelas plastik sekali pakai.

Indonesia merupakan negara penghasil dan pencinta kopi. Sebagai buktinya,


produksi kopi berasan (coffee bean) Indonesia telah mencapai 639.305 ton pada tahun
2016 (referensi data ditjenbun) dan terus mengalami kenaikan sejak tahun 2011. Pasar
kopi dunia juga menobatkan Indonesia sebagai negara penghasil kopi terbesar (6,56
juta kantung kopi) keempat di bawah Brasil, Vietnam, dan Columbia. Data konsumsi
kopi di Indonesia juga terus mengalami kenaikan sejak tahun 2000 sampai tahun 2015.

Salah satu kopi berasan terbaik Indonesia adalah kopi Toraja. Toraja adalah
suatu daerah di provinsi Sulawesi Selatan. Daerah penghasil. Nama kopi Toraja tidak
hanya terdengar di dalam negeri, namun sudah menembus pasar mancanegara. Pada
tahun 2012, kopi Toraja memenangkan lelang international specialty coffee dengan
harga tinggi, yaitu USD 45 per kilogram.

Selain komoditas kopi Toraja, Sulawesi Selatan juga menyimpan potensi lain
yang melimpah yaitu rumput laut. Pada tahun 2010, 41,90% ekspor rumput laut
Indonesia berasal dari Sulawesi Selatan. Dewasa ini, telah ditemukan sebuah inovasi
berbahan dasar rumput laut, yaitu biodegradable plastic. Biodegradable plastic
merupakan jenis plastic yang mampu terdekomposisi secara natural. Temuan ini dapat
menjawab permasalahan limbah plastic yang semakin marak terjadi dalam kehidupan
sehari-hari.
Melihat fenomena dan data di atas, kami menyadari kebutuhan akan produk
olahan kopi praktis dan ramah lingkungan. Kalontoro adalah sebuah perencanaan
produk untuk menjawab persoalan diatas. Sebuah perpaduan antara olahan kopi Toraja
dengan komposisi yang pas dan dikemas dengan olahan rumput laut yang ramah
lingkungan. Sebuah produk yang kami yakin dapat menggali potensi daerah Sulawesi
Selatan pada khususnya dan meningkatkan perekonomian nasional

B. TUJUAN/SASARAN USAHA

Kalontoro memiliki tujuan dan sasaran usaha sebagai berikut.

1. Konsumen kopi yang mengutamakan kepraktisan

2. Konsumen kopi domestik dan mancanegara

3. Toko retail

4.

C. MANFAAT

1. Mengembangkan potensi daerah Sulawesi Selatan

2. Meningkatkan perekonomian nasional melalui penjualan produk Kalontoro secara


domestic maupun ekspor

3. Meningkatkan taraf hidup petani biji kopi dan rumput laut di Sulawesi Selatan

4. Mengurangi tingkat limbah plastik di Indonesia

5. Mengefisienkan waktu konsumen dalam membuat kopi

6.