Anda di halaman 1dari 12

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Sekolah : SMA Negeri 5 Model Palu


Mata Pelajaran : Kimia
Kelas / Semester : X IPA / Genap
Materi pokok : Reaksi reduksi dan oksidasi serta tata nama senyawa
Alokasi Waktu : 1 minggu X 3 jam pelajaran @45 menit

A. Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin,
tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai),
santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai
bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami ,menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual,
konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban
terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan
pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah
abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai
kaidah keilmuan.
B. Kompetensi Dasr dan Indikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi Dasar Indikator
3.9 Mengidentifikasi reaksi  Memahami reaksi oksidasi melalui perubahan
reduksi dan oksidasi warna pada irisan buah (apel, kentang, pisang)
menggunakan konsep dan karat besi
bilangan oksidasi  Memahami penentuan bialangan oksidasi
dean reduksi
 Mengidentifikasi reaksi reduksi dan reaksi
oksidasi
 Meraksikan logam magnesium dengan larutan
asam klorida encer didalam tabung reaksi
yang ditutup dengan balon
 Mereaksikan padatan natrium hidroksida
dengan larutan asam klorida encer didalam
tabung reaksi yang ditutup dengan balon
 Membandingkan dan menyimpulkan
menyimpulkan keadaan reaksi tersebut
 Menjelaskan penerapan aturan tata nama
senyawa anorganik dan organik sederhana
menurut aturan IUPAC
 Menentukan nama beberapa senyawa sesuai
aturan IUPAC
4.9 Menganalisis beberapa  Menganalisis bebrapa reaksi berdarkan
reaksi berdasarkan perubahan bilangan oksidasi yang diporoleh
perubahan bilangan dari data hasil percobaan dan / atau melalui
oksidasi yang diperoleh percobaan
dari tata hasil percobaan
dan / atau melalui
percobaan
C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran peserta didik diharapkan dapat :
 Memahami penentuan bilangan oksidasi unsur dalam senyawa atau ion
 Memahami reaksi reduksi melalui perubahan warna irisan buah (apel,
kentang, pisang dan karat besi)
 Menjelaskan perbedaan reaksi reduksi dan reaksi oksidasi
 Mengidentifikasi reaksi redoksi dan reaksi reduksi
 Mereaksikan logam magnesium dengan larutan asam klorida encer didalam
tabung reaksi yang ditutup dengan balon
 Membandingkan dan menyimpulkan kedua reaksi tersebut
 Menjelasakan penerapan aturan tata nama senyawa anorganik dan organik
sederhana menurut aturan IUPAC
 Menentukan nama beberapa senyawa sesuai aturan IUPAC
 Menganalisis beberapa reaksi berdasarkan perubahan bilangan oksidasi yang
diperoleh dari data hasil percobaan dan / atau melalui percobaan

D. Materi pembelajaran
A. Tata nama senyawa anorganik
Tata nama senyawa anorganik meliputi senyawa biner dan poliatomik.
Senyawa biner adalah senyawa yang terdiri atas dua unsur non logan atau
logam dan non logam sedangkan senyawa poliatomik adalah senyawa
yang terdiri atas tiga atom atau lebih yang terikat bersama.
 Senyawa biner antara dua non logam
 Nama senyawa merupakan rangkaian nama dari kedua unsur
 Unsur yang kedua ditambah akhiran ida
 Jika sepasang unsur dapat membentuk beberapa senyawa, perlu
disebutkan angka indeks dalam bahasa Yunani dengan ketentuan :
1 = mono 6 = heksa
2 = di 7 = hepta
3 = tri 8 = okta
4 = tetra 9 = nona
5 = penta 10 = deka
Contoh :
HCl : hidrogen klorida
NO : nitrogen monoksida
NO2 : nitrogen dioksida
 Senyawa biner dari logam dan non logam
 Penulisan rumus senyawa meletakkan unsur logam di depan
 Nama logam disebutkan terlebih dahulu diikuti nama unsur non
logam ditambah akhiran ida
 Jika logam memiliki lebih dari satu macam bilangan oksidasi maka
dibelakang nama unsur logam ditambahkan angka Romawi yang
diberi kurung tanpa spasi yang menyatakan bilangan oksidasinya.
Contoh :
KCl : Kalium klorida
CaCl2 : Kalsium klorida
FeCl2 : Besi(II)klorida
FeCl3 : Besi(III)klorida
 Asam – asam biner
Segolongan senyawa kovalen biner yang mengandung hidrogen sering
disebut asam. Penamaan asam dilakukan dengan cara meletakkan kata
asam sebelum nama nonlogam yang diberi akhiran ida
Contoh :
HF : asam fluorida ( asam hidrofluorat )
H2S : asam sulfida ( asamhidrosulfunat )
HBr : asam bromida ( asam hidrobromat )
 Senyawa Poliatomik
 Perpaduan antara kation dengan anion poliatomik
 Menyebutkan nama kation terlebih dahulu diikuti nama anion
 Jika kation merupakan berasal dari logam yang mempunyai
bilangan oksidasi lebih dari satu macam maka setelah nama
kation ditambah angka romawi yang diberi tanda kurung tanpa
spasi diikuti nama anion
Contoh :
H3PO4 : asam fosfat
Pb(NO3)2 : timbal(II)nitrat
B. Tata nama senyawa organik
Senyawa organik adalah senyawa karbon. Senyawa organik sederhana
hanya mengandung C da H yang dikenal dengan nama hidrokarbon yang
terdiri dari alkana, alkena dan alkuna.
Pemberian nama didasarkan pada jumlah atom C dalam bahasa Yunani
ditambah akhiranana, ena dan una.
1 = met 6 = heks
2 = et 7 = hept
3 = prop 8 = okt
4 = but 9 = non
5 = pent 10 = dek
Contoh:
C2H6 = etana
C2H4 = etena
C2H2 = etuna

E. Metode pembelajaran
 Model pembelajaran : Problem Based Instruction
 Metode pembelajaran :
- Tanya jawab
- Penugasan
- Diskusi kelompok
F. Media pembelajaran
Media :
 Workshoot atu lembar kerja siswa
 Lembar Penilaian
 LCD Proyektor
Alat Dan Bahan :
 Penggaris, spidol, papan tulis
 Leptop & Infocus
G. Sumber belajar :
 Buku Kimia Siswa Kelas X, Kemendikbud, Tahun 2016
 Buku refrensi yang relevan
 Lingkungan setempat

H. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran


1. Pertemuan keempat (3 x 45 menit)
Kegiatan Pendahuluan (15 menit)
Orientasi peserta didik pada masalah
Guru :
Orientasi
 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan Syukur
kepada Tuhan YME untuk memulai pembelajaran
 Memerikasa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan
pembelajaran
Apersepsi
 Mengaitkan materi / tema / kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan
dengan pengalaman peserta didik dengan materi / tema / kegiatan
sebelumnya
 Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya
 Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang
akan dilakukan
Motivasi
 Memberi gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan
dipelajari dalam kehidupan sehari-hari
 Apabila materi / tema / projek ini kerjakan dengan baik dengan sunguh-
sunguh ini dikuasai dengan baik. Maka peserta didik diharapkan dapat
menjelaskan tentang materi :
 Tata nama senyawa
 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
 Mengajukan pertanyaan
Pemberi acuan
 Memberitahukan materi pembelajaran yang akan dibahas pada pertemuan
saat itu
 Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan
KKM pada pertemuan yang berlangsung
 Pemberian kelompok belajar
 Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai langkah-
langkah pembelajaran
Kegiatan Inti (105 Menit)
Sintak Model Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Mengorganisasikan Guru :
peserta didik dalam  Guru mengorganisasikan kegiatan belajar dengan
belajar membagi Peserta didik ke dalam kelompok-
kelompok kecil ( 5-6 orang tiap kelompok)
 Guru membagikan soal-soal Tata nama senyawa
untuk setiap kelompok
 Guru menjelaskan soal-soal Tata nama senyawa
sebelum kegiatan diskusi kelompok
Peserta Didik :
 Peserta didik menyimak petunjuk guru kemudian
bergabung membentuk kelompok
 Peserta didik menerima soal-soal Tata nama
senyawa yang diberikan guru
 Dengan bimbingan guru, peserta didik bisa
memahami tugas yang diberikan untuk melakukan
kegiatan diskusi dengan teman kelompoknya
Membimbing Guru :
Penyelidikan  Guru membimbing peserta didik untuk
Individual dan mengumpulkan informasi yang sesuai pada materi
Kelompok Tata nama senyawa dalam berdiskusi kelompok
 Guru Meminta setiap kelompok untuk melakukan
diskusi menyelesaikan soal-soal Tata nama senyawa
yang dalam kelompoknya
 Guru meminta peserta didik untuk mengerjakan soal-
soal yang diberikan

Peserta Didik :
 Peserta didik bersama teman kelompoknya
mengumpulkan informasi Tata nama senyawa yang
sesuai
 Peserta didik melakukan diskusi kelompok mengenai
soal-soal yang diberikan
 Peserta didik mengerjakan soal-soal Tata nama
senyawa yang diberikan oleh guru
Mengembangkan Guru :
dan menyajikan  Guru meminta perwakilan dari masing-masing
hasil karya kelompok untuk memberikan penjelasan dari hasil
diskusi soal-soal Tata nama senyawa yang telah
dilakukan
Peserta Didik :
 Peserta didik memaparkan hasil diskusinya dan
kelompok lainnya menyampaikan pendapatnya
Menganalisis dan Guru :
mengevaluasi  Guru memberikan tuntunan untuk menemukan
proses pemecahan jawaban yang benar mengenai Tata nama senyawa.
masalah  Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik
untuk mengajukan pertanyaan.
 Guru menyimpulkan dan memberi penjelasan
mengenai hal – hal yang belum di pahami peserta
didik
Peserta Didik :
 Peserta didik mendengarkan tuntunan untuk
menemukan jawaban yang benar mengenai jawaban
dari soal-soal Tata nama senyawa.
 Peserta didik bertanya jika merasa ada yang kurang
jelas atau tidak dipahami
 Peserta didik memperhatikan kesimpulan dan
penjelasan guru mengenai hal – hal yang belum di
ketahui
Catatan : selama pembelajaran Tata nama senyawa berlangsung, guru
mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap.
Kegiatan Penutup (15 menit)
Peserta Didik :
 Membuat resume Tata nama senyawa dengan bimbingan guru tentang
point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang
materi Tata nama senyawa yang baru dilakukan.
 Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Tata nama
senyawa yang baru diselesaikan.
 Mengangedakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja
yang harus mempelajari pada pertemuan berikutnya diluar jam sekolah
atau dirumah
Guru :
 Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi
pelajaran Tata nama senyawa.
 Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas
projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi paraf serta diberi
nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
projek/produk/portofolio/unjuk kerja pada materi Tata nama senyawa.
 Memberikan penghargaan untuk materi palajaran Tata nama senyawa
kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerja sama yang baik.

I. Penilaian Hasil Belajar


1. Tehnik penilaian
a. Penilaian sikap : observasi/pengamatan/juranl
b. Penilaian pengetahuan : Tes tertulis
c. Penilaian sikap : unjuk kerja dan portopolio
2. Bentuk Penilaian
a. Observasi : lembar pengamatan aktivitas peserta didik
b. Tes tertulis : pilihan ganda dan uraian
c. Unjuk kerja : lembar penilaian diskusi
d. Portopolio : laporan hasil diskusi
3. a. Instrumen Penilaian
No. Waktu Nama Kejadian/ Butir + atau - Tindak
Perilaku Sikap Lanjut

b. instrumen Penilaian pengetahuan


(terlampir pada lampiran 2 dan lampiran 5)
c. instrumen penilaian keterampilan
(terlampir pada lampiran 3)
4. Remedial
a. Pembelajaran remedial dilakukan bagi peserta didik yang capaian KD
nya belum tuntas.
b. Tahapan pembelajaran remedial dilaksanakan melalui remedial teaching
(klasikal), tutor sebaya, atau penugasan dan diakhiri dengan tes.
c. Tes remedial, dilakukan sebanyak 3 kali dan apabila setelah 3 kal tes
remedial belum mencapai ketuntasan, maka remedial dilakukan dalam
bentuk penugasan tanpa tes tertulis kembali.
5. Pengayaan
a. Bagi peserta didik yang sudah mencapai nilai ketuntasan diberikan
pembelajaran pengayaan sebagai berikut :
- Peserta didik yang mencapai nilai n(ketuntasan)< n < n(maksimum)
diberikan materi masih dalm cakupan KD dengan pendalaman
sebagai pegetahuan tambahan
- Peserta didik yang mencapai nilai n > n(maksimum) diberikan materi
melebihi cakupan KD dengan pedalaman sebagai pengetahhuan
tambahan

Palu, 15 Februari 2018


Mahasiswa PLP

Wahyuningsih
NIM. A251 14 004

Menyetujui:

DosenPembimbing, Guru Pamong,

Dr. Sitti Aminah, M.Si Nurfaidah, S. Pd


NIP. 19650505 199102 2 001 NIP.19830612 200903 2 006

Mengetahui:
KepalaSekolah/Koord. Guru Pamong

H. Idris Ade, S.Pd, M.Si


NIP. 19700526 199512 1 003