Anda di halaman 1dari 5

Mr.

athoenk's

WELLCOME TO MY BLOG
 BERANDA
 ARTI HIDUP
 DEVELOPMENT TASK
 MALAM PERTAMA
 BELAJARLAH
RSS
← MODEL DAN KONSEP KEPERAWATAN
Ancaman Medis Akibat Penyalahgunaan Narkoba →

Tips Sukses Ujian Skripsi, Ujian Lisan dan Sidang Karya Tulis
Feb
28

Tips Ujian Skripsi 1“mampus deh gue, baru pertanyaan


pertama aja, udah ngga bisa jawab” mungkin itu kalimat yang diucapan dalam hati, oleh
mahasiswa yang lagi ujian lisan atau sidang, ketika kick off ujian sudah dimulai dan mulut
terkunci ngga bisa jawab pertanyan pertama dari penguji. Keringat dingin pasti keluar, dan
perasaan pasrah biasanya segera mengikuti. Agar kejadian ini tidak menimpa anda yang mau
sidang, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh anda pada saat sebelum, ketika sidang
berlangsung, dan pada saat pasca sidang, yaitu:
1. siapkan ppt presentasi sebaik mungkin, dan praktekan terlebih dahulu dirumah,
presentasilah didepan cermin, dan hitung waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan semua
presentasi. segera kurangi slide yang tidak penting jika waktu presentasi terlalu panjang
dibandingkan durasi yang diijinkan
2. pakai baju yang bikin anda Pede. untuk wanita sebaiknya pakai baju yang sopan yang
ngga banyak buka-bukaannya. penampilan rapi akan membantu memberikan hallo effect yang
baik. penguji juga akan mengapresiasi anda secara positif.
3. datang 1 jam – 30 menit sebelumnya, untuk mempelajari situasi dan mencoba peralatan
audio visual, termasuk multi media projector yang akan digunakan. siapa tau format file dan
komputer anda tidak cocok dengan format multi media proyektornya.
4. siapkan file presentasi cadangan di flash disk anda, minimal dalam 2 format, ppt 2003
dan ppt 2007, sebagai back up siapa tahu komputer anda ngadat. atau file presentasi tiba-tiba
diganggu virus atau makhluk halus lainnya.
5. siapkan hardcopy ppt anda untuk sejumlah penguji dan anda sendiri, siapa tahun mati
aliran listrik secara tiba-tiba. tahu sendiri kan, gimana PLN sekarang ini. kalau ada hard copy
anda masih bisa berpresentasi dengan bantuan semua audiens membaca hard copu ppt anda.
6. pilih posisi presentasi yang nyaman, dan tidak perpotensi untuk membelakangi audience.
upayakan anda ada dalam posisi berhadapan (face to face) secara firm dengan audience.
7. presentasi dengan tenang. jaga kontak mata dengan audiens, hindari membaca tulisan
yang ada di layar secara kaku, seperti pembaca berita TVRI. tulisan di ppt sebaiknya pointer
saja, dan kalimat presentasi anda improvisasi sesuai dengan karakter anda.
8. jangan meniru gaya presentasi, cara bicara, dan bahasa tubuh orang lain. meskipun anda
pengagum salah seorang tokoh populer dan terkenal, sebaiknya tidak meniru gaya mereka. Be
Yourself.
9. tidak perlu panik dalam menjawab pertanyaan penguji. jangan langsung menjawab tapi
konfirmasikan terlebih dahulu maksud pertanyaan dari si penguji. Yang harus dilakukan
mahasiswa sebelum menjawab pertanyaan, adalah harus bertanya kembali. “Pak, apakah hal ini
yang bapak maksud dalam pertanyaan itu?” jadi tugas mahasiswa sebelum menjawab
pertanyaan ujian adalah mengkonfirmasi terlebih dahulu maksud dari pertanyaan si penguji.
10. jangan ngotot jika memang salah atau tidak bisa menjawab. lebih baik mengakomodasi
kritik dan keberatan para penguji. jika sudah diakomodasi si penanya biasanya akan mati kutu,
tidak bertanya lagi. ngotot akan membuat perdebatan menjadi tidak terkendali.
11. rekam semua presentasi dan tanya-jawab yang terjadi sebagai bahan untuk
mengklarifikasi perbaikan dan saran-saran penyempurnaan.
12. segera menghadap pembimbing setelah ada selesai sidang, dan segera perbaiki naskan
tulisan anda, sebelum momentum dan rasa malah menyerang anda.
13. selamat belajar dan berjuang!

Tips Ujian Skripsi 2

Benar. Banyak mahasiswa yang benar-benar takut menghadapi ujian skripsi (oral examination).
Terlebih lagi, banyak mahasiswa terpilih yang jenius tetapi ternyata gagal dalam menghadapi
ujian pendadaran. Di dalam ruang ujian sendiri tidak jarang mahasiswa mengalami ketakutan,
grogi, gemetar, berkeringat, yang pada akhirnya menggagalkan ujian yang harus dihadapi.

Setelah menulis skripsi, Anda memang harus mempertahankannya di hadapan dewan penguji.
Biasanya dewan penguji terdiri dari satu ketua penguji dan beberapa anggota penguji. Lulus
tidaknya Anda dan berapa nilai yang akan Anda peroleh adalah akumulasi dari skor yang
diberikan oleh masing-masing penguji. Tiap penguji secara bergantian (terkadang juga
keroyokan) akan menanyai Anda tentang skripsi yang sudah Anda buat. Waktu yang diberikan
biasanya berkisar antara 30 menit hingga 1 jam.

Ujian skripsi kadang diikuti juga dengan ujian komprehensif yang akan menguji sejauh mana
pemahaman Anda akan bidang yang selama ini Anda pelajari. Tentu saja tidak semua mata kuliah
diujikan, melainkan hanya mata kuliah inti (core courses) saja dengan beberapa pertanyaan yang
spesifik, baik konseptual maupun teknis.

Grogi, cemas, kuatir itu wajar dan manusiawi. Akan tetapi, ujian skripsi sebaiknya tidak perlu
disikapi sebagai sesuatu yang terlalu menakutkan. Ujian skripsi adalah “konfirmasi” atas apa
yang sudah Anda lakukan. Kalau Anda melakukan sendiri penelitian Anda, tahu betul apa yang
Anda lakukan, dan tidak grogi di ruang ujian, bisa dipastikan Anda akan perform well.

Cara terbaik untuk menghadapi ujian skripsi adalah Anda harus tahu betul apa yang Anda
lakukan dan apa yang Anda teliti. Siapkan untuk melakukan presentasi. Akan tetapi, tidak perlu
Anda paparkan semuanya secara lengkap. Buatlah “lubang jebakan” agar penguji nantinya akan
menanyakan pada titik tersebut. Tentu saja, Anda harus siapkan jawabannya dengan baik.
Dengan begitu Anda akan tampak outstanding di hadapan dewan penguji.
About these ads

Share this:
 Share


 Facebook

 Twitter 1



Sukai ini:

Related
Mereka Bilang Saya "Pembantu" :)In "Umum"

Yang perlu diperhatikan dalam karya tulis ilmiahIn "Karya Tulis"

Tips Mengikuti LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan) / Malam Keakraban (Makrab)/ Malam Kebersamaan / Pelantikan / TC (Training Camp) pada Organisasi Primitif In "Motivasi & Kata Bijak"

Tinggalkan komentar

Posted by athoenk46 pada Februari 28, 2010 in Karya Tulis

Tag: Karya Tulis

← MODEL DAN KONSEP KEPERAWATAN


Ancaman Medis Akibat Penyalahgunaan Narkoba →

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:
(wajib)(Alamat takkan pernah dipublikasikan)
(wajib)
( Logout / Ubah )
( Logout / Ubah )
( Logout / Ubah )
( Logout / Ubah )


Februari 2010

S S R K J S M

Mar »

1 2 3 4 5 6 7

8 9 10 11 12 13 14

15 16 17 18 19 20 21

22 23 24 25 26 27 28

 Kategori

 Cari yang lain

Cari

Search

 Halloo..!!!
ADD AJ FB gw.

Tulisan Terakhir
o KEBOHONGAN SEORANG IBU

o PENILAIAN MUTU PELAYANAN KEBIDANAN MENGGUNAKAN SIKLUS PDCA

o Siklus PDCA (Plan, Do, Check, Action)

o PENILAIAN MUTU PELAYANAN KEBIDANAN MENGGUNAKAN SIKLUS PDCA

o MUTU PELAYANAN & STANDART PELAYANAN NIFAS

 Jumlah Kunjungan

o 108,524 hits

 Arsip

o Oktober 2012

o September 2012

o April 2012

o September 2011

o Juni 2011

o April 2010

o Maret 2010

o Februari 2010

 Komentar terakhir
Syarah Ajch on “12 Benar Prinsip Pemberian…

ghe on PEMERIKSAAN LABORATORIUM DARAH

kidney pains on Asuhan Keperawatan Pada Anak D…

investing on Asuhan Keperawatan Pada Anak D…

Free Credit Score Wi… on CHOLELITHIASIS ( BATU EMPEDU…

 Hmmmm :)
RSS - Komentar

Blog pada WordPress.com. The Choco Theme.

Entri (RSS) dan Komentar (RSS)

Ikuti

Follow “Mr.athoenk's ”

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 262 pengikut lainnya.

Sign me up

Powered by WordPress.com