Anda di halaman 1dari 17

USULAN MATA KULIAH BIDANG KIMIA

PRODI REKAYASA PERTAMBANGAN

Alat dan Bahan


Mata Kuliah Judul Praktikum
Alat Bahan
Kimia Dasar I 1. Destilasi 1. Labu Destilasi 1. Air Kotor
2. Pendingin Liebig
3. Termometer
4. Sumbat Gabus Berlubang
5. Kaki Tiga dan Kasa
Asbes
6. Alat Pembakar
7. Statif dan Klem
8. Labu Erlenmeyer
9. Batu Didih
10. Slang Karet
2. Kromatografi 1. Gelas Kimia Dasar 1. Tinta Biru
Kertas 2. Kertas Kromatografi 2. Tinta Merah
3. Lidi 3. Tinta Hijau
4. Tinta Hitam
3. Termokimia 1. Gelas Kimia Plastik 1. Aquades
(calorimeter) 2. HCl 2 M
2. Buret dan statif 3. NaOH 2 M
3. Thermometer
4. Gelas ukur
5. Pembakar spiritus
4. Netralisasi Asam 1. Pipet ukur 10 Ml 1. Larutan HCl 0,1 M
Basa 2. Erlenmeyer 3 buah 2. Larutan NaOH 0,2 M
3. Corong biasa 3. Indikator Phenolftalein
4. Buret 4. Indicator universal
5. Statif dan klem 5. Aquades
6. Botol semprot
7. Batang pengaduk
5. Elektrolisis Larutan 1. Tabung U 1. Larutan KI 0,25 M
Kalium Iodida 2. Elektroda karbon 2. Larutan FeCl3 0,1 M
3. Sumber arus searah 3. Indicator Phenolftalein
4. Tabung reaksi 4. CHCl3 atau CCl4
6. Kinetika Kimia 1. Gelas Kimia 50 Ml 3 1. Larutan asam klorida 3 M
buah 2. Larutan Natrium Tiosulfat
2. Gelas ukur 25 mL 0,15 M
3. Gelas ukur 10 mL
4. Stopwatch
7. Reaksi-reaksi Kimia 1. Tabung reaksi 1. Larutan CuSO4 0,1 M
2. Rak tabung reaksi 2. HCl 0,1 M
3. Pipet tetes 3. AgNO3 0,1 M
4. spatula 4. Pb(NO3)2 0,1 M
5. NaC2H3O2 0,1 M
6. KI 0,1 M
7. KOH 0,1 M
8. NaCO3 0,1 M
9. NH3 0,1 M
10. HC2H3O2 0,1 M
11. K2CrO4 0,1 M
12. K2Cr2O7 0,1 M
13. HCl 1 M
14. NaOH 1 M
15. KMnO4 0,05 M
16. H2C2O4 0,1 M
17. Fe(II) 0,1 M
18. H2SO4 2 M
19. H2O2 3%
20. Padatan CuSO4.5H2O dan
KI
21. Logam Mg, Cu, dan Zn
8. Stoikiometri 1. Neraca analitis 1. Larutan Pb(C2H3O2) 0,1
Reaksi Kimia 2. Gelas ukur 50 mL M
3. Gelas kimia 50 mL/100 2. KI 0,1 M
mL 3. NaOH 1 M
4. Thermometer 4. HCl 1 M
5. H2SO4 1 M
6. CuSO4 1 M
7. NaOH 2 M
9. Perubahan Energi 1. Calorimeter sederhana 1. Larutan HCl 2 M
pada Reaksi Kimia 2. Stopwatch 2. Larutan NaOH 2 M
3. Batang pengaduk 3. Padatan NaOH
4. Neraca analitis 4. Aquadest
5. Tabung reaksi
6. Erlenmeyer
7. Gelas ukur 50 mL
8. Gelas kimia 50 mL/100
mL
9. Termometer
Kimia Dasar II 1. Larutan dan 1. Plat tetes 1. Larutan asam 0,01 M
Koloid 2. Pipet tetes (antara lain HCl dan
3. Rak dan tabung reaksi CH3COOH)
2. Larutan basa 0,01 M
(antara lain NaOH dan
NH3)
3. Larutan garam 0,01 M
(antara lain NaCl,
CH3COONa dan NH4Cl)
4. Kertas indicator universal
5. Larutan indicator
universal (dibuat dengan
cara melarutkan dalam 1
liter etanol 66% dari 0,30
gram brom thymol biru,
0,35 gram phenolftalein,
0,05 gram metal jingga
dan 0,15 gram metal
merah)
2. Larutan 1. Rak dan tabung reaksi 1. Larutan HCl 0,1 M
Penyangga 2. Silinder ukur 10 mL 2. Larutan NaOH 0,1 M
3. Pipet tetes 3. Larutan CH3COOH 0,1 M
4. Larutan NH3 0,1 M
5. Larutan NH4Cl 0,1 M
6. Larutan indicator
universal
7. Larutan-larutan
pembanding warna

3. Titrasi Asam Basa 1. Pipet tetes 1. Larutan HCl yang


2. Buret konsenstrasinya diketahui
3. Statif dan klem holder 2. Larutan NaOH
4. Pipet 10 mL 3. Larutan indicator
5. Labu Erlenmeyer 250 mL phenolftalein
6. Gelas ukur 25 mL
4. Larutan Koloid 1. Lumpang dan alu 1. Agar-agar
dan Sifatnya 2. Tabung reaksi 2. Minyak tanah
3. Alat pembakar 3. Larutan sabun
4. Statif dan corong 4. Larutan FeCl3
5. Batang pengaduk 5. Larutan K2CrO4 5%
6. Pipet tetes
7. Lampu senter
5. Logam Alkali dan 1. Gelas kimia 1. Logam natrium
Alkali Tanah 2. Rak dan tabung reaksi 2. Kalsium
3. Kawat nikrom 3. Magnesium
4. Alat pembakar 4. Larutan phenolftalein
5. Jepit tabung reaksi 5. Padatan LICl
6. Padatan NaCl
7. Padatan CaCl2
8. Padatan KCl
9. Padatan SrCl2
10. Padatan BaCl2
11. HCl pekat
6. Unsure Transisi 1. Cawan penguap 1. CuSO4.5H2O
2. Rak dan tabung reaksi 2. CoSO4.7H2O
3. Pipet tetes 3. HCl pekat
4. NaOH 2 M
5. CuSO4 0,25 M
6. NH4Cl pekat
7. elektrolisis 1. Statif dan penjepit 1. Larutan KI
2. Pipa U 2. Larutan NaCl
3. Elektroda (katoda dan 3. Aquadest
anoda) 4. Indicator phenolftalein
8. Tingkat Reaksi 1. gelas kimia 1. Larutan kanji 1 %
2. Pipet ukur 10 mL 2. Larutan KI 0,2 M
3. Plat tetes 3. Larutan hydrogen
4. Pipet volume 10 mL dan peroksida 0,1 M
25 mL 4. Larutan asam sulfat 0,2 M
5. Thermometer
6. Stopwatch
Kimia Anorganik I 1. Analisis Kualitatif Gelas kimia 50 mL Garam logam transisi deret
Ion Logam Gelas ukur pertama, yaitu Cr3+, Mn2+,
Transisi Deret Kertas saring Fe2+, Co2+, Ni2+, Cu2+, Zn2+
Pertama Corong Larutan NH3, etilendiamin,
Batang pengaduk oksalat, piridin, bipiridin
aquadest
2. Pembuatan Neraca analitik FeSO4.7H2O
Magnetit dan Zinc Gelas kimia 250 mL KNO3, NaNO3 dan KOH
Ferrit Batang pengaduk HCl 6 M
Penangas air BaCl2
Corong Buchner Aquadest
Gelas arloji ZnSO4, FeSO4, dan H2SO4
Oven listrik Ammonium oksalat
Krus atau cawan berpenutup Kertas saring
Furnace Es batu
3. Pembuatan 1 set alat refluks Natrium sulfit
Natrium Tiosulfat Gelas kimia 100 mL Serbuk belerang
5 Hidrat Gelas arloji Kertas saring
Neraca analitik Aquadest
Corong
4. Pembuatan Gelas kimia 100 mL Na2Cr2O7.2H2O
Ammonium Gelas arloji NH4Cl
Dikromat Neraca analitik Es batu
Corong Buchner Aquadest
Oven listrik
Penangas es
5. Pembuatan Tawas Amplas Kaleng aluminium
dari Kaleng Pembakar spiritus KOH 2 M
Aluminium Bekas Corong Buchner H2SO4 6 M
Batang pengaduk Es batu
Penangas es Kertas saring
Pompa vakum Aquadest
Oven listrik NaOH
Neraca analitik HCl encer
Kawat platina HCl pekat
Bunsen HNO3 encer
Rak dan tabung reaksi HNO3 pekat
Kimia Anorganik II 1. Pemisahan Buret 25 mL Resin Dowex AG 50 W-X2
Senyawa Gelas wool basah
Vanadium Gelas arloji NH4VO3
Menggunakan Neraca analitik HCl pekat
Kromatografi Gelas kimia 50 mL HCl 0,4 M, 1 M dan 3 M
Penukar ion Rak dan Tabung reaksi KMnO4
Bunsen Serbuk Zn
Kolom kromatografi Larutan Iod
Batang pengaduk Aquades
2. Garam Kompleks Gelas kimia 50 mL CuSO4.5H2O
dan Garam Corong gelas (NH4)2SO4
Rangkap Gelas ukur 50 mL KSCN 0,5M
Gelas arloji Amonia pekat
Pengaduk gelas Etanol
Kertas saring Akuades
Aluminium foil
Botol semprot
Pipet tetes
Timbangan Mettler
Pemanas listrik
Melting point apparatus
3. Penentuan 1 set spektrofotometer UV- ammonium besi(III) sulfat
Komposisi Vis hidrat
Senyawa 10 buah labu ukur 10 mL kromium(III) klorida hidrat
Kompleks 1 buah pipet ukur 10 mL asam salisilat
Botol semprot
Rak tabung reaksi
4. Reaktifitas Ion – Tabung reaksi 10 buah Mangan(II) klorida
ion Logam Rak tabung reaksi Amonium besi(II) sulfat
Transisi Pipet tetes Besi(III) nitrat
Botol semprot Kromiun(III) klorida
Gelas ukur 5 mL Kobal(II) klorida atau
Kobal(II) sulfat
Tembaga(II) sulfat atau
Tembaga(II) klorida
Nikel(II) klorida atau
Nikel(II) sulfat
Zinc(II) klorida
5. Pembuatan Oven Batu gamping
Kalsium Sulfat Melting point apparatus Asam sulfat
dari Batu Tanur Asam klorida
Gamping Ayakan 100 mesh Asam nitrat
Gelas kimia 250 mL Aquades
Gelas ukur 100 mL Kalium tiosianat
Satu set penyaring vacum Natrium karbonat
Tabung reaksi Natrium oksalat
Sendok spatula
Mortar
Neraca analitik
Gelas arloji
Erlenmeyer 250 mL
Botol semprot
6. Pemisahan Gelas kimia Asam oksalat anhidrat
Komponen dari Gelas arloji Natrium klorida
Campuran Pengaduk gelas Magnesium klorida
Oven Kalsium karbonat
Kertas saring Silikon dioksida
Desikator Kalsium klorida
Penjepit besi Akuades
Botol semprot
7. Penentuan Oven asam klorida
Keasaman dari Tanur asam oksalat dihidrat
Mineral Alam Ayakan 100 mesh natrium hidroksida
Gelas kimia 100mL akuades
Gelas ukur 25mL indikator pp
Satu set shaker mineral alam (zeolit ,
Sendok spatula bentonit, kaolin, dll)
Pengaduk gelas
Neraca analitik
Gelas arloji
Cawan / kurs porcelin
Erlenmeyer 100mL
Kertas pH universal
Statif + buret
Penjepit besi
Corong gelas
Botol semprot
8. Ekstraksi Alumina Gelas kimia 50mL Lumpur kering
(Al2O3) dari Gelas ukur 10mL NaOH
Lumpur Pengaduk magnet HCl
Hot plate KBr
Neraca analitik Akuades
Kertas pH indikator universal Kertas saring
Botol semprot
Corong gelas
Gelas arloji
Oven
Desikator
9. Reaksi Senyawa Gelas kimia atau erlenmeyer Nickel(II) klorida heksahidrat
Kompleks 50 mL Tembaga(II) klorida…hidrat
Etilendiamin Gelas arloji Etilendiamin
Neraca analitik HCL 37%
Pipet tetes Akuades
Spectronic – 20
Kuvet
Batang pengaduk gelas
Gelas ukur atau pipet volume
Sintesis Kimia 1. Sintesis kompleks Neraca analitik Etilendiamin
Anorganik nikel makrosiklik Gelas arloji HClO4 pekat
Gelas ukur Aseton
Penangas es NiCl2.6H2O dalam methanol
Corong biasa Es batu
Kertas saring Aquadest
Oven
1 set alat refluks
Erlenmeyer
2. Sintesis Neraca analitik NH4VO3
Isopolivanadat Gelas arloji Asetat
Gelas ukur Alcohol
Penangas es NaOH 2 M
Corong biasa Es batu
Kertas saring Aquadest
Oven
Tabung reaksi
Erlenmeyer
Batang pengaduk
3. Sintesis kalium Neraca analitik Kristal K2CrO4
tetraperoksokroma Gelas arloji Kristal KOH
t(v) Gelas ukur Larutan H2O2 30%
Penangas es H2O2 encer (3%)
Corong Buchner Dietil eter
Pompa vakum Asam sulfat encer
Kertas saring Aquadest
Oven
Tabung reaksi
Erlenmeyer
Batang pengaduk
4. Sintesis Neraca analitik Kristal ammonium karbonat
kloropentaamin Gelas arloji Amoniak pekat
kobalt klorida Gelas ukur Kristal kobalt(II) klorida
Penangas air Kristal ammonium klorida
Penangas es HCl 6 M
Corong buchner HCl pekat
Kertas saring Etanol
Oven H2O2 30%
Stirrer Kristal kobal nitrat
Hot plate Es batu
Desikator Aquadest
Tabung reaksi
Pompa vakum
Erlenmeyer
Batang pengaduk
5. Kuprisulfat Pinggan gelas Kristal logam Cu
Pentahidrat Gelas arloji Larutan H2SO4
Neraca analitik Etanol 95%
Mikroskop Aquadest
Pembakar spiritus
6. Heksaminakobalt Gelas piala 250 mL Kristal kobalt sulfat
(III) Triklorida Gelas arloji Kristal ammonium klorida
Pinggan gelas Larutan ammonium pekat
Penangas air Kristal timbale dioksida
Corong Buchner Larutan HCl pekat
Pompa vakum arang aktif
Neraca analitik etanol 95%
Spektronik lakmus merah dan biru
20/spektrofotometer UV-Vis
Pembakar spiritus
Pengaduk gelas
7. Senyawa Magnetic stirrer-hot plate Ammonium karbonat
Koordinasi Labu penyaring Amoniak
Pentaamina Kobalt Labu Erlenmeyer CoCl2.6H2O
(III) Pinggan penguapan NH4Cl
Gelas arloji HCl pekat
Gelas ukur Etanol 95%
Pompa vakum NaNO2
Corong pemisah H2O2 30%
oven
8. Kromium(III) Cawan porselin Ammonium bikromat
Oksida Tanur listrik Crom (VI) Oksida
Neraca analitik Pita magnesium
Mortar
9. Kalium Bikromat Pembakar spiritus Kristal Cr2O3
Statif dan ring besi Kristal KOH
Pinggan porselin Kristal KNO3
Gelas piala Asam asetat glasial
Corong Buchner
Oven
10. Kristal Tunggal Labu Erlenmeyer Kristal KAl(SO4)2.12H2O
Besar Gelas piala Benang
KAl(SO4)2.12H2O Pengaduk gelas Kertas saring
Hot plate
Mortar
Neraca analitik
Kimia Analitik I 1. Gravimetric Cawan proselin Kristal terusi
Gelas kimia Kristal CuSO4
Gelas ukur Amoniak
Pembakar spiritus Kristal besi (II) ammonium
Eksikator sulfat
Neraca analitik HNO3 pekat
Hot plate
Corong biasa
Kertas saring
Krus porselin
Tanur listrik
2. Argentometri Oven NaCI 0,03 N
Neraca analitik AgNO3 0,03 N
Desikator NaCl
Gelas kimia Indikator K2CrO4
Botol coklat
Pipet tetes
Gelas ukur
Erlenmeyer
Buret
Statif dan klem
3. Kompleksometri Oven KOH 2 M
Neraca analitik Larutan ZnSO4.7H2O 0,05 M
Desikator MgCl2
Gelas kimia Na2EDTA 0,05 M
Botol kering Larutan Dapar Salmiak pH 10
Pipet tetes Aquadest
Gelas ukur
Erlenmeyer
Buret
Statif dan klem
Labu pengenceran
4. Permanganometri Gelas ukur Aquadest
Gelas Erlenmeyer KMnO4
Ball-pipette H2C2O4
Labu erlemeyer H2SO4
Labu ukur
Buret
Statif dan klem
5. Iodometri Gelas ukur Aquadest
Gelas Erlenmeyer KIO3
Ball-pipette Na2S2O3.5H2O
Labu erlemeyer Amylum
Labu ukur, CuSO4
Buret Na2CO3
Statif dan klem
6. Potensiometri pH meter Asam oksalat 0,1 N
Magnetic stirre HCl 0,1N
Buret NaOH 0,1N
Labu ukur Aquadest
Erlenmeyer
Gelas kimia
Pipet volume
Gelas ukur
Botol semprot
Kertas tissue
Kimia Analitik II 1. Analisis kualitatif Sentrifusa ion Ag+,
terbatas: golongan Tabung reaksi Pb2+,
klorida dan spot Gelas piala 250 ml Hg22+ ,
test Pembakar gas Co2+, Fe3+,
Tabung sentrifusa Mn2+,
Gegep Ni2+,
Kaki tiga I-,
Spot plate MoO42-,
WO42-,
SCN-,
Fe(CN)64-,
aqua regia,
HCl 1 N,
HNO3,
H2SO4,
K2CrO4 5%,
KI 1 N,
NH4OH 4 N,
(NH4)2S 1 M,
dan pereaksi untuk spot test.
2. Asidi-Alkalimetri labu erlenmeyer 125 ml, boraks,
buret 50 ml, HCl,
pipet volumetrik 10 ml, indikator fenolftalein,
labu takar 100 ml, jingga metal
pipet tetes, (COOH)2,
gelas pengaduk, NaOH
gelas piala,
corong,
dan neraca analitik
3. Odsidi- botol semprot AgNO3 0.05 N,
Reduktometri erlenmeyer 250 ml; 500 ml, HCl 4 N; 6 N,
buret 50 ml, H2SO4 2 N; 6 N,
kertas saring, BaCl2 6%,
corong dan penyangga, NH4OH 6 N,
pembakar gas, (COONH4)2 3%,
gelas pengaduk, CaCl2 0.1 N,
gelas arloji, KMnO4 0.1 N,
penangas air, (COOH)2 0.1 N, dan
termometer, indikator merah metil
gelas piala 400 ml,
pipet 25 ml, dan
gelas ukur 100 ml
pipet 10 ml, 25 ml,
gelas ukur,
mortar,
saringan,
dan pisau
4. Kelatometri buret 50 ml, buffer pH 10,
lempeng tetes, Erio T,
pipet 10; 20; 25; 100 ml, NH4OH 4 M,
erlenmeyer 250 ml, CaCO3 0.01 M,
pipet Mohr 5 ml, ZnSO4 0.01 M,
kertas fenol red EDTA 0.01 M, contoh air
keran, dan contoh Al3+
5. Elektroforesis alat elektroforesis 250 V d.c tinta, kertas,
Kertas (1 jam) atau 100 V d.c. (2-4 indikator,
jam) zat warna,
kertas selulosa asetat,
bufer amonia dan amonium
asetat
bufer asam asetat dan
amonium asetat
6. Kromatografi botol eluen, aseton,
botol semprot, CaCO3 padat,
cawan petri, iod kristal,
corong, Na2SO3 kering,
corong pisah, larutan ANU,
gelas ukur 50 ml, campuran n-butanol:asam
kaca obyek, asetat glasial:air (60:15:25)
kertas saring, dan
lempeng porselin, n-butanol:etanol:ammoniak 2
pipet kapiler, M (60:20:20)
tabung reaksi petroleum eter
botol kromatografi,
botol semprot,
gelas kapiler,
kertas kromatografi Whatman
no.1,
lempeng tetes,
oven,
pembakar gas dan kasa,
pipet tetes, dan
larutan seperti di atas
7. Kalibrasi Alat labu erlenmeyer, Aquadest
Ukur Volume pipet mohr 10 ml, 25 ml,
pipet volumetrik 10 ml, 25
ml, buret 50 ml,
neraca analitik, dan
labu takar 50 ml
Kimia Analisis 1. Spektrofotometri spektrofotometer, salah satu larutan standar pada
Instrumen kuvet, penentuan kadar asam amino
labu takar 50 ml, bebas, kentang/ubi jalar,
tabung reaksi, piridin 10 %, ninhidrin 2 %,
penangas air, asam amino lisin (1 - 5 ppm),
sentrifusa, dan kapas
spektronik-20,
gelas piala, dan
buret 50 ml
2. HPLC (High Mikropipet 100-1000 μl dan Aquadest
Performance tip Asam askorbat standar
Liquid Labu Erlenmeyer 10 mL, 50 Tablet vitamin C sampel (IPI,
Chromatography) mL, 100 mL Vitacimin,Vicee)
Tabung reaksi H2O
Timbangan digital Methanol
Lumpang dan Alu H2SO4
Vial
3. Analisis Material 1 set peralatan XRD, yaitu Sampel yang ingin diketahui
dengan Teknik X- Sumber radiasi (katoda) karakteristiknya.
Ray Diffraction Material target (anoda)
(XRD) Be window
Detector
4. Analisis 1 set peralatan XRF, yaitu Sampel (logam) yang ingin
Kandungan Logam Sumber radiasi (katoda) diketahui kandungannya.
dengan Teknik X- Material target (anoda)
Ray Fluorescensce Be window
(XRF) Detector
Kimia Fisika 1. Diagram enthalpy Kalorimeter Aquadest
konsentrasi Beaker Glass 600 ml Kristal NaOH
Termometer
Gelas ukur 100 ml
Kaca arloji
Stop watch
Neraca analitik
Hot plate
Piknometer
2. Pengukuran Piknometer Aquadest
Densitas Liquid Beaker glass 100 ml Aseton
sebagai Fungsi Botol semprot
Suhu Neraca analitik
Spatula
Pipet tetes
Gelas ukur 50 ml
Hot Plate
Pipet ukur 10 ml.
3. Panas Pembakaran Kalorimeter Methanol
Deret Alkanol Termometer Etanol
Lampu spiritus n-propanol
Neraca analitik
Beaker Glass 250 ml
4. Panas Netralisasi Kalorimeter Larutan HCl 0.1, 0.2, 0.3, 0.4
Labu ukur 100 ml dan 500 ml dan 0.5 M
Pipet ukur 25 ml Larutan NaOH 0.6, 0.8. 1 M
Karet penghisap Aquadest
Erlenmeyer 250 ml
Stop watch
Beaker Glass 500 ml
Termometer
5. Penentuan berat Labu erlenmeyer 100 ml Larutan volatile A
molekul Neraca analitik Larutan volatile B
berdasarkan Gelas Ukur 100 ml
Pengukuran massa Karet gelang
jenis gas Alumunium foil
Beaker glass 1000 ml
Jarum
Hot plate
Kimia Mineral
Kimia
Inti/Radiokimia
Kimia Analis
Terapan
Kimia Lingkungan
Kimia Industri
Kimia Bahan Alam
Kimia Polimer
Biokimia
DAFTAR ALAT DAN BAHAN PRAKTIKUM KIMIA

Jumlah

1 lusin

½ lusin

1 lusin

½ lusin

1 lusin

1 lusin

1 lusin

5 lusin

5 buah

5 buah
5 buah

1 lusin

1 lusin

1 lusin

½ lusin

½ lusin

½ lusin

½ lusin

½ lusin

½ lusin
1 lusin

1 lusin

½ lusin

1/2
lusin

½ lusin

½ lusin

½ lusin

½ lusin

½ lusin
1 lusin

1 lusin

½ lusin

1/2
lusin

1 lusin

½ lusin

½ lusin
1/2
lusin

1/2
lusin

½ lusin

1/2
lusin

½ lusin

½ lusin

½ lusin

½ lusin

½ lusin
Alat Kimia Instrumen Jumlah

XRF

1 unit

SAA

1 unit

XRD

1 unit

HPLC

1 unit
Bahan-bahan kimia yang berbahaya diantaranya adalah:

Nama Bahan Kimia Berat Molekul

HNO3 (Asam Nitrat) 77,92 gr/mol


H2SO4 (Asam Sulfat) 98,08 gr/mol
HCl (Asam Klorida) 46,45 gr/mol
Hg (Air raksa) 200,59 gr/mol
MgCl2 (Magnesium Klorida) 271,52 gr/mol
H2S (Asam Sulfida) 34,08 gr/mol

HF (Asam Florida) 20,008 gr/mol


NaOH (Natrium Hidroksida) 40,01 gr/mol
HgO (Mercury Oxide) 216,61 gr/mol
NH3 (Amoniak) 17,03 gr/mol

Bahan-bahan kimia yang tidak berbahaya diantaranya adalah:

Nama Bahan Kimia Berat Molekul

NaHCO3 (Natrium Bikarbonat) 55,87 gr/mol

CH3 (Iodoform) 15 gr/mol

NaCl (Natrium Klorida) 54,453gr/mol


FeCl3 (Feri Klodria) 91,303 gr/mol
KCO3 (Kalium Superoksida) 99 gr/mol
I2 (Iodium) 253,81 gr/mol
CH3CO2H (Asam Asetat) 60,05 gr/mol

C4H4O4 (Asam Fumarat) 116,07 gr/mol


CaO (Kapur tohor) 56,07 gr/mol
KO2 (Kalium Superoksida) 71 gr/mol
Aquadest
Amylum